• Tidak ada hasil yang ditemukan

peran kepemimpinan kepala sekolah dalam supervisi

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "peran kepemimpinan kepala sekolah dalam supervisi"

Copied!
112
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Tercapainya tujuan pendidikan sangat bergantung pada kecakapan kepemimpinan dan kebijaksanaan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Karena kepala sekolah merupakan pejabat profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengelola seluruh sumber daya organisasi dan bersama-sama dengan guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Tercapainya tujuan pendidikan sangat tergantung pada kecakapan kepemimpinan dan kebijaksanaan kepala sekolah yang merupakan pejabat profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengelola seluruh sumber daya organisasi dan bekerja sama dengan guru untuk mendidik siswa mencapai tujuan pendidikan.

Rumusan masalah

Dari latar belakang diatas peneliti tertarik untuk mengetahui apa peran utama direktur dalam pembinaan pendidikan di MTs Al-Banun Tanak Beak Dasan, karena direktur tidak hanya bertindak sebagai direktur tetapi juga sebagai ketua yayasan dalam hal ini. direktur selalu meluangkan waktu untuk mengawasi guru atau siswa secara tidak terencana. Bagaimana peran kepala sekolah dalam pengawasan pendidikan di MTs Tanak Paruh Dasan tahun pelajaran 2016/2017. Bagaimana teknik supervisi yang diterapkan kepala sekolah di MTs Tanak Paruh Dasan tahun pelajaran 2016/2017.

Tujuan dan Manfaat

Selain itu juga dapat dijadikan pedoman bagi pemerhati pendidikan dalam rangka pengembangan konsep pendidikan secara umum dan peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran. penerapannya pada lembaga pendidikan di tempat lain Dapat memberikan masukan dan dijadikan masukan bagi pihak sekolah maupun kepada tenaga pengajar di MTs Al-Banun Tanak Beak Dasan. Kepala sekolah berharap hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh penyelenggara pendidikan khususnya kepala sekolah atau kepala madrasah dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas di lembaga yang dipimpinnya. Dalam konteks ini, kepala sekolah diharapkan mampu memberikan qudwah hasanah (teladan) kepada dewan guru lainnya.

Ruang lingkup dan Setting Penelitian

Telaah Pustaka

Untuk mengurungkan rasa penasaran mereka, peneliti mencoba melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengawal pendidikan di Mts Al-Banun Tanak Beak Dasan. Dalam proses wawancara (interview), peneliti terlebih dahulu menyusun daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada responden guna mengumpulkan informasi tentang masalah: (1) apa peranan kepala sekolah dalam pengawasan pendidikan? dan (2) bagaimana teknik supervisi yang dilakukan kepala sekolah di Mts Tanak Paruh Dasan. Sekolah ini dipimpin oleh seorang kepala sekolah dan 1 wakil. Proses belajar mengajar di MTs Al-Banun Tanak Paruh Dasan dapat selalu berjalan lancar sebagaimana mestinya.

Melihat perannya sebagai pembimbing dalam mengawasi pembinaan kepala sekolah MT Al-Banun, beliau sangat bijak dalam membimbing para guru. Peneliti menemukan kesamaan jawaban dari informan yang berbeda mengenai supervisi kunjungan kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah MT. Kepala Sekolah MTs Al-Banun selalu memberikan motivasi kepada seluruh bawahannya dalam hal peningkatan karir, dan meningkatkan keterampilan dalam hal peningkatan profesionalitas guru dalam melayani siswa.

Teknik supervisi yang dilakukan oleh kepala MTs Al-Banun Tanak Paruh Dasan bersifat situasional dan kontingen.

Kajian Pustaka

Kerangka Teori

  • Supervisi Pendidikan
  • Peran kepala sekolah dalam supervisi pendidikan
  • Tekhnik kepala sekolah dalam supervisi pendidikan

Metode penelitian

  • Pendekatan penelitia
  • Kehadiran peneliti
  • Sumber dan jenis Data
  • Prosedur pengumpulan Data
  • Tekhnik analisi Data
  • Keabsahan Data
  • Sistematika

Lokasi penelitian

  • Sejarah Berdirinya MTs Al-Banun
  • Data Madrasah Tsanawiyah Al-Banun
  • Letak Geografis MTs Al-Banun
  • Visi dan Misi MTs Al-Banun
  • Keadaan Guru MTs Al-Banun
  • Struktur Organisasi MTs Al-Banun
  • Keadaan Sarana dan Prasarana MTs Al-Banun
  • Keadaan dan Jumlah siswa Al-Banun

Pada pertengahan tahun 1956, untuk mengambil peran pengorganisasian tenaga pendidik, masyarakat Tanak Paruh Dasan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat bersepakat untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang bercirikan keagamaan yaitu MTs Al-Banun. Nama Al Banun diambil dari nama pendirinya sendiri yang masih muda saat itu dan juga dari ide salah satu anak pendirinya sendiri yang bernama Syafiin yang kini lebih dikenal dengan H. Syafiin..sekarang dikenal dengan MTs Al-Banun. Sebelah Timur : sawah dan rumah warga 4. Visi dan misi MTs Al-Banun Tanak Beak Dasan.

