/ Kanal / Kopi TIMES / Pemuda Pergerakan Sebagai Katalisator dan Stabilisator Bangsa
LASIK Promo Rp 24 Juta
Menangkan Paket Libu…
Info…
KOPI TIMES
Pemuda Pergerakan Sebagai Katalisator dan Stabilisator
Bangsa
Berlangganan GRATIS Kopi TIMES
Muhammad Fauzinuddin Faiz, Peraih Pemuda Pelopor Terbaik Bidang Pendidikan Kemenpora 2018, Pembina PMII Rayon FEBI & Pembina PKPT IPNU/IPPNU UIN KH. Achmad Shiddiq Jember Sabtu, 25 Februari 2023 - 08 56 | 54.13k
TERPOPULER
Inilah Kisah Lailatul Qadar yang Pernah Rasulullah Alami
10/04/2023 - 06 42
Mengincar Sate Kambing Muda Juara di Kota Seribu Bukit
10/04/2023 - 03 22
Romi: Sandiaga Uno Pamit ke Prabowo, Siap Bergabung dengan PPP
10/04/2023 - 04 59
PDIP Unggul Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru
10/04/2023 - 08 23
Beri Pembekalan Tim MCH, Ini Pesan Direktur Bina Haji kepada Para Jurnalis
10/04/2023 - 07 23
FOKUS BERITA
Pemilu 2024 Hot LIVE TV News Commerce Indonesia Positif TIMES TV Nasional Daerah Internasional Politik Ekonomi
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
TIMESINDONESIA, JEMBER – Dalam seminggu terakhir ini menjadi momen yang penting bagi pemuda pergerakan di Indonesia. Pada hari Kamis (23/2), diadakan acara akbar Muktamar ke-XVIII Pemuda Muhammadiyah di
Balikpapan untuk periode 2022-2026. Acara ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia yang tergabung dalam organisasi
pemuda Muhammadiyah. Pada acara ini, dilakukan pemilihan pengurus baru yang akan memimpin organisasi untuk empat tahun ke depan.
BACA JUGA
Follow Instagram TIMES Indonesia
Lima Perintah Allah SWT Terhadap Bani Isra'il
Lailatul Qodar: Keutamaan, Waktu Dan Amalan yang dianjurkan
Demokrasi Semu
Pemilu dan Urgensi Pengesahan UU Perampasan Aset
Berjuang Lewat Jalur Politik
Tak hanya itu, pada hari Rabu (22/2), juga diadakan Resepsi Pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia (PMII) Jawa Timur Masa Khidmat 2022-2024 di Islamic Centre Surabaya. Acara ini dihadiri oleh pengurus pusat dan cabang PMII serta tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan.
Advertisement
Dan terakhir, pada hari Jumat (24/2), diperingati hari lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau IPNU ke-69. IPNU adalah organisasi pelajar yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Peringatan ini dilakukan oleh ribuan pelajar yang tergabung dalam organisasi tersebut di seluruh Indonesia.
Biasanya dalam realita di kampus, mahasiswa yang ber-PMII juga berproses di IPNU, ada juga yang fokus ke PMII saja atau IPNU saja.
Perlu dihighlight, bahwa tiga rentetan acara di atas menunjukkan betapa
1
WSBK Mandalika 2023
2
1 Abad NU
3
WSBK Mandalika 2022
4
Muktamar 48 Muhammadiyah
5
Piala Dunia 2022
HEADLINE
PDIP Unggul
Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru
Selengkapnya
TRENDING
Kisah Babinsa Munir; Rela Rogoh Kocek Sendiri Demi Bantu Anak Stunting di Surabaya
460.88k
BREAKING NEWS:
Menantu Wapres RI KH Ma'ruf Amin Meninggal Dunia
82.09k
Lee Dong Wook Kembali jadi Gumiho dalam Tale of the Nine Tailed 1938
33.32k
China Mulai Berlatih Kepung Taiwan
28.79k
Cara Daftar dan Jadwal Program Mudik Gratis Lebaran 2023 di Pelabuhan Jangkar Situbondo
28.30k
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara. Berporses di ketiganya, adalah miniatur dan tempat belajar untuk selanjutnya “siap” saat akan terjun di masyarakat. Semoga acara-acara tersebut dapat menginspirasi pemuda untuk terus bergerak dan
memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Pemuda Pergerakan sebagai Katalisator Perubahan
Pemuda memiliki peran penting dalam membangun dan memperjuangkan masa depan bangsa. Dalam sejarah perjuangan bangsa, pergerakan
pemuda seringkali menjadi katalisator perubahan sosial dan politik serta menjadi pelopor dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Namun, tidak hanya sebagai katalisator perubahan, pemuda juga memiliki peran sebagai stabilisator bangsa dalam membangun dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga stabilitas sosial-politik dalam masyarakat.
