PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Selain itu, jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan pembelajaran dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat melalui website e-learning. Peneliti berharap dengan adanya penelitian ini siswa dapat mempelajari dan memanfaatkan kemajuan teknologi khususnya di bidang pendidikan seperti e-learning dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Selain itu, dengan e-learning, sumber belajar akan semakin luas.
Sistematika Penulisan
URAIAN TEORITIS
Komunikasi Pembelajaran
- Pengertian Komunikasi
- Pengertian Pembelajaran
- Pengertian Komunikasi Pembelajaran
- Komunikasi Pembelajaran Efektif
- Bentuk-Bentuk Komunikasi Pembelajaran
- Fungsi Komunikasi Pembelajaran
Dalam pembelajaran diperlukan komunikasi yang efektif antara kedua belah pihak, agar pembelajaran yang diberikan dapat dipahami dan mempunyai makna yang jelas. Di lembaga pendidikan, hal ini biasanya terjadi antar kelompok guru pada mata pelajaran yang sama atau antar siswa yang belajar dalam kelompok. Sedangkan di lingkungan sekolah, komunikasi ini biasanya terjadi antara pihak institusi dengan orang tua dan wali siswa.
Misalnya di sekolah komunikasi ini terjadi antara sesama guru dan sebaliknya, komunikasi antar sesama siswa juga merupakan komunikasi yang setara. Komunikasi vertikal adalah komunikasi yang biasanya dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kedudukan sosial berbeda. Fungsi ini mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun citra diri, aktualisasi diri untuk kelangsungan hidup, untuk mencapai kebahagiaan, menghindari stres dan ketegangan, termasuk komunikasi yang menyenangkan, dan membina hubungan dengan orang lain.
Komunikasi yang berfungsi sebagai komunikasi instrumental adalah komunikasi yang berfungsi memberi informasi atau menjelaskan (informing) dan mengandung muatan persuasif dalam artian pembicara ingin agar pendengarnya percaya bahwa fakta dan informasi yang disampaikan adalah akurat dan patut untuk diketahui.
Minat Belajar
- Pengertian Minat
- Fungsi Minat
Anak yang berminat terhadap suatu kegiatan, baik bermain atau bekerja, akan bekerja lebih keras dalam belajar dibandingkan anak yang kurang berminat. Anak-anak yang tertarik pada pekerjaan atau aktivitas mempunyai pengalaman yang jauh lebih menyenangkan dibandingkan anak-anak yang merasa bosan.
Prestasi
Faktor psikologis diantaranya; Faktor intelektual, meliputi: faktor potensial yaitu faktor kecerdasan, bakat dan keterampilan nyata yaitu faktor prestasi yang diperoleh, faktor non intelektual yaitu unsur kepribadian tertentu seperti sikap, kebiasaan, minat, kebutuhan, motivasi dan emosi;
Media Pembelajaran berbasis Web
- Pengertian Media Berbasis Web
- Ragam dan Klasifikasi Media Pembelajaran
- Peran Media Pembelajaran
- Manfaat Media Pembelajaran
- Pengertian Media Pembelajaran Berbasis Web
- Manfaat Media Pembelajaran Berbasis Web
Dengan demikian media pembelajaran dapat diartikan sebagai perantara penyampaian pesan pembelajaran (learning messages) dari sumber pesan (source of the message) kepada penerima (receiver message), sehingga terjadilah interaksi belajar mengajar. Media pembelajaran mencakup segala sesuatu yang dapat membantu guru dalam menyampaikan bahan ajar guna meningkatkan motivasi, daya pikir dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang dibicarakan atau menjaga perhatian peserta didik terhadap materi yang dibicarakan. Media pembelajaran yang dirancang secara memadai dapat meningkatkan dan memajukan pembelajaran serta memberikan dukungan terhadap pembelajaran berbasis guru, dan tingkat efektivitas media pembelajaran tergantung pada guru itu sendiri.
Penggunaan media dalam proses pembelajaran juga memungkinkan seseorang untuk tidak lagi bergantung pada sumber belajar yang terbatas. Misalnya, media pembelajaran daring/online telah memungkinkan seseorang memilih dan menggunakan konten informasi dan pengetahuan dari berbagai sumber dan media yang tersedia. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran akan mendorong terbentuknya sikap positif terhadap isi materi pembelajaran.
