• Tidak ada hasil yang ditemukan

Merangsang Otak untuk Menemukan Solusinya

N/A
N/A
Muhammad Fitra Tanjung

Academic year: 2024

Membagikan " Merangsang Otak untuk Menemukan Solusinya"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

BRAINSTORMING

3.1. Langkah-Langkah Brainstorming

Brainstorming adalah metode yang digunakan untuk membangkitkan sejumlah ide-ide yang kebanyakan dari ide-ide tersebut akan dibuang. Ada beberapa ide sebagai suatu kemajuan yang berharga dan akan dipilih.

Brainstorming memiliki tujuan untuk merangsang otak berpikir secara logis, spontan, dan kreatif. Waktu brainstorming yang dilakukan adalah selama 20-30 menit. Berikut adalah langkah-langkah kegiatan brainstorming.

3.1.1. Membentuk Kelompok dan Menetapkan Pimpinan

Melakukan brainstorming diawali dengan membentuk kelompok dan menetapkan pemimpin. Brainstorming terbentuk dari 4-8 orang anggota dalam 1 kelompok. Setiap anggota kelompok harus saling bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan terkait brainstorming. Anggota-anggota dari kelompok VIII C adalah sebagai berikut:

1. Raihan Fatahillah (200403102)

2. Keisha Anabel Manurung (220403106) 3. Muhammad Fitra Tanjung (220403130)

Untuk mengarahkan jalannya proses brainstorming maka pada kelompok ini akan dipimpin oleh seorang pemimpin, Muhammad Fitra Tanjung terpilih sebagai pemimpin kelompok brainstorming. Pemimpin kelompok brainstorming memiliki peran sebagai fasilitator yang bertanggung jawab dalam kelompok.

3.1.2. Menginformasikan Aturan-aturan dalam Brainstorming

Dalam melaksanakan brainstorming terdapat aturan – aturan yang harus dilakukan guna terlaksananya brainstorming dengan baik dan benar. Adapun aturan pada kegiatan brainstorming, yaitu:

1. Kelompok bersifat non-hirarkial 2. Pemimpin kelompok sebagai fasilitator

(2)

3. Anggota kelompok memberi gagasan sebanyak mungkin 4. Gagasan yang “aneh” tetap diterima

5. Gagasan dinyatakan dengan singkat 6. Suasana brainstorming rileks dan bebas

7.

Waktu brainstorming 20-30 menit

3.1.3. Pemimpin Kelompok Melontarkan Permasalahan

Pemimpin akan melontarkan pernyataan masalah awal yang menjadi pokok masalah dari kegiatan brainstorming. Permasalahan awal yang dibahas yaitu, “Rancangan Produk Pembangkit Listrik Tenaga Air, Mikrohidro, dan Panel Surya”

3.1.4. Masing-masing Anggota Diberikan Waktu Tenang Beberapa Menit Untuk Menggali Gagasan

Sebelum menulis gagasan, diberikan waktu tenang selama 15 menit untuk menggali wawasan yang akan dituliskan.

3.1.5. Masing-masing Anggota Menuliskan Gagasan pada Kertas

Setelah waktu tenang setiap anggota diminta untuk menuliskan gagasannya dengan menuliskan ide–ide di kertas berwarna yang telah dipersiapkan, adapun penulisan gagasan menggunakan bantuan software Microsoft Word. Gagasan yang disampaikan disertai dengan gambar sketsa dan spesifikasi agar lebih mudah dipahami.

3.1.5.1. Ide Rancangan Menurut Raihan Fatahillah

Berikut adalah gagasan produk menurut Raihan Fatahillah:

1. Produk berwana biru

2. Bahan penopang produk dari alumunium 3. Kincir air dibuat dari bahan bambu 4. kapasitas panel surya adalah 1000 watt 5. Bentuk penampang kincir air adalah kotak

(3)

6. Digunakan panel LCD sebagai indikator 7. Warna dari panel surya adalah hitam 8. Tenaga yang dihasilkan adalah 18 volt

9. Bahan penutup pembangkit listrik berbahan kayu 10. Bahan penyangga produk dari besi

Sumber: Solidworks 2016

Gambar 3.1. Rancangan Raihan Fatahillah

3.1.5.2. Ide Rancangan Menurut Keisha Anabel Manurung

Berikut adalah gagasan produk menurut Keisha Anabel Manurung:

1. Produk berwarna putih

2. Bahan penopang produk dari alumunium 3. Kincir air dibuat dari kayu

4. Kapasitas panel surya 1200 watt

5. Bentuk penampang kincir air adalah kotak 6. Tidak perlu menggunakan indikator 7. Panel surya berwarna hitam

8. Tenaga yang dihasilkan adalah 20 volt

9. Bahan penutup pembangkit listrik berbahan alumunium 10. Bahan penyangga produk dari besi

(4)

Sumber: Solidworks 2016

Gambar 3.2. Rancangan Keisha Anabel Manurung 3.1.5.3. Ide Rancangan Menurut Muhammad Fitra Tanjung

Berikut adalah gagasan produk menurut Muhammad Fitra Tanjung:

1. Produk berwarna putih

2. Bahan penopang produk dari alumunium 3. Kincir air dibuat dari bahan bambu 4. Panel surya berdaya 1500 watt

5. Bentuk penampang kincir air adalah tabung 6. Menggunakan lampu untuk indikator produk 7. Warna dari panel surya adalah hitam

8. Menghasilkan tenaga 25 volt

9. Bahan penutup pembangkit listrik berbahan alumunium 10. Bahan penyangga produk dari besi

Sumber: Solidworks 2016

Gambar 3.3. Rancangan Muhammad Fitra Tanjung

3.1.6. Antar Anggota Saling Bertukar Kertas untuk Memberikan Tanggapan

Setelah gagasan ditulis, setiap anggota akan saling bertukar kertas yang berisikan gagasan setiap anggota untuk diberikan tanggapan.

3.1.7. Mengumpulkan Kertas dan Setelah Periode Tertentu Dilakukan Evaluasi

(5)

Evaluasi akan dilakukan pada tiap gagasan yang diberikan anggota kelompok, setiap anggota kelompok akan mengevaluasi gagasan ide anggota kelompok lainnya. Untuk setiap anggota kelompok diberikan waktu untuk mengevaluasi gagasan anggota kelompok lainnya.

3.1.8. Kesimpulan Brainstorming

Berdasarkan kegiatan brainstorming, berikut merupakan spesifikasi rancangan produk akhir dari alat pembangkit listrik tenaga air, mikrohidro dan panel surya.

1. Produk berwarna putih

2. Bahan penopang produk dari alumunium 3. Kincir air dibuat dari bahan bambu 4. Panel surya berdaya 1000 watt

5. Bentuk penampang kincir air adalah kotak 6. Menggunakan lampu untuk indikator produk 7. Warna dari panel surya adalah hitam

8. Menghasilkan tenaga 18 volt

9. Bahan penutup pembangkit listrik berbahan alumunium 10. Bahan penyangga produk dari besi

Sumber: Solidworks 2016

Gambar 3.4. Rancangan Produk Akhir

(6)

3.2. Mind Map

3.2.1. Mind Map Brainstorming

Mind map hasil brainstorming berisikan ide-ide ide desain produk dari setiap anggota tim secara terstruktur dan sistematis.

Sumber: Microsoft Visio 2013

Gambar 3.5. Mind Map Hasil Brainstorming

(7)

3.2.2. Mind Map Rancangan Produk Akhir

Gambar 3.2. Mind Map Rancangan Produk Akhir

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan kelompok diskusi ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan ide-ide yang terkait tentang tema yang akan diambil dengan cara brainstorming , yaitu didapatkan obyek

Sistem yang dirancang dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang akan bekerja untuk menentukan teknik membaca cepat yang dipilih dalam menemukan

Kegiatan kelompok diskusi ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan ide-ide yang terkait tentang tema yang akan diambil dengan cara brainstorming, yaitu didapatkan obyek

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran brainstorming adalah suatu metode pembelajaran yang digunakan untuk

Dengan LK yang dirancang secara kreatif dan inonatif melalui lima tahapan tersebut, maka semua siswa dalam kelompok terjadi interaksi yang aktif

Metode ini digunakan guna mengetahui perbedaan hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA SMAN 5 Tasikmalaya dengan metode brainstorming untuk kelas eksperimen dan untuk kelas

Kemampuan berbikir kreatif siswa adalah kemampuan siswa untuk menghasilkan jawaban atau menyelesaikan permasalahan matematika menggunakan ide (gagasan) yang bersifat

Tujuan dari studi pendahuluan ini adalah (1) menghasilkan produk penetrometer yang dapat digunakan untuk menentukan konsistensi sampel, serta (2) mencari korelasi antara nilai