PENGEMBANGAN VIDEO MUSIKALISASI PUISI BERBASIS VIVAVIDEOPRO PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI KELAS X
SMA ANGKASA LANUD ADISUTJIPTO
Hafidh Irfan Arsalan, Fitri Jamilah
Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia Universitas PGRI Yogyakarta
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan bahan ajar berbasis aplikasi VivaVideoPro sebagai media pembelajaran menulis puisi kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto, meningkatkan minat belajar dengan menggunakan bahan ajar berbasis aplikasi VivaVideoPro, menarik perhatian siswa dalam belajarr menggunakan bahan ajar berbasis aplikasi VivaVideoPro, mempengaruhi siswa dalam belajar dengan menggunakan bahan ajar interaktif berbasis aplikasi VivaVideoPro. Jenis penelitian yaitu penelitian pengembangan atau R&D model ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SMA Angkasa Lanud Adisutjipto tahun ajaran 2021/2022. Subjek penelitian adalah siswa kelas X sebanyak 6 siswa. Prosedur pengembangan melalui analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan angket respon siswa, respon guru, lembar ahli media, ahli materi, pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) penelitian ini menghasilkan video musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran menulis puisi, 2) Media yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran, ditujukkan dengan hasil perhitungan Uji Paired Sample T-test diperoleh hasil t hitung yaitu nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,001 (P < 0,05).
Kata kunci : Media Pembelajaran, Menulis Puisi, Musikalisasi Puisi, Pengembangan, VivaVideoPro.
Abstract: This study aims to develop teaching materials based on theapplication VivaVideoPro as a medium for learning to write poetry for class X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto, increase interest in learning by using teaching materials based on theapplication VivaVideoPro, attract students' attention in learning using teaching materials based on theapplication VivaVideoPro, influence students in learning by using interactive teaching materials based on theapplication VivaVideoPro. The type of research is development research or R&D ADDIE model. The research was carried out at the Adisutjipto Airport Angkasa High School for the 2021/2022 academic year. The research subjects were 6 students of class X. The development procedure is through analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection techniques used student response questionnaires, teacher responses, media expert sheets, material experts, pre-test and post-test. The results of this study indicate: 1) this research produces a video of poetry musicals as a medium for learning to write poetry, 2) The developed media is effectively used in learning, as shown by the results of the calculation of
2 the Paired Sample T-test , the results of t-count are obtained, namely the significance value (2-tailed) is 0.001 (P <0.05).
Keywords: Learning Media, Poetry Writing, Poetry Musicalization, Development, VivaVideoPro.
A. PENDAHULUAN
Pendidikan di Indonesia sekarang mengalami kebingungan dikarenakan perpindahan kurikulum tingkatan satuan pendidikan (KTSP) ke kurikulum 2013. Guru yang tadinya terbiasa mengajar menggunakan system dari kurikulum KTSP sekarang harus menyesuaikan dengan kurikulum baru, dimana guru dituntut untuk bisa membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran.
Dalam kegiatan belajar mengajar guru harus memiliki inovasi untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang mengasyikkan.
Seharusnya ada media lain yang
membantu guru untuk
menjelaskan materi pembelajaran kepada siswanya. Maka guru dituntut supaya memiliki cara lain dalam mengajar siswa selain menggunakan metode ceramah di depan kelas yang terkesan membosankan. Menurut E Mulyasa (dalam Zulmaida, 2014:
190) mengungkapkan bahwa pendidikan dapat dilihat dan dirasakan secara langsung dalam perkembangan serta kehidupan masyarakat, kehidupan kelompok, dan kehidupan setiap individu.
Siswa remaja yang memasuki kelas X Sekolah Menengah Atas biasanya akan bosan dan sering
tidak memperhatikan
pembelajaran di kelas. Kondisi ini membutuhkan perhatian khusus agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar. Siswa
yang bosan dan tidak memperhatikan pembelajaran biasanya dipengaruhi oleh system pembelajaran yang berkesan kuno.
System pembelajaran yang bersifat kuno seperti ceramah bagi siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal karena seharusnya menggunakan bahan ajar yang mengikuti perkembangan zaman. Di era serba digital ini guru harus bisa membuat hal menarik dan menyenangkan dikelas dalam
menyampaikan materi
pembelajaran bahasa Indonesia.
Menurut Fiska (2009: 4) mengungkapkan bahwa dengan bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games &
simulasi sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja.