Pemuda pergerakan saat ini, saya kira sudah bisa mengakses ruang-ruang demokrasi dan partispiasi politik serta dapat dengan mudah mengeluarkan pendapat dan berpartisipasi dalam kegiatan politik dan publik. Menurut saya, tantangan yang masih mengkristal dari kalangan pemuda pergerakan adalah mengatasi masalah-masalah sosial dan lingkungan serta edukasi hukum. Ini belum beres dan harus menjadi agenda bersama dari aktivis pemuda pergerakan dari tiga elemen itu.
Para sahabat dan rekan harus terlibat aktif baik secara individu atau struktur dalam mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, dan kekerasan, penindasan. Juga dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti pemanasan global, kerusakan hutan, dan pencemaran lingkungan serta edukasi hukum bagi warga awam.
Tentu, tidak hanya menarik dalam konteks altruisme seperti catataan di atas. Para pemuda pergerakan juga jangan sampai hilang ghirah belajar sebagi tujuan utama. Dengan semakin majunya teknologi, tentu persaingan ke depan semakin ketat. Pemuda dihadapkan pada persaingan global dalam hal pendidikan, pekerjaan, dan inovasi. Tiga hal ini yang tentunya menuntut para pemuda pergerakan untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni agar dapat bersaing dalam dunia global.
Pemuda Pergerakan sebagai Stabilisator Bangsa
Bangsa yang besar, amat tergantung dari para pemudanya. Ini adalah kata kunci. Jauh-jauh hari Imam Asy-Syafiʼi (Pendiri mazhab Syafiʼi) pernah dengan lantang menyuarakan, “Pemuda sejati adalah meraka yang mengatakan ‘Inilah sayaʼ, Bukan mereka yang mengatakan, ‘Inilah bapak sayaʼ”. Atau dalam motivasi lain disebutkan, “Pemuda hari ini, Pemimpin masa depan”. Secara psikologis, dua pesan ini meminta para pemuda harus matang dan mandiri secara mental, harus berisi secara akal dan fikiran.
Beberapa anasir dan karakter tersebut diakui atau tidak dapat diterpa melalui organisasi dan gerakan kepemudaan.
Para pemuda, setelah dalam dirinya sudah terisi visi kepemudaan yang tepat dan benar, diharapkan mampu menurunkan misi kepemudaannya dalam konteks berbangsa misalnya seperti membangun dan
mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga stabilitas sosial-politik dalam masyarakat serta perperan dalam pembangunan
nasional dan pembangunan karakter bangsa dengan mengedepankan nilai- nilai seperti kedisiplinan, kejujuran, toleransi, kerja keras, dan kreativitas.
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
Semangat, sikap dan nilai-nilai yang terbetuk dalam karakter pribadi dan kelompok tentunya akan menyetatkan tubuh organisasi. Jika tubuh
organisasi pergerakan sehat, maka tentu akan berdampak pada kesehatan bangsa.
Membangun Jejaring dan Kolaborasi Antar pemuda pergerakan
Kita tahu bahwa Pemuda Muhammadiyyah adalah wadah organisasigerakan bagi para pemuda putra/putri warga Muhammadiyyah, sedangkan PMII dan IPNU adalah tempat berproses bagi para pemuda dari warga Nahdliyyin. Dalam konteks gerakan, tentu mereka membawa visi-misi dari organisasi induknya, yaitu NU-Muhammadiyyah. Namun saat ini,
memperuncing perbedaan justru hanya akan menimbulkan konflik dan tidak membawa manfaat bagi semua pihak dan stabilitas bangsa. Sebaliknya, menerima perbedaan dan berupaya membangun kerukunan serta persatuan di tengah keragaman dapat membawa manfaat bagi semua pihak, termasuk masyarakat, negara, dan bangsa secara keseluruhan.
Menerima perbedaan juga dapat mendorong terciptanya dialog dan kerjasama yang lebih baik antara kelompok atau individu yang berbeda, sehingga dapat menciptakan harmoni dalam kehidupan bersama. Melalui dialog, berbagai perbedaan dapat ditemukan dan dicari solusi yang
menguntungkan semua pihak. Kerjasama antar kelompok atau individu yang berbeda juga dapat meningkatkan efektivitas dalam memecahkan masalah dan mencapai tujuan yang diinginkan.
Dalam konteks pembangunan bangsa, menerima perbedaan dan membangun kerukunan serta persatuan di tengah keragaman akan
memperkuat kekuatan bangsa. Kekuatan bangsa akan semakin besar ketika masyarakat dapat bekerja sama dan bersatu untuk mencapai tujuan
bersama. Sebaliknya, jika masyarakat terpecah-belah dan konflik terus berlangsung, maka akan memperlemah kekuatan bangsa dan
memperlambat pembangunan.
