• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pemberian pekerjaan rumah (pr) terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh pemberian pekerjaan rumah (pr) terhadap"

Copied!
123
0
0

Teks penuh

Dengan judul “Pengaruh Pemberian Pekerjaan Rumah (PR) Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu”. Hasil penelitian ini menunjukkan besarnya pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu.

Latar Belakang Masalah

Tujuannya adalah selain membiasakan siswa untuk mengulang pelajaran yang sudah dipelajari di sekolah tadinya dan mereka juga bisa mengisi waktu luang mereka di rumah. Dalam hal ini berkaitan dengan mutu pendidikan, cara ini cukup membantu siswa meningkatkan kemampuan belajar mandiri dan sekaligus mengulang pelajaran yang sudah dipelajari di sekolah.

Identifikasi Masalah

Sehubungan dengan hasil belajar yang akan dicapai oleh siswa maka dengan cara pemberian latihan dengan tujuan mereka akan mengulang pelajaran yang sudah mereka pelajari dan mereka akan memahami tentang materi pelajaran tersebut. Oleh karena itu penulis, tertarik untuk mengangkat permasalahan ini kedalam karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V SD Negeri 84 Kota Bengkulu”.

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi siswa, penelitian dapat menumbuhkan minat belajar mandiri dan mendorong siswa agar termotivasi dalam belajar matematika. Bagi peneliti, dapat menambah pengetahuan tentang pendidikan dan dapat mengetahui Pengaruh Pemberian Pekerjaan Rumah (PR) Terhadap Hasil Belajar Matematika di Kelas V SDN 84 Kota Bengkulu.

Kajian Teori

Pekerjaan rumah merupakan tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa yang harus dikerjakan di rumah. Pemberian pekerjaan rumah cukup membantu siswa mengisi waktu luang,21 seperti yang telah disebutkan di atas. Dalam kaitannya dengan hasil belajar, jika pekerjaan rumah itu dilakukan dengan baik tentunya siswa akan dapat mengalami dan memahami langsung tugas-tugas yang diberikan.

Mengingat pekerjaan rumah ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa, maka guru dituntut untuk dapat merangsang siswa agar mau dan mampu mengerjakan tugas di rumah dengan baik.

Penelitian yang Relevan

Judul skripsi “ Pengaruh Tingkat Pemberian Pekerjaan Rumah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri 61 Kota Bengkulu”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian pekerjaan rumah terhadap prestasi belajar siswa berada pada kategori sedang sehingga terdapat pengaruh yang positif sehingga hipotesis nihil ditolak (Ho) dan hipotesis kerja diterima. Judul skripsi “ Pengaruh Pemberian Pekerjaan Rumah Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 105 Riak Siabun Kabupaten Seluma”.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara pemberian pekerjaan rumah terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 105 Riak Siabun Kabupaten Seluma. Adapun hasilnya 1.Tingkat pemberian pekerjaan rumah terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 105 Riak Siabun Kabupaten. Terdapat pengaruh antara tingkat pemberian pekerjaan rumah terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 105 Riak Siabun, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang mengatakan r hitung lebih besar dari r table pada taraf signifikan 5%.

Judul skripsi “Pengaruh Pemberian Tugas Rumah Terhadap Keaktifan Siswa Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 74 Bengkulu Selatan”. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan berdasarkan persamaan regresi Y apabila nilai pemberian tugas (variable X) yakni 67,62 bertambah 1, maka akan mengalami peningkatan, begitu pula dengan keaktifan siswa (variable Y) yakni 71,06 bertambah 1. Dari persamaan regresi tersebut, maka dapat diketahui bahwa pengaruh pemberian tugas rumah terhadap keaktifan siswa Di SDN 74 Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan, yaitu pada taraf signifikaan 5% 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔˃ 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 atau maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok koloid.

Kerangka Berpikir

Berdasarkan penelitian yang relevan di atas, diharapkan metode pemberian pekerjaan rumah (PR) dapat memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Maka dari itu guru selalu memperhatikan masalah hasil belajar ini dan berusaha agar tetap bergejolak di dalam diri setiap jiwa selama pelajaran berlangsung dan dalam proses pekerjaannya. Dalam proses belajar mengajar di kelas, tidak semua siswa mempunyai hasil belajar yang sama terhadap suatu bahan.

