• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT SKRIPSI WA ODE NUR AFIFA ZAHRA

N/A
N/A
Wa Ode Meydia Astuti Ashari

Academic year: 2024

Membagikan "PPT SKRIPSI WA ODE NUR AFIFA ZAHRA"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Penggunaan Error Correction Model pada Analisis Determinan Money Supply di

Indonesia tahun 2015-2020

Wa Ode Nur Afifa Zahra - F1A218030

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. Makkulau, S.Si., M.Si. Dr. Gusti Ngurah Adi Wibawa, S.Si., M.Si.

NIP. 196911121997021001 NIP. 197206161999031003

(2)

PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA

HASIL PENELITIAN

METODOLOGI PENELITIAN

PENDAHULUAN

P E NG G U N A A N ER RO R CO R REC T I O N M O D EL PA DA A N A L I S I S D E T E R M I N A N MO N E Y S U P P LY

D I I N D O N ESI A TA H UN 2 0 1 5 - 2 0 2 0

OUTLINE

PENUTUP

(3)

1

BAB I - PENDAHULUAN

Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

LATAR BELAKANG

2 3 4 5

Metode analisis dalam ilmu statistika yang sesuai untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari beberapa variabel terhadap variabel lain apabila diketahui bahwa hubungan dari variabel-variabel tersebut adalah linier adalah regresi linier berganda.

Oleh karena itu, para ahli ekonometrika mengembangkan beberapa metode analisis yang difokuskan dalam ekonometrika time series dan dari pengembangan tersebut didapatkan suatu model yang tepat untuk menangani masalah terjadinya regresi lancung, yakni Error Correction Model (ECM) .

Namun terdapat sebuah

permasalahan dari metode analisis

regresi yang seringkalili digunakan

dalam data time series, yakni

ketidakstasioneran pada data

sehingga menyebabkan regresi

lancung (spurious regression).

(4)

2 3 4 5

1

BAB I - PENDAHULUAN2

RUMUSAN MASALAH

Tujuan Penelitian

Latar Belakang Rumusan Masalah Manfaat Penelitian

Apakah variabel BI Rate, IHK, Kurs Dolar Amerika,

dan Covid-19

memiliki kondisi keseimbangan jangka pendek

terhadap variabel Money Supply?

Bagaimana pengaruh variabel BI Rate, IHK, Kurs Dolar Amerika, Covid-19 terhadap variabel Money Supply dalam jangka panjang?

Apakah variabel Bank Indonesia Rate (BI Rate), Indeks Harga Konsumen (IHK), Kurs Dolar Amerika, dan Masa Pandemi Covid-19

terkointegrasi

dalam jangka panjang

terhadap

variabel Money

Supply ?

(5)

1

BAB I - PENDAHULUAN

TUJUAN PENELITIAN

Manfaat Penelitian Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian

2 3 4 5

Untuk mengetahui pengaruh variabel BI Rate, IHK, Kurs Dolar Amerika, dan Covid- 19 terhadap variabel Money Supply di

Indonesia dari tahun 2015-2020

Untuk mengkaji keseimbangan jangka pendek variabel BI Rate, Kurs Dolar Amerika, IHK dan Covid-19 terhadap variabel Money Supply.

Untuk

mengkaji variabel BI Rate, IHK, Kurs Dolar

Amerika, dan Masa

Pandemi Covid-19

terkointegras i dalam

jangka panjang terhadap variabel Money

Supply di

Indonesia.

(6)

1

BAB I - PENDAHULUAN

MANFAAT PENELITIAN

Manfaat Penelitian Latar Belakang Rumusan Masalah TujuanPenelitian

2 3 4 5

Pembaca dapat mengetahui

hubungan keseimbangan hubungan jangka

panjang maupun jangka pendek

antara Money Supply dengan determinannya,

maka dapat

digunakan sebagai acuan terhadap pemerintah dalam

melakukan pengambilan keputusan dalam hal perekonomian yang menyangkut

dengan

pertumbuhan ekonomi.

