PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Flowchart adalah diagram yang secara logis mewakili aliran suatu program atau prosedur sistem. Diagram alir program adalah diagram yang menjelaskan langkah-langkah proses program secara rinci.
Data Flow Diagram (DFD)
Aliran data ini menunjukkan aliran data yang dapat menjadi masukan ke sistem atau keluaran dari proses sistem. Penyimpanan data adalah tempat penyimpanan data yang dapat berupa file atau database pada sistem komputer.
Sistem Informasi
Sistem abstrak adalah suatu sistem yang berupa pemikiran atau gagasan yang tidak terlihat secara fisik. Orang/pengguna, data dan prosedur merupakan komponen minimal yang dibutuhkan suatu sistem informasi (Irwan Isa, 2014: 8).
Kualitas Kerja
Menurut Siahaan, Parlindungan (2005:4) dalam buku Malayu S.P Hasibuan “Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam dalam diri setiap orang, setiap orang. Memahami uraian tugas dan mempunyai kemampuan mengembangkan bidang kerja serta prakarsa yang dimiliki adalah beberapa dari potensi pribadi yang harus dimiliki pegawai. Seorang pegawai harus memiliki hasil kerja yang optimal, pegawai harus mampu menghasilkan hasil kerja yang terbaik, salah satunya dapat dilihat dari produktivitas organisasi, kualitas kerja, kuantitas kerja.
Kualitas kerja merupakan aktivitas yang dilakukan oleh pegawai yang memenuhi berbagai persyaratan, spesifikasi dan harapan yang telah ditetapkan. Kualitas kerja pegawai tercermin dari kemampuannya dalam melaksanakan pekerjaan secara memuaskan, mencapai tujuan secara efektif dan efisien, serta keterampilan yang ditunjukkannya dalam melaksanakan pekerjaannya. Kinerja yang baik dan berkualitas tercermin dari bagaimana seorang pegawai dapat melaksanakan suatu tugas mulai dari proses perencanaan hingga akhir.
Menurut Nurdiana dalam buku Malayu S.P Hasibuan, bahwa: Dengan adanya inisiatif pegawai dalam pelaksanaan proses kerja dalam perancangan program kerja, serta.
Pegawai
Pegawai yang mempunyai perencanaan kerja yang matang, kreativitas yang tinggi, mampu mengevaluasi tindakan dan dapat memperbaiki tindakan tanpa menunggu perintah atasan, merupakan pegawai yang mempunyai pemikiran rasional dan mempunyai inisiatif sendiri dalam melakukan pekerjaan. Widjaja menyampaikan, “Pegawai adalah orang-orang yang bekerja pada suatu instansi tertentu, baik pada instansi pemerintah maupun pada badan usaha.
Tinjauan Empiris
DFD pada sistem informasi sekolah ini juga menunjukkan bahwa sistem terdiri dari subsistem yang saling berhubungan. Penelitian ini dilakukan oleh Murniati dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan judul : Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Pada PD. Penelitian yang dilakukan oleh Eki Salasana dari Universitas Komputer Indonesia Bandung pada tahun 2009 dengan judul penelitian Sistem Informasi Pelayanan Jaringan Personil.
Sistem informasi kepegawaian yang dirancang pada PT.PLN diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi perusahaan. Menyempurnakan sistem sebelumnya yang masih mempunyai banyak kekurangan dalam pengolahan data pegawai di bidang sumber daya manusia dengan sistem otomatis. Efisiensi dan efektivitas pegawai dapat lebih ditingkatkan dengan menggunakan sistem yang handal dan dinamis.
Dari proses pembuatan sistem ini terlihat bahwa untuk mengembangkan sistem informasi yang baik, langkah-langkah yang dilakukan adalah mempelajari sistem yang ada atau saat ini, merumuskan masalah yang ada, mencari.
Kerangka Konsep
- Hipotesis
Variabel yang digunakan adalah penambahan perangkat flow chat sistem informasi (independen) dan kualitas kerja karyawan (dependen). Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh penambahan unit flowchart sistem informasi terhadap peningkatan kualitas kerja karyawan di PT. Deskripsi variabel sebelum penambahan entitas (X1) dan setelah flowchart penambahan entitas (X2) serta perhitungan skor variabel independen.
