• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengawasan pemerintah pada usaha penambangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengawasan pemerintah pada usaha penambangan"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Konsep Pengawasan

Menurut Siagian (Makmur), pengendalian adalah proses pengamatan terhadap kinerja seluruh kegiatan organisasi guna menjamin bahwa seluruh pekerjaan yang dilakukan terlaksana sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan menurut Situmorang pengendalian adalah setiap usaha dan tindakan untuk mengetahui ruang lingkup tugas pelaksanaan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang ingin dicapai.Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa pengendalian adalah segala upaya dan tindakan untuk menentukan sejauh mana tugas dilaksanakan sesuai ketentuan dan tujuan yang harus dicapai atau mengevaluasi keberhasilan pekerjaan dan tindakan perbaikan apa yang perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Pengawasan ini merupakan suatu proses penentuan kegiatan mana yang telah dilaksanakan, kegiatan mana yang telah dilaksanakan, yang dievaluasi dan disesuaikan apabila diperlukan, dengan tujuan untuk menjamin bahwa kegiatan tersebut terlaksana sesuai dengan rencana awal. Pengawasan merupakan suatu penilaian, suatu proses pengukuran dan verifikasi serangkaian proses yang dilakukan secara berkesinambungan. Pengawasan merupakan suatu fungsi dalam manajemen fungsional yang wajib dilaksanakan oleh setiap pimpinan seluruh satuan/satuan kerja sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau pegawai yang dilaksanakan sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing.

Menurut Siagian (Torang), pengawasan adalah proses pengamatan terhadap seluruh kegiatan organisasi untuk memastikan bahwa semua pekerjaan yang dilaksanakan berjalan sesuai rencana.Menurut Manullang (2013:18) Mengatakan bahwa pengawasan adalah suatu proses menentukan pekerjaan apa yang telah dilaksanakan. , penilaian dan koreksi bila diperlukan dengan tujuan menjamin bahwa pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan rencana awal. Pengawasan adalah suatu proses pelaksanaan, penilaian terhadap pekerjaan yang dilaksanakan dan bila perlu koreksi dengan tujuan yang telah ditetapkan. untuk memastikan bahwa pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan rencana awal.

Perbandingan pelaksanaan dengan standar dan analisis penyimpangan Tahap penting dalam proses pemantauan adalah perbandingan pelaksanaan aktual dengan pelaksanaan yang direncanakan atau standar yang telah ditentukan.

Konsep pemerintah

Dalam arti luas, pemerintahan mencakup seluruh badan negara, yang pada hakekatnya terdiri atas lembaga pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif atau badan negara lainnya yang turut bertindak untuk dan atas nama negara. Cabang eksekutif pemerintahan mewakili dua hal, pertama, sama dengan lembaga yudikatif dan legislatif, yang berperan sebagai alat negara yang bertindak untuk dan atas nama negara, kedua, sebagai badan tata usaha negara yang mempunyai kekuasaan mandiri yang dilimpahkan kepadanya oleh pemerintah. negara. Secara normatif, keberadaan pemerintah beserta rakyat dan wilayahnya merupakan salah satu dari tiga unsur penting bagi terbentuknya negara modern.Masyarakat yang bersangkutan memberikan kekuasaan kepada organisasi pemerintah untuk menjalankan pemerintahan, untuk melayani kepentingan rakyat. rakyat sebagai salah satu tugas utamanya.

Jadi Ermaya Suradinata mengartikannya sebagai lembaga atau badan publik yang mempunyai fungsi melakukan upaya mencapai tujuan negara. Pengertian pemerintahan menurut Woodrow Wilson adalah suatu organisasi kekuatan, tidak selalu berkaitan dengan organisasi angkatan bersenjata, tetapi dua atau sekelompok orang dari banyak kelompok orang yang dianggap oleh suatu organisasi untuk mewujudkan tujuan bersama, dengan hal-hal yang memberikan informasi untuk masalah sosial umum. Robert Mac Iver menyatakan bahwa pengertian pemerintahan adalah suatu organisasi orang-orang yang mempunyai kekuasaan atas bagaimana orang-orang dapat diatur.