Hasil dari penelitian diharapkan

dapat menjadi

suatu tambahan

ilmu

pengetahuan seputar ilmu

statistika yang

diterapkan dalam dunia perekonomia

n.

(7)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

01

02

03

01 Stasioneritas Mean Stasionerity

Data bersifat stasioner pada nilai tengahnya (mean) yaitu apabila data tersebut berflluktuasi di sekitar suatu nilai tengah yang tetap sepanjang/selama waktu observasi

Variance Stasionerity

Data bersifat stasioner pada variansinya (variance)

yaitu apabila data berfluktuasi dengan varians yang

tetap dari waktu ke-waktu.

(8)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

PENGUKURAN GEOFISIKA

EK O N O M ET R IK A

01

03

Jika model ekonometrika terdiri

02

dari variabel dependen dijelaskan oleh beberapa variabel independent, maka model memiliki trend jangka panjang, jika setiap variabel non-stasioner pada tingkat level, tetapi stasioner pada tingkat first difference.

Jika setiap variabel

memenuhi kriteria tersebut dan memiliki residu (error) yang stasioner pada tingkat level, maka variabel-variabel tersebut memenuhi

kointegrasi (gerakan yang bersesuaian dalam jangka panjang).

Analisis ekonometrika adalah konsekuensi yang harus digunakan mengingat alasan latar belakang ekonomi yang menganalisis kondisi: 1) jangka panjang, 2) jangka pendek, 3) adanya koreksi variabel, 4) penyesuaian

variabel terhadap jangka panjang dan 5) adanya hubungan jangka panjang antar variabel.

(9)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5

1 03 Regresi Lancung

Menurut Granger dan Newbold, indikasi pertama

regresi lancung ditunjukkan oleh tingginya nilai R

2

yang disertai oleh

rendahnya nilai statistic Durbin-

Watson (DW).

Akibat yang ditimbulkan oleh

suatu regresi

lancung antara lain:

koefisien regresi penaksir tidak efisien, peramalan berdasarkan regresi

tersebut akan meleset dan uji baku yang umum

untuk koefisien regresi menjadi tidak sahih atau

invalid.

Lebih lanjut, selaras dengan perkembangan

teori kointegrasi (co- integration) dan metode analisis data

time series dalam pembentukan model ekonometrika, suatu

regresi linier dapat dianggap lancung bila

ia tidak lolos uji

stasioneritas dan/atau

kointegrasi.

(10)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

PENGUKURAN GEOFISIKA

K O IN TE G R A SI

01

03

02

Kointegrasi adalah suatu konsep didalam ekonometrika yang menunjukkan adanya fenomena keserasian/keberiringan fluktuasi beberapa data pada jangka waktu tertentu.

I

nterprestasi ekonomi dari kointegrasi adalah bahwa jika dua series (atau lebih) berkaitan untuk membentuk hubungan keseimbangan jangka panjang, maka walaupun masing-masing series tersebut tidak stasioner, namum series tersebut senantiasa bergerak bersama-sama sepanjang waktu dan perbedaan diantara mereka akan terlihat stabil.

Dalam jangka panjang, data-data time series terdapat ketidakseimbangan yang dapat mengaburkan hasil dari hubungan suatu faktor dengan faktor lainnya.

(11)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

PENGUKURAN GEOFISIKA

KO IN TE G R A SI

01

02

Jika pada uji derajat integrasi, variabel terintegrasi pada derajat yang sama, maka langkah selanjutnya menduga hubungan keseimbangan jangka panjang dalam bentuk

(12)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5

1 Metode Vector

Autoregression (VAR) merupakan salah satu

model yang dibangun untuk menganalisis

hubungan saling ketergantungan antar variabel ekonomi yang dapat diestimasi tanpa perlu menitikberatkan pada

masalah eksogenitas.

