PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dan mereka juga harus berasal dari keluarga laki-laki dan perempuan yang bersangkutan, karena merekalah yang lebih mengenal masing-masing laki-laki dan perempuan.11. Namun, beberapa anggota keluarga suami-istri dari kedua belah pihak menyayangkan tindakan yang mereka pilih.
Fokus Penelitian
Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai kasus mediasi yang dilakukan oleh keluarga ini. Oleh karena itu peneliti mencoba menyoroti dan mengkaji lebih lanjut mengenai mediasi keluarga, dalam hal ini peneliti menyusun sebuah karya ilmiah dengan judul sebagai berikut: Peran Mediator Keluarga dalam Upaya Mencegah Perceraian (Studi Kasus di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember ) .
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Dari segi teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat membawa manfaat untuk memperkaya ilmu khazanah keilmuan bagi dunia pendidikan, khususnya untuk perkembangan di masa depan. Penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan masyarakat atau pemerintah, baik legislatif maupun eksekutif, dalam merumuskan keputusan mediasi keluarga.
Definisi Istilah
Peran mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Faktor pendukung dan penghambat mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Sukorambi kecamatan Sukorambi yaitu faktor pendukungnya adalah kemauan para pihak untuk rujuk, dorongan dari pihak luar seperti keluarga, anak dan teman dekat.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Penelitian ini membahas tentang mediasi yang berfokus pada permasalahan terkait efektivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi PERMA Nr. 1 Tahun 2008 tentang Tata Cara Mediasi Hakim Mediator, penelitian ini fokus pada permasalahan peran mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian.
Kajian Teori Tentang Mediasi dan Perceraian
- Tinjauan Teori Tentang Mediasi
- Kajian Teori Tentang Perceraian
Tujuan mediasi adalah menyelesaikan perselisihan para pihak dengan melibatkan pihak ketiga yang netral dan tidak memihak. 9 Mediasi dapat mengantarkan para pihak pada terwujudnya perjanjian perdamaian yang permanen dan berkesinambungan, mengingat penyelesaian sengketa melalui mediasi menempatkan kedua belah pihak pada posisi yang sama, tidak ada pihak yang menang atau kalah (win-win solution). Penyelesaian sengketa melalui mediasi sangat bermanfaat karena para pihak telah mencapai kesepakatan yang mengakhiri perselisihan mereka secara adil dan saling menguntungkan.
Bahkan dalam mediasi yang gagal, dimana para pihak belum mencapai kesepakatan, manfaatnya justru bisa dirasakan. Hal ini menunjukkan adanya keinginan para pihak untuk menyelesaikan perselisihannya, namun belum menemukan format yang tepat yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak. Salah satu peran penting mediator adalah mengidentifikasi permasalahan yang disepakati para pihak sebagai dasar untuk melanjutkan proses negosiasi.
15 Nurnaningsih Amriani, Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata di Pengadilan, 70. d) Menghindari kecenderungan mempertahankan pendapat para pihak dalam sidang gabungan. Para pihak berkumpul kembali untuk melakukan perundingan akhir dan menyelesaikan beberapa masalah secara lebih rinci. Keuntungan penyelesaian sengketa melalui mediasi adalah penyelesaian sengketa dilakukan oleh seseorang yang benar-benar kita percayai kemampuannya dalam mendamaikan kepentingan pihak-pihak yang berkonflik.
Lokasi Penelitian
Jenis penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang memusatkan perhatian pada gejala atau peristiwa yang terjadi pada kelompok masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat juga disebut penelitian kasus atau studi kasus, penelitian kasus atau studi kasus adalah penelitian mengenai status subjek penelitian, yang mengacu pada fase tertentu atau khas dari keseluruhan kepribadian, dimana subjek penelitian dapat berupa seorang individu. , kelompok, lembaga dan masyarakat.58 Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran tentang fakta, ciri-ciri dan hubungan atau fenomena yang diteliti. Penelitian deskriptif menggambarkan “apa adanya” tentang suatu variabel, gejala, atau situasi. 59 Dalam penelitian ini peneliti akan mengkaji, menjelaskan, dan mengilustrasikan dengan meneliti data lapangan tentang peran keluarga sebagai mediator dalam mencegah perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.
