• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Pemuda Pergerakan sebagai Katalisator dan Stabilisator Bangsa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Peran Pemuda Pergerakan sebagai Katalisator dan Stabilisator Bangsa"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

/ Kanal / Kopi TIMES / Pemuda Pergerakan Sebagai Katalisator dan Stabilisator Bangsa

LASIK Promo Rp 24 Juta

Menangkan Paket Libu…

Info…

KOPI TIMES

Pemuda Pergerakan Sebagai Katalisator dan Stabilisator

Bangsa

Berlangganan GRATIS Kopi TIMES

Muhammad Fauzinuddin Faiz, Peraih Pemuda Pelopor Terbaik Bidang Pendidikan Kemenpora 2018, Pembina PMII Rayon FEBI  & Pembina PKPT IPNU/IPPNU UIN KH. Achmad Shiddiq Jember Sabtu, 25 Februari 2023 - 08 56 | 54.13k

 TERPOPULER

Inilah Kisah Lailatul Qadar yang Pernah Rasulullah Alami

10/04/2023 - 06 42

Mengincar Sate Kambing Muda Juara di Kota Seribu Bukit

10/04/2023 - 03 22

Romi: Sandiaga Uno Pamit ke Prabowo, Siap Bergabung dengan PPP

10/04/2023 - 04 59

PDIP Unggul Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru

10/04/2023 - 08 23

Beri Pembekalan Tim MCH, Ini Pesan Direktur Bina Haji kepada Para Jurnalis

10/04/2023 - 07 23

 FOKUS BERITA

Pemilu 2024 Hot LIVE TV News Commerce Indonesia Positif TIMES TV Nasional Daerah Internasional Politik Ekonomi

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(2)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Dalam seminggu terakhir ini menjadi momen yang penting bagi pemuda pergerakan di Indonesia. Pada hari Kamis (23/2), diadakan acara akbar Muktamar ke-XVIII Pemuda Muhammadiyah di

Balikpapan untuk periode 2022-2026. Acara ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia yang tergabung dalam organisasi

pemuda Muhammadiyah. Pada acara ini, dilakukan pemilihan pengurus baru yang akan memimpin organisasi untuk empat tahun ke depan.

 BACA JUGA

 Follow Instagram TIMES Indonesia 

 Lima Perintah Allah SWT Terhadap Bani Isra'il

 Lailatul Qodar: Keutamaan, Waktu Dan Amalan yang dianjurkan

 Demokrasi Semu

 Pemilu dan Urgensi Pengesahan UU Perampasan Aset

 Berjuang Lewat Jalur Politik

Tak hanya itu, pada hari Rabu (22/2), juga diadakan Resepsi Pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam

Indonesia (PMII) Jawa Timur Masa Khidmat 2022-2024 di Islamic Centre Surabaya. Acara ini dihadiri oleh pengurus pusat dan cabang PMII serta tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan.

Advertisement

Dan terakhir, pada hari Jumat (24/2), diperingati hari lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau IPNU ke-69. IPNU adalah organisasi pelajar yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Peringatan ini dilakukan oleh ribuan pelajar yang tergabung dalam organisasi tersebut di seluruh Indonesia.

Biasanya dalam realita di kampus, mahasiswa yang ber-PMII juga berproses di IPNU, ada juga yang fokus ke PMII saja atau IPNU saja.

Perlu dihighlight, bahwa tiga rentetan acara di atas menunjukkan betapa

1

WSBK Mandalika 2023

2

1 Abad NU

3

WSBK Mandalika 2022

4

Muktamar 48 Muhammadiyah

5

Piala Dunia 2022

HEADLINE

PDIP Unggul

Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru

Selengkapnya

 TRENDING

Kisah Babinsa Munir; Rela Rogoh Kocek Sendiri Demi Bantu Anak Stunting di Surabaya

460.88k

BREAKING NEWS:

Menantu Wapres RI KH Ma'ruf Amin Meninggal Dunia

82.09k

Lee Dong Wook Kembali jadi Gumiho dalam Tale of the Nine Tailed 1938

33.32k

China Mulai Berlatih Kepung Taiwan 

28.79k

Cara Daftar dan Jadwal Program Mudik Gratis Lebaran 2023 di Pelabuhan Jangkar Situbondo

