Judul Skripsi : Pengembangan Modul Desain Karakter Pementasan Drama Anak Usia Dini di PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Dosen Pembimbing 1 : Fatrica Syafri, M.Pd. Judul Skripsi: Pengembangan Modul Komposisi Karakter Pementasan Drama Anak Usia Dini Prodi PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Pembimbing 1 : Fatrica Syafri, M.Pd. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Pengembangan Modul Desain Karakter Pementasan Drama Anak Usia Dini Pada Program Studi Piaud Uin Fatmawati Sukarno Bengkulu”.
PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Modul yang digunakan mahasiswa program studi PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu masih bersifat umum dan belum dapat mengarahkan komposisi karakter anak usia dini.
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan konseptual dan referensi tentang permasalahan dan kegunaan modul penciptaan karakter khususnya bagi peneliti yang mempelajari dan meneliti lebih lanjut permasalahan yang berkaitan dengan komposisi karakter. Dengan adanya materi pembelajaran maka pembelajaran akan lebih efektif karena guru mempunyai waktu lebih banyak untuk membimbing siswa dalam memahami suatu topik pembelajaran, dan juga metode yang digunakan lebih bervariasi dan interaktif karena guru tidak cenderung menceramahi.
KAJIAN TEORI KAJIAN TEORI
Pengertian Make-up Karakter
Setiap warna dan bahan kosmetik yang digunakan digunakan untuk membentuk wajah suatu karakter atau karakter tertentu seperti yang dijelaskan dalam tata rias wajah. Pembentukan karakter wajah melalui tata rias yang menggunakan aksen kosmetik untuk mengubah penampilan seseorang. konfigurasi fisik wajah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa riasan karakter harus lebih hati-hati karena karakter yang akan dihadirkan karena riasan karakter berbeda-beda.Pada umumnya semua bahan kosmetik menggunakan bahan yang tebal. 16 Makhillatur Robiah, ““Pelatihan Tata Rias Karakter Untuk Meningkatkan Keterampilan Tata Rias Pada Ekstrakurikuler Teater di SMA Negeri 1 Pandaan,” Jurnal Tata Rias 5, no.
Jenis Make-Up Karakter
Fungsi Make-Up Wajah Karakter
Tujuannya agar mereka memahami penyajian melalui drama tersebut menjadi nilai plus dan agar anak-anak mampu mencontoh segala pesan moral yang disampaikan kepada anak usia dini. Anak-anak yang berpartisipasi dalam pengalaman bermain dramatis lebih mampu menunjukkan empati terhadap orang lain karena mereka telah mencoba menjadi orang lain selama beberapa waktu, merasa bahwa mereka mempunyai peran, dan juga mengembangkan keterampilan yang mereka perlukan untuk bekerja sama. Seni dalam bermain drama, anak menemukan aktivitas akting yang berbeda-beda, drama ini mirip dengan bermain peran dalam kehidupan sehari-hari.27.
Karangka Berfikir
Modul tata rias karakter untuk dosen hanya ada 1, dan isinya masih asal-asalan. Pembuatan modul tata rias karakter drama anak program studi PIAUD, validasi dan publikasi. Penilaian produk ini dilakukan oleh verifikator dan praktisi, jenis penelitiannya adalah Research and Development (R&D) Dari hasil penelitian tingkat validasi media ajar modul tata rias selama ini telah dilakukan untuk memudahkan siswa dalam melakukan teori dan praktek tata rias menurut ahli materi.95,26%.
Tempat dan Waktu Penelitian
Kelima tahapan atau langkah ini sangat sederhana jika dibandingkan dengan pola desain lainnya. 33 Karena sifatnya yang sederhana dan strukturnya yang sistematis, pola desain ini mudah untuk dipahami dan diterapkan.
Prosedur Pengembangan
Untuk penjelasan lebih jelas mengenai tahap desain dari segi desain, materi dan analisis ahli kebutuhan modul, lihat Lampiran 19 dokumentasi ahli validasi. Tahapan yang dilakukan peneliti dalam pengembangan media modul tata rias karakter adalah: 1) pembuatan media pembelajaran menggunakan modul dilihat dari segi desain, materi, yang nantinya akan menunjukkan perbedaan dengan media pembelajaran yang digunakan di kampus. Untuk lebih jelasnya lihat Lampiran 19 berupa dokumentasi penerapan model tata rias karakter pada kelompok kecil mahasiswi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Tahap Validasi
Uji Coba
Instrumen Pengumpulan Data
1 Isi Materi Materi modul komposisi karakter cocok untuk tokoh-tokoh yang akan digambarkan dalam lakon pada anak usia dini. Hal ini dilakukan dengan mengenalkan bentuk wajah pada media pembelajaran merias karakter. Hal ini dilakukan dengan menyajikan respon siswa dalam media pembelajaran karakter.
