• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KETERAMPILAN PROSES IPA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 014660 PERK. PADANG PULAU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KETERAMPILAN PROSES IPA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 014660 PERK. PADANG PULAU"

Copied!
181
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KETERAMPILAN PROSES IPA PADA

SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 014660 PERK. PADANG PULAU

SKRIPSI

Diajukan Guna Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Oleh

MIA APRILLIA. S NPM. 1902090126

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

MEDAN 2023

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

i ABSTRAK

Mia Aprillia. S, 1902090126. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Keterampilan Proses IPA Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Medan, 2023.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau. LKPD disesuaikan dan disusun dengan langkah-langkah berbasis keterampilan proses yang berisikan mengamati, mengelompokkan, menafsirkan, memprediksi, bertanya, berhipotesis, mencoba, dan komunikasikan pada materi sumber energi dan manfaat sumber energi.

Pengembangan LKPD dilakukan dengan metode penelitian R&D (Reserch &

Develpoment), model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analisis (Analysis), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Namun peneliti membatasi pada tahap Evaluasi (Evaluation). Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya. Hasil kelayakan pada LKPD berbasis keterampilan proses yang didapat sangat baik secara keseluruhan. Penilaian validasi ahli materi yaitu 98% dengan kriteria sangat valid. Penilaian validasi bahasa yaitu 97,14% dengan kriteria sangat valid. Dan hasil penilaian validasi desain yaitu 96,84% dengan kriteria sangat valid. Adapun hasil penilaian kepraktisan oleh respon guru yaitu 95,83%

dengan kriteria sangat praktis. Dan hasil penilaian kepraktisan oleh respon peserta didik yaitu 97,19% dengan kriteria sangat praktis, sehingga LKPD layak untuk digunakan di Sekolah Dasar (SD).

Kata Kunci: Pengembangan, LKPD, IPA

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Allhamdulillahirrabbil‟alamin, puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Keterampilan Proses Ipa Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau”. Penyelesaian skripsi ini merupakan salah satu persyaratan yang telah ditetapkan dalam rangka memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S1) pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Penulis ini menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari segi isi maupun tata bahasanya. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dalam upaya perbaikan dan kesempurnaan skripsi ini.

Dalam proses penyelesaian skripsi ini, penulis banyak menemukan kendala, namun semuanya dapat diselesaikan dengan baik karena bantuan tulus yang diberikan baik bersifat moril maupun material dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati dan ketulusan penulis ucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Agussani, M.A.P selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

2. Ibu Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

(8)

iii

3. Ibu Dr. Hj. Dewi Kesuma Nasution, M.Hum selaku Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

4. Bapak Mandra Saragih, S.Pd., M.Hum selaku Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

5. Ibu Suci Perwita Sari, S.Pd., M.Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

6. Bapak Ismail Saleh Nasution, S.Pd., M.Pd selaku Sekertaris Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

7. Ibu Chairunnisa Amelia, S.Pd., M.Pd selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis menyelesaikan proposal penelitian ini.

8. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

9. Bapak Zainuddin S.Pd selaku Guru Kelas IV yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada saya pada saat penelitian.

10. Ibu Cici Nurhayati Sinaga, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian.

(9)

iv

11. Siswa Siswi Kelas IV SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau yang telah bekerjasama dengan penulis dalam proses penyelesaian penelitian ini.

12. Teristimewa penulis ucapkan kepada kedua orang tua saya Ayahanda Himsar Budi. S dan Ibunda Damilah yang telah merawat, membesarkan, menjaga, dan mendidik dengan penuh kasih sayang, memberikan banyak dukungan yang luar biasa setiap harinya dalam bentuk doa maupun material dalam menyusun skripsi ini dan studi yang saya tempuh.

13. Kepada sahabat-sahabat terbaik saya Nurul Mahfuzatul Zuhro dan Athiyah Nurfanni yang telah memberikan suport dan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

14. Teman-teman seperjuangan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kelas C stambuk 2019 yang telah memberikan bantuannya kepada penulis.

Akhirnya tiada kata yang lebih baik yang dapat penulis sampaikan bagi semua pihak yang membantu menyelesaikan skripsi ini, melainkan ucapan terima kasih, kritik dan saran yang bersifat membangun kiranya sangat penulis harapkan.

Penulis mendoakan kebaikan dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis semoga dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlimpah dan akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.

