POTENSI OBYEK WISATA AIR TERJUN TANGSIH AMPEK JORONG SUNGAI LAMBAI KENAGARIAN LUBUK GADANG SELATAN
KECAMATAN SANGIR KABUPATEN SOLOK SELATAN
Jurnal
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1)
Ayu Mustika Dewi 12030245
PENDIDIKAN GEOGARAFI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT
PADANG
2016
TOURISM POTENTIAL WATERFALL RIVER OBLONG BARRACKS AMPEK WAVING KENAGARIAN DEPTHS SIEVE SANGIR SOUTH
DISTRICT DISTRICT OF SOUTH SOLOK
Oleh :
Ayu Mustika Dewi*1, Drs. Bakaruddin., M.S1, Elsa.,M.Pd2 Mahasiswa Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat
Email: [email protected]
ABSTRACT
This study was conducted to analyze the potential tourist attraction waterfall ampek barracks located in Lubuk Kenagarian Jorong waving River South Tower Sangir District of South Solok. Assumptions potential tourist attraction waterfall barracks ampek very nice to be developed. Where can add genuine income potential areas and attractions when developed properly it will have economic value and can increase the income of the surrounding community attraction barracks ampek waterfall. This type of research in this study is a qualitative research.
Data were collected through observation, interviews, documentation. Informants in the study consisted of the Department of tourism South Solok district, sub-district Sangir, Wali Nagari Lubuk South Tower, and the community and the visitor attraction. Mechanical determination of informants by the researchers is a purposive sampling techniques pengembilan sample data source with a certain considerations. Data analysis techniques of data reduction, data display and conclusions. Technique authenticity of data that extend participation, observation and perseverance trigulasi.
Research in Jorong rippling river Kenagarian Lubuk South Tower District of South Solok Sangir: 1) attraction barracks ampek waterfall has very good potential and attractive. As for the potential of waterfalls very heavy and has a two-level waterfall with different heights on the first level with a height of 15 meters and the second 10 meters by 5 meters 2) accessibility to the waterfall tourist attraction barracks ampek still inadequate to be taken by the visitors or tourists 3) infrastructure is still incomplete at the waterfall tourist attraction barracks ampek 4) the role of government and the public alike and maintain and preserve the waterfall tourist attraction barracks ampek.
Keywords : potential, accessibility, infrastructure, the role of government and the public
*1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat 1 Pembimbing 1, Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Pembimbing 2, Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat
PENDAHULUAN
Indonesia memiliki banyak potensi dan sumber daya alam yang belum dikembangkan secara maksimal, termasuk didalamnya disektor pariwisata.
Pembangunan bidang pariwisata diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena sektor pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan di bidang ekonomi. Kegiatan pariwisata merupakan salah satu sektor non migas yang diharapkan memberikan konstribusi yang cukup terhadap perekonomian negara. Usaha pengembangan dunia pariwisata Indonesia ini didukung dengan UU nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan yang menyebutkan keberadaan objek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, antara lain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan memperluas kesempatan kerja mengingat semakin banyaknya pengangguran saat ini.
Oleh karena itu pengembangan dan pelaksanaan kepariwisataan harus diupayakan secara terencana. Bertahap dan berkesinambungan melalui pengkajian secara cermat. Hakikatnya implikasi dari kegiataan pariwisata yang sangat menentukan bagi perkembangan pariwisata itu adalah : seseorang melakukan perjalanan, adanya prasarana lalu lintas, sarana transportasi dan komunikasi, adanya sarana akomodasi, adanya daya tarik daerah tujuan wisata, adanya faktor kemudahan serta tersedianya unsur-unsur pelayanan yang memadai. Akan tetapi yang sangat menonjol permasalahan tersebut adalah masalah promosi yang masih kurang, partisipasi industri pariwisata yang masih lemah, media publikasi terutama dalam negeri sangat langka serta lemahnya koordinasi lintas sektor.