Dari olahan data diatas dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden setelah dilakukan penambahan diagram alir entitas pada PT. 3. Setelah ditambahkan entitas flow chart terhadap kualitas kerja Setelah ditambahkan entitas flow chart, variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kerja pegawai PT PLN (Persero) Mattoanging Rayon. Dari perhitungan uji F diperoleh bahwa variabel sebelum penambahan entitas flowchart (X1) dan setelah penambahan entitas flowchart (X2) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kualitas kerja (Y).
Dari kedua variabel yang mempengaruhi kualitas kerja, variabel yang dominan adalah setelah ditambahkan entitas flowchart (X2).
Metode Penelitian
Lokasi dan Waktu Penelitian
Alasan penulis memilih objek adalah keterjangkauan lokasi penelitian bagi peneliti, baik dari segi tenaga, dana maupun dari segi efisiensi waktu.
Definisi Operasioanal Variabel
Jenis dan Sumber Data
Populasi dan Sampel
Sampel adalah suatu sampel atau bagian dari suatu populasi yang dianggap mewakili populasi tersebut, sehingga informasi apa pun yang dihasilkan oleh sampel tersebut dapat dianggap mewakili seluruh populasi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel sebanyak 34 karyawan.
Teknik Pengumpulan Data
Uji Instrumen Penelitian
Teknik Analisis
Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan entitas flowchart sebelum penambahan entitas flowchart dan setelah penambahan entitas flowchart terhadap kualitas kerja karyawan PT.PLN (Persero) Rayon Mattoanging Makassar. Prediktor: (Konstan), setelah pengumpulan unit (X2), sebelum pengumpulan unit (X1) . a= 16,330 yang artinya jika variabel sebelum penambahan entitas X1) dan setelah penambahan entitas (X2)= 0, maka nilai variabel kualitas kerja (Y) = 16,330. Artinya F hitung > F tabel (7,186 > 3,30) Perhitungan ini menunjukkan bahwa variabel-variabel sebelum penambahan entitas bagan (X1) dan setelah penambahan entitas bagan (X2) secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel i kualitas pekerjaan.(Y).
Dengan demikian, penulis menyimpulkan hipotesis dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa penambahan entitas flowchart terhadap kualitas pekerjaan terbukti dan dapat diterima. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai signifikan 0,001<0,05, setelah ditambah entitas (X2) sebanyak 1 satuan maka akan menyebabkan variabel kualitas kerja (Y) meningkat sebesar 689 dan (X2) lebih dominan dibandingkan (X1) . Hipotesis dapat diterima karena asumsi penulis menyatakan bahwa penambahan entitas berpengaruh signifikan terhadap kualitas kerja pegawai PT PLN (Persero) Rayon Mattoanging Makassar.
Daftar pernyataan ini dibuat dengan tujuan untuk mengumpulkan data dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul: Pengaruh Penambahan Entitas Flowchart Sistem Informasi Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan PT.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
Visi dan Misi
Untuk melihat tanggapan responden terhadap indikator-indikator yang menjadi pertanyaan pada kuesioner dan juga untuk menghitung skor variabel-variabel sebelum ditambahkan entitas flowchart (X1) dan setelah ditambahkan entitas flowchart (X2), sebagai berikut: a. Dari data yang diolah pada Tabel 4.4 diatas dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden sebelum PT.PLN (Persero) Rayon Mattoanging dilakukan penambahan subjek adalah positif, jika kita melihat rata-rata dari total hasil pernyataan ini sebesar 145, yang berada pada kisaran yang sangat tinggi. puas. Dari data yang diolah dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden mengenai kualitas kerja karyawan adalah sebelum penambahan entitas flowchart dan setelah penambahan entitas flowchart pada PT. PLN (Persero) Rayon Mattoanging bernilai positif jika dilihat dari rata-rata penjumlahan pada pernyataan ini 144,4 yang sangat memuaskan pada kisaran hasil.
Artinya variabel sebelum ditambah entitas flowchart (X1) mempunyai pengaruh positif. Hal ini juga didukung dengan nilai signifikansi sebesar 0,01<0,05), yang berarti variabel sebelum ditambah entitas flowchart berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kerja karyawan. Dengan uji F yaitu dengan uji bersama untuk menguji signifikansi pengaruh variabel sebelum penambahan entitas (X1) dan setelah penambahan entitas (X2) terhadap variabel kualitas kerja (Y). Penelitian ini menunjukkan bahwa angka F > F tabel (7,186 > 3,30) Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan entitas terhadap kualitas kerja sebelum dan sesudah penambahan adalah positif dan. Sebelum adanya penambahan variabel flow chart entitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kerja karyawan, namun sejak karyawan merasa perlu untuk menambahkan entitas flow chart untuk lebih meningkatkan kualitas kerja pada PT.