Medan, 27 November 2023 Peneliti

MIA APRILLIA. S NPM.1902090126

(10)

v DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 7

C. Pembatasan Masalah ... 7

D. Rumusan Masalah ... 8

E. Tujuan Penelitian ... 8

F. Manfaat Penelitian ... 9

BAB II LANDASAN TEORITIS ... 11

A. Kerangka Teoritis ... 11

1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ... 11

a. Pengertian Lembar Kerja Peserta Didik ...11

b. Fungsi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)...12

c. Syarat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ...14

d. Unsur-unsur Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ...15

e. Spesifikasi Produk ...16

f. Tujuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ...21

g. Langkah-langkah Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik ...22

2. Kietierampilan Priosies Sains ... 23

a. Pengertian Keterampilan Proses Sains ...23

b. Tujuan Keterampilan Proses Sains ...25

c. Indikator Keterampilan Proses Sains ...26

3. Piembielajaran IPA ... 28

a. Pengertian IPA ...28

(11)

vi

b. Pengertian Pembelajaran IPA ...29

c. Tujuan Pembelajaran IPA ...30

4. Matieri Sumbier iEniergi Kielas IV SD ... 31

a. Pengertian Energi ...31

b. Sumber Energi ...32

c. Macam-macam Sumber Energi dan Contohnya ...33

B. Kierangka Kionsieptual ... 41

BAB III MiETiODiE PiENiELITIAN ... 44

A. Tiempat dan Waktu Pienielitian ... 44

1. Tiempat Pienielitian ... 44

2. Waktu Pienielitian ... 44

B. Subjiek dan iObjiek Pienielitian ... 45

1. Subjiek Pienielitian ... 45

2. Objiek Pienielitian... 45

C. Jienis Pienielitian ... 45

D. Diesain Pienielitian ... 45

1. Tahap Analisis (Analysis) ... 47

2. Tahap Pierancangan (Diesign) ... 47

3. Tahap Piengiembangan (Dievieliopmient) ... 47

4. Tahap Impliemientasi (Impliemientatiion) ... 48

E. Variabiel Pienielitian ... 48

F. Instrumien Pienielitian ... 48

1. Instrumien Liembar Angkiet Validasi Ahli ... 49

(12)

vii

a. Instrumen Lembar Angket Validasi Ahli Materi ... 49

b. Instrumen Lembar Angket Validasi Ahli Bahasa ... 50

c. Instrumen Lembar Angket Validasi Ahli Desain ... 51

2. Instrumien Kisi-kisi Kiepraktisan ... 52

a. Instrumen Kisi-kisi Kepraktisan Respon Guru ... 52

b. Instrumen Lembar Angket Kepraktisan Respon Peserta Didik ... 53

G. Tieknik Analisis Data ... 54

1. Analisis Data Validasi LKPD ... 54

2. Analisis Kiepraktisan LKPD ... 56

BAB IV HASIL PiENiELITIAN DAN PiEMBAHASAN ... 58

A. Dieskripsi Hasil Pienielitian ... 58

1. Tahap Analisis (Analysis) ... 58

a. Analisis Kebutuhan... 59

b. Analisis Karakteristik Peserta Didik ... 60

2. Tahap Pierancangan (Diesign) ... 60

a. Menganalisis Tujuan dan Materi Pembelajaran ... 61

b. Rancangan Awal Produk LKPD ... 62

3. Tahap Piengiembangan (Dievieliopmient) ... 66

a. Hasil Validasi Ahli ... 67

b. Hasil Pengembangan Produk ... 72

4. Tahap Impliemientasi (Impliemientatiion) ... 73

B. Piembahasan ... 78

(13)

viii

1. Proses Pengembangan LKPD Berbasis Keterampilan Proses IPA Pada

Siswa Kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau ... 78

2. Tingkat Kevalidan LKPD Berbasis Keterampilan Proses IPA pada Siswa Kelas IV SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau. ... 82

3. Tingkat Kepraktisan LKPD Berbasis Keterampilan Proses IPA pada Siswa Kelas IV SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau. ... 84

C. Keterbatasan Penelitian ... 87

BAB V KiESIMPULAN DAN SARAN ... 88

A. Kiesimpulan ... 88

B. Saran ... 90

DAFTAR PUSTAKA ... 92

(14)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Indikator Keterampilan Proses Sains ... 26

Tabel 3.1 Rencana dan Pelaksanaan Penelitian ... 44

Tabel 3.2 Kisi-kisi Validasi Ahli Materi ... 49

Tabel 3.3 Kisi-kisi Validasi Ahli Bahasa ... 50

Tabel 3.4 Kisi-kisi Kepraktisan Respon Guru ... 52

Tabel 3.5 Kisi-kisi Kepraktisan Respon Peserta Didik ... 53

Tabel 3.6 Kategori Skala Likert Angket Validasi Para Ahli ... 54

Tabel 3.7 Kriteria Kualifikasi LKPD ... 55

Tabel 3.8 Skala Likert Kepraktisan LKPD ... 56

Tabel 3.9 Kriteria Kualifikasi Kepraktisan LKPD ... 57

Tabel 4.1 Data Hasil Validasi Materi ... 67

Tabel 4.2 Data Hasil Validasi Bahasa... 69

Tabel 4.3 Rata-rata Hasil Presentase Validator Materi, Bahasa ... 72

Tabel 4.4 Hasil Revisi Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Keterampilan Proses IPA/Sains ... 73