Uji Kelayakan
Hasil Penelitian
- Proses pembuatan make-up karakter a. Alat dan bahan
- Analisis Modul Make-Up Karakter Untuk Pementasan Drama Untuk Pementasan Drama Anak Usia Dini Pada Prodi PIAUD UIN
- Desain Modul Make-Up Karakter Untuk Pementasan Drama Anak Usia Dini
- Pengembangan Modul Make-Up Karakter Untuk Pementasan Drama Anak Usia Dini
- Implementasi Modul Make-Up Karakter Untuk Pementasan Drama Anak Usia Dini
- Evaluasi Terhadap Modul Make-Up Karakter Untuk Pementasan Drama Anak Usia Dini
Pengelompokan soal pertama yaitu siswa mampu menerapkan tata rias karakter berkategori sangat baik dalam penggunaan modul tata rias karakter untuk pementasan drama anak. usia dini. Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan pertama, siswa dikatakan sangat baik dalam menggunakan modul tata rias karakter untuk pementasan drama anak usia dini. Pengelompokan pertanyaan kedua menunjukkan bahwa siswa yang mampu menggunakan komposisi karakter dikategorikan sangat baik dalam menggunakan modul komposisi karakter untuk pementasan drama anak usia dini.
Pengelompokan pertanyaan yang ketiga adalah siswa yang mampu menerapkan format karakter dikategorikan sangat baik dalam menggunakan modul format karakter untuk pementasan drama anak usia dini. Jadi . Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan pertama dikatakan bahwa siswa sangat baik dalam menggunakan modul format karakter untuk pementasan drama anak usia dini. Pengelompokan pertanyaan keempat: Kemampuan siswa dalam menerapkan format karakter dikategorikan cukup apabila menggunakan modul format karakter untuk pementasan drama anak usia dini.
Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan pertama, siswa dikatakan sangat memadai dalam menggunakan modul komposisi karakter untuk pementasan drama anak usia dini. Pengelompokan soal kelima yaitu siswa mampu menerapkan tata rias karakter berkategori sangat baik dalam penggunaan modul tata rias karakter untuk pementasan drama anak usia dini. Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan pertama, siswa dikatakan sangat baik dalam menggunakan modul tata rias karakter untuk pementasan drama anak usia dini.
Evaluasi modul pembentukan karakter pementasan drama pada anak usia dini.
Pembahasan
Fase ini mengevaluasi data berupa aktivitas pre-test dan post-test siswa dari tahap implementasi, yang digunakan untuk mengetahui kemampuan penerapan komposisi karakter dalam pementasan drama anak usia dini. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa penggunaan media ajar modul tata rias karakter pada pementasan drama anak usia dini mampu menerapkan tata rias karakter dalam pementasan drama yaitu mampu menciptakan beberapa karakter hewan, buah dan fantasi dalam modul. , karena dalam modul media pembelajaran riasan karakter ini dapat digunakan untuk persiapan pementasan tanpa harus bersusah payah mencari referensi riasan karakter yang disediakan sehingga siswa dapat langsung berlatih menggunakan komposisi karakter. modul ke atas. Oleh karena itu peneliti membuat modul sesuai dengan kebutuhan siswa, agar dapat memudahkan siswa putri agar tidak mengalami kesulitan dalam membuat riasan karakter.
Dari beberapa temuan penelitian yang saya temui dengan mahasiswi, saya yakin bahwa make up merupakan hal yang lumrah dikalangan perempuan, namun banyak yang belum mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam make up karakter, masih banyak yang belum memahami dasar-dasarnya apalagi caranya. Anda melakukannya. Tentu saja, memulai modul ini akan memudahkan mereka menyelesaikan mata kuliah yang harus mereka ambil. Ternyata setelah adanya modul tata rias karakter ini, siswa sudah mampu berkreasi dan membuat tata rias karakter dengan menggunakan panduan modul yang telah dibuat, dan tidak lagi kesulitan mencari referensi. Dengan penelitian tersebut peneliti mendapatkan ide baru yaitu membuat sebuah modul tata rias karakter yang tentunya akan berguna bagi generasi mendatang bagi para siswi yang membutuhkannya saat belajar drama.