Dari pengertian pemerintahan yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian pemerintah adalah suatu organisasi orang-orang yang mempunyai kekuasaan, yang kemudian berdasarkan kekuasaannya dapat mengatur anggota atau masyarakat di wilayahnya.

Usaha pertambangan

Samuel Edward mengatakan bahwa pemerintah harus mempunyai kegiatan yang berkesinambungan, negara dimana kegiatan itu berlangsung, pejabat yang memerintah serta cara, cara dan sistem pemerintahan terhadap masyarakat. Dari pengertian pemerintahan yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian pemerintah adalah suatu organisasi orang-orang yang mempunyai kekuasaan, yang kemudian berdasarkan kekuasaannya dapat mengatur anggota atau masyarakat di wilayahnya. mineral) yang terdapat di dalam tanah. Perizinan bertujuan untuk mengendalikan dan mengawasi pemerintah atas kegiatan dalam hal tertentu yang ketentuannya memuat pedoman untuk dilaksanakan baik oleh pihak yang berkepentingan maupun pejabat yang berwenang.

Pertambangan adalah serangkaian kegiatan dalam rangka eksplorasi, atau penggalian, pengelolaan, penggunaan dan penjualan bahan galian. Pungutan/imbalan merupakan hukuman atas beberapa kegiatan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka pemberian izin kepada orang perseorangan atau badan yang bertujuan untuk mengarahkan, mengatur, mengendalikan dan mengawasi pemanfaatan ruang, pemanfaatan sumber daya alam, barang, prasarana, sarana atau fasilitas yang diperuntukkan bagi keperluan tertentu, perlindungan kepentingan umum, dan pelestarian lingkungan hidup.

Bahan galian golongan C

Sukandar Rumidi mengemukakan pengertian mineral yang memandang bahwa mineral adalah “bahan-bahan yang terdapat di dalamnya, baik berupa unsur-unsur kimia, bahan galian, biji-bijian, maupun segala jenis batuan” (Salim, 2012:41).

Kerangka Pikir

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka penelitian ini lebih fokus pada penguasaan pemerintah terhadap pertambangan mineral kadar C di Desa Bategulung Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Pengendalian merupakan proses pengamatan terhadap kinerja seluruh aktivitas organisasi untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas organisasi terlaksana sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan. Berikut beberapa jenis pengendalian yang dilakukan yaitu pengendalian preventif dan represif, dimana pengendalian preventif terdiri dari sosialisasi/pembangunan dan perizinan, sedangkan pengendalian represif terdiri dari pemberian peringatan dan sanksi/denda.

Faktor yang melatarbelakangi pengendalian ini adalah sumber daya manusia dan peran serta masyarakat. Tujuan dari pengendalian ini adalah agar terciptanya kegiatan pertambangan yang sesuai dan terencana sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dan masyarakat setempat sehingga dapat terlaksananya penambangan secara efisien dan efektif. Dari uraian di atas, kita dapat menyusun kerangka mental sebagai berikut: Tabel 1: Skema kerangka mental.

Fokus Penelitian

Deskripsi Fokus Penelitian

METODE PENELITIAN

Jenisdan Tipe Penelitian

Sumber Data

Informan Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan metode telaah dokumentasi untuk memperoleh data melalui dokumen-dokumen yang relevan dengan pengawasan pemerintah terhadap perusahaan pertambangan mineral Kelas C di Desa Bategulung Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Teknik ini digunakan untuk mengkonfirmasi data yang dikumpulkan melalui teknik wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengolah data yang diperoleh peneliti melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi yang dilakukan oleh Dinas Pertambangan Kabupaten Gowa sehubungan dengan pengawasan pemerintah terhadap perusahaan pertambangan Golongan C di Bategulung. Desa, Kecamatan Bontonompo. 6. Menyajikan data sesuai dengan kondisi data yang dapat diterima untuk pengawasan pemerintah terhadap perusahaan pertambangan mineral Golongan C di Desa Bategulung Kecamatan Bontonompo Kabupaten Takalar.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa pada Dinas Pertambangan adalah dalam pengawasan terhadap usaha pertambangan bahan galian golongan C. Pada usaha pertambangan, sosialisasi harus dilakukan sesering mungkin agar para penambang lebih memahami dampak yang ditimbulkan dari usaha pertambangan. Dari hasil penelitian para penambang, dikatakan bahwa kegiatan sosialisasi masih minim, karena mereka sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis pertambangan, namun baru satu kali mengikuti sosialisasi yang dilakukan pemerintah.

