PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Nadiya Aisyah Puteri (2018) “Pengelolaan Retribusi Terminal Kalijaga Kabupaten Lebak Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah”. Penelitian ini fokus untuk mengetahui bagaimana pengelolaan retribusi Terminal Kalijaga Kabupaten Lebak dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah dengan menggunakan pendekatan manajemen retribusi menurut Mahmudi yaitu peningkatan pelayanan, perluasan basis retribusi, pengendalian kebocoran. penerimaan retribusi, perbaikan administrasi pemungutan retribusi. Sri WahyuniIdris (2016) “Manajemen Retribusi Terminal Pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mamuju Tengah”.
Konsep Pengelolaan
Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan penelitian pada Pengelolaan Retribusi Terminal Malengkeri Kota Makassar dengan indikator sebagai berikut. Oleh karena itu untuk mengetahui organisasi sektor terminal yang terlibat dalam penyelenggaraan Terminal Charge Malengkeri. Penerapan pengelolaan retribusi di Terminal Malengkeri tidak lepas dari landasan hukum yang digunakan dalam pemungutan dan pengelolaan retribusi di Terminal Malengkeri.
Konsep PAD
Konsep Retribusi Daerah
Retribusi adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pembagian izin tertentu yang khusus disiapkan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk keperluan pribadi atau perusahaan.” Retribusi daerah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah. dan retribusi daerah; Tentunya selain peningkatan pelayanan, pemerintah daerah juga harus melakukan berbagai perbaikan seperti pajak daerah, pengendalian kebocoran pendapatan retribusi, seperti perluasan basis retribusi dan perbaikan administrasi retribusi. koleksi (Mahmudi 2010:25).
Konsep Retribusi Terminal
Kerangka Pikir
Berdasarkan permasalahan di atas, hendaknya Pemerintah Kota Makassar melakukan pengelolaan biaya terminal secara optimal, efisien dan efektif sehingga dalam pelaksanaannya mencapai apa yang direncanakan selama 26 hari. Fungsi-fungsi di atas kemudian mengarah pada optimalisasi pemungutan retribusi akhir.
Fokus Penelitian
Deskripsi Fokus
Proses pengelolaannya memerlukan penetapan, pengelompokan dan pengorganisasian berbagai kegiatan yang diperlukan dengan menugaskan orang-orang pada kegiatan tersebut dengan indikator penempatan dan pembagian kerja aparat Teknik Sarana dan Prasarana yaitu Divisi Terminal dan petugas terminal sesuai dengan keahliannya masing-masing. Implementasi sebagai kegiatan pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya dengan indikator tingkat partisipasi pegawai dalam pelaksanaan tugasnya. Kegiatan dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan dan permasalahan yang timbul teridentifikasi dan hasil yang diperoleh dilaporkan dengan menggunakan indikator pemantauan langsung di lapangan.
METODE PENELITIAN
- Waktu dan Lokasi Penelitian
- Jenis dan Tipe Penelitian
- Informan
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Teknik Pengabsahan Data
Dan adapun bidang yang terlibat dalam pengelolaan retribusi terminal ada tiga, yaitu bagian produksi, bagian pengelolaan, dan bagian unit Terminal Malengkeri. Selain itu, sedang didalami bentuk pengawasan apa yang dilakukan terhadap pengelolaan retribusi. terminal yaitu pemungutan biaya terminal yang dijelaskan oleh HH selaku Kepala Terminal Malengkeri sebagai berikut :. Status kepegawaian di terminal Malengkeri terbagi menjadi pegawai tetap atau organik dan pegawai kontrak.
Oleh karena itu, sebagai salah satu penyedia jasa, pengelolaan muatan Terminal Malengkeri harus memenuhi kriteria organisasi. Pengelolaan tugas di Terminal Malengkeri meliputi bidang pengelolaan yaitu Departemen Produksi, Departemen Manajemen dan Departemen Unit Terminal Malengkeri. Berdasarkan hal tersebut maka pengelolaan tol di Terminal Malengkeri sudah sesuai dengan pelaksanaan tata cara pemungutan tol yang diatur dalam peraturan dan sesuai dengan kriteria pelaksanaan yang baik.
