Disusun Oleh :
Hj. St. Sarialang, S.Ag
NIP. 196907032000032001
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KAB. JENEPONTO MADRASAH TSANAWIYAH NURUL IMAN TAROWANG
TAHUN 2024
KATA PENGANTAR
Setiap tahun Kepala Madrasah dinilai kinerjanya melalui mekanisme Penilaian Kinerja Tahunan Kepala Madrasah (PKTKM). PKTKM bertujuan untuk menilai kepemimpinan Kepala Madrasah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sesuai dengan peraturan. Salah satu komponen yang ada di dalam PKTKM adalah Pengembangan Madrasah.
Dalam komponen Pengembangan Madrasah, salah satu kriteria penilaian adalah Kepala Madrasah melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksananaan program kegiatan Madrasah/madrasah dengan prosedur yang tepat. Indikator kegiatannya adalah Kepala Madrasah memiliki program kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), memiliki instrument kegiatan monev, dan memiliki catatan hasil pelaksanaan monev.
Berikut kami berusaha menyusun Program Monitoring dan Evaluasi terhadap Pelaksanaan Kegiatan Program Madrasah agar kegiatan dapat mencapai target dan tujuan sesuai dengan tujuan sekoolah. Kegiatan ini juga dapat dipakai sebagai alat untuk menjaga agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan benar sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Tarowang, 15 Juni 2024 Penyusun,
HJ. ST. SARIALANG, S.Ag Nip. 196907032000032001
BAB I
PENDAHULUA
A. Tujuan Monitoring dan Evaluasi.
Monitoring bertujuan untuk memantau kesesuaian rencana program Madrasah dengan pelaksanaanya, serta mengetahui hambatan-hambatan yang ditemukan serta cara mengatasinya.
Evaluasi bertujuan untuk mengetahui ketercapaian sasaran program Madrasah yang diharapkan.
B. Komponen Utama Monitoring dan Evaluasi 1. Prestasi Madrasah dan Lulusan.
a. Aspek Kesiswaan : Kondisi siswa dan prestasi siswa
b. Aspek Tenaga Kependidikan : Kepala Madrasah, Guru dan Karyawan.
c. Aspek Prestasi Madrasah 2. Kurikulum
a. Aspek pengembangan kurikulum b. Aspek pemetaan SK, KD
c. Aspek Tim Pengembang Kurikulum 3. Proses Belajar Mengajar.
a. Aspek Persiapan pembelajaran b. Aspek Persyaratan pembelajaran c. Aspek Pelaksanaan pembelajaran d. Pelaksanaan penilaian pembelajaran 4. Tenaga Pendidikan dan Kependidikan.
a. Kepala Madrasah b. Guru dan Guru BK
c. Tenaga Pendukung : Pustakawan, laboran, teknisi komputer, Ka TU, Tenaga Administrasi.
5. Fasilitas
a. Fasilitas umum b. Perpustakaan
c. Laboratorium dan ruang multimedia
d. Kantin e. Auditorium f. Sarana Olah Raga g. Penunjang Administrasi h. Toilet
i. Tempat ibadah 6. Manajemen
a. Pengembangan manajemen b. Kepemimpinan
7. Pembiayaan a. Pembiayaan b. Kultur Madrasah 8. Penilaian
a. Program Penilaian b. Pelaksanaan Penilaian c. Standar Penilaian 9. Lingkungan Madrasah
a. Kebersihan b. Kerapian
BAB II
RENCANA PELAKSANAAN MONITORING DAN EVALUASI
A. Pelaksana Monitoring dan Evaluasi 1. Internal : Kepala Madrasah 2. Eksternal
a. Komite Madrasah
b. Kementerian Agama Kabupaten c. Kementerian Agama Propinsi d. BPKP, BPK, Irjen
B. Waktu Pelaksanaan 1. Monitoring
a. Internal : setiap 3 bulan sekali b. Eksternal : sesuai jadwal monitoring 2. Evaluasi
a. Internal : dilakukan setiap 6 bulan b. Eksternal : sesuai jadwal evaluasi C. Sumber Data
1. Dokumen Madrasah 2. Kepala Madrasah
3. Guru, siswa, tenaga pendukung 4. Komite Madrasah
D. Metode Pegumpulan Data 1. Dokumen
2. Wawancara 3. Observasi E. Rincian Kegiatan
1. Pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi Madrasah 2. Penyusunan jadwal pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi 3. Penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi
4. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi 5. Analisis Hasil Monitoring dan Evaluasi 6. Pelaporan
7. Tindak Lanjut
BAB III
KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI
A. Penyusunan jadwal pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
JADWAL MONITORING DAN EVALUASI MTs Nurul Iman Tarowang
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
No. Kegiatan
Semester Genap Semester Gasal
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1. Monitoring 2. Evaluasi
B. Penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi
Kegiatan monitoring dan evaluasi selalu diikuti dengan kegiatan tindak lanjut. Berbagai temuan yang diperoleh ketika melaksanakan monev harus ditindaklanjuti. Tanpa tindak lanjut, kegiatan monev menjadi tanpa makna. Dan agar tindak lanjut bisa efektif, instrument kegiatan monev juga harus disusun secara baik dan tepat sasaran. Bila kegiatan monev dan tindak lanjut sudah berjalan dengan baik, Tim Monitoring dan Evaluasi bisa merencanakan kegiatan pada tahun berikutnya dengan lebih baik.