Guru selalu ingin memberikan hasil belajar terhadap siswanya yang kurang memperhatikan materi pelajaran yang diberikan. Dengan pemberian pekerjaan rumah (PR) pengetahuan yang telah diterima siswa lebih lengkap, untuk dapat mengaktifkan siswa mempelajari sendiri suatu masalah dengan membaca sendiri, mengerjakan soal sendiri, dan mencoba mempraktikan sendiri pengetahuannya. Pemberian pekerjaan ini juga melatih atau menunjang terhadap materi yang diberikan dalam kegiatan intrakurkuler, juga melatih tanggung jawab akan tugas yang diberikan.

Pekerjaan rumah diberikan guru melatih anak memahami hal-hal yang diterangkan guru di kelas dan juga merangsang anak untuk belajar. Selain itu dapat dilihat sebagai umpan balik pemahaman anak mengenai konsep yang diberikan oleh guru. Hal ini karena dengan seringnya siswa mengerjakan soal menentukan mereka untuk belajar dan mengingat materi yang sudah dijelaskan oleh guru, dengan seringnya siswa diberikan latihan soal di rumah diharapkan hasil belajar siswa akan meningkat.

Hipotesis Penelitian

Jenis Penelitian

Populasi dan Sampel

Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu tehnik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.47.

Variabel Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Instrumen Pengumpulan Data

Untuk mengetahui tingkat validitas item angket dilakukan uji coba angket (try out) terhadap sampel sebanyak 19 orang siswa dan soal angket yang diberikan berjumlah 25 butir soal. Untuk menganalisi tingkat validitas angket dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi product moment dengan rumus sebagai berikut:50. Melalui perhitungan di atas, maka diketahui nilai 𝑟𝑥𝑦, untuk mengetahui validitasnya, maka dilanjutkan dengan melihat tabel nilai koefisien “r” product moment dengan terlebih dahulu mencari “df”.

Pada tabel berikut dijelaskan secara rinci perhitungan validitas angket tentang pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Melalui perhitungan di atas maka diketahui 𝑟𝑥𝑦= 0,548 untuk mengetahui validitasnya maka selanjutnya dengan melihat tabel nilai “r”. Dengan demikian nilai tabel “r” product moment ternyata besar df 17 pada taraf signifikan 5% adalah 0,482 maka “r” hitung ˃ “r” tabel yaitu jadi angket dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai perolehan data.

Uji reliabilitas angket dilakukan setelah diketahui validitas masing- masing item untuk mengetahui reliabilitas angket digunakan perhitungan dengan metode belah dua, dimana dari seluruh item dibagi dua yaitu nomor item genap yang diberi simbol X dan momor item ganjil diberi simbol Y. ₂₂ : Koefisien korelasi product moment antara separoh (1/2) tes (belahan I) dengan separoh (1/2) tes (belahan II) dari tes tersebut. Berikut hasil uji coba reliabilitas angket, uji coba tentang pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu.

Teknik Analis Data

Analisis data yang digunakan untuk menguji hasil yang telah diskor atas jawaban permaasalahan yang telah diajukan dalam penelitian. Adapun untuk mengetahui variabel X terhadap variabel Y digunakan perhitungan statistik dengan menggunkan analisis regresi linieritas sederhana yang dirumuskan sebagai berikut:52. Sedangkan untuk menguji signifikan pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika, dengan rumus F hitung sebagai berikut:. 𝑎) = rata-rata jumlah kuadrat regresi (𝑏.

Hipotesis asosiatif dinyatakan dengan menunjukkan dugaan tentang hubungan, korelasi, atau asosiasi antara variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y).53. 𝑁 : Jumlah Responden ∑X : Jumlah skor item X ∑Y : Jumlah skor item Y ∑XY : Perkalian antara X dan Y ∑𝑋2 : Jumlah kuadrat variable X.