Dari tabel diatas terlihat perbedaan yang jelas bahwa perkembangan kemampuan penggunaan modul komposisi karakter di kampus UIN Fatmawati Sukarni Bengkulu pada kegiatan pre test kategori awal berkembang sebesar 63,02%. Sedangkan pada kegiatan post-test dengan menggunakan modul pembuatan karakter sebagai media pengajaran pertunjukan drama anak usia dini, skor perkembangan pada kategori berkembang sesuai dengan yang diharapkan sebesar 92,43. Oleh karena itu, melalui modul ini mahasiswa menerapkan dan mempelajari proses-proses yang ada di dalam modul sebagai pedoman bagi mereka untuk mempermudah teori dan praktek dan mereka akan mendapat nilai sempurna dari dosen berdasarkan prestasi mereka setelah melewati tahap penciptaan karakter. . modul tata rias.
Dari segi keterbatasan, penelitian ini mempunyai keterbatasan yaitu membuat skripsi dan modul rias karakter dan fantasi.
PENUTUP
Saran
Beberapa permasalahan dalam penelitian mahasiswa tentang tata rias karakter adalah sebagian mahasiswa masih belum mampu merias wajah dengan benar, hanya melihat referensi di youtube dan modul di kampus dan media tersebut masih kurang efektif digunakan. 34; Pelatihan tata rias karakter untuk meningkatkan keterampilan tata rias pada kelas ekstrakurikuler teater SMA Negeri 1 Pandaan.” Jurnal Tata Rias 5 no. Apakah modul yang ada di kampus efektif dalam mengajarkan tata rias karakter pada pementasan drama anak usia dini?
Apa ciri-ciri modul yang efektif bagi Anda dalam mempelajari tata rias karakter untuk pementasan drama. KUESIONER MODUL MAKE-UP KARAKTER PADA TAHAP DRAMA ANAK GUBERNUR PROGRAM STUDI ELTERNET UIN. Beri tanda centang () pada kolom yang ditampilkan sesuai pengamatan Anda. segala sesuatu dalam tata rias dan dasar-dasar tata rias.
Hal ini menunjukkan bahwa media modul komposisi karakter untuk tayangan drama anak usia dini muncul dalam bentuk produk media pembelajaran pada penelitian yang berjudul. Pengembangan Modul Pembuatan Karakter Pementasan Drama Anak Usia Dini Program Studi PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Untuk modul drama di kampus ini saya yang mengajar, sebenarnya modul yang ada masih bersifat umum untuk bahasa inggris, arab dan belum ada modul riasan karakter untuk drama anak, biasanya saya hanya menjelaskan kepada siswa dan belum ada modul untuk diajarkan. dandanan Karakter siswa hanyalah perkembangannya saja.
Kita tahu kalau untuk pertunjukan drama anak usia dini yang tentang pembentukan karakter anak, jenis bahasanya juga berbeda-beda, karena ada yang tidak masuk akal, misalnya binatang bisa bicara, yang penting ada nilai-nilai karakter, modul yang tepat. Ciri-ciri drama anak yang berkaitan dengan tata rias karakter yaitu Modul yang dijelaskan secara detail adalah untuk body painting dan tata rias karakter anak misalnya karakter binatang, sedangkan di kampus tidak ada modul melainkan modul pada umumnya. Jadi tokoh khusus dalam pementasan drama anak bisa binatang atau manusia dan di modul itu ada penguatan tokoh drama dalam tata rias. Dengan kelas drama saya terpilih untuk bagian make-up, tentu saja hal itu sangat menyulitkan saya dalam belajar make-up.
Apakah Peserta mampu untuk mengikuti semua yang ada di ruang lingkup make-up dan dasar-dasar make-up ?
Apakah Peserta mampu mengenal alat-alat kosmetik?
Apakah Kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan menuntut saya untuk selalu belajar ?
Apakah Peserta mampu dalam mengikuti semua bentuk dasar-dasar make-up ?
Apakah Peserta mampu dalam mengikuti semua bentuk dasar-dasar make-up ?
Peneliti mengetahui bahwa siswi menerapkan make-up karakter pada teman sesuai dengan teori modul yang telah tervalidasi.