Baik Monitoring dan Evaluasi maupun tindak lanjut hasil Monitoring dan Evaluasi dimulai dengan penyusunan program dan disertai penyusunan instrument. Instrument yang dibuat harus memenuhi kriteria yang dibutuhkan dan bisa mengukur keterlaksanaan program. Setelah itu, diikuti dengan catatan hasil pelaksanaan program dan pelaporan.
Secara ringkas, pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi ini bisa dirinci menjadi 3 hal yaitu:
1. Program kegiatan Monitoring dan Evaluasi dan kegiatan tindak lanjut hasil Monitoring dan Evaluasi.
2. Penyusunan instrument kegiatan Monitoring dan Evaluasi dan instrument tindak lanjut hasil Monitoring dan Evaluasi.
3. Catatan hasil pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi dan catatan hasil pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi.
4. Laporan pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan tindak lanjut.
Program kegiatan Monitoring dan Evaluasi bisa dilaksanakan berdasarkan 8 Standar pendidikan atau program kerja yang tercantum di dalam Rencana Kerja Madrasah (RKM). Masing-masing Standar Pendidikan dianalisis keterlaksanaan programnya. Selanjutnya dilengkapi dengan Catatan Hasil dan disertai alternatif solusi sebagai bahan rencana tindak lanjut.
INSTRUMENT KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI MTs Nurul Iman Tarowang
TAHUN 2024
No. Komponen
Keterlaksanaan
Program Catatan Tindak Lanjut Ya Tidak
1. Standar Isi 2. Standar Proses
3. Standar Kompetensi Kelulusan 4. Standar PTK
5. Standar Pembiayaan 6. Standar Penilaian
7. Standar Sarana dan Prasarana 8. Standar Pengelolaa
C. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
RINCIAN PROGRAM PRIORITAS
YANG PERLU DI MONITORING DAN DI EVALUASI TAHUN 2024
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM
(1) (2) (3) (4)
1. Kurikulum 1.1 Penyusunan Kurikulum Madrasah Memiliki dokumen kurikulum Madrasah yang lengkap (dokumen 1, 2, dan 3).
- Standar Isi (Permendiknas No. 22 tahun 2006)
- SKL (Permendiknas No. 23 Tahun 2006) 1.2 Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Terciptanya pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,
efektif, dan menyenangkan.
Standar Proses (Permendiknas No. 41 Tahun2007)
1.3 Pelaksanaan Penilaian 1.3.1 Terlaksannya test formatif, sumatif, dan UM. Standar Penilaian Pendidikan (Permendiknas No. 20 Tahun 2007
1.3.2 Tersedianya bank soal yang bermutu.
1.3.3 Memiliki dokumen penilaian yang rapi.
2. Kesiswaan 2.1 Penerimaan Peserta Didik Baru 2.1.1 Adanya pedoman PPDB yang jelas. - Standar Isi (Permendiknas No. 22 tahun 2006)
- SKL (Permendiknas No. 23 Tahun 2006) - Standar Proses (Permendiknas No. 41
Tahun2007) 2.1.2 Terlaksananya sistem PPDB yang teratur.
2.1.3 Terlaksananya masa orientasi peserta didik baru secara efektif dan efisien.
2.2 Pelaksanaan Penilaian Diketahuinya kemampuan dan karakteristik peserta didik.
2.3 Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan Teratasinya masalah-masalah yang dihadapi peserta didik.