Tabel 4.5 Hasil Respon Guru ... 74

Tabel 4.6 Hasil Respon Peserta Didik ... 75

Tabel 4.7 Rata-rata Hasil Presentase Kepraktisan Respon Guru dan Respon Peserta Didik... 77

(15)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Tampilan ciovier LKPD ... 17

Gambar 2.2 Tampilan kata piengantar ... 17

Gambar 2.3 Tampilan daftar isi ... 17

Gambar 2.4 Tampilan pietunjuk pienggunaan LKPD ... 18

Gambar 2.5 Tampilan pieta kionsiep ... 18

Gambar 2.6 Tampilan KI dan KD ... 18

Gambar 2.7 Tampilan indikatior, tujuan piembielajaran ... 19

Gambar 2.8 Tampilan rangkuman matieri ... 19

Gambar 2.9 Tampilan LKPD bierbasis kietierampilan priosies IPA ... 19

Gambar 2.10 Tampilan sioal ievaluasi ... 20

Gambar 2.11 Tampilan jawaban ... 20

Gambar 2.12 Tampilan daftar pustaka ... 20

Gambar 2.13 Tampilan biiografi pienulis ... 21

Gambar 2.14 Kierangka Kionsieptual ... 43

Gambar 3.1 Tahapan Miodiel ADDIiE ... 46

Gambar 4.1 Tampilan Sietielah Liog- in ... 63

Gambar 4.2 Miemilih Diesain LKPD bierbasis kietierampilan priosies ipa/sains ... 63

Gambar 4.3 Miemilih Tiemplatie Untuk LKPD ... 64

Gambar 4.4 Miendiesain Ciovier LKPD ... 64

Gambar 4.5 Kionsiep Matieri Sumbier iEniergi ... 64

Gambar 4.6 Urutan Isi LKPD ... 65

Gambar 4.7 Jiendiela Untuk Mien-diownlioad LKPD ... 65

(16)

xi

Gambar 4.8 LKPD Bierbasis Kietierampilan Priosies ... 66

Gambar 4.9 Pembagian kelompok belajar ... 80

Gambar 4.10 Diskusi kelompok belajar ... 80

Gambar 4.11 Kegiatan percobaan di Kelas ... 81

Gambar 4.12 Berdiskusi mengisi jawaban dari tugas yang disediakan pada LKPD ... 81

(17)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 SILABUS ... 97

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ... 105

Lampiran 3 Hasil Kerja Siswa Menggunakan LKPD Berbasis Keterampilan Proses ... 117

Lampiran 4 Lembar Validasi Ahli Materi ... 123

Lampiran 5 Lembar Validasi Ahli Bahasa ... 130

Lampiran 6 Lembar Validasi Ahli Desain ... 134

Lampiran 7 Lembar Angket Respon Peserta Didik ... 138

Lampiran 8 Hasil Angket Respon Peserta Didik ... 147

Lampiran 9 Lembar Angket Respon Guru ... 148

Lampiran 10 Format K1 ... 152

Lampiran 11 Format K2 ... 153

Lampiran 12 Format K3 ... 154

Lampiran 13 Berita Acara Bimbingan Proposal... 155

Lampiran 14 Lembar Pengesahan Proposal ... 156

Lampiran 15 Lembar Keterangan Seminar ... 157

Lampiran 16 Hasil Wawancara ... 158

Lampiran 17 Link Wawancara dan Riset ... 160

Lampiran 18 Surat Permohonan Izin Riset ... 161

Lampiran 19 Surat Balasan Permohonan Izin Riset ... 162

Lampiran 20 Dokumentasi ... 163

Lampiran 21 Daftar Riwayat Hidup ... 164

(18)

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan sebagai salah satu instrumen utama dalam pengembangan sumber daya manusia dengan multi kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, pienyielienggaraan piendidikan mienghiendaki pieriencanaan dan pielaksanaan yang matang agar hasil yang diharapkan tiercapai siecara maksimal. Piendidikan mieriupakan iusaha dan tierbimbing yang bisa dilakiukan disiekolah maiupiun diliuar siekolah yang biertiujiuan agar maniusia dapat miengiembangkan potiensi didalam diri. Piendidikan Nasional Nomor 20 Tahiun 2003 pasal 1 ayat (1) mienyatakan bahwa piendidikan adalah iusaha sadar maniusia agar dapat miengiembangkan potiensi dirinya mielaliui prosies piembielajaran. Pieranan Piendidikan dianggap pienting iuntiuk mienghasilkan siumbier daya maniusia yang bierkiualitas. Salah satiu dari pierwiujiudan nyata

iuntiuk miencapai hal itiu diengan pienierapan prosies piembielajaran pada diri anak, siesiuai diengan iUiU RI No 20 Tahiun 2003 Pasal 1 tientang sistiem Piendidikan Nasional.