Pada pembelajaran bahasa Indonesia Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA), peran guru sangat penting bagi siswa untuk menunjang prestasi atau kemampuan dalam menerima pembelajaran. Belum tercapainya nilai untuk memenuhi standar kriteria ketuntasan minimal (KKM) merupakan tuntutan bagi guru untuk mengolah bagaimana proses pembelajaran yang dapat menunjang pencapaian nilai siswa.
Sedangkan standar KKM sekarang yaitu 70, hal ini menunjukan bahwa guru harus mulai berbenah dari proses pembelajaran yang
3 biasanya ceramah ke proses
pembelajaran yang menenarik..
Pada pembelajaran menulis puisi siswa perlu memperhatikan lebih dalam pembelajaran tersebut karena banyak unsur yang ada dalam puisi. Unsur-unsur puisi itu terdiri dari emosi, imajinasi, pemikiran, ide, nada, irama, kesan pancaindera, susunan kata, kata- kata kiasan, kepadatan, dan perasaan yang bercampur-baur.
Unsur-unsur yang ada dalam puisi memiiki fungsi masing-masing yang menjadi ciri khas. Yang paling menonjol dan mendukung dalam sebuah puisi yaitu unsur imajinasi. Saat imajinasi menumbuhkan sebuah ide maka sebuah puisi akan tersusun beserta seluruh unsur-unsurnya. Dengan semua unsur imajinasi tersebut maka puisi dapat hidup saat dibawakan, terlebih di ekpresikan melalui musikalisasi.
Berdasarkan hasil observasi di SMA Angkasa Lanud Adisutjipto, pembelajaran menulis puisi kelas X masih belum memenuhi standar kurikulum 2013. Siswa masih kurang tertarik terhadap pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Kurang tertariknya siswa dapat dimungkinkan karena siswa yang merupakan anak jaman sekarang lebih senang menggunakan media yang berhubungan dengan perkembangan teknologi. Jadi masalah yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran menulis puisi adalah kurang minatnya siswa dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan bahan ajar yang tidak menarik.
Melalui aplikasi
VivaVideoPro guru dapat menyampaikan materi menulis
puisi menggunakan bahan ajar yang telah dikembangan dengan aplikasi VivaVideoPro sehingga pembelajaran bervariasi dan tidak
membosankan. Dengan
menggunakan aplikasi
VivaVideoPro guru lebih mudah menyampaikan pembelajaran dan menarik perhatian siswa dalam memahami materi menulis puisi.
Dalam bahan ajar tersebut guru membuat video musikalisasi dari karya puisi guru itu sendiri dan diharapkan dapat memotivasi siswanya dalam menguasai materi menulis puisi dengan baik.
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar video musikalisasi puisi berbasis VivaVideoPro untuk pembelajaran menulis puisi. Oleh sebab itu, penelitian ini berjudul
“Pengembangan Video
Musikalisasi Berbasis VivaVideoPro Pada Pembelajaran Menulis Puisi Kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto”.
B. METODE PENELITIAN 1. Jenis Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development).
Menurut Tegeh, dkk dalam (2014:4-5) penelitian pengembangan adalah upaya untuk mengembangkan dan menghasilkan suatu produk berupa materi, media, alat, atau strategi pembelajaran, digunakan untuk mengatasi
pembelajaran di
kelas/laboratorium, dan bukan untuk menguji teori. Sugiyono (2019:396) metode penelitian dan pengembangan dapatb
4 diartikan sebagai cara ilmiah
untuk meneliti, merancang, memproduksi dan menguji validitas produk yang telah dihasilkan. Dalam penelitian ini produk yang dihasilkan adalah video musikalisasi puisi berbasis VivaVideoPro.
Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. ADDIE merupakan salah satu desain model pembelajaran sistematik (Tegeh, dkk 2014:41).
Pemilihan model ini didasari atas pertimbangan bahwa model ini dikembangkan secara sistematis dan berpijak pada landasan teoritis desain pembelajaran. Model ini disusun secara terprogram dengan urutan-urutan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pelajar. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu : (1) analisis (analyze); (2) perancangan (design); (3) pengembangan (development);
(4) implementasi
(implementation); dan (5) evaluasi (evaluation)..
2. Desain Uji Coba Produk Uji coba yang akan dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan dari produk yang dihasilkan berupa video musikalisasi puisi berbasis
VivaVideoPro. Video
musikalisasi berbasis VivaVideoPro diharap mampu menjadi bahan ajar pembelajaran menulis puisi. Uji coba dilaksanakan di kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto menggunakan instrument- instrumen yang telah divalidasi.