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM
(1) (2) (3) (4)
2.4 Pelaksanaan ekstra kurikuler (Pramuka, Olah Raga, Kesenian, dan Keterammpilan)
2.4.1 Tumbuhnya semangat dan kreativitas siswa sesuai dengan bakat dan minatnya.
2.4.2 Peserta didik memiliki keterampilan sesuai dengan bakat dan minatnya.
2.5 Pengusulan beasiswa Siswa menerima beasiswa atau Bagus.
2.6 Pelaksanaan Pengembangan bakat siswa Terlaksananya ekstrakurikuler dan pentas seni 2.7 Penyusunan Administerasi Kesiswaan Tersusunnya administerasi kesiswaan yang lengkap
dan rapi.
3. Ketenagaan 3.1 Pendidik :
3.1.1 Pembagian tugas guru. Adanya tugas guru yang jelas dan tepat.
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Permendiknas No. 16 tahun 2007)
3.1.1 Pembinaan guru melalui supervisi. Guru memahami dan menyadari akan tugas dan tanggung jawabnya.
3.1.1 Peningkatan profesionalisme guru. 3.1.3.1 Guru mengikuti diklat, penataran, dll.
3.1.3.2 Guru memahami kompetensi guru dan melaksanakannya dalam keseharian.
3.1.1 Pengusulan kenaikan pangkat guru Naiknya pangkat dan kesejahteraan guru.
3.1.1 Pengusulan tunjangan kesejahrteraan guru.
Diterimanya TPP bagi guru PNS dan insentif bagi guru tidak tetap
3.2 Tenaga Kependidikan :
3.2.1 Peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan.
3.1.3.1 Terlaksananya diklat, penataran, dll.
3.1.3.2 Dipahaminya kompetensi kepala Madrasah dan melaksanakannya dalam keseharian.
3.2.2 Pengusulan kenaikan pangkat tenaga kependidikan.
Naiknya pangkat dan kesejahteraan tenaga kependidikan (dalam hal ini kepala Madrasah).
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM
(1) (2) (3) (4)
4. Sarana dan Prasarana
4.1 Pemeliharaan sarana dan prasarana. Adanya sarana dan prasarana yang terawat dengan baik.
4.2 Usul penambahan sarana meubelair. Tersedianya sarana meubelair yang layak.
4.3 Usul pengadaan sarana keterampilan handcraft.
Tersedianya sarana keterampilan handcraft yang lengkap.
4.4 Penambahan buku-buku pembelajaran. Tersedianya sarana buku-buku sumber dan buku pedoman yang diperlukan dalam melaksanakan pembelajaran.
4.5 Pengembangan program 6 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan).
Terwujudnya keamanan dann kenyamanan Madrasah untuk berlangsungnya proses pembelajaran.
4.6 Pembuatan administerasi sarana dan prasarana.
Terinventarisasinya sarana dan prasarana yang dimiliki Madrasah dengan baik.
5. Humas 5.1 Koordinasi rutin dengan yayasan. Terwujudnya hubungan yang harmonis dengan yayasan.
Standar Pengelolaan (Permendiknas No. 19 tahun 2007)
5.2 Meningkatkan hubungan dengan instasi- instansi terkait.
Adanya kerjasama dan dukungan dari instansi-instansi terkait.
5.3 Melaksanakan sosialisasi Madrasah ke masyarakat.
Meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pengtingnya pelayanan pendidikan
5.4 Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lingkungan Madrasah dan pemerintahan setempat, dan instansi terkait di daerah.
Adanya kerjasama dan dukungan dari masyarakat sekitar, pemerintahan setempat, dan instansi terkait di tingkat daerah.
6. Keuangan 6.1 Penyusunan RAPBS Adanya rencana pembelanjaan yang jelas dan tepat. Standar Pembiayaan 6.2 Pengusulan dana BOS Terealisasinya penyediaan dana dari BOS.
6.3 Menentukan biaya pembelanjaan sesuai Pembelanjaan dana sesuai dengan peruntukannya
BIDANG PROGRAM SUB BIDANG PROGRAM INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM ACUAN PROGRAM
(1) (2) (3) (4)
dengan RAPBS yang telah dibuat. . sesuai dengan RAPBS yang telah ditetapkan.