28.30k

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(3)

mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara. Berporses di ketiganya, adalah miniatur dan tempat belajar untuk selanjutnya “siap” saat akan terjun di masyarakat. Semoga acara-acara tersebut dapat menginspirasi pemuda untuk terus bergerak dan

memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Pemuda Pergerakan sebagai Katalisator Perubahan

Pemuda memiliki peran penting dalam membangun dan memperjuangkan masa depan bangsa. Dalam sejarah perjuangan bangsa, pergerakan

pemuda seringkali menjadi katalisator perubahan sosial dan politik serta menjadi pelopor dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Namun, tidak hanya sebagai katalisator perubahan, pemuda juga memiliki peran sebagai stabilisator bangsa dalam membangun dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga stabilitas sosial-politik dalam masyarakat.

Pemuda pergerakan saat ini, saya kira sudah bisa mengakses ruang-ruang demokrasi dan partispiasi politik serta dapat dengan mudah mengeluarkan pendapat dan berpartisipasi dalam kegiatan politik dan publik. Menurut saya, tantangan yang masih mengkristal dari kalangan pemuda pergerakan adalah mengatasi masalah-masalah sosial dan lingkungan serta edukasi hukum. Ini belum beres dan harus menjadi agenda bersama dari aktivis pemuda pergerakan dari tiga elemen itu.

Para sahabat dan rekan harus terlibat aktif baik secara individu atau struktur dalam mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, dan kekerasan, penindasan. Juga dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti pemanasan global, kerusakan hutan, dan pencemaran lingkungan serta edukasi hukum bagi warga awam.

Tentu, tidak hanya menarik dalam konteks altruisme seperti catataan di atas. Para pemuda pergerakan juga jangan sampai hilang ghirah belajar sebagi tujuan utama. Dengan semakin majunya teknologi, tentu persaingan ke depan semakin ketat. Pemuda dihadapkan pada persaingan global dalam hal pendidikan, pekerjaan, dan inovasi. Tiga hal ini yang tentunya menuntut para pemuda pergerakan untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni agar dapat bersaing dalam dunia global.

Pemuda Pergerakan sebagai Stabilisator Bangsa

Bangsa yang besar, amat tergantung dari para pemudanya. Ini adalah kata kunci. Jauh-jauh hari Imam Asy-Syafiʼi (Pendiri mazhab Syafiʼi) pernah dengan lantang menyuarakan, “Pemuda sejati adalah meraka yang mengatakan ‘Inilah sayaʼ, Bukan mereka yang mengatakan, ‘Inilah bapak sayaʼ”. Atau dalam motivasi lain disebutkan, “Pemuda hari ini, Pemimpin masa depan”. Secara psikologis, dua pesan ini meminta para pemuda harus matang dan mandiri secara mental, harus berisi secara akal dan fikiran.

Beberapa anasir dan karakter tersebut diakui atau tidak dapat diterpa melalui organisasi dan gerakan kepemudaan.

Para pemuda, setelah dalam dirinya sudah terisi visi kepemudaan yang tepat dan benar, diharapkan mampu menurunkan misi kepemudaannya dalam konteks berbangsa misalnya seperti membangun dan

mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga stabilitas sosial-politik dalam masyarakat serta perperan dalam pembangunan

nasional dan pembangunan karakter bangsa dengan mengedepankan nilai- nilai seperti kedisiplinan, kejujuran, toleransi, kerja keras, dan kreativitas.

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(4)

Semangat, sikap dan nilai-nilai yang terbetuk dalam karakter pribadi dan kelompok tentunya akan menyetatkan tubuh organisasi. Jika tubuh

organisasi pergerakan sehat, maka tentu akan berdampak pada kesehatan bangsa.