Subyek penelitian
Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumentasi Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Kegunaan data tersebut adalah sebagai pendukung terkait dengan skripsi, data tersebut diperoleh dari berbagai buku, artikel, pendapat para ahli, atau sumber lain yang dianggap relevan dan berkaitan dengan penelitian ini.
Teknik Pengumpulan Data
Untuk mencapai tujuan penelitian ini, peneliti berencana melakukan observasi secara sistematis, dengan melakukan tahapan observasi, dengan mengklasifikasikan dimana dan siapa/apa yang diamati. Wawancara adalah percakapan dengan tujuan tertentu yang dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu pewawancara mengajukan pertanyaan dan pewawancara memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut 62 Wawancara merupakan suatu proses interaksi dan komunikasi 63 Teknik pengumpulan data ini didasarkan pada wawancara yang dilakukan dengan pihak-pihak yang berperan berperan dalam proses mediasi. Dalam penelitian ini, peneliti mewawancarai beberapa pasangan yang melalui proses mediasi dan beberapa pasangan tersebut berhasil rujuk, diantaranya adalah Bapak. Samsih dan Ny. Bhunarya, Pak. Ayub dan Ny. Supiyeh, Pak. Ahmadi dan Ny. Nur dan Pak Ansori serta Bu Munawaroh.
Peneliti juga melakukan wawancara terhadap pihak-pihak yang berperan sebagai mediator bagi para pihak yang bersengketa antara lain Pak Bhunadi, Pak Niman, Pak Hamami dan Pak Hamami. Dalam penelitian, metode dokumentasi dapat diartikan sebagai metode penelitian untuk memperoleh informasi atau Menurut Nana Syaodih Sukmadianat, metode dokumenter adalah teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan dan menganalisis dokumen, baik tertulis maupun elektronik.65 Dengan menggunakan metode ini, kami berharap dapat membantu peneliti dalam memperoleh data terkait mediasi keluarga baik berupa gambar maupun lainnya. dokumen pendukung. .
Analisis Data
Keabsahan Data
Peran mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kecamatan Perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Mediator keluarga turun tangan dalam upaya mencegah perceraian di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Perceraian di Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Fasilitator dan Inhibitor Mediator Keluarga Dalam Upaya Mencegah Perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.
Kedua faktor tersebut merupakan faktor pendukung dan penghambat mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi, menurut pernyataan yang peneliti peroleh dari wawancara dengan masyarakat Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi. Faktor Pendukung dan Penghambat Mediator Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Langkah mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi pada awalnya menggunakan strategi yang berbeda-beda, yaitu melalui strategi konsultasi atau musyawarah dengan kerabat dan juga oleh keluarga mertua dengan mengajak masyarakat untuk menanyakan hak-haknya. pria dan wanita. saran tentang apa yang harus dilakukan.
Apa faktor penghambat dan pendukung mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di desa Sukorambi kecamatan Sukormabi?
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Obyek Penelitian
- Keadaan geografis Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi
- Kondisi alam dan ekonomi
- Kondisi sosial kebiasaan
- Kondisi Agama
- Struktur Organisasi Pemerintah Desa (Perangkat Desa)
69 Hasil dokumentasi diterima dari bagian staf Kantor Kepala Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi, Senin 12 Juni 2017. Desa Sukorambi dikenal sebagai desa agraris, dengan potensi alam yang cukup besar untuk pengembangan perekonomian daerah di tingkat desa. Sesuai dengan potensi perekonomian yang ada, perekonomian di Desa Sukorambi masih mengandalkan sektor pertanian sebagai basis dan penggerak perekonomian di wilayah tersebut.
Berdasarkan potensi tersebut, mata pencaharian penduduk desa Sukorambi sebagian besar adalah petani, buruh tani, dan buruh gudang pertanian. Kehidupan keagamaan masyarakat desa tidak hanya itu saja, masyarakat Desa Sukorambi juga mempunyai agenda rutin disetiap daerahnya. Sarana ibadah di Desa Sukorambi yang untuk sementara didaftarkan pada database buku besar Penyuluhan Keagamaan kecamatan.
71 Hasil dokumentasi diperoleh dari Bagian Sumber Daya Manusia Kantor Kepala Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi pada Senin 12 Juni 2017.