Pengawasan pengelolaan retribusi di Terminal Malengkeri dilakukan langsung oleh petugas pengawas untuk menghindari penyimpangan prosedur pemungutan, sehingga petugas pemungutan retribusi terminal mengikuti prosedur yang ada sesuai dengan dasar hukum pemungutan retribusi terminal dari pengguna jasa (penonton). Pengelolaan retribusi di Terminal Malengkeri juga akan berjalan lancar jika didukung dengan prosedur pengumpulan retribusi yang baik dan mudah disesuaikan. Di terminal Malengkeri sendiri terdapat dua status pegawai yaitu pegawai tetap atau organik dan pegawai kontrak.
Penanganan retribusi di Terminal Malengkeri sudah sesuai dengan kriteria pelaksanaan, dimana pelaksanaan ini menjadi hal utama dalam penanganan retribusi yaitu pemungutan retribusi.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Lokasi Penelitian
Berfungsi sebagai terminal penumpang Tipe B dan sebagai penghubung pergantian angkutan penumpang umum untuk mobilitas masyarakat di wilayah Kota Makassar bagian selatan yaitu Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Pulau Selayar. Dilihat dari posisinya relatif terhadap wilayah lain, Terminal Malengkeri mempunyai keterhubungan jaringan dengan Kota Makasar bagian selatan dan Kota Gowa, sehingga mempunyai fungsi strategis dalam sistem transportasi regional dan lokal. Dibangun pada tahun 1990, Terminal Malengkeri merupakan terminal penumpang Tipe B dengan luas 26.151 m2, melayani 12 trayek yaitu Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Perkotaan (ANGKOT) dan Angkutan Perdesaan (ANGKUDES). ).
Terminal Malengkeri dioperasikan oleh Perusahaan Terminal Daerah Metro Makassar di bawah naungan Pemerintah Kota Makassar, dengan waktu operasional terminal 13 jam, dari WITA. Terminal harus mengembangkan sistem informasi yang semakin baik dan berkualitas untuk memastikan penyampaian layanan yang lebih baik kepada pengguna layanan terminal. Pelayanan yang baik merupakan indikator utama yang harus dimiliki oleh setiap bisnis dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Terminal Metro Makassar menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah berdasarkan Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Ujung Pandang Nomor 08/DPRD/VIII tanggal 9 Agustus 1998 tentang pengesahan Penetapan Peraturan Daerah Kota Ujung Pandang tentang pendiriannya. Perusahaan Daerah Terminal Metro Ujung Pandang Kota Makassar. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Makassar No. 16 Tahun 1999 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Terminal Metro Makassar Kota Makassar, untuk melaksanakan tugas dan usahanya Perusahaan Daerah bergerak dalam bidang pelayanan umum di bidang fasilitas Terminal.
Hasil Penelitian
Berdasarkan beberapa hasil wawancara diatas, peneliti menyimpulkan bahwa penentuan target dilakukan Terminal Malengkeri dengan mengusulkan kepada PD. Berdasarkan beberapa temuan wawancara di atas, peneliti menyimpulkan bahwa mengenai perencanaan yang dilakukan oleh pihak Terminal Malengkeri sebagai pelaksana teknis. Penjelasan pembicara HH menunjukkan bahwa penyelenggara di Terminal Malengkeri diposisikan sesuai bidangnya masing-masing.
Pengumpul Retribusi Terminal yang berstatus pegawai kontrak pada umumnya bertugas memungut retribusi terminal yang ditunjuk oleh PD Terminal Makassar Kota Metro Makassar sebagai kawasan terminal untuk melayani pengguna (umum). Adapun besaran iuran terminal yang harus dipungut oleh petugas pemungutan retribusi terminal dari pengguna jasa terminal (masyarakat), faktor ini sangat penting dalam pemungutan retribusi terminal. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada bulan Oktober 2020, peneliti menyimpulkan bahwa tahapan pelaksanaan dalam pengelolaan retribusi Terminal Malengkeri Kota Makassar adalah pemungutan retribusi terminal sesuai dengan prosedur yang ada dan tarif retribusi dilaksanakan. . diberikan sesuai dengan ketentuan pemungutan yang diatur dalam Keputusan Walikota Kota Makassar.
Adanya pengawasan yang tidak rutin yang dilakukan oleh petugas terminal di lapangan akan memungkinkan terjadinya penyimpangan prosedur dalam pemungutan iuran terminal oleh petugas pemungut tol. Selain itu, kata AS, selaku salah satu petugas yang menjaga terminal tempat pemungutan pajak. Berdasarkan hasil wawancara di atas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa pada tahap pengawasan pengelolaan retribusi di terminal Malengkeri dilakukan pengawasan secara langsung untuk menghindari terjadinya penyimpangan dalam proses pengelolaan retribusi terminal yaitu pemungutan retribusi terminal yang dilakukan. keluar kira-kira. dua kali seminggu.
