Basic Document
Forex, Indeks, Emas, dan
Istilah-istilah Trading
APA ITU FOREX ?
FOREX (Foreign Exchange) atau yang lebih dikenal dengan Valuta Asing (Bursa Valas) merupakan suatu jenis
perdagangan/transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan
Jam Perdagangan Forex
Asian Sessio : Japan, China, Australia, New Zeland European Session : Paris, Frankfrut, Zurich, London
US Session : New York, Mexico, Canada, South America
Mengapa FOREX menjadi alternatif investasi yang paling populer ?
1. Liquiditas yang Tinggi 2. ROI yang tinggi
3. Jangka waktu perdagangannya yang 24 jam sehari (kecuali akhir pekan) 4. Two Ways Opportunities
5. Aneka ragam faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang
PELAKU TRANSAKSI VALUTA ASING
Bank dan Institusi Keuangan
Broker
Pemerintah
Pelaku Bisnis
Spekulan
Mata Uang Yang Diperdagangkan
Semua mata uang dunia yang umum dan memiliki daya jual tinggi.
Contoh :
USDollar, Yen, Euro, Franc, Poundsterling. (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF). dan lain-lain.
Jika anda membeli (BUY / Offer) suatu mata uang. dan pergerakan harga mata uang tesebut menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan, maka anda dapat mengambil
keuntungan dari perbedaan harga tersebut dengan menutup posisi beli anda, begitu pula sebaliknya apabila anda melakukan menjual (SELL / Bid) dan kemudian pergerakan harga mata uang tersebut mengalami grafik penurunan, maka anda juga dapat mengambil keuntungan dengan menutup posisi jual anda
tersebut.
Bagaimana proses transaksinya? dan apa itu Beli/Jual dalam bursa valuta asing ini?
Bagaimana cara menghitung hasil transaksi di FOREX ?
Direct : GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan lain-lain ( …../USD )
(Sell Price – Buy Price) X contract Size X no of lot– (Com X no of lot) Contoh : Beli euro 1 lot di posisi 1.2000 dan kemudian diclose untuk take profit di posisi 1.2010, maka kita akan profit
sebesar :
(1.2010 - 1.2000 ) x 100.000 x 1 lot = $100 (profit) Indirect : USD/JPY, USD/CHF, dll ( USD/.... )
( Sell Price – Buy Price) X contract Size X no of lot– (Com X no of lot) Liquidation Price
Contoh : Sell di USD/JPY di posisi 110.10 dan kemudian di close di posisi 110.00, maka perhtungannya adalah:
(110.10 - 110.00 ) x 100.000 x 1 lot / posisi close 110.00 =
$90.91
Arti Pergerakan Grafiknya
Jenis Mata Uang Pergerakan Grafik Arti (….Terhadap US Dollar)
Direct (…./USD) Naik Menguat
Arti Pergerakan Grafiknya
Jenis Mata Uang Pergerakan Grafik Arti (….Terhadap US Dollar)
Direct (…./USD) Turun Melemah
Arti Pergerakan Grafiknya
Jenis Mata Uang Pergerakan Grafik Arti (….Terhadap US Dollar
Indirect (USD/ …..) Naik Melemah
Arti Pergerakan Grafiknya
Jenis Mata Uang Pergerakan Grafik Arti (….Terhadap US Dollar
Indirect (USD/….) Turun Menguat
Seputar Emas
Logam mulia ini paling banyak dicari dan digemari masyarakat, hal ini dikarenakan emas selain digunakan sebagai instrument investasi, emas juga berperan
sebagai pelindung nilai asset yang
anda miliki dar pengaruh inflasi.
Kelebihan Investasi Emas
Nilai emas cenderung stabil dari tahun ke tahun dan dianggap tidak terpengaruh oleh inflasi / zero inflation effect, dan sangat jarang harga emas turun, dan emas juga bisa digunakan untuk koleksi dan sebagai perhiasan.
Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang USD, emas lebih menguntungkan. Di Indonesia, money changer relatif rewel. Mereka menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat. Belum lagi ada risiko nomer seri palsu. Akibatnya, menyimpan mata uang USD harus selalu diperbarui.
Berbeda dengan emas yang bisa dibeli dan didiamkan saja beberapa lama.
Kekurangan Investasi Emas
Kekurangan investasi dalam emas adalah pada faktor penyimpanan / storage dan perawatan / handling. Menyimpan emas dalam jumlah banyak relatif beresiko dan mahal. Selain itu, apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna.
Salah satu kekurangan lain adalah return- nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti.
Juga, sangat tidak disarankan untuk berinvestasi emas hanya dalam jangka pendek (1 tahun atau kurang). Jadi, berdasar kelebihan dan kekurangan
tersebut, maka investasi emas lebih tepat untuk lindung nilai /hedging dari pada investasi.
Kontrak Perdagangan Emas
Emas diperdagangkan di Bursa
Berjangka Jakarta melalui Kontrak Derivatif Emas
Diperdagangkan secara Leverage/Margin
Perdagangan dapat dilakukan selama 24 H/ 5 D
Perdagangan dapat dilakukan secara dua arah
Memiliki likuiditas yang sangat
tinggi
Ilustrasi Transaksi
Rumus Perhitungan P/L
( Sell Price – Buy Price) X contract Size X no of lot– (Com X no of lot)
Beli 5 lot XAU/USD pada harga
$1600.00/oz dan Jual pada harga $ 1650.00/oz, maka keuntungan adalah (1650.00 – 1600.00) x 100 Oz x 5 lot
=
$ 25,000
Indeks Saham
INDEKS SAHAM ATAU STOCK
INDEXES FUTURES ADALAH HARGA ATAU NILAI DARI SEKELOMPOK SAHAM YANG DIKUMPULKAN BERDASARKAN KATEGORI
TERTENTU. INDEKS INI MERUPAKAN INDIKATOR PERGERAKAN HARGA DARI SELURUH SAHAM YANG DIWAKILINYA.
CONTOH ; N225, KOSPI, HSI, IHSG, DJI, S&P 500, NASDAQ, FTSE
INDEKS SAHAM BERBEDA DENGAN SAHAM. INDEKS SAHAM TIDAK DIPERDAGANGKAN DI BURSA SAHAM (STOCK EXCHANGE)
KARENA INDEKS BUKANLAH SAHAM.
AGAR INDEKS SAHAM DAPAT DIPERDAGANGKAN, MAKA HARUS ADA KONTRAK YANG MENENTUKAN UKURAN DAN WAKTU PENYERAHAN.
KONTRAK TERSEBUT KEMUDIAN DIPERDAGANGKAN DI BURSA FUTURES (FUTURES MARKETS).
Stock Indeks Futures
Diperdagangkan di Bursa Berjangka.
Ada 2 Stock Indeks Future
Yang diperdagangkan:
1. Stock Indeks
Future AS 2. Stock Indeks Future AS
Stock Indeks Future AS
Ada 3 Stock Indeks Futures AS Yang diperdagangkan di bursa berjangka, yaitu;
1.
Dow Jones
2.
Nasdaq
3.
S&P 500
Dow Jones Industrial Average
Dow Jones Industrial Average adalah rata-rata harga tertimbang dari 30 saham utama yang diperdagangkan di New York Stock Exchange and NASDAQ.
DJIA ditemukan oleh Charles Dow pada 1896.
Sering disebut “the Dow”, DJIA adalah indeks tertua dan paling populer di seluruh dunia.