Sebagian besar guru di MTs Al-Banun Tanak Paruh Dasan berlatar belakang pendidikan agama dan umum. Guru di MTs Al Banun Tanak Paruh Dasan juga terdiri dari guru tetap dan guru honorer. Data di atas menunjukkan bahwa MTs Al Banun Tanak Beak Dasan memiliki 23 guru.

Berdasarkan grafik terlihat bahwa dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai kepala sekolah, kepala sekolah MTs Al-Banun Tanak Beak Dasan tidak hanya bekerja sendiri, tetapi juga melibatkan komite, TU, wali kelas dan guru. Jumlah siswa di MTs Al-Banun tahun 2016/2017 berjumlah 37 siswa, jumlah siswa selalu berubah setiap tahunnya, mereka sangat antusias dan antusias dalam mengikuti pelajaran yang diajarkan oleh guru. Dilihat dari tabel di atas, MTs Al-Banun memiliki kualitas bangunan yang memadai dan masih layak pakai.

Cukup memberikan paparan penting dalam proses kegiatan belajar mengajar di MTs Al-Banun.

Peran Kepala Sekolah Dalam Supervisi Pendidikan di MTs

Hal ini mencerminkan betapa kepala sekolah sangat peduli terhadap kompetensi guru untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi siswanya. Kepala sekolah dapat menggunakan berbagai teknik untuk membantu guru memperbaiki situasi belajar mengajar, baik secara kelompok maupun individu. Pelaksanaannya disepakati oleh guru dan kepala sekolah di setiap kelas mulai dari VII. ke IX.

Direktur sebagai pimpinan lembaga pendidikan formal memiliki peran yang sangat penting, demikian halnya dengan direktur Depkes Al-Banu yang memiliki peran dan tugas penting dalam pengawasan pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah peneliti lakukan di MT Al-Banun dengan kepala sekolah, guru dan siswa, peneliti dapat menganalisis peran pimpinan kepala sekolah dalam supervisi pendidikan yaitu peran dalam hal pengarahan, pendampingan dan pengawasan. Selain itu, direktur bertanggung jawab terhadap kualitas sumber daya manusia yang ada.

Misalnya ada beberapa guru yang mengalami masalah yang sama dengan layanan pembelajaran bagi siswa, sehingga direktur dapat memberikan supervisi kelompok. Berdasarkan hasil observasi, dokumentasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa MTs Al-Banun, kepala sekolah selalu melakukan supervisi klinis. Pelaksanaan supervisi klinik ini telah disiapkan oleh kepala sekolah dan guru dalam hal penetapan tanggal dan waktu pelaksanaannya pada pertemuan awal semester.

Bentuknya adalah bantuan moral, selalu memotivasi para guru, yang seharusnya dilakukan oleh kepala sekolah masing-masing, imtak.

Tekhnik Supervisi kepala sekolah di MTs Al-Banun Tanak

PEMBAHASAN

Peran Kepala Sekolah Dalam Supervisi Pendidikan di MTs

  • Peran Kepala Sekolah MTs Al-Banun Dalam Hal Tenaga
  • Peran Kepala Sekolah MTs Al-Banun Dalam Hal Bantuan

Dengan dibimbingnya kepala sekolah MT Al-Banun, yakni Amrul Jihadi, hal itu dilakukannya tidak semata-mata untuk mencari kesalahan para guru, tetapi untuk melihat dan menilai sejauh mana program yang direncanakan dapat dilaksanakan di lapangan. Meski demikian, masih banyak guru yang merasa senang dipantau atau dipantau kinerja mengajarnya, tidak jarang guru mendatangi langsung kepala sekolah untuk menyerahkan RPP dan perangkat pembelajaran lainnya untuk dinilai dan diberi masukan dari pihak sekolah. . rektor. Di sini juga, Amrul Jihadi sebagai kepala sekolah tidak hanya melakukan pengawasan terencana atau formal, tetapi sebelum kelas dimulai setiap pagi kepala sekolah selalu mengawasi guru atau siswa.

Selain supervisi kelompok, pimpinan sekolah juga dapat melakukan supervisi individual terhadap setiap guru atau pegawai di sekolah. Hal ini terjadi ketika ada guru yang memiliki kebutuhan khusus dan perlu diawasi terutama dalam kegiatan KKN bagi siswa.78 Di MTs Al-Banun, kepala sekolah selalu melakukan pengawasan terhadap setiap guru dalam proses pembelajaran di kelas. Kepala sekolah berkunjung ke masing-masing kelas untuk melihat secara langsung proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan terakhir tahap tindak lanjut berdasarkan temuan dalam supervisi.

