KESIAPAN PETANI DAN KINERJA PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI PROVINSI LAMPUNG
Oleh:
R. Hanung Ismono, Dyah Aring Hepiana Lestari,
Fembriarti Erry Prasmatiwi, Dian Rahmalia, dan Fitriani
Dusampaikan pada:
Seminar Nasional CSSPO Universitas Jambi Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Jambi tanggal 6 November 2019 di Hotel BW Luxury Kota Jambi.
KESIAPAN PETANI DAN KINERJA PEREMAJAAN
KELAPA SAWIT RAKYAT DI PROVINSI LAMPUNG
Tujuan Penelitian
• Mengkaji tentang kesiapan petani kelapa sawit rakyat dalam peremajaan kelapa sawit rakyat.
• Mengkaji tentang kinerja kegiatan peremajaan sawit
rakyat.
Gambaran Umum
0 100000 200000 300000 400000 500000 600000
2013 2014 2015 2016 2017
Perkembangan Luas Areal dan Produksi Kelapa Sawit Provinsi Lampung Tahun 2013-2017
Total Luas Lahan (ha) Total Produksi (ton)
Perkembangan Luas Lahan dan Produksi Kelapa Sawit di Provinsi Lampung Tahun 2013-2017
0 20,000 40,000 60,000 80,000 100,000 120,000
2013 2014 2015 2016 2017 Luas Lahan (Ha)
- 50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 300,000 350,000
2013 2014 2015 2016 2017 Produksi (Ton)
PR PBS
PBN
PR PBS
PBN
METODE PENELITIAN
• Metode yang digunakan metode survai.
• Metode pengambilan data: simple random sampling, dengan persyaratan usia tanaman milik petani di atas 17 tahun atau
produktivitas tanaman kelapa sawitnya di bawah 10 ton/ha/tahun.
• Jumlah responden sebanyak 1008 rumah tangga petani sawit.
• Alat analisis yang digunakan adalah “Analisis Deskriptif
Kuaitatif”.
Hasil Penelitian
Provinsi Lampung
Lampung Tengah
Lampung Selatan
Mesuji Tulang Bawang
Way Kanan Pesisir Barat 60,0%
33,2%
18,6%
7,1% 9,1%
16,4% 15,5%
40,0%
0,0% 0,0%
36,7%
26,3%
36,9%
0,0%
Jenis Petani Kelapa Sawit di Provinsi Lampung
Mandiri Mitra
- Jenis petani kelapa sawit di Provinsi Lampung sebanyak 60,0 persen merupakan petani mandiri, dan sisanya sebesar 40,0 persen merupakan petani mitra
- Petani kelapa sawit mandiri terbanyak terdapat di Kabupaten Lampung Tengah dengan persentase 33,2 persen dari total petani mandiri di Provinsi Lampung.
- Petani kelapa sawit mitra terbanyak terdapat di Kabupaten Way Kanan dengan persentase sebesar 36,9 persen dari total petani kelapa sawit di Provinsi Lampung
0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00
Provinsi Lampung
Lampung Tengah
Lampung Selatan
Pesisir Barat Way Kanan Tulang Bawang
Mesuji 2,39
2,02
1,69
3,52
2,77 2,84
2,03
1,49 1,49 1,61
1,39
Mandiri Mitra
Luas Pengusahaan Lahan Kelapa Sawit (ha)
ha
- Rata-rata luas pengusahaan lahan kelapa sawit petani mandiri di Provinsi Lampung sebesar 2,39 ha, sedangkan petani mitra sebesar 1,49 ha.
- Rata-rata pengusahaan lahan kelapa sawit mandiri terbesar yakni di Kabupaten Pesisir Barat sebesar 3,52 ha, dan terkecil di Kabupaten Lampung Selatan sebesar 2,02 ha.
- Rata-rata pengusahaan lahan kelapa sawit mitra terbesar yakni di Kabupaten Tulang Bawang sebesar 1,61 ha, dan terkecil di Kabupaten Mesuji sebesar 1,39 ha.