6.4 Penyusunan LPJ Terwujudnya pengelolaan dana yang transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.
7. Manajemen Madrasah
7.1 Pengelolaan kurikulum. Terlaksananya pengembangan kurikulum Madrasah yang sesuai dengan prinsip-prinsip kurikulum mengacu pada tuntutan Standar Nasional Pendidikan.
Standar Pengelolaan (Permendiknas No. 19 tahun 2007)
7.2 Pengelolaan kesiswaan. Terealisasinya pengelolaan kesiswaan yang teratur dan sistimatis.
7.3 Pengelolaan ketenagaan. Terpenuhinya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional.
7.4 Pengelolaan sarana dan prasarana. Meningkatnya ketersediaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal.
7.5 Pengelolaan humas. Terwujudnya hubungan Madrasah dan masyarakat yang harmonis dan bersinergi dalam mendukung pengembangan pendidikan di Madrasah.
7.6 Pengelolaan keuangan. Terpenuhinya kebutuhan keuangan dengan pendayagunaan yang terencana, tepat sasaran, dan transparan, serta akuntabel.
PELAKSANAAN MONITORING DAN EVALUASI MTs Nurul Iman Tarowang
TAHUN 2024
SEMESTER I SEMESTER II
Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Januari Februari Maret April Mei Juni
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)
I BIDANG KURIKULUM
1.1 Penyusunan Kurikulum Madrasah
( Dokumen I, Dokumen II, dan Dokumen III)
√
1.2 Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
1.3 Pelaksanaan Penilaian (formatif, sumatif, dan
UM) √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
II BIDANG KESISWAAN
2.1 Penerimaan Peserta Didik Baru √
2.2 Pelaksanaan Penilaian √
2.3 Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2.4 Pelaksanaan ekstra kurikuler (Pramuka, Olah
Raga, Kesenian, dan Keterammpilan) √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2.5 Pengusulan beasiswa √ √
2.6 Pelaksanaan Pentas seni √ √
2.7 Penyusunan Administerasi Kesiswaan √ √ √ √
III BIDANG KETENAGAAN 3.1 Pendidik :
3.1.1 Pembagian tugas guru . √
3.1.2 Pembinaan guru melalui supervisi. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
3.1.2 Peningkatan profesionalisme kinerja
guru. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
3.1.4 Pengusulan kenaikan pangkat guru √ 3.1.5 Pengusulan tunjangan kesejahrteraan
guru. √ √
3.2 Tenaga Kependidikan :
3.2.1 Peningkatan profesionalisme tenaga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kependidikan.
3.2.2 Pengusulan kenaikan pangkat tenaga
kependidikan. √ √
IV BIDANG SARANA DAN PRASARANA
4.1 Pemeliharaan sarana dan prasarana. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
4.2 Usul penambahan sarana meubelair. √
4.3 Usul pengadaan sarana keterampilan handcraft.
√
4.4 Penambahan buku-buku pembelajaran. √ √
4.5 Pengembangan program 6 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan).
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
4.6 Pembuatan administerasi sarana dan prasarana.
√ √
V BIDANG HUMAS
5.1 Koordinasi rutin dengan yayasan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
5.2 Meningkatkan hubungan dengan instasi-
instansi terkait. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
5.3 Melaksanakan sosialisasi Madrasah ke
masyarakat. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
5.4 Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lingkungan Madrasah dan pemerintahan setempat, dan instansi terkait di daerah.
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
VI BIDANG KEUANGAN
6.1 Penyusunan RAPBS √
6.2 Pengusulan dana BOS √ √ √ √
6.3 Menentukan biaya pembelanjaan sesuai
dengan RAPBS yang telah dibuat. . √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
6.4 Penyusunan LPJ √ √ √ √
VII BIDANG MANAJEMEN MADRASAH
7.1 Pengelolaan kurikulum. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7.2 Pengelolaan kesiswaan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7.3 Pengelolaan ketenagaan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7.4 Pengelolaan sarana dan prasarana. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7.5 Pengelolaan humas. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7.6 Pengelolaan keuangan. √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
D. Analisis Hasil Monitoring dan Evaluasi
Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah diperlukan upaya yang terus menerus melalui penyempurnaan program kerja Madrasah. Dalam upaya penyempurnaan program Madrasah tersebut maka diperlukan evaluasi program. Evaluasi program ini sebagai bentuk akuntabilitas kepada pihak-pihak yang berkepentingan yang semestinya dilakukan setiap akhir semester (PP 19 tahun 2005 pasal 78 butir a). Dari hasil evaluasi program kerja ini akan diketahui hal-hal mana yang sudah baik dan perlu dipertahankan, dan hal-hal mana yang harus dilakukan revisi atau penyempurnaan- penyempurnaan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaa evaluasi untuk perbaikan program kerja tahun berikutnya, sehingga program kerja yang dibuat betul-betul mengacu pada Standar Nasional Pendidikan sebagaimana tertuang dalam PP 19 tahun 2005.
