Suatu karya ilmiah, sebagai karya ilmiah yang berdiri sendiri, sangat beragam baik dari segi struktur isi, gaya bahasa, dan gaya penulisannya. Oleh karena itu, buku ini disajikan sebagai pedoman penulisan artikel ilmiah di lingkungan FEB UMA. Meski demikian, civitas akademika tetap harus memperhatikan kekhasan masing-masing program studi dalam hal penulisan artikel ilmiah.
Tahun karya ilmiah ditunjukkan dengan menuliskan tahun penyerahan dan pengujian karya ilmiah. Halaman judul ditulis pada kertas putih dan memuat informasi yang sama dengan halaman judul suatu karya ilmiah. Sama halnya dengan daftar pembahasan dan daftar gambar, karya ilmiah dapat dilengkapi dengan daftar lampiran yang memuat urutan judul lampiran dan nomor halaman.
Bagian pokok atau batang tubuh karya ilmiah terdiri atas bab-bab sebagai berikut: (1) Pendahuluan, (2) Tinjauan Pustaka (3) Metode penelitian, (4) Hasil dan pembahasan penelitian, dan (5) Kesimpulan dan usulan. Oleh karena itu, bab pertama karya ilmiah ini memuat: (1) latar belakang (2) rumusan masalah, (3) pertanyaan penelitian (4) tujuan penelitian, (5) manfaat penelitian.
Hipotesis
- Objek dan Waktu penelitian
- Definisi operasional dan Instrumen Penelitian
- Populasi dan sampel
- Metode Pengumpulan Data
- Metode Analisis Data
Ada beberapa teknik pengambilan sampel yang dapat digunakan dalam pengambilan sampel, baik dengan menggunakan probabilitas sampling seperti simple random sampling, sistematik random sampling, stratified random sampling, cluster sampling dan multistage sampling, atau menggunakan teknik non-probability sampling seperti non-probability sampling, sampling kuota, sampling ahli, sensus, purposive sampling, stratified sampling, convenience sampling dan lain-lain. Bagian ini menjelaskan cara pengumpulan data dan mencakup langkah-langkah pengumpulan data, jenis data, waktu pengumpulan data, dan teknik pengumpulan data yang digunakan. Bagian ini menjelaskan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian dan alasan mengapa jenis analisis data tersebut digunakan dalam penelitian.
Pemilihan jenis analisis data ditentukan oleh kebutuhan penelitian dan tetap konsisten dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Analisis data dapat dilakukan sebagai analisis kualitatif dan kuantitatif, serta analisis statistik dan analisis kuantitatif selain statistik.
BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi data
Pengujian hipotesis
Pembahasan/diskusi
BAGIAN AKHIR
Daftar pustaka
Lampiran
BAHAN DAN UKURAN
Naskah
Penjilidan
Ukuran
PENGETIKAN
- Jenis huruf
- Bilangan dan satuan
- Jarak baris
- Batas tepi (Margin)
- Pengisian ruang
- Alinea baru
- Permulaan kalimat
- Judul bab, judul subbab, dan judul anak subbab
- Perincian ke bawah
- Letak simetris
Artinya pengetikan harus dimulai dari margin kiri ke margin kanan agar tidak ada ruang yang terbuang, kecuali pada saat mengawali paragraf baru, menyisipkan persamaan, tabel, gambar, judul subbab atau hal-hal khusus lainnya. Jika Anda menggunakan perangkat lunak, paragraf baru dapat dimulai dengan mengikuti pengaturan otomatis pada tab perangkat lunak. Khusus untuk paragraf baru yang berada tepat di bawah judul bab, subbab, atau subbab, ditulis di sebelah kiri.
Judul ditulis dengan gaya heading, yaitu semua kata diawali dengan huruf kapital, kecuali kata hubung dan kata depan, dan semua kata dicetak tebal tanpa diakhiri titik. Kalimat pertama setelah judul subbab diawali dengan paragraf baru di bawah judul, namun rata ke kiri. Judul ditulis dengan gaya judul gaya kalimat, yaitu awal kata pertama ditulis dengan huruf kapital dan awal kata berikutnya ditulis dengan huruf kecil.
Apabila pada subbab masih terdapat segmen, maka judul segmen dimulai dari tipe ke-5 (1 tab) dari samping kiri, ditulis dengan gaya font judul gaya kalimat, diikuti titik (.) dan dicetak tebal. Judul segmen juga dapat ditulis langsung dalam bentuk kalimat, namun yang berfungsi sebagai subjudul ditempatkan paling depan dan dicetak tebal.
PENOMORAN DAN TATA LETAK
- Halaman
- Tabel
- Gambar
- Persamaan
Penggunaan bullet point seperti garis penghubung (-) atau titik tebal (.) yang ditempatkan sebelum rincian tidak diperbolehkan. 2 Halaman judul Tidak diberi nomor, tetapi dihitung sebagai halaman i (Tidak dicantumkan dalam daftar isi). 3 Halaman persetujuan tidak diberi nomor tetapi dihitung sebagai halaman 2 (tidak dicantumkan dalam daftar isi).