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra
Petani Mandiri
Petani Mitra Provinsi Lampung Lampung Tengah Lampung Selatan Mesuji Tulang Bawang Way Kanan Pesisir Barat
30,6%
6,2%
10,4%
51,3%
0.0%
83,7%
2,70%
52,7%
8,5% 36,4% 8,1% 5,3%
0.0%
67,8%
93,1% 88,6%
48,7%
0.0%
16,3%
95,27%
47,3%
91,5%
56,6%
91,9% 93,6%
0.0%
1,7% 0,7% 1,0%
0,0%
0,0%
0,0%
2,03% 0,0% 0,0% 7,1% 0,0% 1,1%
0,0%
Umur Tanaman Kelapa Sawit (tahun)
11 tahun - 20 tahun (Muda) 21 tahun - 30 tahun (Sedang) 31 tahun - 39 tahun (Tua)
• Rata-rata tahun tanam kelapa sawit petani mandiri dan mitra di Provinsi Lampung sama yaitu tahun 1996 dengan umur tanaman saat ini 23 tahun.
• Petani mandiri dengan umur tanaman muda paling banyak terdapat di Kab, Mesuji, umur tanaman sedang di Kab, Pesibar, dan umur tanaman tua di Kab, Way Kanan.
• Petani mitra dengan umur tanaman muda paling banyak terdapat di Kab, Tulang Bawang, umur tanaman sedang di Kab, Mesuji, umur tanaman tua di Kab, Mesuji.
Provinsi Lampung
Lampung Tengah Lampung Selatan Mesuji Tulang Bawang Way Kanan Pesisir Barat
7,24% 6,97%
1,77%
8,90%
3,73%
11,69%
5,32%
27,98%
22,39%
18,58%
29,84%
22,98%
33,47%
41,49%
64,78%
70,65%
79,65%
61,26%
73,29%
54,84% 53,19%
Antusiasme Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Antusiasme Rendah (Skor 15-25) Kurang Antusiasme (Skor 26-36) Antuasiasme Tinggi (Skor >36)
Antusiasme peremajaan kelapa sawit di Provinsi Lampung termasuk dalam kategori tinggi sebesar 64,78%
Berdasarkan kabupaten, persentase tertinggi antusiasme peremajaan kelapa sawit berada di wilayah
Kabupaten Lampung Selatan
89,60%
10,40%
Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Akan Replanting
Tidak Mau Replanting
Tahun 2020 - 2021 Tahun 2022 - 2023 Tahun 2024 - 2025 Tahun 2026 - 2027 Tahun 2028 - 2029 21,40%
51,10%
25,50%
1,70% 0,40%
Rencana Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Tahun 2020 - 2021 Tahun 2022 - 2023 Tahun 2024 - 2025 Tahun 2026 - 2027 Tahun 2028 - 2029 21,40%
51,10%
25,50%
1,70%
0,40%
Rencana Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Umur 17 - 21 tahun Umur 22 - 26 tahun Umur 27 - 31 tahun Umur 32 - 36 tahun Umur >36 tahun 44,3%
50,83%
42,75%
1,66% 0,33%
Umur Melakukan Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Provinsi Lampung
Lampung Tengah Lampung Selatan Mesuji Tulang Bawang Way Kanan Pesisir Barat
76,69%
54,23%
75,22%
85,34%
74,53%
89,11%
79,79%
19,84%
38,31%
21,24%
12,04%
21,12%
9,68%
19,15%
3,47%
7,46%
3,54% 2,62% 4,35%
1,21% 1,06%
Kesiapan Petani Terhadap Peremajaan Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Belum Siap (skor 24-36) Baru Sebagian (skor 37-49) Sudah siap (skor >49)
47,40%
27,24%
5,32%
4,54%
15,28%
0,22%
Model Peremajaan yang diinginkan Petani Kelapa Sawit Provinsi Lampung
Belum Menentukan Tanam Ulang Total Tanam Ulang Bertahap Underplanting
