ADINDA ANIFAH PUTRI 1220110037
PEREKONOMIAN INDONESIA
“SEKTOR PEMERINTAHAN”
Sektor Pemerintah Mencakup semua unit kelembagaan yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah negara
bagian, dan pemerintah daerah. Contohnya : Bank Sentral (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sektor Pemerintah berperan penting dalam semua aspek ekonomi dan Perusahaan.
Pemerintah bertindak sebagai “Regulator”
(pengatur). Dimana
pemerintah menerbitkan berbagai peraturan dan kebijakan untuk
mempengaruhi aktivitas ekonomi.
PERAN SEKTOR PEMERINTAHAN
DALAM PEREKONOMIAN NEGARA
Teridiri dari unit-unit yang dibiyai melalui pajak atau
kontribusi sosial wajib. Pemerintah tidak memproduksi barang dan jasa untuk dijual di pasar dan tidak
berorientasi keuntungan.
PERBEDAAN SEKTOR PEMERINTAHAN & SEKTOR
PUBLIK
Terdiri dari sektor pemerintah dan
Perusahaan milik negara.
Perusahaan menghasilkan output pasar dan
berorientasi keuntungan.
SEKTOR PEMERINTAH SEKTOR PUBLIK
ANGGARAN SEKTOR PEMERINTAH
Sumber utama pendapatan sektor pemerintah adalah “Pajak”.
Pemerintah memungutnya dari sektor rumah tangga dan perusahaan.
PAJAK
PAJAK LANGSUNG PAJAK TIDAK LANGSUNG
Pemerinntah mengenakannya atas pendapatan, kekayaan,
dan laba Perusahaan.
Contoh => Pajak penghasilan, Pajak Perusahaan, Pajak
capital gain
Pemerinntah mengenakannya terhadap barang dan jasa alih- alih langsung ke wajib pajak.
Contoh => Pajak pertambahan nilai dan cukai.
“Sektor Pemerintah
menggunakan pendapatan pajak untuk berbagai
keperluan seperti halnya pemerintah menyediakan layanan dan barang publik.”
—Pemerintah
PENGELUARAN DESKRIPSI
Pengeluaran saat ini
(Current Expenditures)
Terdiri dari pengeluaran barang dan jasa rutin.
Seperti belanja untuk program kesehatan, pendidikan, dan pertahanan, serta pembeyaran gaji
pegawai pemerintah.
Belanja modal (Capital Expenditures)
Terdiri dari pengeluaran untuk modal ekonomi.
Seperti belanja infrastruktur. Komponen ini berkontribusi penting untuk meningkatkan
persediaan modal dan kapasitas produktif perekonomian.
Pembayaran transfer
(Transfer payment)
Pengeluaran yang tidak melibatkan pertukaran barang dan jasa. Yang dimaksudkan adalah pengalihan pembiayaan dari satu sektor ke sektor lainnya. Seperti pembayaran transfer digunakan untuk menggambarkan pembayaran pemerintah ke
individu melalui program sosial : bantuan siswa, keluarga miskin, jaminan sosial, BPJS, dan
kesejahteraan.
3 KATEGORI UTAMA
PENGELUARAN PEMERINTAH
3 ANGGARAN PEMERINTAH
ANGGARAN DESKRIPSI
Anggaran berimbang
Dimana pendapatan sama dengan pengeluaran atau Anggaran yang jumlah penerimaannya sekurang-
kurangnya sama dengan jumlah pengeluaran selama suatu periode tertentu.
Defisit anggaran
Dimana pengeluangan pemerintah melebihi pendapatan. Untuk membiayai defisit, pemerinta
meminjam dari pasar keuangan atau dari sektor eksternal dengan menerbitkan surat utang.
Surplus anggarann
Dimana pendapatan melebihi pengeluaran
pemerintah. Surplus sebagai tabungan publik untuk membiayai defisit.
“Pajak” dan “Pengeluaran” pemerintah adalah dua alat kebijakan fiskal. Pemerintah menggunakan keduanya untuk
mempengaruhi aktivitas perekonomian. Perubahan keduanya dapat berdampak pada perekonoman, tingkat
inflasi dan tingkat pengangguran.
SEKTOR PEMERINTAH
MEMPENGARUHI PEREKONOMIAN
Kebijakan Fiskal DESKRIPSI
Kebijakan fiskal
ekspansioner Opsinya adalah menaikkan pengeluaran pemerintah dan menurunkan pajak.
Kebijakan fiskal kontraksioner
Tujuan kebijakan ini untuk merendam tekanan tinggi inflasi dan menghindari perekonomian yang terlalu panas. Dengan cara pemerintah mengurangi
belanja dan menaikkan pajak.