Di Kabupaten Solok selatan yang berjarak sekitar 158 kilometer dari Padang ini juga banyak terdapat tempat wisata alam. Berikut tabel objek wisata alam yang dimiliki oleh kecamatan sangir (Pemkab Solsel diparpora: 2015) :
Tabel 1. Objek Wisata Alam di Kecamatan Sangir No Nagari
Atau Desa
Nama objek daya tarik wisata
Kategori Wisata
Jarak dari padang aro (km)
Jarak dari muaro labuah (km) 1 Sikinjang Taman Nasional
Kerinci Seblat
Wisata alam 4 39
2 Pincuran Tujuh
Pincuran Mande Rubiah
Wisata Alam
5 30
3 Sungai lambai Air Terjun Tangsi Ampek
Wisata Alam
8 27
4 Aia malanca Wisata alam 8 27
5 Panorama bukik
bulek dan kawasan ekowisata hutan sungai barameh
Wisata alam 3 32
6 Aia
Manuyuruak
Pintu Lubang Wisata alam 10 25
7 Bukik malintang
Danau Bontak Wisata alam 6 41
8 Goldem Arm Kawasan Wisata Golden Arm
Wisata alam 14 49
9 Sampu Lubuk Minturun Wisata alam 2 37
(Sumber : Badan Pusat Statistik kabupaten Solok Selatan 2015) Berdasarkan data tabel diatas
Kecamatan Sangir banyak terdapat objek wisata alam. Dari objek wisata di atas air terjun tangsi ampek lah yang sangat menarik dan sudah lama dikenal potensinya oleh masyarakat. Dimana objek wisata
dikabupaten Solok Selatan menyimpan berjuta keindahan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Solok Selatan memang lebih dikenal sebagai salah satu kabupaten baru di Sumbar. Umurnya baru 10 tahun dengan jarak nya yang jauh dari ibu kota Padang
mencapai ratusan km. Daerah Solok Selatan memang tidak banyak didengar kabarnya, dan mempunyai banyak wisata alam seperti air terjun tangsi ampek yang mana gambaran yang menarik dalam kekuataan potensi objek wisata air terjun tangsi ampek terdiri dari dua tingkat. Tingkat pertama memiliki ketinggian 15 meter dan tingkat kedua dengan tinggi 10 meter yang berjarak 5 meter dari air terjun tingkat pertama.
Air terjun tangsi ampek tidak terlalu jauh bila ditinjau dari tepi jalan dan objek wisata memiliki keindahan alam yang masih terjaga ke alamiahannya beserta memiliki air terjun yang sangat indah dengan pemandangan yang sejuk untuk dinikmati oleh pengunjung atau wisatawan.
Dimana lokasi objek wisata air terjun tangsi ampek terletak di Jorong Sungai Lambai Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir dan 8 km dari ibu kota kabupaten Padang Aro dan 158 dari ibu kota provinsi (Padang). Walaupun pemerintah sudah melakukan berbagai usaha dan terobosan baru dengan melahirkan berbagai ide dan kebijaksanaan seperti pembangunan sarana dan prasarana, namun ternyata dalam dunia pariwisata indonesia sebagaimana kondisi lainnya yang terdapat dinegara-negara berkembang pada umum nya tidak terlepas dari berbagai permasalahan dan kendala yang perlu dibenahi secara serius. Seperti yang terdapat pada objek wisata air terjun tangsi ampek ini banyak sekali unsur penghambat atau kendala yang ditemui dalam usaha pengembangannya sehingga fasilitas yang dibutuhkan dalam usaha pengembangan juga tidak ditemui dalam objek wisata Air tejun tangsi ampek.
Fasilitas ini berupa, jalan belum memadai, kecil masih bersifat tanah bercampur bebatuan dan belum di aspal untuk menuju objek wisata air terjun tangsi ampek tersebut.
Selain itu, sarana transportasi menuju ketempat objek wisata Air terjun tangsi ampek berupa angkot atau ojek tidak ada, hanya bisa menggunakan kendraaan milik pribadi, kemudian villa atau penginapan bagi wisatawan asing tidak ada didekat lokasi dan warung-warung tempat berjualan juga tidak dimiliki oleh objek wisata air terjun tangsi ampek. Wisatawan sebelum menuju ke lokasi air terjun tangsi ampek biasanya berbelanja makan dulu
untuk dinikmati dilokasi objek wisata air terjun tangsi ampek dipusat kota di Padang Aro. Hal lain yang kurang dalam objek wisata ini tempat atau kursi-kursi tempat santai masih kurang lengkap.