Intercropping dengan tanaman pangan Intercropping dengan tanaman tahunan
KINERJA PEREMAJAAN KELAPA SAWIT RAKYAT
DI PROVINSI LAMPUNG
23
Skema Pembiayaan Program Peremajaan Sawit Rakyat Berdasarkan Kemampuan Petani
Model 1 Model 2 Model 3
Bantuan BPDPKS Rp 25 Juta
Bantuan BPDPKS Rp 25 Juta
Bantuan BPDPKS Rp 25 Juta
Tabungan Petani - Tabungan Petani
- Kredit Usaha Rakyat/ Kredit Kredit Perbankan
Kredit Usaha Rakyat/
Kredit Perbankan
Skema pembiayaan untuk petani terdiri dari: bantuan dan tabungan petani;
bantuan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR); atau Bantuan, tabungan petani dan KUR
24
Peremajaan dilakukan oleh
Mitra Kerja Peremajaan
dilakukan pekebun secara Mandiri/
swadaya melalui Kelembagaan
Pekebun
Peremajaan dilakukan melalui
kelembagaan Bersama-sama dengan mitra kerja
Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit
Berdasarkan Surat Dirjenbun Nomor : 128/RC.210/E/I/2018 tentang Persiapan Peremajaan Kelapa Sawit Tahun 2018
Tanggal 29 Januari 2018
Luas : 3.998 Ha dari target Nasional seluas 185.000 Ha, dengan rincian sebagai berikut :
1. Kabupaten Tulang Bawang Luas : 1.008 Ha
2. Kabupaten Mesuji Luas : 1.083 Ha
3. Kabupaten Lampung Tengah Luas : 1.907 Ha
Target yang ditetapkan Pusat
Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Provinsi Lampung 2018
TARGET PSR TAHUN 2019
NASIONAL
• LUAS : 200.000 HA
• PROPINSI : 21
• KABUPATEN : 106
Lampung Selatan Tahun 2019 menunda Pelaksanan
TARGET PROV LAMPUNG 9.685,25 HA 7 KABUPATEN
Lampung Tengah 2.964,25
Way Kanan 1.226,00
Tulang Bawang Barat 1.170,00 Tulang Bawang 1.205,00
Pesawaran 1.010,00
Lampung Selatan 1.025,00
Lampung Utara 1.085,00
TARGET PSR TAHAP I TAHUN 2019
TARGET PROV LAMPUNG 2.670 HA di 7 KABUPATEN
Lampung Tengah 800 Ha
Way Kanan 370 Ha
Tulang Bawang Barat 250 Ha
Tulang Bawang 400 Ha
Pesawaran 250 Ha
Lampung Selatan 300 Ha
Lampung Utara
Lampung Selatan Tahun 2019 menunda pelaksanan
300 Ha
PROGRES TAHAP AWAL PSR s/d JULI 2019
NO KABUPATEN TARGET 2019
(Ha)
TARGET TAHAP I
(Ha)
SUDAH DISETUJUI REKOMTEK
USULAN REKOMTEK LANJUTAN
1 TULANG BAWANG 1.205 400 83,33 Ha/53 KK 80 Ha/24 KK 2 LAMPUNG TENGAH 2.964 800 51,74 Ha/27 KK 115 Ha/70 KK 3 TULANG BW. BARAT 1.170 250 51,5/21 KK 51 Ha/14 KK
4 WAY KANAN 1.226 370 - -
5 LAMPUNG SELATAN 1.025 300 - -
6 LAMPUNG UTARA 1.085 300 - -
7 PESAWARAN 1.010 250 - -
TOTAL 9.685 2.670 186,57 Ha/101 KK 246 Ha/108 KK
Kesimpulan:
1. Kesiapan petani kelapa sawit rakyat dalam peremajaan kelapa sawit rakyat mencapai 76 persen.
2. Kinerja pelaksanaan peremajaan kelapa sawit masuk dalam katrgori masuk dalam sangat rendah, karena
target peremajaan kebun kelapa sawit sebesar 9.685,25 hektar, sementara luas lahan kebun kelapa sawit yang telah memperoleh rekomendasi teknis dari Direktorat
Jenderal Perkebunan, baru mencapai 186,57 hektar dari
101 KK.
TERIMA KASIH