Adapun hasil dari evaluasi program kerja MTs Nurul Iman Tarowang Tahun Pelajaran 2024/2025akan dibahas pada uraian-uraian berikut :
1. Bidang Kurikulum
Bidang kurikulum sudah dilaksanakan dengan baik yakni mengikuti ketentuan yang berlaku. Di sini terbukti dengan telah tersusunnya kurikulum Madrasah mencakup Kurikulum Dokumen I, Dokumen II, dan Dokumen III. Namun demikian tetap perlu ada penyempurnaan yang lebih baik lagi, agar lebih relevan dengan keadaan individu siswa dan harapan masyarakat.
Para guru telah melaksanakan KBM yang berorientasi pada PAIKEM (pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) hal ini sangat perlu guna menarik minat dan motivasi siswa. Dengan pembelajaran yang menyenangkan tentunya akan mendorong terhadap keberhasilan KBM sebagaimana yang diharapkan. Dalam pelaksanaan pembelajaran yang memperhatikan PAIKEM ini tentunya dengan menempuh berbagai cara mulai dari pengelolaan kelas yang baik, metode, media pembelajaran, penampilan guru dan sebagainya.
Terlaksananya penilaian yang sudah terencana, baik ulangan harian, UTS, UAS, dan UN/US. Dan diikuti dengan analisis hasil evaluasi untuk ditindaklanjuti dengan program perbaikan atau pengayaan.
Hal-hal tersebut di atas perlu terus ditingkatkan sehingga betul-betul sesuai dengan harapan, dan tuntutan. Bidang kurikulum ini merupakan unsur yang sangat penting karena semua sumber daya dan fasilitas di Madrasah ditujukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kurikulum yang bermuara dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam hal masih kurangnya penggunaan alat peraga pendidikan dalam melaksanakan KBM dengan berbagai
alasannya, ini tetap perlu diupayakan dan dicarikan solusi agar tetap dalam pelaksanaan KBM ini didukung dengan media pembelajaran. Begitu pula tentang pelaksanaan analisis hasil evaluasi, dan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan merupakan program wajib yang harus dilakukan oleh guru dengan sebaik-baiknya.
Program-program tersebut di atas pada dasarnya sudah dilaksanakan di MTs Nurul Iman Tarowang, namun perlu adanya revisi pada tahun yang akan datang agar ada penyempurnaan.
2. Bidang Kesiswaan
Bidang kesiswaan di MTs Nurul Iman Tarowangpada dasarnya telah dilaksanakan hal ini dibuktikan dengan terlaksananya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru yang terencana dengan baik. Selain itu juga dilaksanakannya assessment yang berguna sebagai dasar dalam memberikan layanan kepada siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran yang tepat, walaupun instrumen dan pelaksanaannya perlu disempurnakan lagi agar lebih valid dan comprehensive.
Bimbingan dan Penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan program BP yang telah dipersiapkan dan permasalahan yang dialami para siswa.
Terlaksnanya kegiatan ekstra kurikuler secara rutin, walupun dalam bidang kesenian perlu dikembangkan lagi dengan melengkapi sarana kesenian yang diperlukan.
Untuk mendorong motivasi siswa maupun orang tua siswa diusulkannya program Beasiswa yang hasilnya terealisasi dengan baik, sehingga memberikan dampak positif kepada para siswa yakni mendorong untuk lebih rajin berMadrasah.
Melalui kegiatan rekreasi bersama guru, siswa, dan orang tua siswa, terjalinlah kebersamaan, dan meningkatnya rasa kekeluargaan di antara semua warga Madrasah.