Tidak diberi nomor tetapi dihitung halaman iii (Tidak dicantumkan dalam daftar isi) 5 Halaman ketersediaan. 6 Curriculum Vitae Tidak diberi nomor, tetapi dihitung sebagai halaman vi (Tidak dicantumkan dalam daftar isi) 7 Abstrak Halaman bernomor (Romawi) en. 8 Kata Pengantar Diberi nomor halaman (Romawi) dan dicantumkan dalam daftar isi, nomor halaman diletakkan di bawah tengah. 9 Daftar Isi, Daftar Tabel.
Nomor halaman tertera (Romawi) dan dicantumkan dalam daftar isi, nomor halaman diletakkan di bawah tengah-tengah 10 Isi Utama (BAB I – BAB V). Catatan: Nomor halaman ditulis dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas atau bawah. Sistem penomoran tabel ada dua bagian yaitu nomor bab diikuti titik lalu nomor tabel, contoh: Tabel 2.5.
Tabel-tabel kecil juga dapat dikelompokkan dalam satu halaman dan setiap tabel mempunyai nomor dan judul tersendiri. Nomor dan judul tabel ditulis dari tepi tengah tabel dan diletakkan di atas tabel, dicetak tebal dengan 1 spasi (apabila judul tabel lebih dari 1 baris). Ketika langkah ini diambil, bagian atas tabel harus ditempatkan di sudut kiri atas dan diberi label dengan nomor dan judul.
Buat dan cetak tabel sesuai ukuran aslinya (tanpa harus diperkecil atau dibelah), lipat sesuai ukuran halaman lain, lalu letakkan di lampiran. Nomor gambar dan judul diletakkan di bagian bawah gambar dan ditulis mulai dari tengah tepat di bawah gambar. Angka-angka berikut untuk persamaan dalam bentuk rumus dll. ditulis dengan angka Arab di dalam tanda kurung dan ditempatkan di dekat margin kanan.
BAHASA
Bahasa yang dipakai
Bentuk kalimat
Istilah
Kesalahan umum (yang sering terjadi)
Istilah baru
Tujuan Referensi atau Sitasi
Kapan Harus Mencantumkan Referensi atau Sitasi
Informasi dalam Referensi atau Sitasi
Jenis Sitasi
Penulisan Sitasi dalam Teks dan Daftar Pustaka
Buku dengan satu penulis
Buku dengan dua penulis
Buku dengan tiga penulis
Buku dengan empat penulis atau lebih
Buku dengan satu penyunting atau penerjemah (sebagai ganti penulis) Sitasi dalam naskah (Greenberg 2008, 75-80)
Buku dengan satu penulis (atau lebih) dengan tambahan satu penyunting atau penerjemah
Edisi kedua (atau selanjutnya) dari sebuah buku Sitasi dalam naskah (Van Maanen 2011, 84)
Bab (atau bagian lain) dari sebuah buku dengan penyunting Sitasi dalam naskah (Ramírez 2010, 231)
Artikel dari jurnal cetak
Artikel dari jurnal daring
Buku elektronik (ebook)
Artikel dari majalah cetak
Artikel dari majalah daring Sitasi dalam naskah (Black 2011)
Artikel dari surat kabar cetak
Artikel dari surat kabar daring Sitasi dalam naskah (Gaddafi 2011)
Karya rujukan (cetak dan daring)
Situs web resmi
Dokumen Kebijakan
Kitab Suci
Perangkat Lunak untuk Referensi atau Sitasi
Pengaturan penulisan kutipan pada teks dan penulisan daftar pustaka dapat dipermudah jika peneliti menggunakan pengaturan pada software. Jika menggunakan Microsoft Word, peneliti dapat menggunakan menu referensi untuk membantu penulisan sitasi dan daftar pustaka, tentunya dengan pengaturan gaya yang disesuaikan dengan FEB UMA yaitu Turabian. FEB UMA juga menyarankan mahasiswa untuk mendownload dan menginstal program Mendeley di komputernya untuk memudahkan penulisan kutipan dan daftar pustaka.
PERENCANAAN PEBAIKAN MUTU PRODUK BERDASARKAN METODE KAIZEN
SKRIPSI
OLEH
ROY HENDRA 108150037
PROGRAM STUDI AKUNTANSI /MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MEDAN AREA MEDAN
PERENANAAN PEBAIKAN MUTU PRODUK BERDASARKAN METODE KAIZEN
Oleh
PROGRAM STUDI AKUNTANSI / MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Kesimpulan
Hipotesis pasar efisien, Gamber’s error, familiarity effect, persepsi risiko dan faktor ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi.
Saran
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area (FEB UMA) berkomitmen dalam memajukan pendidikan ilmu ekonomi dan bisnis, salah satunya dengan mendukung lahirnya artikel ilmiah dalam hal ini skripsi yang merupakan hasil penelitian yang sistematis dan berkualitas. penelitian mahasiswa FEB UMA. Selain itu, pedoman ini masih terbatas pada karya ilmiah hasil penelitian kuantitatif dan belum mencakup jenis penelitian lain yang akan dikembangkan secara bertahap di masa mendatang. Dengan disajikannya tata cara penulisan secara rinci, diharapkan pedoman ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan penelitian di masa depan serta mencegah mahasiswa melakukan plagiat serta dapat membimbing mahasiswa dalam menulis skripsi yang baik dan mudah dikelola sesuai dengan etika penelitian dan kaidah bidang keilmuan.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area