3. Subyek Coba
Penelitian pengembangan ini dilakukan di SMA Angkasa Lanud Adisutjipto. Tahap Uji Coba Para Ahli adalah satu orang ahli media dan satu orang ahli materi. Tahap Uji Coba Kelas Kecil adalah siswa kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto pada pembelajaran menulis puisi. Jumlah subjek dalam uji coba kelas kelompok kecil terdiri dari 6 siswa. Uji Tahap 2 (Penelitian) adalah jumlah subjek dalam uji coba lapangan terdiri dari 6 siswa kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto dalam satu kelas.
4. Teknik Pengumpulan Data Ada beberapa teknik pengumpulan data dalam melakukan sebuah penelitian.
Teknik-teknik yang digunakan arus sesuai dengan kebutuhan penelitian dalam mengumpulkan sebuah data. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik antara lain:
a. Teknik kusioner (Angket) Angket digunakan untuk mendapatkan sebuah informasi data dari ahli media dan materi. Angket yang di isi responden merupakan pedoman revisi produk. Angket yang digunakan adalah angket respon siswa, validasi ahli media, dan validasi ahli materi.
b. Teknik tes
Tes yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui tingkat kognitif
siswa. Tes yang
dilaksanakan adalah tes tertulis berupa pre-test &
post-test.
5 5. Instrumen Pengumpulan
Data
Instrumen merupakan alat bantu yang dapat
digunakan untuk
mengumpulkan data penelitian.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Angket
Data uji kevalidan data diperoleh dari lembar validasi. Lembar validasi media pembelajaran ini dikembangkan dari angket yang dibuat berasarkan media tersebut. Angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket vaidasi ahli media (13 butir), ahli materi (17 butir), respon siswa (10 butir), dan respon guru (10 butir). Angket yang digunakan berbentuk skala linkert, bentuk table tersebut sebagai berikut.
No. Analisis Kuantitatif Skor
1. Sangat baik 5
2. Baik 4
3. Cukup 3
4. Kurang 2
5. Sangat kurang 1
Tabel Skala Angket Penilaian angket menggunakan rumus :
b. Tes
Tes tertulis dalam penelitian ini digunakan untuk
mengukur kemampuan
pemecahan masalah pada materi menulis puisi. Tes diberikan pada akhir pembelajaran materi menulis
puisi. Tes tersebut dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu dengan pre-test & post- test.
6. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data dilakukan untuk mendapatkan produk berkualitas baik yang memenuhi aspek kelayakan dan keefektifan. Langkah- langkah dalam menganalisis kriteria kualitas produk yang dikembangkan adalah sebagai berikut:
a. Analisis Analisis Kualitas Data
Instrumen yang
digunakan untuk
menganalisis kevalidan adalah angket penilaian.
Data angket penilaian terhadap LKPD pada materi trigonometri sebagai berikut: Konversi perolehan skor kuantitatif yang dilakukan untuk menjadikan nilai kualitatif sesuai kriteria penilaian sebagai berikut (Widoyoko, 2009:
238) :
6 Rentang Skor Ni
lai Krit eria X>Mi+1,80 SβI A San
gat Baik Mi+0,60SβI<X
≤Mi+1,80SβI
B Baik
Mi-
0,60SβI<X≤Mi +0,60SβI
C Cuk up
Mi-
1,80SβI<X≤Mi -0,60SβI
D Kur ang
X≤Mi+1,80SβI E San gat Kur ang Tabel Konversi Skor Keterangan :
X : skor total Mi : rata-rata ideal
SβI : simpangan baku ideal Mi : ½ x (skor maksimal ideal + skor minimum ideal)
SβI = 1/6 x (skor maksimum ideal – skor minimum ideal)
b. Menganalisis Kualitas Produk Media akan dikatakan valid apabila kriteria beberapa ahli minimal mencapai tingkat cukup.
c. Teknik Analisis Keefektifan 1) Uji normalitas, digunakan
untuk mengetahui apakah data terdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dilakukan terhadap hasil pretest dan postest siswa.
2) Uji Paired Sample T-Test, adalah pengujian yang
digunakan untuk
membandingkan selisih dua mean dari dua sample yang berpasangan dengan asumsi data berdistribusi normal.
C. HASIL DAN PEMBAHASAN Prosedur pengembangan media pembelajaran ini menggunakan model pengembangan ADDIE antara lain analysis, design, development, implementation, evaluation.
Berikut ini hasil penelitian dan pembahasan setiap tahapan pengembangan lembar kerja siswa tersebut.
1. Tahap Analisis (Analysis) Tahap analisis merupakan tahapan dimana peneliti mengumpulkan berbagai informasi yang relevan atau mendukung tentang perlunya
pengembangan media
pembelajaran yang efektif pada pembelajaran menulis puisi.