Mieniuriut Piermiendiknas No 22 Tahiun 2006 tientang Standar Isi mienyiebiutkan bahwa Standar Kompietiensi (SK) dan Kompietiensi Dasar (KD) IPA di SD/MI mieriupakan standar minimium yang siecara nasional harius dicapai olieh piesierta didik dan mienjadi aciuan dalam piengiembangan kiurikiulium disietiap satiuan piendidikan. Piembielajaran IPA di SD/MI harius mieniekankan

(19)

2

pada piembierian piengalaman bielajar siecara langsiung mielaliui pienggiunaan dan piengiembangan kietieramilan prosies dan ilmiah.

Mieniuriut Fitriyati, dkk (2017) Ilmiu Piengietahiuan Alam (IPA) mieriupakan ilmiu yang miempielajari tientang giejala alam bieriupa fakta, konsiep dan hiukium yang tielah tieriuji kiebienarannya mielaliui siuatiu rangkaian pienielitian. Mieniuriut Siulistiani, (2020) IPA mieriupakan ilmiu yang miempielajari tientang pieristiwa dan giejala-giejala yang tierjadi di alam ini. Mieniuriut Kielana dan Pratama (2019), IPA mieriupakan siuatiu cara iuntiuk miengkaji alam dan prosies-prosies yang ada didalamnya mielaliui prosies sistiematik dan ilmiah.

Mieniuriut Niurbaieti & Siunarsih, (2020) pada jienjang SD piembielajaran IPA tidak hanya bielajar tientang piemahaman konsiep dan prinsip alam. Niumiun jiuga siswa bielajar mieniemiukan dan miemiecahkan masalah, sierta biersikap ilmiah.

Piembielajaran IPA SD bisa mienyiesiuaikan sitiuasi bielajar siswa yaitiu miengaitkan matieri piembielajaran diengan kiehidiupan nyata siehari-hari siswa diengan cara mielakiukan kiegiatan praktikium. Mieniuriut iUrbafani & Roziie, (2022) pada piembielajaran IPA di SD tidak hanya mieniekankan konsiep-koniep IPA saja, namiun mieniekankan jiuga pada prosies pieniemiuan. Diengan diemikian, sietielah siswa miengikiuti piembielajaran IPA, siswa tidak hanya paham saja tietapi jiuga paham dan miengietahiui kietierampilan sierta pierilakiu ilmiah pada piembielajaran IPA.

Mieniuriut Kristyowati, (2018) bahwa Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) sangat pienting bagi giuriu agar miembiuat piesierta didik liebih aktif dalam prosies piembielajaran, mieningkatkan kiemampiuan bierpikir siecara kritis dan krieatif

(20)

3

sierta mampiu biekierja siecara kolaborasi siesiuai diengan tiuntiutan abad 21.

Siehingga mieniuriut Nasiution, dkk (2020) Bahan ajar adalah siepierangkat sarana ataiu alat piembielajaran yang bierisikan matieri piembielajaran, mietodie, batasan- batasan, dan cara miengievaliuasi yang didiesain siecara sistiematis dan mienarik dalam rangka miencapai tiujiuan yang diharapkan, yaitiu miencapai kompietiensi ataiu siubkompietiensi diengan siegala komplieksitasnya.

Mieniuriut Prastowo, (2014) Liembar Kierja Piesierta Didik mieriupakan siuatiu bahan ajar cietak yang bieriupa liembar-liembar kiertas yang bierisi matieri, ringkasan, dan pietiunjiuk pielaksanaan tiugas piembielajaran yang harius dikierjakan piesierta didik, baik biersifat tieoritis dan praktis, yang miengaciu kiepada kompietiensi dasar yang harius dicapai siswa dan pienggiunaannya tiergantiung diengan bahan ajar lain. Mieniuriut Khikmiyah dalam Siuswastini, dkk (2022) mienyatakan bahwa LKPD mieriupakan kiumpiulan dari liembaran yang bierisikan kiegiatan piesierta didik yang miemiungkinkan piesierta didik mielakiukan aktivitas nyata diengan objiek dan piersoalan yang dipielajari. Mieniuriut Piutri, (2019) Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) adalah bahan ajar cietak yang bierisikan pandiuan dapat digiunakan piesierta didik iuntiuk miengiembangkan kiemampiuan mierieka.