Membangun Jejaring dan Kolaborasi Antar pemuda pergerakan

Kita tahu bahwa Pemuda Muhammadiyyah adalah wadah organisasi

gerakan bagi para pemuda putra/putri warga Muhammadiyyah, sedangkan PMII dan IPNU adalah tempat berproses bagi para pemuda dari warga Nahdliyyin. Dalam konteks gerakan, tentu mereka membawa visi-misi dari organisasi induknya, yaitu NU-Muhammadiyyah. Namun saat ini,

memperuncing perbedaan justru hanya akan menimbulkan konflik dan tidak membawa manfaat bagi semua pihak dan stabilitas bangsa. Sebaliknya, menerima perbedaan dan berupaya membangun kerukunan serta persatuan di tengah keragaman dapat membawa manfaat bagi semua pihak, termasuk masyarakat, negara, dan bangsa secara keseluruhan.

Menerima perbedaan juga dapat mendorong terciptanya dialog dan kerjasama yang lebih baik antara kelompok atau individu yang berbeda, sehingga dapat menciptakan harmoni dalam kehidupan bersama. Melalui dialog, berbagai perbedaan dapat ditemukan dan dicari solusi yang

menguntungkan semua pihak. Kerjasama antar kelompok atau individu yang berbeda juga dapat meningkatkan efektivitas dalam memecahkan masalah dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Dalam konteks pembangunan bangsa, menerima perbedaan dan membangun kerukunan serta persatuan di tengah keragaman akan

memperkuat kekuatan bangsa. Kekuatan bangsa akan semakin besar ketika masyarakat dapat bekerja sama dan bersatu untuk mencapai tujuan

bersama. Sebaliknya, jika masyarakat terpecah-belah dan konflik terus berlangsung, maka akan memperlemah kekuatan bangsa dan

memperlambat pembangunan.

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(5)

Oleh karena itu, dengan kolaborasi dan jejaring yang baik, para pemuda pergerakan dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman,

memperluas jangkauan kegiatan, dan meningkatkan sinergi dalam memperjuangkan perubahan dan pembangunan bangsa. Membangun jejaring dan kolaborasi sangat diperlukan untuk semakin mengetahui batas diri, saling menghargai, dan maju bersama. (*)

* Oleh Muhammad Fauzinuddin Faiz, Peraih Pemuda Pelopor Terbaik

Bidang Pendidikan Kemenpora 2018, Pembina PMII Rayon FEBI  & Pembina PKPT IPNU/IPPNU UIN KH. Achmad Shiddiq Jember

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Muhammad Fauzinuddin Faiz Opini Kopitimes

Editor : Yatimul Ainun Publisher : Sholihin Nur

0 0 0 0 0 0

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(6)

Cara Menghilangkan -17 Kg Lemak Perut dalam 2 Minggu

Ini akan membersihkan

tubuhmu dari parasit! Ini akan membersihkan tubuhmu dari parasit!

Keluarga asal Jember Kaya dalam 7 Hari setelah Baca Ini

Turunkan 18 Kg dengan Konsumsi sebelum Tidur selama Seminggu

Arthritis: Cara ajaib untuk menghilangka Sakit Lutut

& Sendi

Arthritis: Cara ajaib untuk menghilangka Sakit Lutut

& Sendi

Prostat telah menyusut 3 kali lipat! Minum ini setiap malam!

Sakit Lutut & Sendi akan Hilang jika Anda Lakukan Ini Tiap Pagi

 TERBARU

PDIP Unggul Elektabilitas Jelang Pemilu 2024, LSI Rilis Hasil Survei Terbaru

50 menit lalu

KJRI Sydney Gelar Peringatan Nuzulul Quran 1444 H, Begini Pesan Konjen RI

1 jam lalu

Beri Pembekalan Tim MCH, Ini Pesan Direktur Bina Haji kepada Para Jurnalis

2 jam lalu

Inilah Kisah Lailatul Qadar yang Pernah Rasulullah Alami

3 jam lalu

Romi: Sandiaga Uno Pamit ke Prabowo, Siap Bergabung dengan PPP

4 jam lalu

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(7)

Mengincar Sate Kambing Muda Juara di Kota Seribu Bukit

6 jam lalu

Pendeteksi Mata Sakit Digital Antar Rohman dan Tim Raih Emas Kejuaraan Teknologi Internasional di Malaysia