Informasi yang diperoleh adalah guru belum menggunakan media pembelajaran yang menarik.
Untuk analisis terdiri dari beberapa jenis yaitu analisis kebutuhan dan analisis peserta didik.
2. Desain (Design)
Setelah melakukan analisis kemudian tahap kedua yaitu perancangan. Tahap ini dilakukan untuk mendesain media pembelajaran yang diharapkan dan metode pengujian yang tepat. Tahap perancangan video musikalisasi puisi terdiri dari empat langkah, yaitu: a) membuat materi pembelajaran menulis puisi, b) menyiapkan teks puisi, c)
memproduksi video
musikalisasi, dan d) menyiapkan komponen pendukung.
7 3. Pengembangan (Development)
Prosedur yang dilakukan pada tahap pengembangan video musikalisasi puisi dalam penelitian ini yaitu pengembangan instrument,
pengembangan video
musikalisasi puisi, dan validasi desain (validator ahli media dan validator ahli materi).
4. Implementasi (Implementation)
Tahap selanjutnya setelah tahap pengembangan yaitu implementasi, terdapat beberapa tahap implementasi diantaranya : a. Uji coba pr-test & post-test.
Uji coba ini dilakukan menggunakan 6 siswa.
b. Menyebarkan angket respon siwa.
Berdasarkan respon siswa yang telah dilakukan setelah penelitian memperoleh jumlah total 58 dengan presentase 96,66%, maka respon siswa respon siswa terhadap video musikalisasi puisi masuk dalam kriteria sangat baik.
c. Menyebarkan angket respon guru
Berdasarkan angket respon guru pada uji terbatas skor presentase yang diperoleh sebesar 100%.
Menurut pedoman penilaian, maka skor presentase 100%
memiliki kriteria “Sangat Baik”.
d. Analisis keefektifan media Dari hasil uji normalitas pretest dengan uji Kolmogorov-Smirnov
diperoleh nilai Sig. 0,200 dan Shapiro-Wilk diperoleh nilai Sig 0,456. Karena nilai Sig Kolmogorov-Smirnov dan
Shapiro-Wilk lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hasil pretest berdistribusi normal. Dari hasil uji normalitas posttest dengan uji Kolmogorov- Smirnov diperoleh nilai Sig.
0,117 dan Shapiro-Wilk diperoleh nilai Sig 0,473.
Karena nilai Sig Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hasil posttest berdistribusi normal.
e. Uji keefektifan
Nilai signifikansi (2- tailed) adalah 0,001 (P <
0,05) sehingga hasil pretest dan posttest mengalami perubahan yang signifikan (berarti). Berdasarkan statistic deskriptif pretest dan posttest terbukti posttest memiliki rata-rata lebih tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa media berbasis VivaVideoPro efektif digunakan sebagai media pembelajaran, terlihat dari peningkatan nilai siswa sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan musikalisasi puisi menggunakan basis VivaVideoPro.
D. KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menggunakan model ADDIE dan menghasilkan video musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran menulis puisi kelas X SMA Angkasa Lanud Adisutjipto. Keefektifan penggunaan video musikalisasi puisi berbasis VivaVideoPro
8 sebagai media pembelajaran
menulis puisi berdasarkan tes mendapat rata-rata 73,33. Jika dikonversikan menjadi data kualitatif termasuk dalam kriteria baik. Pada perhitungan taraf siginfikansi dengan uji t diperoleh hasil t hitung yaitu nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,001 (P < 0,05) sehingga hasil pretest dan posttest mengalami perubahan yang signifikan (berarti). Jadi dapat disimpulkan bahwa media video musikalisasi puisi berbasis VivaVideoPro efektif.
E. DAFTAR PUSTAKA
Fiska, Ayu
N.(2009).”Pengembangan Media Pendidikan Untuk Inovasi Pembelajaran”.
Jurnal Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi (Online), Vol.1, No.2,
(http://scholar.google.co.id/s cholar, di unduh 2 Mei 2021).
Sugiyono.(2019). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Tegeh, dkk.(2014). Model-model Penelitian Pengembangan.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widoyoko, Eko Putro.(2014).
Evaluasi Program
Pembelajaran. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Zulmaida, Rahmy.
(2014).”Pengembangan Bahan Ajar Program Linear
Berbantuan Lindo
Software”. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika Siliwangi Bandung, (Online), Vol 3, No. 2, (http://scholar.google.co.id/s cholar, di unduh 2 Mei 2021).