PLN(PERSERO) RAYON Mattoanging Makassar dan apabila terdapat penambahan entitas flow chart maka akan memudahkan dalam melaksanakan pekerjaan demi kenyamanan karyawan, pelanggan atau masyarakat. Variabel Setelah ditambahkan entitas flowchart, ini merupakan variabel yang menunjang kualitas kerja pegawai, karena setelah ditambahkan entitas maka terjadi peningkatan kualitas kerja pegawai dan pelanggan/masyarakat merasa puas terhadap kualitas kerja pegawai tersebut. bekerja. Setelah penambahan entitas flowchart, maka sistem informasi perlu terus dijaga dan digarap lebih lanjut agar para pelanggan atau masyarakat merasa senang dengan pelayanan yang tersedia di PT PLN (Persero) Rayon Mattoanging.
Struktur dan Job
Deskripsi Responden
Karakteristik responden berguna untuk menggambarkan gambaran identitas responden sesuai dengan sampel penelitian yang telah ditentukan. Karakteristik responden salah satu tujuannya adalah untuk memberikan gambaran mengenai sampel dalam penelitian ini. Karakteristik responden yang dipilih dalam penelitian ini kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, usia dan pendidikan.
Berdasarkan pengolahan data pada Tabel 4.1 di atas terlihat bahwa dari 34 responden, mayoritas adalah laki-laki yaitu 24 orang atau 70,6%, dan sisanya 10 responden adalah perempuan atau 29,4%. Pada tabel 4.2 di atas, dari 34 responden, kelompok umur ditandai sebagai kelompok umur 1 (21-25 tahun), dan hasilnya berjumlah 15 orang atau 44,2. Hasil olahan data karakteristik responden menurut tingkat pendidikan terlihat pada tabel 4.3 di atas, dari 34 responden, 5 orang atau 14,7% berpendidikan SMA, dan 19 orang atau 55,9% berpendidikan perguruan tinggi. pendidikan. kecepatan.
Deskripsi Variabel
Berdasarkan output diatas diketahui nilai R-squared sebesar 0,317 artinya pengaruh variabel X1 dan X2 memberikan kontribusi secara bersama-sama terhadap variabel (Y) yaitu kualitas kerja karyawan. Hal ini juga diperkuat dengan nilai signifikansi (0,001<0,05) yang berarti setelah ditambah satuan flowchart (X2), variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kualitas kerja karyawan. Uji F merupakan uji bersama untuk menguji signifikansi pengaruh variabel sebelum penambahan entitas (X1) dan setelah penambahan entitas (X2) secara bersama-sama terhadap variabel kualitas kerja (Y). Uji F dilakukan dengan membandingkan F hitung dengan F tabel.
Penambahan suatu unit pada suatu lembaga dapat mempengaruhi kualitas kerja pegawainya dan akan membantu organisasi mencapai tujuan yang diharapkan. Hal ini sangat bermanfaat bagi karyawan untuk lebih meningkatkan kualitas kerja di PT PLN (Persero) Rayon Mattoanging Makassar. Hal ini dibuktikan melalui uji T, dimana hasil uji T Variabel setelah dilakukan penjumlahan entitas flowchart menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel, dan nilai t hitung variabel setelah penjumlahan. unit ini lebih besar dari nilai t yang dihitung dari variabel sebelum menambahkan unit diagram alur.
Perlu dilakukannya review pegawai untuk melihat peningkatan kualitas kerja di PT PLN (Persero) Mattoanging Rayon. Pengaruh Kualitas Kerja Pegawai Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Wilayah Dinas Pendapatan Samsat Provinsi Tanjungpinang Kepulauan Riau (online) (jurnal.umrah.ac.id, diakses 13 Februari 2018). Saya senang menambahkan entitas diagram alur ke bisnis yang saat ini memberikan layanan kepada konsumen.
Flowchat PT.PLN