Terlihat dari kondisi yang ada di lapangan yaitu di Desa Bateroll Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, kegiatan usaha pertambangan bahan galian golongan C semakin banyak dan tidak dapat diminimalisir sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat kegiatan usaha pertambangan. Diharapkan pemerintah sesering mungkin melakukan kegiatan sosialisasi dan memberikan pemahaman mengenai lokasi atau lahan yang dapat dijadikan lahan usaha. Penelitian menunjukkan bahwa diharapkan pemerintah selalu melakukan kegiatan sosialisasi atau kepada para penambang agar sadar akan kerusakan lingkungan akibat semakin meningkatnya usaha pertambangan. Namun masih ada perusahaan pertambangan yang belum memiliki izin usaha pertambangan karena terpengaruh oleh.

Berdasarkan hasil wawancara, peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa pengurusan izin usaha pertambangan sangat sulit, berbelit-belit dan berbelit-belit sehingga memakan waktu yang cukup lama dan memerlukan biaya yang tidak sedikit sehingga menyulitkan para penambang dalam mengurus izin. . Masih terdapat beberapa kegiatan pertambangan yang tidak memiliki izin pertambangan karena para penambang tidak mau melengkapi prosedur atau dokumen untuk pengurusan izin (wawancara, SA 10 Juni 2016). Teguran merupakan teguran yang diberikan aparat kepada penambang yang tidak mempunyai izin usaha pertambangan.

Penambang yang tidak memiliki izin usaha pertambangan sudah mendapat peringatan namun tidak mengindahkannya. Pengawasan pemerintah terhadap usaha pertambangan merupakan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pertambangan Kabupaten Gowa terhadap Usaha Pertambangan Golongan C. Apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum penambang maka Dinas Pertambangan Kabupaten Gowa melakukan pengawasan dimana pengawasan ini bertujuan untuk meminimalisir adanya pertambangan tanpa izin. guna mengurangi adanya penyimpangan dan mengurangi kerusakan lingkungan hidup. Berdasarkan hasil penelitian terhadap proses pengawasan preventif yang dilakukan peneliti yaitu: Sosialisasi dan Perizinan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengawasan preventif pada usaha pertambangan bahan galian golongan C.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil pengendalian pada operasi penambangan bahan galian golongan C di Desa Bateroll Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa yaitu pengendalian preventif dan pengendalian represif telah berjalan namun belum optimal sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan karena kurangnya dan lemahnya pengawasan, sehingga teridentifikasi ada penambang yang tidak mempunyai izin (ilegal). 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan pemerintah terhadap perusahaan pertambangan Golongan C di Desa Bategulung Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa adalah sebagai berikut: sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat. Bagi pihak-pihak yang terlibat, perlunya memperketat kontrol pemerintah terhadap perusahaan pertambangan golongan C di desa Bategulung agar tingkat penyimpangan yang terjadi dapat dikurangi.

Tabel 1. Penggunaan Lahan wilayah desa Bategulung
Tabel 1. Penggunaan Lahan wilayah desa Bategulung

Teknik Analisis Data

Pengabsahan Data

Gambar

Tabel 2.Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin .....................................
Tabel Informan
Tabel 1. Penggunaan Lahan wilayah desa Bategulung
Tabel 2. Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin
+2

Referensi

Dokumen terkait

Overall, based on the study of this single variable, it can be concluded that the relationship between the variables of the Head of the City Business Integrated Service

Pengumpulan Data Teknik ini menggunakan analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik analisis konten yang mana dengan tujuan untuk menemukan, mengidentifikasi, mengolah,