Segala puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan segala karunia-Nya, laporan ini dapat saya selesaikan, dan tidak lupa juga memanjatkan doa dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini tidak lepas dari pihak-pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini. Untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak. Karena kebaikan dan keikhlasan mereka saya dapat menyelesaikan laporan kerja praktek ini, semoga jasa beliau dibalas oleh Allah SWT.
Akhir kata saya menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kesalahan, kekurangan dan kelemahan, demi kesempurnaan laporan ini saya sangat mengharapkan perbaikan, kritik dan saran yang membangun jika terdapat kesalahan. Oleh karena itu, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi saya dan pembaca laporan ini pada umumnya.
- Latar Belakang Perusahaan
- Tujuan Proyek
- Struktur Organisasi Perusahaan
- Tugas danWewenang
- Bagan Alir Pekerjaan di Perusahaan
Direktur utama adalah jabatan tertinggi dalam perusahaan atau pengurus, orang yang bertanggung jawab atas seluruh kegiatan organisasi di perusahaan dan pelaksanaan perusahaan. Bagian produksi merupakan bagian dari perusahaan yang bertugas mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk menjalankan proses produksi. Seorang mekanik yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi dan perawatan rutin dan untuk perbaikan jika terjadi kerusakan.
Kepegawaian adalah kegiatan pengelolaan SDM dalam urusan administrasi yang mengatur hubungan industrial antara perusahaan dan karyawan, serta bertanggung jawab atas Database Karyawan, Penggajian dan pembayaran tunjangan lainnya. Kepala bagian produksi bertanggung jawab dan mengawasi pelaksanaan proses produksi, mulai dari bahan baku awal hingga barang jadi. Menjaga dan mengawasi agar kualitas bahan baku dalam proses kualitas produk jadi sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan.
Dari gambar flowchart di atas, pekerjaan dimulai dengan penyerahan kontraktor, konsumen menghubungi bagian pemasaran dan menegosiasikan produk dan harga, bagian pemasaran menginformasikan ke bagian produksi, setelah manajer departemen menerima laporan dari semua unit, manajer departemen yang dibawanya produksi sesuai dengan jadwal tetap dan beton merupakan ready mix yang siap dikirim sesuai permintaan konsumen. Pendistribusian material ke lokasi proyek untuk adukan beton menggunakan truck mixer, dengan bantuan material seperti semen, air, agregat, dimasukkan ke dalam mesin batching, kemudian dicampur, setelah tercampur rata, kemudian masuk ke dalam truck mixer, kemudian ke dalam mixer, truk mengirimkan beton siap pakai ke lokasi proyek sedang dilakukan, sedangkan material sudah ada di perusahaan dan dimuat ke tempatnya.
Data Teknis dari PT.Dumai Jaya Beton
Loader adalah jenis alat untuk mengangkut, menggali, mendorong atau menarik material dengan energi tinggi. Adalah alat yang digunakan untuk mendistribusikan campuran beton segar ke lokasi pengecoran yang letaknya sulit dijangkau dengan truk mixer. Capsule wagon adalah alat angkut untuk mengangkut atau memobilisasi material semen dari pabrik semen ke batch plant.
Material
Merupakan batu untuk pengaduk beton yang diproduksi dengan mesin pemecah batu, batu yang digunakan di perusahaan berasal dari Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Pinang. Yakni obat-obatan yang digunakan untuk memperkuat beton, memperlambat pengerasan saat dikirim ke lokasi proyek, atau mempercepatnya, obat di perusahaan itu dari Sika. Ada beberapa jenis produk dari Sika yang digunakan oleh PT.Dumai Jaya Beton yaitu sebagai berikut.
Air merupakan zat penting yaitu sebagai pereaksi semen terhadap campuran beton, karena air di perusahaan berasal dari sumur artesis.
Spesifikasi Tugas Selama Kerja Praktek
Pekerjaan yang dilakukan
- Melakukan Survey Perhitungan Volume Kebutuhan Beton
- Pengujian Kadar Lumpur Agregat Halus
- Analisa Saringan Agregat Kasar
- Slump Test
- Pembuatan Sampel Beton Silinder
- Pengawasan Pekerjaan
- Pengujian Kuat Tekan Beton
- Hammer Test
- Caping Benda Uji Beton
Pengujian kandungan lanau pada agregat halus bertujuan untuk mengetahui persentase kandungan lanau pada agregat halus yang digunakan sebagai campuran beton. Analisis pengayak agregat adalah kegiatan analisis yang digunakan untuk menentukan persentase berat butiran agregat yang melewati satu set saringan, tujuan dari analisis pengayakan ini adalah untuk mengetahui distribusi jumlah atau persentase agregat halus dan agregat kasar yang diperoleh. . Uji slump merupakan suatu cara untuk mengetahui dan menentukan ketebalan dan juga kualitas campuran beton, semakin tebal campuran beton maka semakin baik kualitas beton tersebut.
Apabila nilai pelunasan tidak bisa antara 10 cm ± 2 cm, konsumen berhak menolak dan mengembalikan beton serta meminta beton yang baru. Pada saat penuangan/penghamparan beton, konsumen biasanya meminta dibuatkan contoh uji untuk mengetahui kuat tekan beton pada umur 7, 14 dan 28 hari. Saat melakukan pengecoran, tim quality control PT Dumai Jaya Beton juga memastikan pengecoran dilakukan sesuai prosedur dan beton yang dihasilkan sesuai dengan kualitas yang dipesan oleh konsumen.
Pengujian kuat tekan beton dimaksudkan untuk mendapatkan beban maksimum yang dapat dipikul oleh silinder beton yang dilakukan pada saat beton berumur 28 hari. Penutup beton adalah proses meratakan permukaan benda uji, sehingga pada saat pengujian kuat tekan, beban merata pada benda uji, dan titik maksimum kuat tekan beton dapat tercapai.
Peralatan yang di Gunakan
- Cetakan Silinder
- Cetakan Kubus
- Besi Penusuk
- Sendok Spesi
- Palu Karet
- Kerucut Slump
- Besi Plat
- Kunci Pas/Reng
- Gerobak Sorong
- Bak Perendaman
- Timbangan
- Cetakan Caping
- Besi Plat Kubus
- Compressing testing machine
Punching iron digunakan untuk memampatkan benda uji dalam cetakan silinder atau kubus dengan cara melubangi beton sebanyak 25 kali untuk setiap 1/3 campuran beton, sehingga mencegah terjadinya rongga pada beton dan meningkatkan nilai kuat tekan. beton. Palu karet digunakan untuk menekan benda uji dalam cetakan silinder atau kubus dengan cara memukul bagian luar cetakan sebanyak 25 kali untuk setiap penuangan 1/3 campuran beton, yang mencegah beton memiliki rongga udara dan meningkatkan kuat tekan. nilai beton. Plat besi digunakan sebagai alas kerucut leleh agar campuran beton tidak terkena tanah pada saat uji leleh.
Kunci/bilah digunakan untuk membuka dan menutup cetakan silinder atau kubus untuk mengeluarkan sampel dari cetakan. Bak rendam digunakan untuk merendam benda uji, karena beton mencapai tahap pengerasan sempurna pada umur 28 hari, saat benda uji mencapai tahap sempurna beton dibenamkan agar beton tidak kekurangan air. Besi lembaran kubik digunakan sebagai alas benda uji berbentuk kubus dalam pengujian kuat tekan beton.
Kesimpulan
Saran