10 jam lalu

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-19, Derajatnya Diangkat ke Surga

11 jam lalu

Anwar Sadad Suntik Semangat Kader Gerindra Surabaya, Pesan Jaga Harmoni

11 jam lalu

Terima SK Penetapan Kampus II, Rektor UIN KHAS Jember: Akan Jadi Kampus di Atas Awan

11 jam lalu

 INDONESIA POSITIF

Santunan PT ACA Untuk Anak Yatim Diisi Uji Kecerdasan…

09/04/2023 - 20 11

 KOPI TIMES

Lima Perintah Allah SWT Terhadap Bani Isra'il

08/04/2023 - 18 36

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

(8)

MEMBER OF

Copyright 2014-2023 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.

Page rendered in 1.6843 seconds.

Running in Mac OS X - THEONE Baznas Sumba Timur Salurkan 1000 Karung

Beras untuk…

09/04/2023 - 18 36

Anwar Sadad Berhasil Bangun Inkubator Calon Pemimpin…

09/04/2023 - 18 01

Perda Desa Wisata Gresik Diharapkan Dongkrak Pendapatan

09/04/2023 - 17 47

Ramadan Berkah, Pemuda Pancasila Kabupaten Malang…

09/04/2023 - 17 23

Pentingnya Edukasi Pengelolaan Keuangan Bagi RTP Kabupaten…

09/04/2023 - 16 29

Polbangtan Malang-Komisi IV DPR Gelar Bimtek di Bali…

09/04/2023 - 15 15

Lailatul Qodar: Keutamaan, Waktu Dan Amalan yang dianjurkan

08/04/2023 - 16 32

Demokrasi Semu

08/04/2023 - 15 11

Pemilu dan Urgensi Pengesahan UU Perampasan Aset

08/04/2023 - 14 36

Berjuang Lewat Jalur Politik

08/04/2023 - 13 44

Membumikan Teologi Zakat

08/04/2023 - 12 23

Jalan Tengah: Mitos Angka 13 dan Gaji ke-13

08/04/2023 - 11 16

TIMES Indonesia

- Berita Positif Terbaru dan Terkini

Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang perisitiwa, cek fakta, ekoran, politik, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata, dan kopi times

Follow

TIMES Indonesia

@timesindonesia timesindonesia.co.id @timescoid @times tv

TENTANG KAMI REDAKSI JURNALISME POSITIF INFO IKLAN KEBIJAKAN DATA PRIBADI PMC POLICY NETWORK

DESIGN & DEVELOPMENT BY

Baca selengkapnya

Powered by GliaStudio

Referensi

Dokumen terkait

Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori elit politik, teori kekuasaan dan teori bos lokal yang dipakai sebagai pisau analisa untuk melihat peran MPC Pemuda Pancasila

Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori elit politik, teori kekuasaan dan teori bos lokal yang dipakai sebagai pisau analisa untuk melihat peran MPC Pemuda Pancasila

Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori elit politik, teori kekuasaan dan teori bos lokal yang dipakai sebagai pisau analisa untuk melihat peran MPC Pemuda Pancasila

Kekuasaan dan Politik Lokal (Studi Tentang Peran Pemuda Pancasila dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Tahun 2008).. Jakarta:

Entrng merupakan ketua ke-3 MPC Pemuda Pancasila Labuhan Batu yang merupakan politisi partai Golkar dan pernah mencalonkan diri sebagi Bupati Labuhan Batu periode (2005-2010)

Politik Layar Terkembang : Lintasan sejarah Pemuda Pancasila Sumatera utara dalam kekuasaan, Medan : Vote Institute.. Relasi Simbiosis Mutualisme dan Transaksional: relasi

Majelis Pimpinan Pemuda Pancasila disemua tingkatan wajib mensubsidi penyelenggaraan program Lembaga/ Badan untuk satu periode kepengurusannya dengan terlebih dahulu

Untuk membuktikan adanya peran tersebut, penelitian ini akan menjawab bentuk intimidasi, pola mobilisasi anggota Pemuda Pancasila, dan model relasi yang dilakukan pada