PERHITUNGAN BEKISTING
Mencari Tekanan Beton
Diketahui :
Berat Jenis Beton Basah : 2400 Kg/m3 Panjang Kolom (m) : 0,40 m Lebar Kolom (m) : 0,40 m Tinggi Kolom (m) : 1,530 m
Tekanan Beton : (Berat Jenis BetonBasah x Panjang x Lebar x Tinggi) 2
: (2400x0,40x0,40x1,5 30) 2
: 587,52 Kg/m2
Perhitungan Struktur Kolom
Diketahui :
Berat jenis beton basah γ : 2400 Kg/m3
Penyelesaian :
Beban yang ditanggung oleh bekisting kolom (bekisting tersebut berada posisi vertikal) berupa tekanan akibat beton basah.
q = Q x 1 meter
q = 587,52Kg/m2 x 1 m q = 587,52Kg/m
Untuk lebar 1 meter, material properties adalah sebagai berikut : Luas permukaan
Ax = b x h = 100 x 1 = 100 cm2 Momen Inersia
Ix = 1/12 x b x h 3 = 1/12 x 100 x 13 = 8,3 cm4 Momen lawan
Wx = 1/6 x b x h 2 = 1/6 x 100 x 12 = 8,3 cm3
Digunakan kayu dengan mutu kayu E12 dengan data sebagai berikut : Ew = 110000 kg/cm2
Dari hasil perhitungan SAP 2000, diperoleh hasil sebagai berikut:
Gambar Pembebanan
Gambar Bidang Geser
Gambar Bidang Momen Diperoleh :
Mmax : 267,18 Kg.cm Vmax : 2964,32 Kg/m Cek tegangan maksimum :
= M
W=2 67,18
10 =26,718Kg/Cm 2 < 230 Kg/Cm2……(OKE) Cek tegangan geser :
= V
A=2 964,32
100 =2 964,32Kg/Cm 2 < 46 Kg/Cm2……(OKE) Cek lendutan :
= Mmax/(E x Ix) = 0,0002926 mm < L/300 = 0,3333 mm (OKE)
Maka, Triplek dengan tebal 10 mm aman digunakan sebagai bekisting kolom 40x40 cm
Perhitungan vertikal bekisting, sebagai berikut :
Tinggi kolom = 1,53 meter dengan asumsi balok perangkai (sabuk kolom) dipasang dengan asumsi tiap jarak 0,51 m
Beban yang diperhitungkan berupa Q = γ x h
= 2400 x 1,53 = 3672 kg/m2
Untuk tiap 1 meter luasan, maka beban merata yang diterima bekisting q = Q x 1 m = 3672 x 1 = 3672 kg/m2
Dari hasil perhitungan SAP 2000 :
Gambar Pembebanan
Gambar Bidang Geser
Gambar Bidang Momen M max = 85,45Kg.m
V max = 1069,43Kg
Δ = M max
E x Ix = 0,000094 Cek Lendutan
= 0,000094 mm < L/300 = 500/300 = 1,66667 mm (OKE) Maka, jarak balok perangkai sebesar 0,5 m aman digunakan.