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
Oleh karena itu, dengan kolaborasi dan jejaring yang baik, para pemuda pergerakan dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman,
memperluas jangkauan kegiatan, dan meningkatkan sinergi dalam memperjuangkan perubahan dan pembangunan bangsa. Membangun jejaring dan kolaborasi sangat diperlukan untuk semakin mengetahui batas diri, saling menghargai, dan maju bersama. (*)
* Oleh Muhammad Fauzinuddin Faiz, Peraih Pemuda Pelopor Terbaik
Bidang Pendidikan Kemenpora 2018, Pembina PMII Rayon FEBI & Pembina PKPT IPNU/IPPNU UIN KH. Achmad Shiddiq Jember
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Muhammad Fauzinuddin Faiz Opini Kopitimes
Editor : Yatimul Ainun Publisher : Sholihin Nur
0 0 0 0 0 0
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
Cara Menghilangkan -17 Kg Lemak Perut dalam 2 Minggu
Ini akan membersihkan
tubuhmu dari parasit! Ini akan membersihkan tubuhmu dari parasit!
Keluarga asal Jember Kaya dalam 7 Hari setelah Baca Ini
Turunkan 18 Kg dengan Konsumsi sebelum Tidur selama Seminggu
Arthritis: Cara ajaib untuk menghilangka Sakit Lutut
& Sendi
Arthritis: Cara ajaib untuk menghilangka Sakit Lutut
& Sendi
Prostat telah menyusut 3 kali lipat! Minum ini setiap malam!
Sakit Lutut & Sendi akan Hilang jika Anda Lakukan Ini Tiap Pagi
TERBARU
PDIP Unggul Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru
50 menit lalu
KJRI Sydney Gelar Peringatan Nuzulul Quran 1444 H, Begini Pesan Konjen RI
1 jam lalu
Beri Pembekalan Tim MCH, Ini Pesan Direktur Bina Haji kepada Para Jurnalis
2 jam lalu
Inilah Kisah Lailatul Qadar yang Pernah Rasulullah Alami
3 jam lalu
Romi: Sandiaga Uno Pamit ke Prabowo, Siap Bergabung dengan PPP
4 jam lalu
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
Mengincar Sate Kambing Muda Juara di Kota Seribu Bukit
6 jam lalu
Pendeteksi Mata Sakit Digital Antar Rohman dan Tim Raih Emas Kejuaraan Teknologi Internasional di Malaysia
10 jam lalu
Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-19, Derajatnya Diangkat ke Surga
11 jam lalu
Anwar Sadad Suntik Semangat Kader Gerindra Surabaya, Pesan Jaga Harmoni
11 jam lalu
Terima SK Penetapan Kampus II, Rektor UIN KHAS Jember: Akan Jadi Kampus di Atas Awan
11 jam lalu
INDONESIA POSITIF
Santunan PT ACA Untuk Anak Yatim Diisi Uji Kecerdasan…
09/04/2023 - 20 11
KOPI TIMES
Lima Perintah Allah SWT Terhadap Bani Isra'il
08/04/2023 - 18 36
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio
MEMBER OF
Copyright 2014-2023 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 1.6843 seconds.
Running in Mac OS X - THEONE Baznas Sumba Timur Salurkan 1000 Karung
Beras untuk…
09/04/2023 - 18 36
Anwar Sadad Berhasil Bangun Inkubator Calon Pemimpin…
09/04/2023 - 18 01
Perda Desa Wisata Gresik Diharapkan Dongkrak Pendapatan
09/04/2023 - 17 47
Ramadan Berkah, Pemuda Pancasila Kabupaten Malang…
09/04/2023 - 17 23
Pentingnya Edukasi Pengelolaan Keuangan Bagi RTP Kabupaten…
09/04/2023 - 16 29
Polbangtan Malang-Komisi IV DPR Gelar Bimtek di Bali…
09/04/2023 - 15 15
Lailatul Qodar: Keutamaan, Waktu Dan Amalan yang dianjurkan
08/04/2023 - 16 32
Demokrasi Semu
08/04/2023 - 15 11
Pemilu dan Urgensi Pengesahan UU Perampasan Aset
08/04/2023 - 14 36
Berjuang Lewat Jalur Politik
08/04/2023 - 13 44
Membumikan Teologi Zakat
08/04/2023 - 12 23
Jalan Tengah: Mitos Angka 13 dan Gaji ke-13
08/04/2023 - 11 16
TIMES Indonesia
- Berita Positif Terbaru dan TerkiniPortal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang perisitiwa, cek fakta, ekoran, politik, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata, dan kopi times
Follow
TIMES Indonesia @timesindonesia timesindonesia.co.id @timescoid @times tv
TENTANG KAMI REDAKSI JURNALISME POSITIF INFO IKLAN KEBIJAKAN DATA PRIBADI PMC POLICY NETWORK
DESIGN & DEVELOPMENT BY
Baca selengkapnya
Powered by GliaStudio