Penyajian Data
- Peran Mediator Keluarga Dalam Upaya Mencegah Terjadinya
- Langkah Mediator Keluarga Dalam Upaya Mencegah Terjadinya
- Faktor Pendukung dan Penghambat Mediator Keluarga Dalam
- Faktor Penghambat dan Pendukung Mediator Keluarga Dalam
Peran mediator keluarga (hakam) sangat penting dalam tumbuh kembang saudara kandung dan anak yang mengalami permasalahan dalam keluarga, pada fokus pertama peneliti menjelaskan peran yang dijelaskan oleh informan. Dari penjelasan para informan terlihat bahwa sebelum melakukan langkah mediator keluarga, perlu dibuat strategi yang akan memudahkan proses mediasi yang akan dilakukan nantinya. Berdasarkan strategi yang diterapkan, mediator keluarga melakukan mediasi sesuai dengan strategi yang telah dirumuskan pada konsultasi keluarga sebelumnya, dan langkah informan tidak jauh berbeda yaitu dengan pendekatan untuk mempengaruhi permasalahan, untuk menunjukkan niatnya. perceraian.
- Langkah-langkah yang dilakukan oleh mediator keluarga ada yang melakukan mediasi para pihak secara terpisah, ada juga yang melakukan mediasi langsung secara bersamaan. Meskipun tidak disebut mediasi, namun model yang digunakan untuk menyelesaikan perselisihan serupa dengan model yang digunakan dalam mediasi.92 Dalam sistem hukum Islam dikenal dengan apa yang disebut islah dan hakam.93 Dengan demikian, dalam keluarga mengalami shikak dan yang tidak bisa. mereka memecahkan masalah. yang dihadapi maka peran mediator keluarga sangat penting untuk membantu mencari solusi dan juga bertujuan untuk mencegah perceraian. Peran keluarga sebagai hakim atau mediator keluarga adalah berusaha menasihati kedua belah pihak dengan pendekatan berbeda yang mampu menggugah hati para pihak untuk berdamai.
Berdasarkan hasil penelitian penulis, langkah yang dilakukan keluarga di desa merupakan hak hukum atau mediator keluarga. Faktor pendukung keberhasilan upaya perdamaian yang dilakukan oleh mediator keluarga Hakam yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi yaitu adai'tikadbaik dari para pihak yang artinya ada kemauan untuk berdamai, ada dorongan dari pihak-pihak yang berkepentingan seperti keluarga, anak-anak dan teman dekat yang membantu para pihak untuk memilih jalan damai. Peran mediator keluarga dalam upaya pencegahan perceraian di Desa Curahdami Kecamatan Sukorambi sangat penting mengingat pihak keluarga sangat menyayangkan jika pihak-pihak yang mengalami shiqaq atau perselisihan dan pertengkaran mengambil jalan pintas.
PENUTUP
Kesimpulan
Faktor penghambatnya adalah kedua belah pihak mengutamakan ego masing-masing, susah dan tidak mau dimintai keterangan ketika dimintai keterangan, awalnya kedua belah pihak tidak mau menengahi, perceraian tetap dipilih sebagai jalan keluar, mertua merupakan salah satu pihak yang berjarak dan juga persoalan ekonomi, persoalan kecemburuan berlebihan yang masih muncul dalam proses mediasi.
Saran
Berdasarkan hal tersebut terkadang keluarga memilih jalan pintas untuk bercerai, keluarga yang menghadapi permasalahan tersebut di atas hendaknya mencari jalan keluar yang lebih baik melalui upaya damai dalam keluarga, agar tidak terjadi perceraian. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan semaksimal mungkin upaya damai keluarga untuk mencegah perceraian.
Penutup
Penerapan Kode Etik Pengacara Pasal 4 Huruf A Tentang Upaya Damai Dalam Perkara Perceraian Perdata yang Gugat di Luar Pengadilan/. Muhammad, Yaumi Nurrahman Efektivitas Mediasi dengan Memediasi Hakim Studi Kasus di Pengadilan Agama Bantul Tahun 2009-201. (Tesis: UIN Sunan Kalijaga, Fakultas Syariah dan Hukum, 2012.