Produksi Hasil Hewani
S U S U
MILK MILK
100%P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
S U S U
100%
Susu murni Susu segar Susu pasteurisasi Susu sterilisasi
S U S U
100%
Susu murni adalah hasil pemerahan dari ternak menyusui yang di perah secara kontinyu dan komponennya tidak dikurangi atau ditambah bahan lain.
Susu segar adalah susu murni yang tidak mengalami proses pemanasan.
Susu pasteurisasi adalah merupakan susu yang telah melewati serangkaian proses pemanasan hingga mencapai suhu dibawah titik didih yaitu maksimal 85 C.
Susu sterilisasi adalah proses pengawetan susu yang dilakukan dengan cara memanaskan susu sampai mencapai suhu diatas titik didih.
K A N D U N G A N G I Z I
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
S I F A T F I S I K
100%
Berat jenis 1,027 - 1,035 Titik beku -0,5 C sampai -52 C Titik didih 100,17 C (tergantung BJ) Derajat keasaman 0,15 - 0,16%
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
S I F A T F I S I K
100%
Berat jenis 1,027 - 1,035 Titik beku -0,5 C sampai -52 C Titik didih 100,17 C (tergantung BJ) Derajat keasaman 0,15 - 0,16%
P E N A N G A N A N S U S U
Orang yang menangani pemerahan Peralatan yang digunakan
Bahan kimia yang digunakan untuk sanitasi Penyimpanan
Pendinginan
P E N D I N G I N A N S U S U
100%
Tujuan : menahan mikroba perusak
Penyimpanan ke dalam cooling unit, lemari es atau freezer Cara sederhana : meletakkan milk can atau wadah susu dalam air yang dingin dan mengalir terus (biasa di lakukan didaerah pegunungan)
P E M A N A S A N S U S U
Tujuan : membunuh mikroba perusak Pemanasan susu dilakukan sampai mendidih Harus dilakukan secara hati hati agar tidak hangus
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
P E N G U J I A N M U T U
100%
Pusat Standardisasi Indonesia telah mengeluarkan persyaratan kualitas untuk susu segar, berikut cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan dan cara pengemasan, seperti yang tercantum dalam Standar Nasional Indonesia atau SNI 01- 3141-1982
Pada perusahaan peternakan maka sesudah pemerahan dapat langsung dilakukan pengujian kualitas susu (hygenic quality) yang meliputi:
a. Uji organoleptik.
b. Uji alkohol atau alcohol precipitation test (APT).
c. Uji didih atau clot on boiling test.
d. Uji keasaman.
e. Uji reduktase
P E N G U J I A N M U T U
100%
Uji Organoleptik -> Pengujian Warna, Pengujian Aroma dan Rasa, Kekentalan
Pengujian Warna
Pengujian Aroma dan Rasa
Pengujia Kekentalan
Warna susu berkisar dari putih kebiruan sampai kuning keemasan, bergantung jenis hewan, pakan, dan jumlah lemak/padatan dalam susu.
Karoten adalah pigmen yang menyebabkan warna kuning susu. Karoten susu berasal dari pakan kuning dan kehijauan
Susu segar yang normal berasa agak manis, karena mengandung karbohidrat yaitu Laktosa, dan mempunyai aroma yang spesifik. Aroma susu lenyap jika susu didiamkan beberapa jam atau susu didinginkan.
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
P E N G U J I A N M U T U
100%
Penentuan Berat Jenis
Berat jenis suatu bahan adalah perbandingan antara berat bahan tersebut dengan berat air pada volume dan suhu yang sama. Berat jenis susu dipengaruhi oleh kadar padatan total dan padatan tanpa lemak. Berat jenis susu biasanya ditentukan dengan menggunakan laktodensimeter atau laktometer. Prinsip kerja alat ini mengikuti hukum Archimides yaitu jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu cairan, maka benda tersebut akan mendapat tekanan ke atas sesuai dengan berat volume cairan yang dipindahkan (diisi).
L A K T O D E N S I M E T E R
100%
BJ = skala laktodensimeter + (suhu susu- 27,5) x 0.0002
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
P E N G U J I A N M U T U
100%
Pengujian Keasaman
Uji Alkohol
Pengasaman susu ini disebabkan oleh aktivitas bakteri yang memecah laktosa membentuk asam laktat. Persentase asam dalam susu dapat digunakan sebagai indikator umum dalam penanganan susu.
Asiditas/keasaman susu dapat dinyatakan dengan dua cara yaitu asam titrasi dan pH (pH susu normal 6,6 – 6,8).
Bila susu dicampur dengan alkohol yang mempunyai sifat dehidrasi maka protein tersebut dikoagulasikan sehingga akan tampak kepecahan pada susu tersebut.
100%
P3K UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
100%
F A K T O R - F A K T O R Y A N G H A R U S D I P E R H A T I K A N U N T U K M E N D A P A T K A N M U T U S U S U S E G A R
Keadaan kandang sapi Keadaan rumah pemerahan Keadaan kesehatan sapi
Keadaan kesehatan pemerah/pekerja Pemberian makanan
Kebersihan hewan Kebersihan alat pemerah Penyaringan susu Penyimpanan susu Serangga.