• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEREKONOMIAN INDONESIA “SEKTOR PEMERINTAHAN"

N/A
N/A
Adinda Anifah Putri. Ekonomi 4B 20

Academic year: 2023

Membagikan "PEREKONOMIAN INDONESIA “SEKTOR PEMERINTAHAN""

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ADINDA ANIFAH PUTRI 1220110037

PEREKONOMIAN INDONESIA

“SEKTOR PEMERINTAHAN”

(2)

 Sektor Pemerintah  Mencakup semua unit kelembagaan yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah negara

bagian, dan pemerintah daerah. Contohnya : Bank Sentral (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sektor Pemerintah berperan penting dalam semua aspek ekonomi dan Perusahaan.

Pemerintah bertindak sebagai “Regulator”

(pengatur). Dimana

pemerintah menerbitkan berbagai peraturan dan kebijakan untuk

mempengaruhi aktivitas ekonomi.

PERAN SEKTOR PEMERINTAHAN

DALAM PEREKONOMIAN NEGARA

(3)

 Teridiri dari unit-unit yang dibiyai melalui pajak atau

kontribusi sosial wajib. Pemerintah tidak memproduksi barang dan jasa untuk dijual di pasar dan tidak

berorientasi keuntungan.

PERBEDAAN SEKTOR PEMERINTAHAN & SEKTOR

PUBLIK

 Terdiri dari sektor pemerintah dan

Perusahaan milik negara.

Perusahaan menghasilkan output pasar dan

berorientasi keuntungan.

SEKTOR PEMERINTAH SEKTOR PUBLIK

(4)

ANGGARAN SEKTOR PEMERINTAH

Sumber utama pendapatan sektor pemerintah adalah “Pajak”.

Pemerintah memungutnya dari sektor rumah tangga dan perusahaan.

PAJAK

PAJAK LANGSUNG PAJAK TIDAK LANGSUNG

Pemerinntah mengenakannya atas pendapatan, kekayaan,

dan laba Perusahaan.

Contoh => Pajak penghasilan, Pajak Perusahaan, Pajak

capital gain

Pemerinntah mengenakannya terhadap barang dan jasa alih- alih langsung ke wajib pajak.

Contoh => Pajak pertambahan nilai dan cukai.

(5)

“Sektor Pemerintah

menggunakan pendapatan pajak untuk berbagai

keperluan seperti halnya pemerintah menyediakan layanan dan barang publik.”

—Pemerintah

(6)

PENGELUARAN DESKRIPSI

Pengeluaran saat ini

(Current Expenditures)

Terdiri dari pengeluaran barang dan jasa rutin.

Seperti belanja untuk program kesehatan, pendidikan, dan pertahanan, serta pembeyaran gaji

pegawai pemerintah.

Belanja modal (Capital Expenditures)

Terdiri dari pengeluaran untuk modal ekonomi.

Seperti belanja infrastruktur. Komponen ini berkontribusi penting untuk meningkatkan

persediaan modal dan kapasitas produktif perekonomian.

Pembayaran transfer

(Transfer payment)

Pengeluaran yang tidak melibatkan pertukaran barang dan jasa. Yang dimaksudkan adalah pengalihan pembiayaan dari satu sektor ke sektor lainnya. Seperti pembayaran transfer digunakan untuk menggambarkan pembayaran pemerintah ke

individu melalui program sosial : bantuan siswa, keluarga miskin, jaminan sosial, BPJS, dan

kesejahteraan.

3 KATEGORI UTAMA

PENGELUARAN PEMERINTAH

(7)

3 ANGGARAN PEMERINTAH

ANGGARAN DESKRIPSI

Anggaran berimbang

Dimana pendapatan sama dengan pengeluaran atau Anggaran yang jumlah penerimaannya sekurang-

kurangnya sama dengan jumlah pengeluaran selama suatu periode tertentu.

Defisit anggaran

Dimana pengeluangan pemerintah melebihi pendapatan. Untuk membiayai defisit, pemerinta

meminjam dari pasar keuangan atau dari sektor eksternal dengan menerbitkan surat utang.

Surplus anggarann

Dimana pendapatan melebihi pengeluaran

pemerintah. Surplus sebagai tabungan publik untuk membiayai defisit.

(8)

“Pajak” dan “Pengeluaran” pemerintah adalah dua alat kebijakan fiskal. Pemerintah menggunakan keduanya untuk

mempengaruhi aktivitas perekonomian. Perubahan keduanya dapat berdampak pada perekonoman, tingkat

inflasi dan tingkat pengangguran.

SEKTOR PEMERINTAH

MEMPENGARUHI PEREKONOMIAN

Kebijakan Fiskal DESKRIPSI

Kebijakan fiskal

ekspansioner Opsinya adalah menaikkan pengeluaran pemerintah dan menurunkan pajak.

Kebijakan fiskal kontraksioner

Tujuan kebijakan ini untuk merendam tekanan tinggi inflasi dan menghindari perekonomian yang terlalu panas. Dengan cara pemerintah mengurangi

belanja dan menaikkan pajak.

(9)

“TERIMAKASIH

—Adinda Anifah Putri

Referensi

Dokumen terkait

hasil pajak daerah sebesar 5 persen, pengeluaran sektor pertanian sebesar 10 persen, pengeluaran infrastrukur sebesar 5 persen terhadap penerimaan dan pengeluaran

Kebijakan tanpa memperhatikan kebijakan di sektor lain tidak akan optimal dan bahkan dapat berdampak negatif terhadap perekonomian secara keseluruhan.Kebijakan fiskal yang

Pengeluaran sektor rumah tangga akan selalu sama dengan nilai barang dan jasa yang diproduksi yang diciptakan oleh faktor-faktor produksi tersebut dalam

Politik diskonto adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan tingkat menurunkan tingkat bunga pada bank..

Teori mengatakan bahwa tingkat pengangguran juga dipengaruhi oleh inflasi, kebijakan fiskal (pengeluaran.. pemerintah dan pajak) serta kebijakan moneter (tingkat suku bunga dan

- Pengeluaran/pengeluaran pemerintah G = pengeluaran publik - Pajak T = pajak Kebijakan fiskal juga dapat digambarkan sebagai salah satu kebijakan ekonomi makro terpenting dalam

Dalam Keseimbangan dalam perekonomian dua sektor merupakan keseimbangan dari sisi pendapatan dan sisi pengeluaran yang dilakukan oleh sektor rumah tangga dan sektor swasta, dengan

Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian dua sektor terjadi ketika pendapatan yang diterima oleh sektor rumah tangga sama dengan pengeluaran sektor rumah tangga untuk membeli