Berdasarkan observasi awal pada 10 Desember 2015, Kecamatan Sangir ini mempunyai potensi dibidang pariwisata, potensi objek wisata air terjun tangsi ampek ini memiliki ke indahalan alam dan udara yang sangat sejuk untuk bersantai-santai dan memiliki pemadangan yang indah yaitu memiliki air terjun yang dua tingkat yang mana pada tingkat pertama memiliki ketinggian 15 meter dan tingkat ke dua memiliki ketinggian 10 meter dan jarak antara kedua air terjun tersebut 5 meter.
Keunikan dari fenomena air terjun tangsi ampek ini sudah merupakan nilai potensi tersendirinya, potensi tersebut perlu dibenahi dan dikembangkan untuk menarik perhatian pariwisatawan baik Nasional maupun Internasional. Berdasarkan permasalahan diatas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “ Potensi Objek Wisata Air Terjun Tangsi Ampek di Jorong Sungai Lambai Kenagarian Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan ”.
METODOLOGI PENELITIAN
Berdasarkan judul penelitian diatas maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan dalam mengunggkapkan permasalahan Penelitian ini menjalani langkah-langkah serta proses untuk sampai pada suatu kesimpulan, artinya mencari informan sebanyak mungkin melalui informan dan pengamatan dilapangan. Metode penelitian kualitatif sebagai metode penelitian ilmu sosial yang mengumpulkan dan menganalisis data berupa kata-kata (lisan maupun tulisan) dan perbuatan – perbuatan manusia serta peneliti tidak berusaha menghitung dan mengkuantifikasikan data kualitatif yang telah diperoleh dan dengan demikian tidak menganalisis angka Afrizal M.A (2014:15).
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dirumusan, maka yang menjadi wilayah tempat penelitian di laksanakan di Jorong Sungai Lambai Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2016.
Pemilihan lokasi penelitian ini sebagai tempat penelitian diakukan secara sengaja
dengan mempertimbangkan daerah ini merupakan daerah yang mempunyai potensi objek wisata yang belum tergarap secara maksimum, namun telah dikembangkan secara perlahan oleh pemerintah. Maka dari itu penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul penelitian potensi obyek wisata air terjun tangsih ampek.
Menurut maleong (2010:132) informan adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberi informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian. Dalam penelitian kualitatif, tidak ada pilihan lain dari pada menjadikan manusia sebagai instrument penelitian utamanya. Informan dalam penelitian ini adalah Kabid Dinas Parawisata, Camat Solok Selatan, Wali Nagari beserta kepala kampung dan masyarakat yang tinggal sekitar objek wisata dan beberapa pengunjung yang berada di objek wisata air terjun tangsi ampek diambil secara purposive sampling yaitu teknik pengembilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Menurut Sugiyono (2015:65), pertimbangan tertentu ini misalnya orang-orang yang dianggap paling mengetahui tentang apa yang kita harapkan atau diteliti serta informan tersebut merupakan objek atau situasi sosial yang diteliti.
Adapun teknik analisis data dan teknik keabsahan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Teknik Analisis Data
Menurut sugiyono (2015:366) Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, cacatan lapangan, dan bahan-bahan lainya, sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat di informasikan kepada orang lain. Dalam penelitian kualitatif tidak dilakukan uji hipotesis melainkan hanya mendeskripsikan informasi dan apa adanya sesuai dengan variabel yang diteliti teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Reduksi Data
Redusi data bertujuan untuk memilih hal-hal pokok yang sesuai dengan fokus penelitian data-data reduksi memberikan gambaran lebih tujuan tentang hasil pengamatan dan mempermudah penelitian untuk mencari satu waktu.
b. Display Data
Display data adalah melakukan pengontrolan terhadap data yang diperoleh dilapangan dan selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel.
c. Pengambilan kesimpulan
Data awal penelitian berusaha mencari pola, model, tema, hubungan, permasalahan dan sebagainya. Dari data tersebut peneliti berusaha mencari kesimpulan. Untuk lebih akurat data penelitian harus melakukan pengamatan ulang dan melihat data baru.