DJIA mencakup perusahaan-perusahaan seperti General Electric, Disney, Exxon, dan Microsoft, dll
Nasdaq
NASDAQ Composite adalah indeks pasar saham dari saham umum dan sekuritas sejenis lainnya (mis. ADR, tracking stock, limited partnership
interest) yang terdaftar di bursa saham NASDAQ, dengan demikian memiliki lebih dari 3.000 komponen. NASDAQ Composite menjadi pedoman penting di Amerika Serikat sebagai indikator performa saham dari berbagai
perusahaan teknologi dan perusahaan sedang berkembang. Karena
perusahaan AS dan non-AS sama-sama terdaftar di pasar saham NASDAQ,
indeks ini bukanlah indeks eksklusif pasar Amerika Serikat.
NASDAQ-100 adalah indeks pasar saham dari 100 perusahaan non-finansial terbesar yang terdaftar di NASDAQ. NASDAQ-100
adalah indeks kapitalisasi tertimbang dimodifikasi.
Timbangan perusahaanperusahaan di dalam indeks ini didasarkan
pada kapitalisasi pasar mereka, dengan sejumlah peraturan yang melibatkan pengaruh dari komponen-komponen terbesar. NASDAQ-100 tidak berisi perusahaan finansial, dan mencakup
perusahaan-perusahaan berbadan hukum
di luar AS. Kedua faktor tersebut membedakan NASDAQ-100 dari Dow Jones
Industrial Average, sementara tidak dimasukkannya perusahaan-perusahaan
finansial membedakannya dari S&P 500 Index.
Standard & Poor 500
• S&P 500, atau Standard & Poor 500 yang pertama kali dipublikasikan pada 1957,
adalah indeks kapitalisasi tertimbang Mengambang bebas, yang didasarkan pada harga saham umum dari 500 perusahaan Amerika. S&P 500 adalah salah satu indeks yang paling banyak diikuti, dan banyak pihak
menganggapnya sebagai representasi pasar yang paling baik dan pelopor bagi
perekonomian Amerika Serikat.
Stock Indeks
Future Asia
Ada tiga stock indeks future Asia yang diperdagangkan di Bursa Berjangka, yaitu:
Indeks Nikkei
Indeks Hang
Seng
Indeks
Kospi
Indeks Nikkei
Nikkei 225 adalah sebuah indeks pasar saham untuk Bursa Tokyo (TSE).
Terdiri dari 225 perusahaan.
Nikkei 225 Futures, mulai diperkenalkan di Bursa Singapura (SGX) 1986, Bursa Osaka (OSE), dan Bursa perdagangan Chichago (CME).
Naik turun setiap kelipatan 5 point. Contoh 15300 15305
Indeks Hang Seng (HSI)
Adalah kapitalisasi pasar tertimbang freefloat-disesuaikan indeks pasar saham di Hong Kong sejak 1969.
Indeks Hang Seng terdiri dari 50 perusahaan
Naik turun setiap kelipatan 1 point. Contoh 23150
23151
Indeks Kospi (KS200)
Korea Composite Stock Price Index or KOSPI adalah Index dari seluruh common stocks yang diperdagangkan di Korea
Stock Exchange yang terletak di Korea Selatan.