Nampaknya program ini perlu dipertahankan untuk terus dilakukan guna menjaga hubungan agar tetap harmonis. Karena hubungan yang baik ini sangat diperlukan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Administerasi kesiswaan telah disusun dengan sebaik-baik walaupun perlu lebih dilengkapi lagi agar betul-betul dapat mengcover semua hal yang diperlukan oleh para siswa.
3. Bidang Ketenagaan
Bidang ketenagaan di MTs Nurul Iman Tarowang pada saat ini masih bertumpu pada guru saja karena belum ada tenaga-tenaga lainnya. Kalau ditinjau dari pandangan yang ideal memang keberadaan tenaga seperti ini sangat kurang mendukung terhadap peningkatan mutu
Madrasah. Namun bila ditinjau dari tenaga guru yang ada kualifikasinya sudah baik yakni ditinjau dari segi akademik maupun dari sudut potensi dan kinerjanya.
Dengan demikian bila dilihat dari kualifiksi akademik pendidik dan dan tenaga kependidikan di MTs Nurul Iman Tarowangsecara umum sudah memenuhi kualifikasi yang diharapkan.
Pembagian tugas guru telah dilaksanakan dengan mengupayakan agar sesuai dengan kemampuannya (the right man on the right place).
Terlaksananya class visit dalam rangka pelaksanaan supervisi yang diikuti dengan evaluasi dan tindak lanjut.
Upaya meningkatkan tenaga yang profesional telah dilakukan melalui kegiatan- kegiatan progra KKG, mengikuti diklat-diklat kependidikan dari Dinas Pendidikan Provinsi, dan seminar-seminar pendidikan, untuk lebih memahami dan mengimplementasikan 4 kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial. Penguasaan 4 unsur kompetensi guru ini merupakan syarat yang harus dimiliki oleh guru yang profesional, itulah sebabnya empat unsur kompetensi ini selalu ditanamkan kepada para guru agar dipahami dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Dengan adanya program TPP secara rutin bagi guru PNS dan diterimanya uang insentif bagi guru tidak tetap tahun anggaran 2023, sangat sinifikan dapat mendorong semangat, dan kedisiplinan para guru di SMK Negeri 1 Sragen. Itulah sebabnya program ini sangat wajar bila dipertahankan atau bakan ditingkatkan.
Untuk peningkatan profesionalisme bagi kepala Madrasah maka kegiatan KKG, KKKS, diklat, lokakarya, dan workshop tentang kependidikan terus diaktifkan. Kegiatan- kegiatan tersebut diantaranya agar kepala Madrasah lebih memahami dan dapat mengimplementasikan 5 unsur kompetensi kepala Madrasah yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan kompetensi sosial. Kompetensi ini sangat penting untuk dipahami oleh seorang kepala Madrasah karena sebagai kepala Madrasah memfunyai fungsi sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator (EMASLIM). (E. Mulyasa, 2006 : 98). Dengan pemahaman yang baik akan kompetensi kepala Madrasah tersebut maka seorang kepala Madrasah akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, karena hal itu sangat relevan dengan yang dibutuhkan oleh seorang kepala Madrasah dalam menjalankan tupoksinya.
4. Bidang Sarana dan Prasarana
Program sarana dan prasarana merupakan unsur pendukung yang sangat penting untuk kelancaran pelaksanaan pendidikan di Madrasah, namun penyediaan sarana dan prasarana ini sangat bertalian dengan masalah pembiayaan. Oleh karena itu sesuai dengan ketersediaan dana di MTs Nurul Iman Tarowangmaka bila dibandingkan dengan ketentuan atau standar yang ada keadaannya masih jauh dari sempurna. Hal ini dapat dilihat pada data sarana prasarana yang ada di MTs Nurul Iman Tarowang yang belum memiliki ruangan- ruangan kekhususan, dan ruang keterampilan. Sehingga program ini perlu lebih ditingkatkan lagi sehingga satu saat segala fasilitas yang diperlukan dapat dipenuhi.
Namun demikian bila melihat program yang dicanangkan pada tahun 2023 sebenarnya sudah terlaksna dengan baik sebagaimana yang telah diprogramkan seperti pemeliharaan sarana dan prasarana yang dimiliki Madrasah sudah dilaksanakan. Penyediaan meubelair Madrasah sudah sesuai dengan yang diperlukan. Penyediaan peralatan yang diperlukan sudah terlaksana, demikian pula penyediaan penambahan buku-buku paket pembelajaran dan buku pedoman guru sudah dilaksanakan.