Kehadiran pekerja kontrak yang lebih banyak jumlahnya dibandingkan pekerja tetap atau organik disebabkan kurangnya sumber daya manusia di terminal Malengkeri.
Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan hal di atas maka pengelolaan tarif Terminal Malengkeri Kota Makassar belum optimal memenuhi kriteria perencanaan atau perencanaan dalam pengelolaannya, karena belum mencapai hasil yang maksimal dan penggunaan sumber daya yang ada belum efektif dan efisien. . Pengorganisasian di Terminal Malengkeri dapat tercapai tanpa kendala apabila terdapat pembagian kerja yang jelas dan transparan. Pengorganisasian di Terminal Malengkeri cukup mudah dilihat dari pembagian kerja petugas terminal yang ditempatkan sesuai bidangnya masing-masing.
Keberadaan pegawai kontrak di terminal Malengkeri akibat kurangnya sumber daya manusia mungkin menjadi faktor penghambat operasional pelayanan. Namun pengelola retribusi di terminal Malengkeri selama ini memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan pelayanan sesuai dengan syarat atau tata cara yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu pada saat pemungutan retribusi diberikan tiket sesuai dengan kendaraan yang masuk. Namun sumber daya manusia di Terminal Malengkeri masih kurang dilihat dari jumlah pegawai tetap yang sedikit sehingga memerlukan penambahan pegawai dengan mengandalkan pegawai kontrak.
Pengelolaan muatan di terminal Malengkeri menunjukkan belum sesuai dengan kriteria perencanaan karena belum mencapai output yang maksimal serta belum efektif dan efisien dalam penggunaan sumber daya yang ada. Masyarakat yang menggunakan kendaraan dan ingin masuk ke Terminal Malengkeri akan dikenakan biaya sesuai jenis kendaraan yang digunakan. Pengawasan terhadap pengelolaan retribusi di Terminal Malengkeri dilakukan langsung oleh pengawas untuk menghindari penyimpangan prosedur pemungutan, sehingga petugas pemungutan retribusi terminal mengikuti prosedur yang ada sesuai dengan aturan dasar pemungutan retribusi terminal dari pengguna jasa (masyarakat).
Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian yang mendalam dengan menggunakan berbagai teori agar dapat menjadi bahan pertimbangan khususnya bagi Terminal Malengkeri dalam pengembangan pengelolaan tol.
KESIMPULAN
Kesimpulan
Dilihat dari belum tercapainya tujuan tahunan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti Berkurangnya pengguna jasa terminal akibat adanya terminal bayangan, adanya pandemi yang terjadi pada tahun 2020 yang menjadikan terminal semakin sepi, serta fasilitas yang memerlukan peremajaan atau renovasi dan perbaikan karena bertambahnya usia pemakaian. sudah lama sekali. Ada tiga jenis tiket yang tersedia, yakni tiket hijau untuk kendaraan pribadi, tiket putih untuk angkutan kota, dan tiket pink untuk sepeda motor. Memiliki subjek dan objek yang jelas akan memudahkan pengumpulan penalti sehingga tidak salah sasaran saat mengumpulkan penalti.
Kurang maksimalnya pencapaian tujuan tersebut disebabkan oleh menurunnya jumlah pengguna jasa terminal dan juga tidak stabilnya jumlah pengguna jasa terminal yang hanya ditempati pada jam-jam tertentu saja.
Saran
Terminal Metro Makassar bersama Dinas Perhubungan akan menegakkan aturan secara maksimal mengenai penertiban pengemudi terminal bayangan dan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak di Terminal Malengkeri. Pengelolaan Retribusi Terminal Kalijaga Kabupaten Lebak dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Tesis Doktor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Mengenai penempatan dan pembagian kerja petugas terminal, bidang apa saja yang terlibat dalam pengelolaan muatan?
Komunikasi Bagaimana melakukan sosialisasi kebijakan antara pelaksana kebijakan dengan masyarakat sebagai objek pembalasan. Mengenai pembagian kerja bagi petugas terminal: bidang apa saja yang terlibat dalam manajemen pungutan?