Manfaat media pendidikan dalam proses belajar mengajar secara umum adalah memudahkan proses interaksi antara dosen dan mahasiswa. Proses belajar dan mengajar menjadi lebih menarik; Penggunaan media dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa, mendorong mereka berinteraksi yang mempengaruhi objek kajian, membantu mereka mengkonkretkan sesuatu yang abstrak. Proses belajar siswa menjadi lebih interaktif; jika dirancang dan dipilih dengan benar, media dapat membantu pendidik dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif.
Namun hal tersebut tidak harus terjadi jika dosen ingin menggunakan media pembelajaran untuk membahas materi pembelajaran. Kualitas pembelajaran siswa dapat ditingkatkan; penggunaan media pembelajaran tidak hanya membuat proses belajar mengajar menjadi lebih efisien, tetapi juga membantu siswa dalam menyerap materi pelajaran secara mendalam dan utuh. Dengan menggunakan media menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik serta dapat meningkatkan kecintaan dan apresiasi siswa terhadap ilmu pengetahuan dan proses mencari ilmu itu sendiri.
Peran dosen dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif, pertama; dosen tidak perlu mengulangi penjelasannya ketika menggunakan media dalam proses belajar mengajar, kedua, dengan mengurangi penjelasan secara verbal (lisan), dosen dapat lebih memperhatikan. aspek lainnya dan ketiga, peran dosen tidak lagi hanya itu saja. Media pembelajaran berbasis web merupakan kegiatan pembelajaran yang menggunakan media website yang dapat diakses melalui internet.
E-Learning
- Pengertian E-Learning
- Kelebihan E-Learning
- Fasilitas Sistem E-Learning
- Teknologi E-Learning
- Komponen dan Karakteristik E-Learning
- Jenis Penelitian
- Kerangka Konsep
- Definisi Konsep
- Kategorisasi Penelitian
- Informan Atau Narasumber
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Waktu dan Lokasi Penelitian
- Deskripsi Lokasi Penelitian
Mendorong partisipasi siswa dalam proses pembelajaran dan memberikan kesan yang mendalam di benak siswa. Artinya e-learning memungkinkan pemberian materi pembelajaran kepada peserta didik dengan menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi berupa komputer dan jaringan internet atau intranet. Tidak semua siswa dalam kegiatan pembelajaran konvensional dapat, berani atau mempunyai kesempatan bertanya atau mengemukakan pendapat melalui diskusi.
Memiliki jangkauan yang lebih luas (berpotensi menjangkau khalayak global) Pembelajaran bersifat fleksibel dari segi waktu dan tempat, sehingga jumlah siswa yang dapat dijangkau melalui kegiatan pembelajaran elektronik melalui Internet menjadi lebih banyak atau lebih terbuka luas. Penelitian ini ditulis dengan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam. Siswa sebagai instrumen dalam penelitian ini bersentuhan langsung dengan peneliti dalam pengumpulan data wawancara.
Dengan kata lain penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang dapat memberikan gambaran jelas tentang sesuatu yang sedang terjadi dengan cara membandingkan landasan teori dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Teknik pengumpulan data merupakan alat pengumpulan data yang menunjang penelitian untuk memperoleh data yang relevan. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk memilih informan, dengan spesialisasi informan yang sesuai dengan tujuan penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, dengan tujuan agar informasi yang diperoleh benar-benar dapat dibuktikan dan dipercaya, teknik ini berlangsung dengan bantuan tanya jawab dan tatap muka antara peneliti dengan informan atau orang yang diwawancarai. dalam hal ini peneliti melakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan kepada masyarakat mengenai peran e-learning online dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa dan prestasi mahasiswa di program studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan dan bertanya tentang hambatan-hambatan yang ditemui ketika menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi, dan tentang solusi yang dilakukan siswa ketika menghadapi kendala dalam penggunaannya. Dalam penelitian ini, teknik dokumentasi dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengkaji dokumen atau data terkait dengan menggunakan alat perekam sambil melakukan wawancara. Dengan cara ini, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti mengumpulkan data lebih lanjut dan menemukannya bila diperlukan.
Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2020 dan lokasi penelitian adalah Universitas Negeri Medan Fakultas Bahasa dan Seni Program Studi Sastra Inggris. Objek penelitian ini adalah mahasiswa Stambuk angkatan 2016 Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pembahasan
Peran komunikasi pembelajaran berbasis e-learning dirasa kurang efektif sebagai alat komunikasi interaksi dalam menyampaikan informasi tentang pembelajaran dibandingkan dengan komunikasi pembelajaran yang berlangsung secara tatap muka langsung antara dosen dan mahasiswa. Salah satu pembicara bernama Aulia Putri mengatakan bahwa komunikasi pembelajaran berbasis e-learning akan berjalan baik jika sebagian dosen melek teknologi sehingga dapat menggunakan e-learning dengan baik dan benar sesuai fungsinya. Dari hasil wawancara, 3 dari 10 mahasiswa justru merasakan bahwa meskipun tidak ada peran langsung dosen dalam proses pembelajaran, namun komunikasi pembelajaran melalui e-learning tetap berjalan dengan baik dan komunikatif.
Menurut narasumber bernama Riska Damanik, komunikasi pembelajaran berbasis e-learning juga merupakan salah satu bentuk komunikasi, walaupun tidak dilakukan secara langsung, ia juga dapat mempelajari materi yang ada di e-learning dan dapat bertanya langsung kepada guru jika ada. adalah materi yang dia tidak mengerti. Selain itu menurut narasumber bernama Febriyanto Barus, komunikasi pembelajaran berbasis e-learning dapat membuat mahasiswa lebih leluasa berinteraksi dengan dosen karena tidak perlu bertatap muka karena menurutnya ada sebagian mahasiswa yang tidak bisa berekspresi. pertanyaan atau bahkan pendapat dengan benar dan benar karena gugup. . Namun terlepas dari segala kemudahan yang didapat, perkembangan teknologi di bidang pendidikan belum bisa membuat sebagian siswa tertarik dan menikmatinya, mereka merasa komunikasi pembelajaran yang dilakukan secara langsung dirasa lebih efektif.
Universitas Negeri Medan menerapkan e-learning sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen. Komunikasi pembelajaran melalui e-learning meningkatkan kemampuan siswa dalam mengatasi permasalahan yang tidak dapat dipecahkannya karena tidak adanya peran langsung dari dosen dan menciptakan kemandirian belajar pada siswa. Peran komunikasi pembelajaran berbasis e-learning berjalan dengan baik, beberapa dosen Universitas Negeri Medan aktif menerapkan e-learning sebagai media pembelajaran.
Tidak ada perubahan atau peningkatan prestasi belajar siswa akibat komunikasi pembelajaran berbasis e-learning sebagai metode pengajaran. Siswa hendaknya meningkatkan dan mengevaluasi diri dalam penggunaan e-learning sebagai metode pembelajaran guna meningkatkan minat belajar dan prestasi. Program studi hendaknya meningkatkan e-learning sebagai sarana pembelajaran berbasis web yang menarik agar mahasiswa dapat meningkatkan minat belajar dan berprestasi.
Judul Penelitian : Peran komunikasi pembelajaran berbasis e-learning dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar pada mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Apakah pemanfaatan interaksi e-learning dalam komunikasi pengajaran antara dosen dan mahasiswa berjalan dengan baik?
PENUTUP
Saran
Siswa dan siswa hendaknya menciptakan komunikasi yang interaktif meskipun tidak bertatap muka atau jarak yang jauh antara siswa dan guru dengan menjadikan e-learning sebagai metode pembelajaran yang efektif. Guru/pendidik hendaknya mewaspadai teknologi agar dapat memberikannya kepada peserta didik yang merupakan siswa yang membutuhkan teladan dan bimbingan dalam menghadapi perkembangan teknologi seiring berjalannya waktu. Pancasila dan peran guru pendidikan kewarganegaraan dalam upaya membentuk karakter peserta didik. Jurnal PPKN UNJ Online.
Ketika ingin belajar, mau belajar yang mana, antara materi yang diberikan dosen dan dicatat di buku catatan saat perkuliahan, atau materi yang diunggah ke e-learning. Saat Anda mengumpulkan tugas, apakah Anda lebih suka menyerahkannya langsung ke dosen dengan cara dicetak atau dikirimkan melalui e-learning?