Bierdasarkan hasil wawancara yang bierkaitan diengan piembielajaran IPA kielas IV di SD Niegieri 014660 Pierk. Padang Piulaiu pada saat kiegiatan program Piengienalan Lapangan Piersiekolahan 1 (PLP 1) pada tanggal 31 Mariet 2021 sampai diengan 12 April 2021 di siekolah tiersiebiut hasil bielajar IPA siswa tiergolong riendah, ditandai diengan biebierapa siswa yang tidak mampiu

(21)

4

mienjawab piertanyaan yang dibierikan giuriu sietielah miengikiuti kiegiatan bielajar miengajar, dalam prosies kiegiatan bielajar miengajar masih ciendieriung tierpiusat mienggiunakan mietodie cieramah siehingga siswa mierasa bosan dan kiurang tiertarik pada matieri piembielajaran IPA yang disampaikan olieh giuriu, sierta giuriu kiurang mielibatkan piengalaman nyata siswa pada saat prosies piembielajaran bierlangsiung. Hal ini dikarienakan prosies piembielajaran yang hanya bierpiusat pada giuriu saja diengan pienggiunaan modiel piembielajaran yang kiurang maksimal dan bielium biervariasi, mienyiebabkan siswa kiurang aktif siehingga bierpiengariuh tierhadap hasil bielajar IPA siswa yang masih riendah. Bierdasarkan pienjielasan tiersiebiut dapat dikietahiui bahwa diengan mienggiunakan Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) mieriupakan siebiuah pierangkat piembielajaran yang bierpieran pienting dalam piembielajaran yang miembantiu siswa mampiu miengiembangkan kompietiensi dalam ranah kognitif. Siehingga tierciptanya siuasana piembielajaran yang mienyienangkan sierta miembiuat siswa liebih aktif dan biersiemangat pada saat miengikiuti piembielajaran IPA, sierta hasil bielajar IPA siswa akan mieningkat.

Bierdasarkan hasil wawancara yang dilakiukan pada hari sienin, tanggal 13 Mariet 2023 yang bierlokasi di SD Niegieri 014660 Pierk. Padang Piulaiu. Diengan biukti vidio wawancara yang dapat diaksies diengan link siebagai bierikiut:

https://drivie.googlie.com/drivie/foldiers/1-D1m2gIj-9W1iuKLKKZiug

dDB1fxlN_D5). Didapat informasi siecara langsiung kiepada giuriu kielas IV bahwa matieri siumbier ieniergi mieriupakan matieri yang dianggap siulit bagi piesierta didik kariena banyaknya matieri dan giuriu mienyampaikan matieri

(22)

5

siumbier ieniergi siecara mienonton dan kiurang inovasi. Piendidik mienyarankan agar pienieliti miengiembangkan matieri yang ada di siemiestier 1 dan tierfokius pada satiu matieri saja yaitiu siumbier ieniergi siebagai contoh aciuan giuriu dalam miengiembangkan matieri lainnya. Maka pienieliti mieniemiukan idientifikasi masalah dalam pienielitian ini bieriupa piesierta didik miengalami kiesiulitan dalam bielajar IPA tierkait piermasalahan dalam kiehidiupan siehari-hari, kiurangnya pienggunaan LKPD yang dimiliki giuriu tierhadap prosies bielajar miengajar piesierta didik, mietodie yang digiunakan giuriu masih biersifat mienonton dan kiurang inovasi, dan daya ingat piesierta didik tierhadap matieri siumbier ieniergi tiergolong riendah.

Biebierapa pienieliti mieniunjiukkan iefiektivitas piembielajaran mienggiunakan piengiembangan LKPD bierbasis kietierampilan prosies IPA, diantaranya adalah pienielitian yang dilakiukan olieh peneliti Abdiurrohman Walid, (2022) yang bierjiudiul “Piengiembangan LKS IPA Bierbasis Kietierampilan Prosies Sains Tierintiegrasi Nilai Kieislaman Pada Matieri Pienciemaran Lingkiungan Kielas VII Mts” mieniunjiukkan bahwa hasil pienilaian ahli, yang mielipiuti ahli matieri, ahli miedia, ahli giuriu dari priesientasie rata-rata kietiga validator siebiesar 91,84%

miencapai kritieria „Sangat Valid” siehingga dapat dinyatakan bahwa LKS layak digiunakan, dan LKS bierbasis kietierampilan prosies sains iefiektif digiunakan dalam piembielajaran. Pienielitian yang dilakiukan olieh Miuhammad Fadhlan Miumtaza, (2021) yang bierjiudiul “Piengiembangan Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) Bierbasis Kietierampilan Prosies Sains pada Konsiep Sistiem iEkskriesi”

mieniunjiukkan bahwa hasil iuji validasi, iuji kietierbacaan, dan iuji coba lapangan

(23)

6

miencapai kritieria “sangat baik” siehingga dapat dinyatakan bahwa LKPD bierbasis kietierampilan prosies sains iefiektif digiunakan dalam piembielajaran.

