• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Teknologi Pertanian Berkelanjutan

N/A
N/A
Wulan Maghfiroh

Academic year: 2024

Membagikan "Pengembangan Teknologi Pertanian Berkelanjutan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PROYEK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN

BERKELANJUTAN

Pengampu:

Dr. Ananti Yekti, SP. MP

Dr. Isna Tustiyani, SP. MSi

Ir. Heriyanto, MS

(2)

Perkuliahan

Deskripsi Mata

Kuliah Mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi pelaksanaan,

menganalisis hasil proyek pengembangan teknologi bidang pertanian dengan cara merencanakan dan mengeloala budiddaya pertanian berkelanjutan sesuai tinjauan yuridis, teknis, ekonomis dan sosial dalam bentuk Laporan

Rancangan Proyek Pengembangan Pertanian untuk mendukung pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan

Materi

Pembelajara

n:

Konsep proyek pengembangan pertanian berkelanjutan Inisiasi proyek pengembangan pertanian berkelanjutan

Perencanaan proyek pengembangan pertanian berkelanjutan Pembiayaan proyek pengembangan pertanian berkelanjutan

Pelaksanaan & pengendalian proyek pengembangan pertanian berkelanjutan Monitoring & evaluasi proyek pengembangan pertanian berkelanjutan

(3)

PERKULIAHAN

Pengampu : Dr. Ananti Yekti SP. MP, Dr. Isna Tustiyani, SP. MSi, dan Ir.

Heriyanto, MS

Pembelajaran terdiri dari : 1 SKS Teori dan 2 SKS Praktek

Materi, Ujian, Quiz, tugas terstruktur, praktek, pengiriman hasil penugasan/praktek → SIATO & Google Classroom

Ketapatan waktu penyelesaian tugas mjd bagian penilaian, kemudahahan keterbacaan

Pembelajaran TEORI

Pemberian materi dengan tatap muka secara hybrid Mengerjakan penugasan terstruktur & mandiri

Quiz

Pembelajaran PRAKTEK:

Pemberian materi praktek melalui daring & Luring

Mengerjakan praktek → Lembar Kerja Praktek

(4)

Komponen penilaian

Teori:

• UTS = 30%

• UAS = 30%

• Penugasan = 20%

• Quiz = 10%

• Keaktifan & kehadiran = 10%

Praktek:

• UAS = 25%

• Hasil praktek & Pelaporan = 65%

• Keaktifan, kehadiran 10%

(5)

Pengertian Proyek

Proyek adalah suatu rangkaian kegiatan yg bersifat khusus untuk mencapai hasil yg bersifat khusus pula

upaya atau aktivitas yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan-harapan penting dengan menggunakan anggaran dana serta sumber daya yang tersedia, yang harus

diselesaikan dalamjangka waktu tertentu

Sifatnya yg serba khusus itu mengakibatkan bilamana sesuatu hasil yg diinginkan tersebut telah tercapai, maka rangkaian kegiatan itu jg dihentikan.

Menandakan bahwa proyek bukanlah suatu kegiatan rutin yg dilakukan terus menenrus, namun hanya menyangkut jangka waktu tertentu saja

(6)

Ciri-2 suatu proyek

Memiliki tujuan khusus

Standar kerja dan mutu kerja telah ditetapkan Bersifat sementara

Tidak rutin

(7)

Pengertian Proyek Pengembangan Teknologi Pertanian Berkelanjutan

Teknologi adalah proses yang meningkatkan nilai tambah, menggunakan atau menghasilkan suatu produk, produk yang dihasilkan tidak terpisah dari produk lain yang telah ada, dan karena itu menjadi bagian integral dari suatu sistem

Proyek pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan adalah suatu kegiatan usaha pengelolaan pertanian

berkelanjutan, sifatnya tidak rutin, memiliki keterbatasan terhadap waktu, anggaran dan sumber daya untuk

meningkatkan kesejahteraan manusia

(8)

Didalam pengelolaan proyek diperlukan unsur manajemen, karena:

Ada tujuan tertentu yg ingin dicapai (tujuan diadakannya

proyek tsb)

Ada proses kegiatan utk mencapai tujuan

Memerlukan

bantuan orang lain dlm proses

kegiatannya

(9)

Agar tujuan proyek tercapai, maka perlu adanya

Pengawasa n

Pengkoordi nasisan Pengarahan

Pengorgani sasian perencanaa

n yg baik

Fungsi Manajemen →

Manajemen Proyek

(10)

Jenis proyek berdasarkan tujuan perubahan sumber daya melalui penggunaan investasi:

• Proyek inovasi teknologi

• Proyek perluasan penggunaan sumber daya

• Proyek perbaikan status golongan ekonomi lemah

• Proyek perbaikan penanganan pasca panen dan penyalurannya

• Proyek pembinaan kelembagaan

(11)

Berdasarkan manfaat yang dihasilkan dari suatu proyek, dapat dilihat dari 2 sisi:

orang-orang yang terlibat dalam proyek (pemilik modal, pekerja, pengguna)

masyarakat secara keseluruhan (tidak terlibat langsung)

(12)

Manfaat Proyek

✓ manfaat langsung (direct benefit)

• adalah manfaat yang dapat dirasakan dan dapat diukur sebagai akibat adanya

investasi.

✓ manfaat tidak langsung (indirect benefit).

Dibagi menjadi:

(13)

Proyek / program lingkup Kementan:

Tugas Over view

UPLAND IPDMIP YESS

SIMURP READSI Food

estate

(14)

Tugas

Bersifat kelompok → pembagian diatur mhs

• Latar belakang & Tujuan

• Jangka waktu pelaksaan

• Pelaksana & penerima manfaat

• Kegiatan:

• Input – Proses – Output – Outcome – Benefit Dibuat makalah, meliputi:

Makalah & bahan tayang dikumpul maksimal 17 September

2024. Dan dipresentasikan

Referensi

Dokumen terkait

Shinta Riskiani (011710101046) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember “ Strategi Pengembangan Agroindustri Unggulan Sektor

Perlu diperhatikan bahwa program itu untuk pembangunan dataran rendah terintegrasi, tentu termasuk Pengembangan Teknologi Pertanian yang Inklusif

1) Pelatihan untuk mengembangkan inovasi pertanian terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Intensifikasi dan diversifikasi dilaksanakan menggunakan teknologi

Program Strategis Penelitian dan Pengembangan Pertanian mendukung Kedaulatan Pangan yang dlaksanakan oleh Balitbangtan difokuskan untuk komoditas padi, jagung,

JURNAL PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN (JPPTP) adalah media ilmiah primer yang memuat hasil penelitian/pengkajian inovasi pertanian spesifik lokasi yang

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi tepat guna spesifik lokasi, sesuai

Dokumen tersebut menganalisis pengembangan kampus hijau yang memadukan teknologi canggih dan prinsip arsitektur berkelanjutan, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kesejahteraan mahasiswa dan meminimalisir jejak

Strategi pemasaran dan sertifikasi halal untuk pengembangan UMKM dan pertanian di Desa Cikareo, mendukung ekonomi berkelanjutan dan pemberdayaan