Kegiatan-kegiatan untuk mewujudkan program 6K di MTs Nurul Iman Tarowang yaitu dengan kegiatan Jumsih (Jumat bersih), adanya pembagian piket Madrasah, dan menanamkan sikap Adiwiyata. Dalam upaya penciptaan Madrasah sebagai lingkungan pendidikan (Adiwiyata) sangat penting bagi peningkatan mutu pendidikan di Madrasah.
Dijelaskan dalam buku Pedoman Pembinaan Kesiswaan PK PLK (Depdiknas : 2006) bahwa Madrasah sebagai tempat diselenggarakannya KBM hal ini akan berfungsi dengan baik apabila di lingkungan Madrasah tersebut suasananya aman, nyaman, tertib dan bebas dari segala ancaman. Keadaan seperti itu tentunya dapat tercipta dengan sepenuhnya apabila segala fasilitas yang diperlukan tersedia, tertata, dan terpelihara dengan baik. Dalam rangka pengembangan wiyata mandala ini dilakukan program 6K yang realisasinya sebagai berikut :
➢ Keamanan Madrasah sudah terpelihara dengan dukungan dari masyarakat sekitar.
➢ Kebersihan, Madrasah dipelihara melalui pembiasaan budaya bersih dengan kegiatan jumsih, pembagian piket, dan gotong royong untuk kebersihan Madrasah.
➢ Ketertiban, pada umumnya kondisi Madrasah dalam keadaan tertib, siswa dapat mengikuti PBM dalam keadaan tertib dan lancar.
➢ Keindahan, dalam hal ini Madrasah telah berusaha menata lingkungan yang ada agar menarik dan menimbulkan rasa senang dan nyaman berada di Madrasah.
➢ Kekeluargaan, Madrasah telah berusaha menciptakan kekeluargaan antara lain melalui kegiatan-kegiatan bersama seperti rekreasi, gotong-royong memelihara kebersihan Madrasah, saling berkunjung ke rumah, serta membudayakan senyum, sapa, dan salam.
➢ Kerindangan, Madrasah berusaha menciptakan kerindangan dengan gerakan penanaman pohon pelindung di halaman Madrasah.
5. Bidang Humas
Sesuai dengan yang diprioritaskan yaitu sosialisasi guna menjaring ABK yang ada di masyarakat maka hubungan dengan masyarakat sudah terjalin dengan baik, walaupun masih perlu peningkatan kerjasama yang lebih baik sehingga dukungan masyarakat akan sangat membantu untuk kelancaran pendidikan di Madrasah. Dengan DUDI dan pemerintahan setempat terjalin hubungan yang baik sehingga dengan sukarela memberikan ijin sebagai tempat PKL bagi siswa SMK Negeri 1 Sragen. Jalinan komunikasi untuk membina hubungan dengan masyarakat sekitar Madrasah ditempuh dengan jalan ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lingkungan, seperti kegiatan pengajian, kegiatan pembangunan jalan lingkungan, dan kegiatan siskamling di lingkungan Madrasah. Kerja sama yang diperlukan ke depan adalah yang mengarah pada pengembangan keterampilan siswa terutama dengan dunia kerja, karena hal ini akan sangat mendukung terhadap program- program keterampilan.
6. Bidang Keuangan
Program bidang keuangan semestinya berujung pada pemenuhan biaya-biaya yang diperlukan, artinya uang yang ada harus sesuai dengan kebutuhan Madrasah, bukan malah sebaliknya seperti saat ini kebutuhan-kebutuhan itulah yang harus menyesuaikan dengan uang yang ada, sehingga fasilitas-fasilitas yang diperlukan belum terpenuhi sebagaimana mestinya. Kenyataan ini terjadi karena saat ini masalah keuangan hanya mengandalkan dari uang BOS yang jumlahnya tidak seberapa. Dalam hal pemenuhan sarana dan prasarana yang dapat dibiayai dari bantuan pemerintah baik APBD ataupun APBN ini pun sangat terbatas.
Dengan kata lain keadaan keuangan di MTs Nurul Iman Tarowang masih belum memenuhi terget untuk pengembangan Madrasah yang bermutu.