Dari piendapat pienielitian di atas tierdapat 3 hal yang bierbieda yang miembiedakan pienielitian saya diengan pienielitian siebieliumnya. Yang piertama, pada pienielitian saya ini lokasi yang digiunakan bierbieda diengan pienielitian siebieliumnya, siehingga karaktieristik piun jiuga bierbieda. Yang kiediua, pada pienielitian saya ini kielas dan mata pielajaran yang bierbieda diengan pienielitian siebieliumnya, yang mana pienielitian siebieliumnya tierdapat pada mata pielajaran dan kielas SMP siedangkan saya mielakiukan pienielitian di SD kielas IV . Yang kietiga, ditinjaiu dari mietodie pienielitian, pada pienielitian siebieliumnya mienggiunakan modiel ASSiURiE, dan modiel piengiembangan 4-D siedangkan pienielitian saya mienggiunakan modiel ADDIiE.

Dalam pienielitian ini, pienieliti miengiembangkan Liembar Kierja Piesierta Didik Bierbasis Kietierampilan Prosies IPA. Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) dapat miembantiu piesierta didik dalam miemahami matieri piembielajaran dalam bientiuk liembaran-liembaran kiertas yang tierdapat pada LKPD. Bahan ajar LKPD bierbasis kietierampilan prosies dipilih kariena bahan ajar ini sangat mienarik dan miempiermiudah piembielajaran di SD yang mana tierdapat tiujiuan dari kietierampilan prosies miengiembangkan krieativitas piesierta didik dalam bielajar siehingga siemakin mieningkatkan minat dan motivasi bielajar IPA piesierta didik dalam prosies piembielajaran, sierta dapat siecara aktif miengiembangkan dan mienierapkan konsiep kiemampiuannya.

(24)

7

Penelitian ini penting dilakukan karena dengan dikembangkannya LKPD berbasis keterampilan proses IPA maka diharapkan dapat dijadikan suatu bahan ajar atau referensi bagi guru dalam menggunakan media pembelajaran, dengan begitu proses mengajar lebih optimal dan siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru. Dengan demikian peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Keterampilan Proses IPA Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut:

1. Peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar IPA terkait pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kurangnya penggunaan LKPD yang dimiliki guru terhadap proses belajar mengajar peserta didik.

3. Metode yang digunakan guru masih bersifat menonton dan kurang inovasi.

4. Daya ingat peserta didik terhadap materi sumber energi tergolong rendah.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka peneliti membatasi masalah yang akan diteliti yaitu pada kurangnya penggunaan LKPD yang dimiliki guru terhadap proses belajar mengajar peserta didik kelas IV di SD Negeri 014660

(25)

8

Perk. Padang Pulau pada tema 2 “selalu berhemat energi” subtema 1 “sumber energi” pembelajaran 1 sehingga penelitian Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Keterampilan Proses IPA ini dapat mengatasi permasalahan tersebut.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah diatas, maka rumusan masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut:

1. Bagaimana mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau?

2. Bagaimana tingkat kevalidan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau?

3. Bagaimana tingkat kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini sebagai berikut:

1. Untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau

(26)

9

2. Untuk mengetahui tingkat kevalidan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau.

3. Untuk mengetahui tingkat kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV di SD Negeri 014660 Perk. Padang Pulau.

F. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dalam penelitian ini antara lain:

1. Manfaat Teoritis

Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam variasi penggunaan LKPD pembelajaran dan dapat memberikan wawasan serta ilmu pengetahuan tentang pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis keterampilan proses IPA pada pembelajaran tematik bagi guru dan calon guru sekolah dasar yang nantinya akan memasuki dunia Pendidikan.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Sekolah

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan sekolah dan kinerja guru.

b. Bagi Guru

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan suatu bahan ajar atau referensi bagi guru dalam menggunakan LKPD pembelajaran berbasis keterampilan proses dalam proses pembelajaran guna untuk

(27)

10

meningkatkan motivasi belajar siswa agar proses pembelajaran lebih menarik.

c. Bagi Peneliti

Penelitian ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan dan pengalaman untuk memecahkan permasalahan di sekolah dan menjadi sarana pengembangan wawasan tentang bahan ajar pembelajaran.

d. Bagi Peneliti Selanjutnya

Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dan sebagai bahan masukan dan pembanding pada peneliti selanjutnya yang ingin meneliti permasalahan yang sama di masa yang akan datang.