KOSPI terdiri dari 200 perusahaan
Naik turun setiap kelipatan 5 point. Contoh 245.00
245.05
Trading Rules
Online Trading Minimum Margin
In $200 (FX&Gold) $250 (Index dan Oil)
Jenis Rate Floating (dalam bentuk USD) Fixed Rp. 10.000
Fixed Rp. 12.000 Margin
Requirement (Jaminan)
US : $ 1,500/lot
Asia : Day Trade $ 1,250/lot Overnight $ 2,500/lot Hedging Margin US : $ 500
Asia : $ 150
Contract Size Dow Jones, Nikkei, Hang Seng dan KOSPI : Value per point $ 5
Nasdaq : Value per point $ 20 S&P 500 : Value per point $ 50 Spread Point Nikkei : 10 point
Hang Seng : 10 point Kospi : 10 point
Dow Jones : 10 point Nasdaq : 2.00 point S&P 500 : 1.0 point
Online Trading
Commission Charge
(per settled)
$2/settled
Margin Call 50 % dari Margin Requirement Auto Cut 10 % dari Margin Requirement Lot / Click 0.1 lot sampai dengan 50 lot Limit & Stop
Order
(no new &
unhedge)
DJ 15/Nasdaq 3.00/S&P 1.50 Asia : minimal 30 point
Pembatasan
Gap DJ 300/Nasdaq 75.00/S&P 30.00 Asia : 500 point
Rollover (no
KOSPI) $ 25 / lot
Bulan Kontrak Nikkei, Kospi, DJ, Nasdaq, S&P 3 bulan Hang Seng 1 bulan
Calculation
Net Profit/Loss : ( HJ – HB ) X NK X JL – (Com X JL )
Perhitungan Profit/Loss pada perdagangan CFD
Ilustrasi Perdagangan :
Nasabah A melakukan Pembelian Indeks Nikkei I lot di harga 12420 sebanyak 1 lot, kemudian menutup posisi di harga 12470, maka perhitungannya adalah :
= (12470 – 12420) X 5 X 1
= 50 X 5 X 1
= $250
Istilah – Istilah Trading
Lot
sejumlah unit atau jumlah aset yang digunakan untuk
mengeksekusi trading
instrumen tertentu (untuk pasangan mata uang, 1 lot Forex standar 100 000 unit mata uang dasar).
Istilah-Istilah Trading
Spread:
Spread adalah selisih
antara harga jual (bid)
dan nilai beli (ask) atau
quotes sell dan quotes
buy.
Istilah-istilah Trading: PIPS
PIPS : Satuan terkecil pergerakan harga.
PIPS Singkatan dari Percentage In Points
Contoh
Istilah-istilah Trading : Leverage
Daya ungkit atau pengungkit yang memperbolehkan seorang investor atau trader untuk bertransaksi
dengan modal yang jauh lebih besar daripada yang dimilikinya.
Contoh: dengan leverage 1:100, Anda dapat melakukan trading dari 100 000 USD, hanya memiliki 1 000 USD dana Anda sendiri.
Istilah-istilah Trading : Margin
Margin: Dana atau saldo yang wajib tersedia untuk mempertahankan posisi pada transaksi anda, yang nantinya akan disisihkan oleh broker setiap kali anda membuka atau melakukan order baru.
Initial Margin: Sejumlah uang yang harus di
depositkan oleh trader/investor untuk keperluan tradingnya.
Margin Call : Pemberitahuan yang menunjukkan bahwa jumlah sedikit dana yang tersisa di akun trading dan bahwa, dalam kasus gerakan pasar yang kurang menguntungkan, stop out mungkin terjadi. Pemberitahuan ini dikirim pada saat
ketika sisa dana pada akun trading adalah persentase tertentu dari margin.
Istilah-istilah Trading : Order
Istilah “order” mengacu kepada bagaimana cara Anda akan memasuki atau keluar dari suatu
perdagangan.
Macam-Macam Perintah Order
Instant Executions
Yaitu order yang dilaksanakan di saat itu juga di harga sekarang di market (Running Prices Quote). Dan instant executions terdiri dari perintah order Buy dan Sell di market
Pending Orders
Yaitu order yang akan terlaksana jika
menyentuh suatu titik harga tertentu (ibaratnya seperti membooking posisi tempat terlebih dahulu)
Macam-macam Pending Order
BUY LIMIT:
Memasang (dengan membooking) BUY Dibawahnya harga yang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.
SELL LIMIT:
Memasang (dengan membooking) SELL Diatasnya harga yang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu,dan di titik tersebut akan otomatis
dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.
BUY STOP:
Memasang (dengan membooking) BUY Diatasnya harga yang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang. Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit
SELL STOP:
Memasang (dengan membooking) SELL Dibawahnya harga yang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.