Vector

Autoregressive

(13)

1 2

4 5

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

3 4 5 1

Add title text Metode untuk melihat

keseimbangan hubungan jangka panjang dan jangka pendek atau biasa

disebut dengan long run equilibrium dan short run equilibrium adalah Model Koreksi Kesalahan (Error

Correction Model).

Error Correction Model

(14)

1 2

4 5

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

3 4 5 1

Add title text

Error Correction Model

(15)

1 2

4 5

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

3 4 5

1

Konsep analisis regresi linear dapat digunakan secara utuh dalam analisis regresi time series, hanya proses perhitungan nilai penaksir parameternya tidak selalu bisa dijadikan acuan, terutama jika data time series tersebut tidak stasioner. Salah satu penaksir untuk mengestimasi parameter dalam regresi linear berganda time series adalah metode OLS

Ordinary Least Square (OLS)

(16)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

Koefisien determinasi adalah

proporsi dari variasi total pada

variabel terikat yang mampu

dijelaskan oleh variabel bebas

(Lind et all dalam Marita,

2014). Koefisien determinasi

sangat mudah dihitung karena

merupakan koefisien korelasi

yang dikuadratkan atau bisa

disebut R square.

(17)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5

1 Uji Simultan (Uji F) Uji Parsial (Uji T)

(18)

BAB II – TINJAUAN PUSTAKA

2 3 4 5 1

01 02 03 04

Uji

Normalitas Uji

Heteroskedastis itas

Uji

Autokorelasi Uji

Multikolinearita s

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu

atau residual memiliki

distribusi normal.

Uji autokorelasi adalah untuk menguji apakah dalam model regresi linear

terdapat korelasi antara kesalahan pengganngu pada periode dengan 𝑡 kesalahan

pengganggu pada periode − 1 𝑡

(sebelumnya).

Uji

heteroskedastisita s bertujuan

menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain.

Uji

Multikolinearitas dilakukan untuk menguji ada

tidaknya korelasi antara variabel independen dalam persamaan regresi (Ghozali dalam

Wisudaningsi et all, 2019).

Asumsi Klasik

(19)

1

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3 2

4 5

Data dan Sumber Data Metode Analisis Data Data dalam penelitian menggunakan

data sekunder yang telah dipublikasikan ke situs yang dapat diakses oleh publik yaitu https://

www.bps.go.id dan https://

www.bi.go.id. Penelitian ini menggunakan studi literatur tentang pengaruh dari variabel BI Rate, Indeks Harga Konsumen dan Kurs Dolar Amerika, dan Masa Pandemi Covid-19 (Dummy) terhadap Jumlah Uang Beredar (Money Supply).

Adapun data tersebut merupakan data deret waktu dalam kurun waktu dari tahun 2015 hingga tahun 2020.

Data dalam penelitian menggunakan data sekunder yang telah dipublikasikan ke situs yang dapat diakses oleh publik yaitu https://

www.bps.go.id dan https://

www.bi.go.id. Penelitian ini

menggunakan studi literatur

tentang pengaruh dari variabel

BI Rate, Indeks Harga

Konsumen dan Kurs Dolar

Amerika, dan Masa Pandemi

Covid-19 (Dummy) terhadap

Jumlah Uang Beredar (Money

Supply). Adapun data tersebut

merupakan data deret waktu

dalam kurun waktu dari tahun

2015 hingga tahun 2020.

(20)

1

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3 2

4 5

Variabel Penelitian

01 02

03 04

Jumlah uang beredar (Money Supply) didefenisikan sebagai “the total quantity of money in the economy”. Jumlah atau keseluruhan uang dalam suatu

perekonomian (Hubbard dalam Natsir, 2012)

Bank Indonesia Rate (BI Rate)

Menurut Karl dan Fair suku bunga adalah pembayaran bunga tahunan dari suatu pinjaman, dalam bentuk persentase dari pinjaman yang diperoleh dari jumlah bunga yang diterima tiap tahun dibagi dengan jumlah pinjaman.