Jika ada kendala dalam waktu yang ditentukan, kepala sekolah mengubah instruksi kunjungan kelas ke tanggal yang disepakati. Setelah itu hasil diisi oleh kepala sekolah dalam instrumen penilaian yang kemudian ditindaklanjuti sesuai hasil, jika diperlukan pembinaan disarankan untuk melakukan pembinaan di tingkat gugus dengan mengaktifkan kelompok kerja guru (KKG). ). Peran Kepala Sekolah MT Al-Banun dalam Supervisi Pendidikan Umum adalah peran pembinaan, pendampingan dan pengawasan, yang kesemuanya itu dilakukan semata-mata untuk meningkatkan profesionalitas para guru dan staf yang ada untuk memberikan pelayanan yang bermutu bagi pembinaan peserta didik. Nilai.

Kadang-kadang kepala sekolah mengawasi secara berkelompok, jika permasalahannya bersifat kolektif, dan kadang-kadang kepala sekolah mengawasi secara individual, yaitu jika dia adalah seorang guru yang memiliki Kepala sekolah harus konsisten menjalankan kepemimpinannya dengan gaya kepemimpinan demokratis agar guru dan staf selalu merasa aman, nyaman dan percaya diri dalam mendidik siswa. Kepala sekolah harus menjaga iklim sekolah yang segar dan hubungan yang harmonis dengan guru dan pegawai sekolah lainnya untuk menciptakan lembaga pendidikan yang aman, damai dan maju.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Saran

Guru harus aktif dan kreatif dalam hal peningkatan karir dan layanan pendidikan bagi siswa. Kedekatan kami sederhana, artinya kedekatan kami selalu sama dengan guru, jadi kami sangat perlu tahu apa keluhannya, kalau ada masalah kami tahu sebagai kepala sekolah, karena mungkin bagi guru, masalah kesejahteraan biasanya menjadi perhatian terbesar. Kegiatan supervisi berarti tindakan untuk mengawasi, lalu bagaimana pengawasan atau supervisinya.

Pengawasan tetap dilaksanakan setiap pagi yang tidak terprogram, namun jika terprogram minimal 1 semester sekali. Bagi mereka yang diprogram untuk memantau dari luar setiap enam bulan sekali, dan bagi saya kunjungan. Untuk menjembatani siswa yang bermasalah, apa tindakan Anda dalam memberikan motivasi, karena sebagai pemimpin Anda tentu paling menghargai siswa.

Pertama-tama kami memperingatkan melalui wali kelas, tetapi jika kami tidak bisa melakukannya, kami dapat mengunjungi rumahnya untuk mencari tahu apa masalah siswa tersebut. Ada masalah rapat guru diadakan tahun sebelumnya tahun 2016 diadakan 2 kali tapi tahun ini tidak pernah diadakan kenapa karena masalah gedung karena ruang guru sama dengan MI- ruang guru, jadi selama rapat hanya kami yang gurunya seadanya, yang lain hanya mengikuti keputusan saja. Kunjungan kelas tidak dilakukan mingguan atau bulanan melainkan setiap pagi sebelum berangkat ke kantor untuk memantau siswa atau setiap guru yang tidak hadir di kelas 3.

Dalam hal les komputer memang tidak terprogram atau tidak formal, tapi setiap acara selalu ditekankan untuk menguasai teknologi agar siswa tidak kalah karena kita hidup di zaman modern, kita tidak tahu.

Referensi

Dokumen terkait

semangat dan dorongan sehingga tesis ini selesai disusun.. Vl DAFTAR GAMBAR ... Vll BABI PENDAHULUAN A Latar Belakang Masalah ... Rurnusan Masalah ... Tujuan Penelitian ...

Dari latar belakang masalah dan identifikasi masalah tersebut, maka pada penelitian ini hanya akan membatasi masalah yang berfokus pada masalah kepemimpinan kepala sekolah

Umpan balik supervisi klinis merupakan karakteristik kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis di SMP Negeri 1 Pedan Klaten dengan cara pembimbingan

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBINA KOMPETENSI SOSIAL (PELAYANAN PRIMA)1. TENAGA

Berdasarkan pengertian kepemimimpinan dan pengertian kepala sekolah, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kepemimpinan kepala sekolah adalah kemampuan yang dimiliki

Berdasarkan latar belakang yang ada, didapatkan perumusan masalah untuk penelitian ini yaitu bagaimanakah pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap

Latar belakang penelitian ini dilakukan, karena masalah fungsi kepemimpinan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Kotabaru dapat meningkatkan kinerja pegawainya yang

Melihat peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai pimpinan yang benar adil terhadap bawahannya utamanya masalah kinerja guru, maka dapat dikatakan kepala