(28)

11 BAB II

LANDASAN TEORITIS A. Kerangka Teoritis

1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) a. Pengertian Lembar Kerja Peserta Didik

Menurut Prastowo (2012) LKPD merupakan suatu bahan ajar cetak yang berupa lembaran-lembaran yang berisi materi, ringkasan dan juga petunjuk yang harus dilaksanakan oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dicapai. Menurut Paswestri (2020) LKPD merupakan bahan ajar yang dapat digunakan sebagai pedoman belajar yang menuntut peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Mienurut Siti Mahmudah (2017) dalam artikielnya mienyatakan bahwa didalam Liembar Kierja Piesierta Didik tierdapat biebierapa kiompionien diantaranya yaitu ciovier, kiompietiensi dasar, indikatior, judul, ringkasan matieri, piernyataan masalah yang mienuntut siswa agar dapat mieniemukan cara pienyieliesaian masalah tiersiebut, tierdapat pierintah yang dapat disielidiki iolieh siswa dan piernyataan yang miembimbing.

Mienurut Purwiokio (2017) mienyatakan bahwa LKPD adalah liembaran- liembaran yang bierisi matieri ajar yang miemiliki tujuan untuk miembierikan piengietahuan dan kietierampilan mienguasai matieri. Yiosita Piermata Sari (2019) bierpiendapat bahwa Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) mierupakan suatu bahan ajar yang bierisi matieri ringkasan dan pietunjuk-pietunjuk pielaksanaan tugas piembielajaran yang harus dikierjakan dan disieliesaikan iolieh piesierta didik, LKPD harus miengacu pada kiompietiensi dasar diengan tujuan piembielajaran

(29)

12

yang ingin dicapai. LKPD adalah alat dalam miempiermudah priosies piembielajaran yang aktif dan intieraktif bagi siswa, LKPD juga dapat miembantu guru dalam miembangun tingkat kieaktifan siswa dan mieningkatkan miotivasi siswa dalam priosies bielajar miengajar.

Dari biebierapa piendapat diatas, dapat disimpukan bahwa Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) mierupakan siebuah pierangkat piembielajaran yang mienjadi panduan, pieliengkap atau sarana piendukung pielaksanaan riencana piembielajaran yang bierupa liembaran yang bierisi tugas yang harus dikierjakan

iolieh piesierta didik dalam priosies piembielajaran, bierisi matieri, ringkasan, dan pietunjuk atau langkah-langkah dalam mienyieliesaikan tugas siesuai diengan kiompietiensi dasar dan indikatior piencapaian hasil bielajar yang harus dicapai.

b. Fungsi Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD)

Bierdasarkan piengiertian diatas LKPD miemiliki biebierapa fungsi. Mienurut Prastiowio (2015) LKPD miemiliki iempat fungsi siebagai bierikut:

1) Siebagai bahan ajar yang dapat mieminimalkan pieran piendidik dan liebih miengaktifkan piesierta didik. LKPD diharapkan dapat miembieri pieluang tierhadap piesierta didik untuk bierkrieasi siendiri.

2) Siebagai bahan ajar yang miemudahkan piesierta didik untuk miemahami matieri yang dibierikan diengan matieri yang siesuai diengan kiontieks kiebutuhan piesierta didik dalam bielajar.

3) Siebagai bahan ajar yang ringkas dan miemiliki sioal latihan untuk bierlatih siehingga piesierta didik akan tierbiasa dalam miengierjakan sioal-sioal dan liebih miemahami matieri yang disampaikan.

(30)

13

4) Miemudahkan pielaksanaan priosies piengajaran kiepada piesierta didik siehingga tietap fiokus pada piokiok bahasan yang siedang dibierikan iolieh piendidik.

LKPD siebagai bahan ajar yang kiebieradaanya miembantu mieiempiermudah pielaksanaan kiegiatan bielajar dan miengajar di kielas. Adanya LKPD dapat mieningkatkan kieaktifan piesierta didik kariena subtansinya yang kaya akan tugas dan miemudahkan piesierta didik dalam miemahami matieri yang disajikan diengan ringkas. Adapun mienurut Nurdin dan Adriantioni (2016), Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) miemiliki biebierapa fungsi, antara lain (1) Miengaktifkan siswa dalam priosies kiegiatan piembielajaran, (2) Miembantu siswa miengiembangkan kionsiep, (3) Mielatih siswa untuk mieniemukan dan miengiembangkan kietierampilan priosies, (4) Piedioman guru dan siswa dalam mielaksanakan priosies kiegiatan piembielajaran, (5) Miembantu siswa dalam miempieriolieh infiormasi tientang kionsiep yang dipielajari mielalui priosies kiegiatan piembielajaran siecara sistiematis, dan (6) Miembantu siswa dalam miempieriolieh catatan matieri yang dipielajari mielalui kiegiatan piembielajaran.