Nilai tukar adalah tingkat harga yang disepakati penduduk kedua negara untuk saling melakukan perdagangan (Mankiw dalam Arifin &

Mayasya, 2018).

Indeks Harga Konsumen (IHK)

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), IHK adalah indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu paket barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dalam kurun waktu tertentu khususnya masyarakat kota berdasarkan tahun dasar yang ditetapkan.

(21)

1

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3 2

4 5

Prosedur Penelitian

01

02 03

04 Pengujian derajat

integrasi, apabila pada tingkat level menghasilkan data yang belum stasioner.

Melakukan uji kointegrasi untuk mengetahui kondisi

keseimbangan dalam jangka panjang.

Melakukan interpretasi dari model regresi dalam jangka panjang

yang didapatkan setelah memenuhi uji

asumsi klasik.

05 06

Melakukan uji asumsi klasik pada model jangka panjang

Analisis keseimbangan jangka pendek dengan menggunakan analisis ECM.

(22)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2 3

5

Uji Stasioneritas

Uji Stasioneritas

Dickey-Fuller 5%

Variable Interpolated Dickey

Fuller MacKinnon

approximate

Money Supply -2.913 0.867

BI Rate -2.913 0.675

IHK -2.913 0.675

Kurs -2.913 0.090

Covid-19 -2.913 0.917

(23)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2

3

5

Uji Derajat Integrasi

Hasil uji akar unit dengan Dickey Fuller test diatas menunjukan bahwa semua variable yang akan diestimasi belum stasioner pada tingkat level atau I(0), sehingga pengujian dilanjutkan dengan uji derajat integrasi. Uji ini merupakan perluasan dari uji stasioner untuk melihat akar unit sehingga metode yang digunakan adalah Dickey Fuller. Hasil pengujian stasioneritas pada first difference dapat dilihat pada tabel berikut.

Dickey-Fuller 5%

Variable

(1st difference) Interpolated

Dickey Fuller MacKinnon approximate

Money Supply -2.914 0.000

BI Rate -2.914 0.000

IHK -2.914 0.000

Kurs -2.914 0.000

Covid-19 -2.914 0.000

(24)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2

3

5

Berdasarkan pengujian akat-akar unit yang telah diestimasi sebelumnya, dapat diketahui bahwa semua variabel tidak stasioner pada tingkat level atau I(0), namun dalam uji stasioneritas pada tingkat first difference semua data telah stasioner. . Uji kointegrasi hanya dapat dilakukan apabila variabel telah stasioner pada derajat integrasi yang sama, Apabila variabel terkointegrasi stasioner, maka terdapat hubungan yang stabil dalam panjang jangka panjang atau dalam dunia ekonomi biasa disebut long run equilibrium. Hasil estimasi error term yang merupakan residual dari regresi jangka panjang untuk uji kointegrasi dapat dilihat pada tabel berikut.

Uji Kointegrasi

Variabel Nilai kritis Dickey

Fuller 5% Dickey

Fuller Probabilitas

Error Term -2.913 -3.841 0.002

Berdasarkan pada Tabel 4.3 yang memuat hasil pengujian kointegrasi didapatkan bahwa variabel Error Term atau residual yang merupakan kombinasi linear dari seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian ini telah terkointegrasi stasioner atau terdapat keseimbangan dalam jangka panjang, hal ini dikarenakan nilai hitung absolut Dickey-Fuller lebih kecil dari nilai probabilitas Mckinnon.

(25)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2 3

5

Adanya keseimbangan jangka panjang antara variabel dependen dan variabel independen menunjukan bahwa terdapat hubungan antara variabel dependen dengan variabel independent dalam jangka panjang, sehingga untuk menentukan variabel mana yang menyebabkan perubahan variabel dependen dalam jangka panjang, maka dilakukan analisis regresi linier dengan metode Ordinary Least Square (OLS).