Adapun program keuangan yang dilakukan sesuai dengan keadaan situasi dan kondisi Madrasah adalah penyusunan RAPBS, penyediaan dana yang bersumber dari dana BOS baik dari pusat maupun dari provinsi, dilakukannya pembelanjaan yang sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan dalam RAPBS, dan sebagai pertanggungjawaban atas penerimaan dan pengunaan dana BOS maka disusunlah LPJ BOS maupun keuangan dari sumber lainnya. Sehingga apa yang dituangkan dalam program kerja Madrasah sebenarnya sudah terlaksana dengan baik.
7. Bidang Manajemen
Untuk dapat berdayagunanya semua unsur yang ada dalam program kerja Madrasah seperti kurikulum, kesiswaan, ketenagaan, sarana dan prasarana, humas, dan keuangan mutlak harus dimanaje dengan baik, tanpa manajemen yang baik semua itu tidak akan berarti untuk kemajuan pendidikan di Madrasah. Pada intinya dalam memanaje atau pengelolaan semua unsur-unsur tersebut di atas adalah mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, controling, reporting, evaluating, dan bajeting pada unsur-unsur yang termasuk pada program kerja Madrasah sebagaimana diuraikan di atas.
Mengingat pernyataan tersebut di atas maka di MTs Nurul Iman Tarowang dilakukan manajemen kurikulum, manajemen kesiswaan, manajemen ketenagaan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen humas, dan manajemen keuangan. Dengan manajemen yang baik maka semua program kerja tersebut dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Dari hasil analisa dari program-program yang telah dilaksanakan dapat terlihat bahwa ditinjau dari segi keterlaksanaan semua program sudah dilaksanakan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa program yang dicanangkan 100 % dapat dilaksanakan.
Selanjutnya dilihat dari segi kualitas ketercapaian program yang dilaksanakan masih ada yang harus disempurnakan karena terhambat faktor sarana dan prasarana yang masih kurang, sehingga dapat dikatakan bahwa ketercapaian dari segi kualitas lebih-kurang baru mencapai 85 %.
Kendala yang nampak untuk peningkatan dan penyempurnaan pelaksanaan program adalah faktor keuangan yang masih minim dan sarana prasarana yang masih kurang.
E. Pelaporan
Pelaporan hasil Monitoring dan Evaluasi disusun dalam bentuk Laporan Monitoring dan Evaluasi sebagai bukti telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi di MTs Nurul Iman Tarowang.
Laporan disusun berdasarkan kegiatan dan hasil yang telah dicapai yang disertai dengan pencapaian-pencapaian kerja oleh masing masing elemen dengan mengelompokkan pada 8 standar nasional pendidikan.
F. Tindak Lanjut
Berdasarkan Hasil Monitoring dan Evaluasi, Analisis, dan perumusan tindak lanjut tersebut di atas, maka semua elemen yang terkait harus menindak lanjuti hasil Monitoring dan Evaluasi, agar kegiatan Madrasah dapat berjalan lebih baik.
BAB IV PENUTUP
Pengelolaan Madrasah didasarkan pada perencanaan program, pelaksanaan rencana kerja, pengawasan dan evaluasi, kepemimpinan Madrasah, dan sistem informasi manajemen.
Madrasah mengembangkan perencanaan program mulai dari penetapan visi, misi, tujuan, dan rencana kerja.
Dalam pengelolannya, Madrasah memerlukan adanya monitoring dan evaluasi guna mencapai tujuan dari pendidikan agar prosesnya dapat terlaksana dengan baik dan untuk mengetahui apakah suatu Madrasah mengalami kemajuan atau tidak. Monitoring dan evaluasi, pada umumnya menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi yang bermanfaat adalah monitoring dan evaluasi yang menghasilkan informasi yang cepat, tepat, dan cukup untuk pengambilan keputusan. Standar monitoring dan evaluasi yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh Madrasah antara lain: aspek-aspek program pengawasan, evaluasi diri, evaluasi dan pengembangan, evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan, serta akreditasi Madrasah.
Monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan Madrasah bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Hasil monitoring dapat digunakan untuk memberi masukan (umpan balik) bagi perbaikan pelaksanaan pengelolaan Madrasah. Sedangkan hasil evaluasi dapat memberikan informasi yang dapat digunakan untuk memberi masukan terhadap keseluruhan komponen pengelolaan Madrasah, baik pada konteks, input, proses, output, maupun outcome-nya. Masukan-masukan dari hasil monitoring dan evaluasi akan digunakan untuk pengambilan keputusan.