Potensi Tambang
Tambang merupakan suatu lokasi galian yang dihasilkan melalui proses pengambilan hasil bumi berbentuk bahan tambang. Beberapa contoh bahan tambang yang merupakan jenis sumberdaya alam diantaranya mineral logam, mineral bukan logam, mineral radioaktif, batubara, minyak, gas bumi, batuan, hingga panas yang dihasilkan bumi. Pertambangan diartikan sebagai keseluruhan usaha, baik yang dilakukan perseorangan, badan hukum, maupun badan usaha yang ditujukan untuk mengambil/mengeksploitasi bahan galian dengan tujuan pemanfaatan lebih lanjut guna kemaslahatan manusia. Beberapa daerah di Indonesia memiliki potensi tambang masing-masing, tak terkecuali Kabupaten Cilacap.
Pertambangan yang ada saat ini di Kabupaten Cilacap berdasarkan data Dinas Bina Marga SDA dan ESDM didominasi oleh tambang pasir besi, serta beberapa tambang batu gamping, tanah liat, batu andesit, tanah urug, dan pasir pasang. Tambang yang memiliki luasan paling besar yakni tambang pasir besi yang dioperasikan PT. Bhineka Bumi dengan luas area tambang sebesar 201,60 ha yang terletak di Kecamatan Adipala. Produksi bahan tambang yang paling banyak dihasilkan berdasarkan data yang sama yakni tambang batu gamping yang dioperasikan oleh PT. Holcim Indonesia Tbk., di Kecamatan Jeruklegi dengan total produksi sebanyak 2.700.422 ton/tahun, kemudian diikuti oleh tambang tanah liat produksi perusahaan yang sama sebanyak 363.032 ton/tahun, tambang pasir besi oleh PT.
Bhineka Bumi sebanyak 25.811 ton/tahun, tambang batu andesit sebanyak 5.135 ton/tahun yang dioperasikan oleh penambang perorangan, serta tambang pasir pasang sebanyak 743 ton/tahun yang dioperasikan oleh penambang perorangan pula.
Potensi tambang di Kabupaten Cilacap berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cilacap Tahun 2011-2031 sejumlah 12 bahan tambang, terbagi menjadi bahan tambang minyak dan gas bumi, logam, dan non-logam. Potensi tambang minyak dan gas bumi terdapat di Desa Cipari, Kecamatan Cipari yang mana telah dilakukan eksplorasi sebelumnya. Tambang logam diantaranya emas berada di Kecamatan Wanareja dan Majenang, pasir besi yang berada di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Cilacap. Tambang non-logam diantaranya batubara di Kecamatan Dayeuhluhur, bentonit di Kecamatan Karangpucung, trass di Kecamatan Cimanggu, talek di Kecamatan Karangpucung, gamping di Pulau Nusakambangan, pasir sungai/pasir batu di Sungai Serayu, lempung di Kecamatan Jeruklegi, dan tanah urug di Kecamatan Adipala, Kasugihan, dan Jeruklegi.