Analisis Jangka Panjang

Money Supply

Coefficient Std. Error t-Statistic Probability

BI Rate -31,289.840 5,022.210 -6.230 0.000

IHKx 2,013.330 763.510 2.610 0.010

KURS 70.810 9.820 7.220 0.000

Covid-19 88,845.620 30,177.820 2.920 0.004

Constanta -535,310.510 147,406.540 -3.630 0.001

Prob >F 0.000 R-Squared 0,790 Adj R-Squared 0,780

Sehingga model regresi jangka panjang adalah:

(26)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2 3

5

Nilai koefisien determinasi yang terdapat dalam model persamaan jangka panjang yang digunakan sebagai uji kebaikan dari model tersebut. Nilai koefisien determiansi menjelaskan tentang seberapa besar keragaman dari variabel dependen dari persamaan tersebut mampu dijelaskan oleh variabel-variabel independen, nilai koefisien pada model ini ditunjukkan oleh nilai Adjustetd R-Square yaitu sebesar 0.78, artinya adalah keragaman variabel dependen pada model tersebut dapat dijelaskan oleh variabel independent sebesar 78 %, sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak berada dalam model.

Koefisien Determinasi (R

2

)

(27)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2

3

5

BI Rate terhadap Money Supply

IHK Terhadap Money Supply

Kurs Dollar Terhadap Money Supply

Covid-19 terhadap Money Supply

(28)

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2 3

4 5 1

Uji Multikolinearitas

01 02 03 04

Uji

Normalitas Uji

Heteroskedastis itas

Uji

Autokorelasi Uji

Multikolinearita s

Berdasarkan pada hasil yang memuat pengujian multikolineartitas dari variabel-variabel independent

dikatakan bahwa tidak terdapat korelasi antara variabel-variabel independen tersebut. Hal ini diketahui dari

nilai VIF masing-masing variabel independen kurang

dari 10, sehingga asumsi multikolinearitas terpenuhi untuk model hubungan jangka

panjang.

Asumsi Klasik

(29)

1

BAB IV HASIL PENELITIAN

4 2 3

5

Analisis Jangka Pendek

Money Supply Coefficient Std. Error t-Statistic Probability

dBI Rate 6,704.07 14,987.19 0.45 0.656

dIHK 739.32 756.77 0.98 0.332

dkurs 17.10 10.80 1.65 0.104

dCovid-19 -1,970.20 2,6448.18 -0.07 0.941

Error Lag 1 -0.24 0.83 -2.88 0.005

Constanta 5,003.88 3,186.88 1.57 0.121

Prob >F 0.02 R-Squared 0,17 Adj R-Squared 0,11

Sehingga model ECM yang didapatkan adalah sebagai berikut.

(30)

1

BAB V PENUTUP

4 2 3

5

Setelah penelitian ini, penulis mengharapkan agar peneliti-peneliti selanjutnya bisa lebih memperhatikan masalah ketidakstasioneran pada data time series khususnya pada variabel ekonomi, sehingga tidak tidak terjadi regresi lancung/palsu serta lebih mengkaji kondisi ketidakseimbangan suatu variabel ekonomi yang bergerak sepanjang waktu.

Saran

a. Variabel BI Rate, Indeks Harga Konsumen (IHK) terkointegrasi dalam jangka panjang terhadap variabel Money Supply yang dilihat dari kombinasi linear dari kedua variabel yaitu residual/error merupakan kombinasi linear yang stasioner.

b. Variabel BI Rate, Indeks Harga Konsumen, Kurs Dolar Amerika dan Covid-19 berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Money Supply dalam jangka panjang dan dijelaskan sebesar 78 % oleh variabel independen, sisanya dijelaskan oleh variabel diluar penelitian.

c. Variabel BI Rate, Indeks Harga Konsumen, Kurs Dolar Amerika dan Covid-19 memiliki kondisi keseimbangan dalam jangka pendek.

Kesimpulan

(31)

5 2

3 4 1

TERIMA KASIH

“Perfection Belongs To God”

Referensi

Dokumen terkait