Deskripsi Wilayah Penelitian

  • Profil SD Negeri 84 Kota Bengkulu
  • Visi dan misi
  • Jumlah Siswa
  • Jumlah Guru
  • Sarana dan Prasarana

Jumlah siswa di Sekolah Dasar di Sekolah Dasar Negeri 84 Kota Bengkulu pada tahun 2019/2020 berjumlah 210 orang. Dengan jumlah guru pegawai negeri sipil (PNS) 8 0rang, honorer 3 orang, tata usaha 1 orang, pegawai perpustakaan 1 orang dan pengurus UKS 1 orang. 12 Nini Arni, A.Md Pengurus Perpustakaan 13 Vivin O, S.Kom Staff TU. sumber: Arsip SD Negeri 84 Kota Bengkulu).

Untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar Negeri 84 Kota Bengkulu, di sekolah ini juga memiliki sarana dan prasarana, yaitu meliputi:.

Deskripsi Data

Pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Bagian ini menyajikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Dari hasil tabel di atas diketahui bahwa pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu berada pada kategori sedang yaitu 29 responden (65,90%), yang dimaksud di sini adalah pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu.

Dari hasil tabel di atas diketahui bahwa pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu berada pada kategori sedang yaitu 23 responden (52,27%), yang dimaksud di sini adalah pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Langkah selanjutnya adalah menguji pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84.

Namun terlebih dahulu dimasukkan dalam tabulasi yang merupakan skor hasil angket dan hasil belajar matematika. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu. Dari persamaan di atas dapat diartikan bahwa, bila nilai pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) bertambah 1, maka hasil belajar matematika akan bertambah 0,185 atau hasil belajar matematika bertambah 10 maka hasil belajar matematika semakin meningkat besar 0,185.

Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan uji homogenitas pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas di SD Negeri 84 Kota Bengkulu hasil hitung menunjukkan Fhitung = 2,01. Berdasarkan uji linieritas pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas di SD Negeri 84 Kota Bengkulu hasil hitung menunjukkan nilai 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 =1,30. Setelah dilaksanakan penelitian, penulis melakukan pengolahan data dengan menggunakan korelasi product moment, maka didapatlah hasil penelitian, yaitu 𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (0,922 > 0,304) yang berarti hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh pemberian pekerjaan rumah (PR) terhadap hasil belajar matematika kelas V di SD Negeri 84 Kota Bengkulu.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Raymond bahwa pemberian tugas/pekerjaan rumah adalah untuk mengingat kembali pelajaran yang telah diberikan di sekolah, maka siswa dapat memahami materi yang telah. Oleh karena itu pemberian pekerjaan rumah dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa merupakan salah satu peran guru dalam setiap proses pembelajaran.

PENUTUP

Saran

DAFTAR PUSTAKA

Penerapan Pemberian Tugas Terstruktur Disertai Umpan Balik pada Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Efektivitas Metode Pemberian Tugas (RESITASI) Berbantuan Modul Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Kompetensi Dasar Uang dan Perbankan SMA N 1 Kota Mungkid Kabupaten Magelang.

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu pernyatan lain yang diberikan oleh para responden guna menjawab semua pernyataan tersebut yaitu sekitar 61 responden atau sekitar 45,95% responden yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan frekuensi pemberian pekerjaan rumah (PR) Matematika terhadap minat dan prestasi peserta didik kelas-X SMA

Sedangkan Hook (2006) mendefinisikan motivasi adalah mengerjakan sesuatu lebih dari apa yang seharusnya dikerjakan. Motivasi terdiri atas: a) motivasi kualitas yaitu

Berdasarkan paparan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pekerjaan Rumah (PR) adalah tugas yang diberikan guru kepada siswa, yang wajib dikerjakan oleh

Selain itu hal ini mempunyai implikasi bahwa pengelolaan dana zakat yang ada selama ini masih belum mampu meningkatkan tingkat konsumsi dari mustahiq , padahal

bahwa penerapan metode pemberian tugas PR pada bidang studi fikih dalam meningkatkan tanggung jawab belajar siswa belum berhasil secara maksimal karena masih ada

yang signifikan pada skor tanggung jawab siswa dalam mengerjakan PR antara sebelum dan sesudah penggunaan konseling kelompok realita pada kelompok yaitu dengan

Saya merasa dalam suatu penugasan, saya mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan lebih dari satu orang, tetapi saya kerjakan sendiri4. Saya merasa bahwa