2. Teknik Keabsahan Data a. Perpanjang keikut sertaan Dalam penelitian ini, peneliti berfungsi sebagai instrument arti nya ke ikut sertaan peneliti pada objek yang diteliti sangat menentukan sekali dalam pengumpulan data.
b. Ketekunan Pengamatan
Ketekunan pengamatan bertujuan untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sedang dicari kemudian memusat diri pada masalah peneliti yaitu : Potensi Objek Wisata Air Terjun Tangsih Ampek di Jorong Sungai Lambai Kenagarian Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan.
c. Trigulasi
Trigulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluasaan pengecekan atau sebagai perbandingan terhadap data yang diperoleh Maleong (2010:330).
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa Kabupaten Solok Selatan memang lebih dikenal sebagai salah satu kabupaten baru di Sumatera Barat, tetapi Kabupaten Solok Selatan memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan dengan melihat keadaan alam yang sangat bagus.
Kabupaten Solok Selatan memang berpotensial sebagai tempat berkembangnya bisnis pariwisata, terutama wisata alam dan wisata budaya. Dengan potensi yang terdapat pada objek wisata air terjun tangsi ampek ini akan mendatangkan pengunjung dan akan dapat menambah hasil pendapatan
asli daerah. Gambaran kekuataan potensi objek wisata air terjun tangsi ampek terdiri dari dua tingkat. Tingkat pertama memiliki ketinggian 15 meter dan tingkat kedua dengan tinggi 10 meter yang berjarak 5 meter dari air terjun tingkat pertama, dengan aksesibilitas pada objek wisata masih banyak terdapat kekurangan dan tdak memadai untuk kita kunjungi. Dimana aksesibilitas pada objek wisata air terjun tangsi ampek masih sulit kita jangkau, karena jalan dan kendaraan menuju objek wisata masih kurang. Dilihat pula dari sarana dan prasaranan pada objek wisata nya masih kurang lengkap. Sarana dan prasarana masih banyak kekurangan seperti wc, tempat duduk, tempat sholat,dll. Disini peranan pemerintah dan masyarakat sangatlah dibutuhkan untuk melakukan pengembangan yang lebih maju untuk kedapan nya pada objek wisata air terjun tangsi ampek
Berdasarkan hasil penelitian diatas penulis, maka penulis dapat membahas bahwa objek wisata air terjun tangsi ampek yang berada di jorong Sungai Lambai Kenagarian Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan sebagai berikut : 1) potensi objek wisata 2) aksessbilitas parawisata 3) sarana dan prasarana 4) peranan pemerintah dan masyarakat.
Pertama,Berdasarkan hasil penelitian potensi objek wisata air terjun tangsi ampek ini sangat bagus dan mempunyai daya tarik tersendirinya untuk kita kunjungi. Objek wisata air terjun tangsi ampek memiliki air terjun dua tingkat dengan ketinggian yang berbeda, tingkat pertama dengan ketinggian 15 dengan jarak 5 meter dengan air terjun kedua dengan ketinggian 10. Objek wisata air terjun tangsi memiliki pemandangan yang sangat bagus dan indah. Air terjun tangsi ampek ini memiliki air yang sangat deras dan bersih. Air terjun tangsi ampek juga memiliki kolam pemandian yang besar dan bagus untuk pengunjung. Potensi objek wisata air terjun tangsi ampek ini sudah menjadi sebuah icon yang dapat mendatangkan para wisatawan baik dari luar maupun dalam Negeri.
Untuk memperkuat hasil penelitian diatas dapat dilihat dari pengertian potensi
menurut (Yoeti 1983:18) yang mana potensi adalah sesuatu yang terdapat di daerah tujuan wisata, dan merupakan daya tarik agar orang-orang mau berkunjung ke tempat tersebut. Potensi objek wisata dikabupaten solok selatan menyimpan berjuta keindahan.
Dimana objek wisata ini lumayan terkenal di kawasan masyarakat luas walaupun objek wisata ini belum berkembang pesat seperti objek wisata lainnya. Dimana objek wisata air terjun tangsi ampek memiliki ke indahan alam yang cukup mempesona para pengunjung. Dimana para pengunjung dapat melihat keindahan alam waktu mengunjungi objek wisata air terjun tangsi ampek, seperti ke indahan alam gunung kerinci yang sangat tinggi dan hamparan kebun Teh PT. Mitra kerinci yang sangat luas.
Objek wisata air terjun tangsi ampek berada di bawah kaki gunung kerinci dan di dalam kawasan PT milik Mitra Kerinci. Air terjun tangsi ampek masih memiliki keindahan alam yang alamiah tanpa sentuhan tangan manusia yang keindahan alamnya masih terjaga. Pemandangan objek wisata air terjun tangsi ampek sangat bagus dan memanjakan mata para pengunjung.
Dimana air tejun tangsi ampek memiliki 2 tingkat air terjun yang cukup deras dan memiliki kolam yang besar untuk para pengunjung bermain di bawah air terjun tersebut. Air terjun tangsi ampek memiliki ketinggian 15 meter pada tingkat pertama dan 10 meter pada tingkat kedua dan jarak antara tingkat pertama dan kedua nya terdiri dari 5 meter. Untuk memperkuat penjelasan mengenai potensi objek wisata air terjun tangsi ampek bisa dilihat pada lampiran V pada gambar 16.
Kedua, Aksesibilitas pada objek wisata air terjun tangsi ampek masih banyak terdapat kekurangan dan tidak memadai untuk kita kunjungi. Dimana aksessibilitas jalan menuju objek wisata air terjun tangsi ampek masih sulit kita janggkau, karena jalan yang masih kecil dan bebatuan yang akan membuat pengunjung merasa kurang nyaman menuju pada objek wisata air terjun tangsi ampek.
Dapat diperjelas pengertian tentang aksesibilitas menurut Yoeti (1996:206) suatu objek wisata tidak akan berhasil banyak bila
aksesibilitas ke objek wisata tersebut sulit dijanggkau, baik lewat darat, laut, maupun udara agar parawisata dapat berkembang dengan baik, maka suatu destinasi haruslah assibel (bisa didatangi) oleh karena itu aksesibilitas menuju dan disekitar objek atau lokasi wisata perlu diperhatikan. Maka dengan itu objek wisata harus diperhatikan bagaimana aksesibilitas nya agar objek wisata air terjun tangsi ampek mampu berkembang dengan pesat.
Dimana akses jalan menuju objek wisata air terjun tangsi ampek yang berpotensi ini memiliki kendala yaitu jalan yang kurang memadai untuk ditempuh para pengunjung. Jalan menuju objek wisata ini bersifat terjal dan masih bebatuan serta juga masih ada jalan yang bersifat tanah. Dengan jalan yang masih kurang memadai maka akan terasa jauh jaraknya nya dari jalan utama. Apabila kita menuju objek wisata ini kita hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi karena kendaraan umum untuk menuju objek wisata ini belum ada.
Kendaraan untuk menuju objek wisata air terjun tangsi ampek masih bersifat terbatas.
kendala dalam pengembangan aksess jalan menuju objek wisata ini karena objek wisata air terjun tangsi ampek berada di dalam kawasan perkebunan Teh milik PT. Mitra Kerinci. Dimana pemerintah tidak bisa melakukan pengembangan jalan tanpa sepertujuan PT. Mitra kerinci. Untuk memperkuat penjelasan aksses jalan pada objek wisata air terjun tangsi ampek dapat dilihat pada lampiran V pada gambar 9.
Ketiga, Sarana dan prasarana nya masih kurang lengkap pada objek wisata air terjun tangsi ampek. Sarana dan prasarana yang kurang lengkap akan dapat membuat penjung kurang nyaman selama berada disana. Fasilitas yang kurang lengkap akan bisa mengurangi pengunjung untuk mengunjungi objek wisata air terjun tangsi ampek.
Dapat di perjelas pengertian sarana dan prasarana menurut Yoeti (2009:90) yaitu sarana perusahaan - perusahaan yang memberikan pelayanan kepada wisatawan, baik secara langsung maupun tidak langsung dan hidup serta kehidupannya banyak tergantung pada kedatangan wisatawan.
Dimana sarana dan prasarana masih terdapat banyak kekurangan akan membuat layanan pada pengunjung akan merasa kurang nyaman.
Sarana dan prasarana yang kurang seperti wc, tempat duduk pengunjung, kamar ganti, tempat shalat, tempat parkir juga tidak terdapat di objek wisata ini. Kendala dalam pengembangan objek wisata ini di pengaruhi oleh pengasilan daerah yang masih kurang cukup untuk mengembangkan objek wisata.
Agar potensi objek wisata dapat difungsikan, kita dapat melakukan pengembangan yang lebih baik ke depanya, sarana dan prasaranya yang kurang lengkap dapat di lihat pada lampiran V pada gambar 15.
Keempat, Peranan pemerintah dan masyarakat melakukan pengembangan yang lebih baik untuk kedepannya, serta dimana mereka juga sama-sama berperan penting dalam mempromosikan secara gencar- gencarnya objek wisata agar objek wisata terkenal di masyarakat luas. Dapat dipromosikan melalui media cetak, media online seperti websit serta menjaga dan melestarikan ke indahan alam pada objek wisata air tejun tangsi ampek.
Untuk memperkuat penjelsan peranan pemerintah dapat dilihat dari Muljadi (2009:12) peranan pemerintah terhadap pengembangan objek wisata adalah memberikan sumbangan terhadap penerimaan devisa yang sangat diperlukan untuk membiayai pembangunan nasional, meringankan beban utang negara dan memelihara nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing dan menciptakan lapangan kerja tidak hanya terbatas dikota tetapi justru menyebar kepedesaan serta peningkatan pendapatan pemerintah pusat dan daerah melalui berbagai pajak dan retribusi.
Menurut santry (2014:16) peranan masyarakat dalam pengembangan objek wisata yaitu masyarakat sadar wisata, agar mengetahui lebih jauh apa yng dikerjakannya dan masalah-masalah yang dihadapi bertujuan untuk pembangunan pariwisata dan produk wisata dipandang sebagai aspek yang melekat adat masyarakat, Sehingga keberhasilan pembangunan pariwisata suatu proses rekayasa sosial serta dalam hal
meningkatkan citra produk wisata terutama tenaga-tenaga dan masyarakat sebagai sumber informasi tentang hal yang sebenarnya tradisi-tradisi di daerah tempat wisata.
Dan pemerintah juga berperan melakukan pengembang objek wisata baik dengan cara mengajukan dana atau proposal untuk mencari dana dalam pengembangan objek wisata untuk kedepannya. Masyarakat juga mempunyai peranan penting dalam objek wisata, dimana peranan masyarakat seperti menjaga kebersihan, ke amanan serta keindahan pada objek wisata air terjun tangsi ampek ini. Agar pengunjung objek wisata merasa nyaman bila berada di kawasan air terjun tangsi ampek. Untuk memperkuat peranan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di objek wisata pemerintah menyediakan tempat pembuangan sampah yang mana dapat dilihat pada lampiran V pada gambar 14.
Berdasarkan pembahasan diatas dapat penulis simpulkan bahwa objek wisata air terjun tangsi ampek yang terletak di Jorong Sungai Lambai Kenagrian Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan memiliki potensi yang sangat bagus. Dimana objek wisata air terjun tangsi ampek memiliki keindahan alam yang sangat bagus, dimana keindahan alam tersebut masih tetap terjaga. Air terjun tangsi ampek memiliki 2 tingkat air terjun dengan ketinggian yang berbeda.
Lingkungan sekitar objek wisata ini kebersihan, ke amanan serta ke indahan alam nya masih terjaga. Aksesibilitas menuju objek wisata ini masih kurang memadai untuk kita kunjungi.
Dimana akses jalan menuju objek wisata masih jalan berbatu dan tanah dan akan mengakibatkan lama memakan waktu untuk sampai pada objek wisata ini, padahal jarak antara objek wisata dengan jalan utama tidak terlalu jauh. Sarana dan prasaran pada objek wisata masih kurang lengkap karena banyak kendala dalam mengembangkan objek wisata ini seperti, kendala dana. Dan peranan pemerintah dan instansi-instansi yang bersangkutan akan tetap melakukan mengembangan pada objek wisata air terjun tangsi ampek walaupun secara bertahap.
Masyarakat yang tinggal sekitar objek wisata juga berperan menjaga sapta pesona objek wisata air terjun tangsi ampek.
KESIMPULAN DAN SARAN
Dari hasil penelitian objek wisata air terjun tangsi ampek di Jorong sungai lambai kenagarian Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Objek wisata air terjun tangsi ampek memiliki 2 tingkat air terjun yang cukup deras dan memiliki kolam yang besar untuk para pengunjung bermain di bawah air terjun tersebut.
Dengan memiliki ketinggian 15 meter pada tingkat pertama dan 10 meter pada tingkat kedua dan jarak antara tingkat pertama dan keduanya terdiri dari 5 meter dengan pemandangan yang sangat indah.
2. Aksesibilitas pada objek wisata ini masih banyak terdapat kekurangan.
Jalan dan kendaraan menuju objek wisata masih kurang memadai.
3. Sarana dan prasarana yang terdapat masih kurang lengkap pada objek wisata air terjun tangsi ampek. Sarana dan prasarana yang masih banyak kekurangan seperti wc, kamar ganti, tempat shalat, tempat parkir juga tidak terdapat di objek wisata.
4. Peranan pemerintah dan masyarakat dimana mereka sama-sama berperan dalam menjaga, melestarikan serta mempromosikan secara gencar- gencarnya objek wisata agar objek wisata terkenal di masyarakat luas melalui media cetak, media online seperti website.
Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah dikemukakan di atas, maka ada beberapa saran yang dapat dipertimbangkan, yaitu:
1. Disarankan kepada seluruh pengunjung pada objek wisata air terjun tangsi ampek dapat melestarikan serta menjaga sapta pesona pada objek wisata .
2. Diharapkan kepada seluruh komponen masyarakat yang ada sekitar objek wisata air terjun tangsi ampek dapat menjaga kelestarian
serta sapta pesona dan ke amanan pengunjung pada objek wisata.
3. Diharapkan kepada dinas parawisata dapat berperan dalam melakukan pengembangan yang lebih pesat dalam memperbaiki aksesibilitas beserta sarana dan prasarana yang masih kurang lengkap untuk kedepannya pada
objek wisata air terjun tangsi ampek.
4. Disarankan kepada pemerintah agar dapat ikut serta dalam menjaga pengembangan yang lebih pesat dalam memperbaiki aksessbilitas serta sarana dan prasarana yang memadai untuk kedepan pada objek wisata air terjun tangsi ampek.
DAFTAR PUSTAKA
Afrizal, M.A. 2014. “Metode penelitian kualitatif ”. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
BPS (badan Statistik) kabupaten solok selatan kecamatan solok selatan, 2016.
Dinas Parawisata Seni dan Kebudayaan Kabupaten Solok Selatan, 2016.
Moleong M.A. 2010. metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakakarya
Muljadi A. J. 2009. Keparawisataan dan perjalanan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
.
Suntry.2014.”objek wisata bono disungai kampar kecamatan teluk meranti kabupaten pelalawan riau”Skripsi Undang–Undang Republik Indonesia No. 10
Tahun 2009. Departement Kebudayaa dan Parawisata Republik Indonesia kabupaten pesisir selatan” Skripsi.
Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan,2016 Yoeti, Oka. 1996.Pengantar Ilmu Parawisata. Bandung: Angkasa