Adapun fungsi Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD) dalam priosies piembielajaran mienurut Suyitnio dalam Trimunarsih, (2018) antara lain: (a) Miengaktifkan piesierta didik dalam priosies piembielajaran, (b) Miembantu piesierta didik dalam miengiembangkan kionsiep, (c) Mielatih piesierta didik dalam mienientukan dan miengiembangkan kietierampilan priosies, (d) Dan piesierta piedioman piendidik dan piesierta didik dalam mielaksanakan priosies piembielajaran, (ie) Miembantu piesierta didik miempriolieh catatan tientang matieri

(31)

14

yang akan dipielajari mielalui kiegiatan bielajar. Miembantu piesierta didik untuk mienambah infiormasi tientang kionsiep yang dipielajari mielalui kiegiatan bielajar siecara sistiematik.

Bierdasarkan biebierapa piendapat diatas miengienai fungsi LKPD mielalui piengiembangan LKPD pada pienielitian ini diharapkan dapat miengaktifkan piesierta didik dalam priosies bielajar miengajar, miembantu piesierta didik mienambah infiormasi tientang matieri yang dipielajari dalam kiegiatan bielajar siecara sistiematis, dan miengaktifkan piesierta didik dalam miengiembangkan kionsiep.

c. Syarat Liembar Kierja Piesierta Didik (LKPD)

Pienyusunan LKPD harus miemienuhi bierbagai piersyaratan kariena kiebieradaan LKPD miembierikan piengaruh yang cukup biesar dalam priosies piembielajaran. Das Salirawati dalam Risky Dimas (2020) mienyiebutkan tiga syarat suatu LKPD dikatakan layak, yaitu syarat didaktis, syarat kionstruksi, dan syarat tieknis. Syarat didaktis dikaitkan diengan tierpienuhinya asas-asas piembielajaran iefiektif dalam suatu LKPD. Syarat kionstruksi bierkaitan diengan kiebahasaan. Syarat tieknis bierkaitan diengan pienulisan bierdasarkan kaidah yang tielah ditietapkan. Mienurut Nurdin & Adriantioni, (2016) tierdapat biebierapa syarat yang harus dikietahui dalam pienyusunan LKPD, yaitu: (1) Susunan kalimat dan kata-kata diutamakan siedierhana dan mudah dimiengierti, singat dan jielas, dan istilah baru hiendaknya dipierkienalkan tierliebih dahulu, (2) Gambar dan ilustrasi hiendaknya dapat miembantu siswa miemahami matieri, mienunjukkan cara dalam mienyusun siebuah piengiertian, m

Gambar

Gambar 2.1 Tampilan c i ov i er LKPD
Gambar 2.3 Tampilan daftar isi
Gambar 2.2 Tampilan kata p i engantar
Gambar 2.4 Tampilan p i etunjuk p i enggunaan LKPD
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) industri kecil kimia berorientasi kewirausahaan, 2) mengetahui kualitas LKPD yang layak

Produk yang dihasilkan dalam pengembangan penelitian ini berbentuk LKPD sebagai petunjuk percobaan Materi Cahaya berbasis inkuiri terbimbing untuk peserta didik kelas VIII

Berdasarkan hasil dari tiga validator diatas dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran IPA berbasis masalah pada materi selalu

Fungsi penataan meja makan (table set up), antara lain sebagai berikut : a) Untuk menata dan mengaatur meja makan. b) Untuk mengatur dan melengkapi meja dengan peralatan makanan

Berdasarkan rerata skor yang diperoleh dari data respon peserta didik baik dari aspek kelayakan isi, aspek penyajian, aspek kebahasaan, serta aspek kegrafikan menghasilkan

1 KELOMPOK NAMA SISWA Kekompakan Kelompok dalam presentasi Menghargai pendapat teman dalam Kelompok lain Menyampaikan hasildiskusi di

Pada tahap ini dilakukan pembuatan produk yang akan dihasilkan, yaitu pembuatan bahan ajar Lembar Kerja Peserta Didik LKPD berbasis nilai karakter dan pembuatan instrumen yang digunakan

Kerjakan soal LKPD sesuai dengan nomor yang didapat dari kelompok asal  Anggota nomor 1: membahas materi tentang katabolisme respirasi anaerob pada manusia  Anggota nomor 2: