BAB I PENDAHLUAN
1.1 Latar Belakang
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang amat penting di Indonesia. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di satu wilayah kerja. Kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan semakin meningkat sejalan dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi, baik pelayanan yang bersifat preventif,promotif, kuratif, maupun rehabilitative.
Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan salah satu tujuan dari sebuah Puskesmas. Salah satu tindakan yang berkontribusi dalam peningkatan mutu di Puskesmas adalah dengan mencegah atau mengurangi adanya resiko infeksi nosocomial (INOS).
Infeksi di puskesmas merupakan masalah serius bagi puskesmas, dampak yang muncul sangat membebani puskesmas maupun pasien.
Adapun faktor yang mempengaruhinya antara lain, banyaknya pasien yang dirawat sebagai sumber infeksi bagi lingkungan pasien lainnya maupun petugas kontak langsung antara pasien dengan pasien lainnya maupun petugas kontak langsung antara pasien dengan pasien lainnya, kontak langsung antara petugas dengan pasien yang tercemar, penggunaan peralatan medis yang tercemar kuman, kondisi pasien yang lemah.
Dengan adanya pelatihan dan pendidikan pembentukan PNS profesional, maka penyelenggaraan negara dapat berjalan dengan baik khususnya dibidang pembangunan kesehatan baik diseluruh sektor fasilitas kesehatan. Dalam hal ini fasilitas kesehatan pertama yaitu Puskesmas yang diatur dalam Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang fungsi dan wewenang puskesmas dalam penyelanggaraan pembangunan Puskesmas
Pembentukan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki profesionalisme harus diawali dengan Pelatihan Dasar CPNS yang diatur dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2018 pasal 1 ayat 8 yaitu Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Tujuan dari Pelatihan Dasar CPNS adalah untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi
Peraturan baru tentang ASN tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 sudah secara implisit menghendaki bahwa ASN yang umum disebut sebagai birokrasi bukan sekedar merujuk kepada jenis pekerjaan tetapi merujuk kepada sebuah profesi pelayanan public, maka dari itu sebagai ASN perlu membuat rancangan aktualisasi khususnya di pelayanan bidang kesehatan yang dilaksanakan di Puskesmas Krebet.
Di era globalisasi masyarakat semakin kritis terhadap segala aspek termasuk terhadap mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas sejalan dengan peningkatan pengetahuan dan teknologi, kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap mutu dan paradigma pelayanan kesehatan semakin meningkat, baik pelayanan yang bersifat preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif. Hal ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap kesehatan semakin kritis, peduli dan meningkat kebutuhannya terutama pada pelayanan kesehatan umum masyarakat yang optimal, efektif, dan efisien. Latihan Dasar (Latsar) sekarang ini telah memadukan antara tahap internalisasi dan aktualisasi. Tahap internalisasi merupakan tahap penanaman nilai-nilai dasar akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, serta anti
korupsi. Sedangkan tahap aktualisasi merupakan tahap perwujudan dari nilai-nilai dasar tersebut di tempat kerja.
Untuk mewujudkan kelima nilai dasar diatas, terdapat lima rangkaian kegiatan pembelajaran aktualisasi yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta Pelatihan Dasar (Latsar), yaitu merancang aktualisasi nilai dasar profesi PNS, mempresentasikan rancangan aktualisasi, mengaktualisasikan nilai dasar di tempat kerja, melaporkan pelaksanaan aktualisasi nilai dasar, mempresentasikan laporan aktualisasi dan menyusun rencana aksi penyempurnaan aktualisasi nilai- nilai dasar profesi ASN.
Selama bekerja di UPTD Puskesmas Krebet penulis mengamati permasalah yang terjadi di UPTD Puskesmas Krebet yang mana dari permasalahan itu dapat diangkat menjadi beberapa isu yang bersumber dari manajemen ASN, pelayanan publik, Whole of Government Untuk mengurangi adanya resiko-resiko infeksi nosocomial yang akan dihadapi pada pasien, maka penulis tertarik untuk membuat sebuah intrument dan edukasi kepada petugas untuk mencegah terjadinya infeksi nosocomial.
1.2 Tujuan dan Manfaat
1. Tujuan Aktualisasi
Tujuan dari rancangan aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil pada kegiatan ini yaitu :
a) Lebih memahami nilai dasar profesi ASN yang mencakup ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmet mutu danAnti Korupsi) melalui implementasi langsung dalam tugas kedinasan.
b) Agar mampu menerapkan nilai-nilai
Akuntabilitas,Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi sesuai dengan kedudukan dan peran ASN.
c) Mampu menganalisa manfaat dan dampak dari penerapan nilai- nilai dasar ANEKA dalam aktualisasi kegiatan
2. Manfaat Aktualisasi
Manfaat dari penulisan rancangan rancangan aktualisasi ini adalah sebagai berikut :
Bagi Penulis
a) Menambah pengetahuan dan wawasan khususnya tentang nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) serta dapat mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan sehari- hari sebagai pelayan publik.
b) Menumbuhkan pemikiran kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan sebagai pelayan public
Bagi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur
Membantu kegiatan pembelajaran kepada Calon Pegawai Negeri Sipil guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta dapat menambah bahan kepustakaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan program pendidikan Calon Pegawai Negeri Sipil angkatan selanjutnya khususnya di bidang kesehatan.
Bagi Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
a) Memberikan bahan masukan dan usulan untuk melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, khususnya tentang aktualisasi nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi).
b) Membangun stigma positif dan kepuasan masyarakat terhadap Aparatur Sipil Negara yang siap melayani dengan jujur, bersih, dan berintegrasi tinggi.
1.3 Ruang Lingkup
Dalam rangkaian kegiatan aktualisasi yang diaktualisasi yang dijalani, adapun ruang lingkup atau batasan rancangan kegiatan aktualisasi ini meliputi :
1. Kegiatan aktualisasi dilakukan sesuai dengan batasan yang telah tertulis dalam rancangan aktualisasi yang berjudul
“Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada Petugas di Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun”.
2. Kegiatan akan dilakukan di Ruang Rawat Inap dan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Krebet.
3. Kegiatan akan dilakukan oleh penulis dengan melibatkan tim petugas Medis dan Paramedis di Puskesmas Krebet.
4. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah kegiatan yang sesuai dengan rancangan aktualisasi yang telah dibuat yaitu sebanyak 7 (tujuh) tahapan kegiatan.
5. Waktu pelaksanaan aktualisasi di mulai pada tanggal 28 september sampai 26 oktober 2019.
6. Dalam pelaksanaan aktualisasi didasarkan pada Nilai-Nilai Dasar ASN, Manajemen ASN, Whole of Goverment dan Pelayanan Publik.
BAB II
GAMBARAN LEMBAGA / INSTITUSI
2.1 KEADAAN GEOGRAFIS
Puskesmas Krebet adalah salah satu dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Madiun yang berada diwilayah Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Jarak UPT Puskesmas Krebet dengan Kecamatan Pilangkenceng dengan pusat Kecamatan ± 5 km sedangkan jarak UPT Puskesmas Krebet dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun ± 30 km. Luas wilayah 33,35 km2. Data luas masing-masing wilayah kerja UPT Puskesmas Krebet dapat dilihat pada tabel 3.1 di bawah ini :
Tabel 2.1. Tabel Luas Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Krebet Kecamatan Pilangkenceng Tahun 2016
No Nama Desa Luas Wilayah (km2)
1 Luworo 9,68
2 Kedungbanteng 3,13
3 Krebet 3,02
4 Ngale 2,33
5 Pulerejo 5,19
6 Muneng 1,90
7 Purworejo 2,78
8 Pilangkenceng 3,82
9 Wonoayu 1,50
Jumlah 33,35
Sumber Data: BPS Provinsi Jatim, 2016
Secara fisik wilayah UPT Puskesmas Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun memiliki batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi.
Sebelah timur berbatasan dengan wilayah Puskesmas Pilangkenceng Kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun.
Sebelah selatan berbatasan dengan wilayah Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun.
Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun.
Gambar 2.1
Peta Wilayah UPT Puskesmas Krebet
Topografi wilayah UPT Puskesmas Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berada di dataran rendah dengan 1 desa berada dikawasan hutan yaitu desa Luworo.
2.2 KEADAAN DEMOGRAFI
Data kependudukan mempunyai arti yang sangat penting karena hampir semua kegiatan pembangunan kesehatan obyek sasarannya adalah penduduk. Jumlah penduduk wilayah UPT Puskesmas Krebet adalah 23.230 jiwa yang tersebar pada 9 desa
: Peta Wilayah Kerja Krebet
wilayah Kecamatan Pilangkenceng. Jumlah penduduk paling banyak adalah desa Pulerejo sedangkan paling sedikit adalah desa Wonoayu.
Adapun penyebaran penduduk pada tiap – tiap desa di wilayah UPT Puskesmas Krebet dapat dilihat pada tabel 3.2 dibawah ini.
Tabel 2.2: Tabel Jumlah Penduduk Menurut Desa Di Wilayah UPT Puskesmas Krebet Tahun 2016
No Nama Desa Jumlah Penduduk (jiwa)
1 Luworo 3.631
2 Kedungbanteng 2.275
3 Krebet 2.578
4 Ngale 2.050
5 Pulerejo 3.919
6 Muneng 1.877
7 Purworejo 2.369
8 Pilangkenceng 3.130
9 Wonoayu 1.401
Jumlah 23.230
Sumber Data: BPS Provinsi Jatim, 2016
2.3 VISI
Pada prinsipnya UPT Puskesmas Krebet mencita – citakan untuk mendapatkan pengakuan baik itu dari Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah, DPRD dan masyarakat atas eksistensi, kerja dan kinerja serta citra yang membanggakan. Dalam hal kerja dan kinerja serta citra tersebut dituangkan dalam pernyataan visi UPT Puskesmas Krebet yaitu :
“ Terwujudnya Kecamatan Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
Kabupaten Madiun lebih sehat merupakan harapan yang ingin dicapai pada tahun 2020 dimana seluruh masyarakat Kabupaten Madiun sadar akan pentingnya kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat, mudah mendapatkan informasi kesehatan serta memiliki kemampuan menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata.
Mandiri adalah bahwa setiap orang dan juga masyarakat bersama dengan Pemerintah Kabupaten Madiun berperan, berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat beserta lingkungannya.
2.4 MISI
Untuk mewujudkan visi UPT Puskesmas Krebet direalisasikan dengan komitmen dan tindakan nyata secara terpadu dalam bentuk misi yaitu :
1. Meningkatkan derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat sadar gizi 2. Mendorong kemandirian masyarakat dalam memelihara
kesehatan untuk berperilaku hidup bersih, sehat dan produktif serta mewujudkan sarana kesehatan dan tenaga kesehatan yang berkualitas
3. Meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit serta peningkatan kualitas penyehatan lingkungan
4. Meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata
5. Menyelenggarakan administrasi dan manajemen yang bersifat transaparan dan akuntabel
6. Memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara merata dan terjangkau oleh masyarakat.
2.5 TATA NILAI
Guna mewujudkan visi dan misi UPT Puskesmas Krebet dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maka ditetapkan nila – nilai sebagai berikut :
“MASKAREBET”
1. Maksimal
Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat UPT Puskesmas Krebet secara maksimal.
2. Kompak
UPT Puskesmas Krebet kompak dalam melayani masyarakat dan kerja tim yang baik.
3. Rendah Hati
UPT Puskesmas Krebet selalu rendah hati sebagai pemberi pelayanan kesehatan masyarakat memilki sumber daya manusia.
4. Bertanggung Jawab
Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan bagi pemimpin dan seluruh karyawan UPT Puskesmas Krebet memiliki komitmen yang tinggi dan bertanggung jawab.
2.6 MOTTO
CEPAT, TEPAT, PROFESIONAL
2.7 JENIS PELAYANAN
Sebagai suatu unit pelayanan kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan serta sesuai dengan tupoksi dari Puskesmas, Puskesmas mengemban tugas sebagai pelayanan umum kepada masyarakat yang tercermin dalam kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial, UKM Pengembangan dan UKP (Upaya Kesehatan Pengembangan).
1. Upaya Kesehatan Masyarakat Esensial antara lain : a. Upaya Promosi Kesehatan,
b. Upaya Kesehatan Lingkungan, c. Upaya Pelayanan KIA-KB, d. Upaya Pelayanan Gizi,
e. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular
f. Keperawatan Kesehatan Masyarakat,
Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan antara lain : 1. Upaya Kesehatan Sekolah,
2. Upaya Kesehatan Jiwa,
3. Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat,
4. Upaya Kesehatan Tradisional dan Komplementer, 5. Upaya Kesehatan Olahraga,
6. Upaya Kesehatan Kerja, 7. Upaya Kesehatan Indera, 8. Upaya Kesehatan Lanjut Usia,
Upaya Kesehatan Perorangan : 1. Pelayanan Rawat Jalan 2. Pelayanan Gawat Darurat 3. Pelayanan Kefarmasian 4. Pelayanan Laboratorium 5. Pelayanan Rawat Inap Manajemen
1. Manajemen Umum
2. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat 3. Manajemen Peralatan
4. Manajemen Sarana Prasarana 5. Manajemen Keuangan
6. Manajemen Sumber Daya Manusia 7. Manajemen Pelayanan Kefarmasian 8. Manajemen Data dan Informasi
9. Manajemen Program UKM Esensial
10. Manajemen Program UKM Pengembangan 11. Manajemen UKP
12. Manajemen Mutu
STRUKTUR ORGANISASI UPT PUSKESMAS KREBET
KEPALA PUSKESMAS dr. Erlina Sri Orbaningwati
PENANGGUNG JAWAB JARINGAN PELAYANAN PUSKESMAS DAN JEJARING FASILITASPELAYANAN
KESEHATAN Suprihatin , SST PENANGGUNG JAWABAN UKP
KEFARMASIAN DAN LABORATORIUM dr. Erna Try Wijayanti PENANGGUNG JAWABAN UKM
ESENSIAL DAN KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT
Nanik Yuliati, S.ST
KA SUB BAG TU Joko Suwito, S.Kep.,Ns
KEUANGAN Nanik Budi A, ST RUMAH TANGGA
Kusdarto, S.Sos KEPEGAWAIAN
Ema Sasmito H, A.Md.Gizi SIMPUS
Subito
KOORDINATOR PERKESMAS Joko Suwito, S.Kep.,Ns
KOORDINATOR P2P Agus Wahyuda M, A.Md.Kep
KOORDINATOR GIZI Ema Sasmito H, A.Md.Gizi
JEJARING PRAKTEK DOKTER APOTEK
KLINIK KOORDINATOR KES KERJA BPS
Kartiningsih, A.Md.Keb KOORDINATOR KES LANSIA
Hestin Wulanjari, A.Md.Keb KOORDINATOR KES INDRA Ridho Dwi R, A.Md.Kep KOORDINATOR KES OLAH RAGA
Sulastri
KOORDINATOR KES TRADISIONAL dan KOMPLEMENTER Joko Suwito, S.Kep.,Ns Joko Suwito, S.Kep.,Ns
BIDAN DI DESA WONOAYU Heny P, Amd.Keb KOORDINATOR KES GIGI
MASYARAKAT Cucu Apriyati, AMKG KOORDINATOR KIA – KB
UKM Suprihatin , SST KOORDINATOR KESLING
Nanik Budi A, ST KOORDINATOR PROMKES
UKS
Tintisnowati G, A.Md.KL
KOORDINATOR KES JIWA Dzavid Romandhana A.Md.Kep
PENANGGUNG JAWABAN UKM PENGEMBANGAN Tintisnowati G, A.Md.KL
KOORDINATOR PONKESDES KEDUNGBANTENG
Diana K, S Kep.Ns KOORDINATOR PUSTU
PULEREJO Agus Wahyuda M,
A.Md.Kep KOORDINATOR PUSTU
LUWORO Supartiningsih, A.Md.Kep
BIDAN DI DESA MUNENG Dwi Wiyanti , SST
KOORDINATOR PUSTU PURWOREJO Hery Tugas P, S.Kep, Ns
BIDAN DI DESA NGALE Kartiningsih, A.Md.Keb
KOORDINATOR PUSLING Supartiningsih, A.Md.Kep KOORDINATOR
PELY.PERSALINAN Nanik Yuliati , SST KOORDINATOR PELY.
GIZI
Ema Sasmito H, A.Md.Gizi
KOORDINATOR KES LABORAT Anita Permatasari, Amd.Ak KOORDINATOR PELY.UGD
Ridho Dwi R, A.Md.Kep KOORDINATOR PELY.KIA –
KB Suprihatin , SST KOORDINATOR PELY.GIGI
drg. Irdian Devi S.
KOORDINATOR PELY.
UMUM Supriyadi, S.Kep, Ns
KOORDINATOR PELY.RAWAT INAP Ridho Dwi R, A.Md.Kep
Ridho Dwi R, A.Md.Kep BIDAN DI DESA
PILANGKENCENG Cicik Dwi W, Amd.Keb KOORDINATOR PELY.
OBAT Subito
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI
3.1 Identifikasi, Penetapan Isu dan Gagasan Pemecahan Isu
1. Identifikasi Isu
Dalam proses meningkatkan Mutu Pelayanan UPTD Puskesmas Krebet ditemukan beberapa isu yang berkaitan dengan nilai-nilai Pelayanan Publik, Manajemen ASN, dan Whole of Government. Sebagai pelayan publik isu-isu tersebut sangat mempengaruhi kinerja perorangan sehingga perlu untuk dianalisa penyebabnya dan ditemukan solusi untuk menanganinya. Berdasarkan Ruang Lingkup di Puskesmas ditemukan beberapa isu yang berkembang dimana beberapa isu itu masih belum ada solusi serta mencapai target cakupannya.
Isu yang didapatkan di UPTD Puskesmas Krebet adalah sebagai berikut :
a. Kurangnya pencapaian penderita Diabetes Militus yang mendapatkan pelayanan standart di Puskesmas Krebet.
b. Lamanya pengambilan hasil laboratorium di rawat jalan Puskesmas Krebet.
c. Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas.
d. Sempitnya ruang tunggu di rawat jalan Puskesmas Krebet.
e. Belum optimalnya penyampaian informasi petugas tentang system rujukan BPJS kepada pasien di UPTD Puskesmas Krebet.
2. Penetapan isu
Penetapan isu dapat dilakukan dengan menggunakan metode AKPL. Metode AKPL ini menilai suatu isu didasarkan
kepada tingkat aktualitas (kejadian), kekhalayak, problematik, dan kelayakan.
Tabel 3.1. Seleksi Isu Menggunakan Metode AKPL
No. Isu A K P L Total
1. Kurangnya pencapaian penderita Diabetes Militus yang mendapatkan pelayanan standart di Puskesmas Krebet.
5 4 4 4 17
2. Lamanya pengambilan hasil laboratorium di rawat jalan Puskesmas Krebet.
4 4 3 3 14
3. Kurangnya kepatuhan
petugas dalam
melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas.
5 5 5 4 19
4. Sempitnya ruang tunggu di rawat jalan Puskesmas Krebet.
4 3 3 3 13
5. Belum optimalnya penyampaian informasi petugas tentang system rujukan BPJS kepada pasien di UPTD Puskesmas Krebet.
4 3 4 4 15
Kriteria AKPL : Aktual
1 Pernah benar-benar terjadi 2 Benar – benar sering terjadi
3 Benar – benar terjadi dan bukan menjadi pembicaraan 4 Benar - benar terjadi terkadang menjadi bahan
pembicaraan
5 Benar – benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan Khalayak
1 Tidak menyangkut hajat hidup orang banyak 2 Sedikit menyangkut hajat hidup orang banyak 3 Cukup menyangkut hajat hidup orang banyak 4 Menyangkut hajat hidup orang banyak
5 Sangat menyangkut hajat hidup orang banyak Problematik
1 Masalah sederhana
2 Masalah kurang kompleks
3 Masalah cukup kompleks namun tidak perlu segera dicarikan solusi
4 Masalah kompleks
5 Masalah sangat kompleks sehingga perlu dicarikan segera solusinya
Kelayakan
1 Masuk akal 2 Realistis
3 Cukup masuk akal dan realistis 4 Masuk akan dan realistis
5 Masuk akal, realistis, dan relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya
Dari hasil AKPL tersebut diperoleh 3 isu (masalah) prioritas yaitu :
a. Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas.
b. Kurangnya pencapaian penderita Diabetes Militus yang mendapatkan pelayanan standart di Puskesmas Krebet.
c. Belum optimalnya penyampaian informasi petugas tentang system rujukan BPJS kepada pasien di UPTD Puskesmas Krebet.
Dari ketiga isu (masalah) diatas kemudian diseleksi kembali dengan menggunakan metode penetapan isu dengan metode USG (urgency, seriousness, growth).
Tabel 3.2. Penentuan Isu Masalah dengan Menggunakan Metode USG
No. Isu Masalah
Kriteria Penilaian Total Urgency Seriousness Growth
1.
Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas.
5 5 4 14
2.
Kurangnya pencapaian penderita
Diabetes Militus yang
mendapatkan pelayanan standart di Puskesmas
Krebet. 4 4 4 12
3.
Belum optimalnya penyampaian informasi petugas tentang system
rujukan BPJS 3 3 4 10
Keterangan :
USG adalah pengukuran masalah dengan menggunakan sifat dari masalah tersebut yaitu tingkat Urgency (kegawatan), Seriousness (mendesak), Growth (perkembangan). Perhitungan menggunakan kriteria sebagai berikut :
Kriteria Penilaian USG
Urgency (kegawatan)
1 = tidak penting 2 = kurang penting 3 = cukup penting 4 = penting
5 = sangat penting
Seriousness (mendesak)
1 = akibat yang ditimbulkan tidak serius 2 = akibat yang ditimbulkan kurang serius 3 = akibat yang ditimbulkan cukup serius 4 = akibat yang ditimbulkan serius
5 = akibat yang ditimbulkan sangat serius
Growth (perkembangan)
1 = tidak berkembang 2 = kurang berkembang 3 = cukup berkembang 4 = berkembang
5 = sangat berkembag
Setelah dilakukan analisa dengan menggunakan metode USG maka isu utama yang diperoleh adalah “Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas”.
3. Isu yang Diangkat
Berdasarkan list issue dan dengan menggunakan pendekatan teknik USG, maka dapat disimpulkan bahwa : “Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan PPI di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas”, dengan analisis dampak jika isu itu tidak segera dipecahkan akan menyebabkan : a. Meningkatnya angka kejadian infeksi nosocomial di Puskesmas.
b. Meningkatnya resiko tertularnya penyakit c. Resisten terhadap antibiotik
4. Gagasan Pemecahan Isu
Setiap petugas kesehatan wajib memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Berdasarkan isu yang diangkat, tenaga medis dan paramedis wajib mengoptimalkan kepatuhan pencegahan dan penangulangan infeksi pada petugas, salah satunya dengan penerapan check list PPI. Pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas Krebet meliputi kewaspadaan Standar yaitu:
a. Kebersihan tangan
b. Penggunaan Alat pelindung diri c. Pencucian Alat medis
d. Pengelolaan sampah medis e. Hygiene respirasi/ etika Batuk f. Praktek menyuntik yang aman
Tahapan untuk Optimalisasi Kepatuhan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Melalui Penerapan Check list pada Petugas di Puskesmas Krebet adalah:
1. Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
2. Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI.
3. Pelaksanaankoordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
4. Pelaksanaan sosialisasi check list kepada petugas 5. Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
6. Pelaksanaan evaluasi pengisian check list terhadap petugas 7. Penyusunan laporan akhir aktualisasi
3.2 Diagram Alur Kegiatan Pemecahan Isu
Untuk dapat menyelesaikan isu aktual sehingga habituasi / pembiasaan kerja dapat terlaksana sesuai tujuan, adapun kegiatan yang mendukung isu aktual tersebut adalah :
Gambar 3.2. Diagram Alur Kegiatan Pemecahan Isu
.
Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian
Infeksi
Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI.
Pelaksanaankoordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
Pelaksanaan sosialisasi check list kepada petugas
Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
Pelaksanaan evaluasi pengisian check list terhadap petugas
Penyusunan laporan akhir aktualisasi
3.3 Matrik Rancangan Aktualisasi
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
1 Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
1.1Menampaikan draf cek list PPI
Tersampainya ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list
pencegahan dan pengendalian infeksi
1.1.1Tersampaika
MASN (kewajiban ASN)
Etika public:
Kegiatan telaah SOP ini
dimaksudkan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi
Puskesmas Krebet, yaitu : VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan
Kegiatan Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang tentang check list Pencegahan dan
Pengendaliian Infeksi
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
1.2 Mendiskusikan 6 draf check list PPI
1.3 Menentukan skala prioritas check list
n draft check list PPI
1.1.2Terdiskusika nnya 6 draft check list ppi
1.1.3
Terbentuknya skala prioritas check list
(hormat, sopan, menghargai komunikasi) Komitmen mutu (meningkatk an mutu secara berkelanjuta n
Akuntabilita s:
konsistensi
Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan
merupakan penguatan nilai organisasi di puskesmas yaitu TEPAT dan
PROFESIONAL sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
dan
pengendalia n
penyebaran penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu pelayanan kesehatan 2 Penyusunan 6
check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI
Tersusunya 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI
WOG:
koordinasi dan
singkronisasi kegiatan
Kegiatan merancang
Check list ini
Dengan membuat Check list yang sesuai secara prosedural
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
1.1 Membuat rancangan 6 check list monitoring pelaksanaan SOP PPI:
Membuat check list cuci tangan
Membuat check list penguna an APD
Membuat
2.1.1Terbentukny a 6 check list untuk
memonitoring pelaksanaan SOP PPI
Terbentuk check list cuci tangan
Terbentuk check list penggunaa n APD
Terbentuk
Akuntabilita s kejujuran, disiplin dan tanggung jawab.
dimaksud kan sebagai upaya
mewujudkan visi dan misi Puskesmas Krebet yaitu:
VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
menguatkan nilai organisasi TEPAT dan PROFESIONA L sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
check list etika batuk
Membuat checklist pembuan gan sampah medis
Membuat check list pencucia n alat medis
Membuat check list
check list etika batuk
Terbentuk checklist pembuang an sampah medis
Terbentuk check list pencucian alat medis
Terbentukn ya check list
menyuntik sesuai
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan dan
pengendalia n
penyebaran
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
menyunti k sesuai SOP 1.2 Mencetak
check list yang sesuai sesuai
1.3
Mengumpulkan check list yang sudah dicetak sesuai
kebutuhan tiap
SOP
2.1.2 Tercetaknya check list
2.1.3
Terkumpulnya check list yang sudak dicetak sesuai kebutuhan tiap ruangan
Komitmen mutu:
Efektif,efisie n dan berorentasi mutu
Etika publik:
cermat
penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu pelayanan kesehatan
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
ruangan
3 Pelaksanaankoor dinasi dan
konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
Terlaksananya koordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
WoG : Kerja sama
Kegiatan
Mengonsultasika n check list ini dimaksudkan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi
Puskesmas
Dengan
mengonsultasi kan check list kepada mentor akan
menguatkan nilai organisasi TEPAT dan
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
3.1Meminta Check list yang sudah dicetak untuk di setujui dan ditandatangai (disahkan) Mentor dan kepala ruangan 3.2
mengumpulkan check list yang sudah
ditandatangi sesuai kebutuhan
3.1.1Tersedia check list yang sudah diketahui dan disetujui serta di tanda tangani
(disahkan)oleh mentor dan kepala ruang 3.2.1
terkumpulnya check list yang sudah
ditandatangi sesuai
Nasionalis me:
Musyawarah mufakat
Akuntabilita s:
Tanggung jawab Konsisten
Krebet, yaitu : VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan
PROFEIONAL sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
tiap ruagan
3.3
mendistribusikan check list
kebutuhan tiap ruangan
3.3.1 terdistribusi check list
Antikorupsi:
Jujur dan adil
kesehatan
Meningkatka n
pencegahan dan
pengendalia n
penyebaran penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu pelayanan kesehatan
4 Pelaksanaan Terlaksananya Pelayanana Kegiatan Dalam
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
sosialisasi check list kepada petugas
4.1Mensosialisas ikan Check list monitoring terhadap
pelaksanaa SOP PPI
4.2.
Menjelaskan tujuan dan manfaat pengisian
sosialisasi check list kepada petugas 4.1.1.
Terbentuknya pemahaman petugas tentang pengisian
checklist
4.2.1.
Terbentuknya pemahaman
n publik
Akuntabilit as :
tanggung jawab, kejelasan, konsistensi
komitmen mutu:
berorentasi mutu
pelaksanaan rancangan kegiataan sosialisasi check list kepada petugas, ini dimaksudkan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Puskesmas Krebet VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan
kegiatan mensosialisasi kan check list pada petugas dimaksudkan akan
menguatkan nilai organisasi TEPAT dan PROFEIONAL sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
check list 4.3.
Menjelaskan waktu pengisian check list
tujuan dan manfaat
pengisian check list
4.3.1.
terbentuknya pemahaman waktu pengisian check list
komitmen mutu:efekti f dan efisien
Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
dan
pengendalia n
penyebaran penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu pelayanan kesehatan 5 Pelaksanaan
atau penerapan kegiatan.
Terlaksananya kegiatan
MASN : displin WOG:
kordinasi
Kegiatan pelaksanaan atau
penerapan kegiatan ini
Dalam kegiatan pelaksanaan kegiatan pengisiaan
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
5.1 Mentukan jadwal monitoring 5.2 Melakukan
monitoring pengisian checklist tiap hari
5.3 Mencatat hasil monitoring
5.1.1 tersusunnya jadwal monitoring 5.2.1Terlaksanan ya pengisian checklist SOP PPI
5.3.1 Tercatatnya hasil monitoring
Akuntabilita s: kejelasan target
Komitmen mutu:
Berorentasi mutu
Antikorupsi:
Jujur dan adil
mewujudkan visi dan misi
Puskesmas Krebet, yaitu : VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga
check list SOP PPI ini
menguatkan nilai
organisasi CEPAT TEPAT dan PROFEIONAL sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan dan
pengendalia n
penyebaran penyakit Memelihara dan
meningkatka n mutu
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
pelayanan kesehatan 6 Pelaksanaan
evaluasi
pengisian check list terhadap
petugas 6.1 Menyelesaik an laporan hasil
kegiatan sebagai bahan evaluasi 6.2 Menyampaik
an laporan
Terlaksananya evaluasi
pengisian check list terhadap petugas
6.1.1Terdapatnya laporan hasil kegiatan untuk bahan evaluasi
6.2.1Terdapat
MASN : displin WOG:
kordinasi Akuntabilita s
:Bertanggun g jawab, jujur
Kegiatan mengevaluasi terkait
pengisian check list ini dimaksudkan sebagai penguat visi dan misi Puskesmas Krebet:
VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan
Dalam kegiatan mengevaluasi terkait
pengisian checklist dimaksudkan untuk
menguatkan nilai
organisasi CEPAT TEPAT dan PROFEIONAL
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
dari kegiatan yang telah dievaluasi
6.3 Menyusun rencana tindak lanjut evalusi
laporan hasil evaluasi petugas yang patuh dan yang tidak patuh sesuai check list
6.3.1 tersusunya rencana tindak lanjut
Nasionalis me : bersikap netral dan tidak membeda- bedakan.
Komitmen mutu:
Berorentasi mutu
Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan
sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
dan
pengendalia n
penyebaran penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu pelayanan kesehatan 7 Penyusunan
laporan hasil aktualisasi
7.1 Mengumpulka
Tersusunya laporan hasil aktualisasi
7.1.1Terkumpulny
WoG:
Singkronisa si
Kegiatan menyusun laporan ini dimaksudkan untuk
Dalam kegiatan menyusun laporan akhir aktualisasi ini
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
n bukti – bukti laporan hasil
7.2 Konsultasi dengan mentor
7.3 Menyusun dan mencetak Laporan
a bukti-bukti laporan
7.2.1
Terkonsulnya oleh mentor
7.3.Tersusunnya dan tercetaknya laporan
Akuntabilit as: jujur, disiplin, dan tanggung jawab.
Etika Publik:
Menjunjung etika luhur Komitimen mutu:
efektivitas, efisien dan inovasi
mewujudkan visi dan misi Puskesmas Krebet:
VISI :
“ Terwujudnya Kecamatan Pilangkenceng lebih sehat dan mandiri tahun 2020”
MISI:
Meningkatka n derajat kesehatan keluarga
mrnguatkan nilai CEPAT TEPAT dan PROFESIONA L sesuai MOTO puskesmas Krebet
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
melalui peningkatan pelayanan kesehatan
Meningkatka n
pencegahan dan
pengendalia n
penyebaran penyakit
Memelihara dan
meningkatka n mutu
No KEGIATAN TAHAPAN/
KEGIATAN
OUTPUT/ HASIL KEGIATAN
NILAI-NILAI DASAR
KONTRIBUSI TENTANG VISI
DAN MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI ORGANASI
1 2 3 4 5 6 7
pelayanan kesehatan
3.4 Matrik Jadwal Kegiatan Akualisasi
Kegiatan-kegiatan tersebut akan dilakukan selama masa off campus dengan jadwal sebagai berikut :
Tabel 3.4. Jadwal Kegiatan Aktualisasi
N
o Kegiatan
Minggu Habituasi Ke- September Oktober 1 2 3 4 1 2 3 4 5
1
Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
S E M I N A R 2
Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI
3
Pelaksanaankoordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
4 Pelaksanaan sosialisasi check list kepada petugas
5 Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
6 Pelaksanaan evaluasi pengisian check list terhadap petugas
7 Penyusunan laporan hasil aktualisasi
BAB IV
PELAKSANAAN AKTUALISASI
4.1 Deskripsi pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan aktualisasi ini mengangkat isu mengenai “Kurangnya kepatuhan petugas dalam melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di rawat jalan dan rawat inap Puskesmas” khususnya di wilayah kerja Puskesmas Krebet. Hal ini dapat menyebabkan meningkatnya angka kejadian infeksi nosocomial di Puskesmas, meningkatnya resiko tertularnya penyakit dan resisten terhadap antibiotik.
Setiap petugas kesehatan wajib memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Berdasarkan isu yang diangkat, tenaga medis dan paramedis wajib mengoptimalkan kepatuhan pencegahan dan penangulangan infeksi pada petugas, salah satunya dengan penerapan check list Pencegahan dan Pengengalian Infeksi (PPI). Pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi di Puskesmas Krebet meliputi kewaspadaan Standar yaitu:
a. Kebersihan tangan
b. Penggunaan Alat pelindung diri c. Pencucian alat medis
d. Pengelolaan sampah Medis e. Hygiene respirasi/ etika Batuk f. Praktek menyuntik yang aman
Pelaksanann aktualisasi Optimalisasi Kepatuhan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Melalui Penerapan Check list pada Petugas di Puskesmas Krebet dilaksanakan pada bulan Oktober 2019. Aktualisasi ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan yaitu
46
4.1.1 Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
Kegiatan ini dilakukan penulis pada saat penulis masih menjalani masa in class Latihan Dasar CASN Pemerintahan Kabupaten Madiun di Pusdikbang Perhutani , penulis selalu melakukan komunikasi terkait isu – isu apa yang terjadi di unit kerja. Dari kegiatan ini maka nilai yang dominan dalam pelaksanaan Management ASN adalah kewajiban ASN. Adapun bentuk agenda tahapan yang dilaksankan meliputi tiga agenda di bawah ini :
- Agenda Tahapan I
Menyampaikan draf check list Pencegahan dan Pengendalian infeksi sesuai Pedoman di Puskesmas kepada kepala ruang rawat jalan dan kepala ruang rawat inap serta metor,dilakukan dengan menjujunjung nilai etika public yaitu hormat, sopan, menghargai komunikasi agar mengurangi terjadinya infeksi nosocomial di Puskesmas.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 1
- Agenda Tahapan II
Mendiskusikan 6 draf check list Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang terpilih yaitu 6 draf yang paling sering ditemui setiap hari dan sering terlewatkan oleh petugas dari semua draf check list Pencegahan dan Pengendalian infeksi. Kegiatan ini mengandung nilai Komitmen Mutu jika ditinjau dari aspek bagaimana penulis mampu mencari gagasan pemecahan masalah kurangnya kepatuhan petugas melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi dirawat jalan dan rawat inap Puskesmas Krebet, sehingga didapatkankan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas yang berkualitas.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan II Kegiatan Nomor 1
- Agenda Tahapan III
Menentukan skala prioritas untuk ke-6 draf check list Pencegahan dan Pengendalian (PPI), diruangan yang sering terpapar infeksi nosokomial. Disini di dapat kan ruangan yang akan mendapatkan check list tersebut yaitu Rawat jalan terdiri dari loket, poli khusus, poli umum, poli gigi, mtbs, poli kia, apotek, laborat, sedangkan Rawat inap terdiri dari poned dan UGD kegiatan ini mengandung nilai akuntabilitas yaitu konsisten.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan II I Kegiatan Nomor 1
4.1.2 Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI.
Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), mengandung nilai WoG yaitu koordinasi dan singkronisasi kegiatan, karena pada prakteknya untuk 6 check list tersebut tidak semuanya di gunakan untuk semua ruangan sesuai kebutuhan ruangan tersebut.
- Agenda Tahapan I
Membuat rancangan 6 check list monitoring pelaksanaan SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang terdiri dari:
check list mencuci tangan, check list pengunaan APD, check list etika batuk, check list pembuanagn sampah medis, check list pencucian alat medis, check list penyuntikan aman. Pembuatan rancangan ini mengandung nilai akuntabilitas, dimana dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab .
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 2
- Agenda Tahapan II
Mencetak check list yang sesuai kebutuhan peruangan, dimana rawat jalan terdapat: ruangan pendaftaran, poli khusus, poli umum, poli gigi, poli gizi, poli mtbs, poli kia sedangkan rawat inap terdiri dari UGD dan PONED. Pencetakan checklist ini sesuai nilai komitmen mutu yaitu efektif, efisien, dan berorentasi mutu, tidak smua ruangan dicetakkan ke-6 check list tersebut.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 2
- Agenda Tahapan III
Mengumpulkan check list yang sudah dicetak sesuai kebutuhan tiap ruangan, tidak semua ruangan di rawat inap
dan dirawat jalan mendapatkan ke-6 check list tersebut.
Kegiatan ini mengandung nilai etika public yaitu cermat dalam menentukan kebutuhan-kebutuhan tiap ruangan sesuai kejadian yang ditemui di ruangan tersebut.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I II Kegiatan Nomor 2
4.1.3 Pelaksanaankoordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak berdasarkan nilai WoG yaitu kerja sama dengan mentor dan kepala ruangan - Agenda Tahapan I
Meminta check list yang sudah dicetak untuk di setujui dan ditanda tangani oleh Mentor, kepala ruangan rawat jalan, dan kepala rawat inap berdasar nilai akuntabilitas yaitu bertangung jawab dan konsiten serta nilai Nasionalisme yaitu musyawarah dan mufakat.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 3
- Agenda Tahapan II
Mengumpulkan check list yang sudah ditanda tangani sesuai kebutuahan tiap ruangan, kegiatan ini berdasar nilai akutabilitas yaitu tanggung jawab dan konsisten
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 3
- Agenda Tahapan III
Mendistribusikan check list yang sudah di tanda tangani sesuai kebutuhan tiap ruangan berdasarkan skala prioritas dengan berdasar nilai antikorupsi yaitu jujur dan adil
. Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I II Kegiatan Nomor 3
4.1.4 Pelaksanaan sosialisasi check list kepada petugas
Pelaksanaan sosialisasi check list kepada petugas sesuai dengan kedudukan dan peranan ASN sebagai pelayanan Publik.
- Agenda Tahapan I
Mensosialisasikan semua check list monitoring terhadap pelaksaan SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) kepada semua petugas di Puskesmas Krebet berdasar nilai akuntabilitas yaitu tanggung jawab, kejelasan dalam pengisiannya dan konsisten sesuai yang ada.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 4
- Agenda Tahapan II
Menjelaskan tujuan dan manfaat pengisian check list ini adalah upaya pengurangan resiko infeksi nosokomial dan pencegahan penularan infeksi baik di rawat inap dan dirawat jalan, guna meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Krebet. Hal ini berdasarkan nilai komitmen mutu, yang berorentasi mutu pelayanan di Puskesmas Krebet.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 4
- Agenda Tahapan III
Menjelaskan waktu pengisian check list adalah setiap hari setiap selesai melaksanaskan tindakan medis, diisi oleh petugas masing-masing ruangan yang berdasar nilai komitmen mutu yaitu efektif dan efisien.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I II Kegiatan Nomor 4
Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
Melakukan monitoring pengisian check list tiap hari, secara acak ruangan mana yang akan dimonitoring tanpa pemberitahuan sebelumnya berdasarkan manajemen ASN yaitu untuk mengukur kedisiplinan kepatuhan petugas melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di Puskesmas Krebet, serta sesuai dengan WoG yaitu koordinasi dan singkronisasi kegiatan.
- Agenda Tahapan I
Menentukan jadwal mentoring, yang dilakukan setiap hari pada ruangan yang berbeda tiap harinya, dimulai dari loket, poli khusus, poli umum, poli gigi, poli gizi, mtbs, kia, apotek, dan laborat ini dilakukan berdasa nilai akuntabilitas yaitu kejelasan target waktu dan tempat.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 5
- Agenda Tahapan II
Melakukan monitoring pengisian chek list tiap hari, pada prakteknya untuk monitoring ini tidak bisa dilakukan pada setiap ruangan yang sama, tetapi dilakukan setiap hari bergantian dari ruangan yang satu keruangan yang lain. Kegiataan ini dilakukan
dengan menjunjung nilai komitmen mutu yaitu berorentasi mutu, sehingga meningkatkan kepatuhan untuk melakukan PPI di Puskesmas.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 5
- Agenda Tahapan III
Mencatat hasil monitoring yang sudah dilakukan di tiap ruangan setiap kali melakukan kegiatan monitoring. Kegiatan ini dilakukan deengan menjunjung nilai anti korupsi yaitu jujur sesuai keadaan yang sebenarnya pada waktu monitoring dan adil tidak membeda- bedakan penilaian monitoring di tiap-tiap ruangan.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I II Kegiatan Nomor 5
4.1.5 Pelaksanaan evaluasi pengisian check list terhadap petugas Pelaksaaan evaluasi pengisian check list terhadap petugas dilakukan seminggu sekali di semua ruangan puskesmas Krebet, dengan mengedepankan managemen ASN yaitu disiplin dan WoG yaitu koordinasi tiap ruangan untuk deadline evalusi setiap hari Senin.
- Agenda Tahapan I
Menyelesaikan laporan hasil kegiatan sebagai evaluasi yang dilakukan setiap hari sabtu sesuai akuntabilitas secara bertanggung jawab dan jujur dalam pengisian laporan evaluasi tersebut.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 6
- Agenda Tahapan II
Menyampaikan laporan kegiatan evaluasi dari pengisian check list PPI yang mengandung nilai Nasionalisme yaitu bersikap netral dan tidak membeda-bedakan hasil tiap ruangan meskipun itu ruangan penulis sendiri.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 6
- Agenda Tahapan III
Menyusun rencana tindak lanjut dari evaluasi dan analisis penyebab masalah hasil monitoring, kegiatan ini dilakukan berdasar nilai komitmen mutu yaitu berorentasi mutu, sehingga kedepannya didapatkan hasil dari monitoring kepatuhan petugas dalam PPI menjadi lebih baik lagi.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I I Kegiatan Nomor 6
4.1.6 Penyusunan laporan akhir aktualisasi
Penyusunan laporan akhir aktualisasi ini menjujung nilai WoG yaitu singkronisasi dari perencanaan, pelaksaan dan evaluasi kegiatan.
- Agenda Tahapan I
Mengumpulkan bukti-bukti laporan hasil kegiatan yang menjujung nilai akuntabilitas yaitu jujur, disiplin, dan tanggung jawab.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan I Kegiatan Nomor 7
- Agenda Tahapan II
Konsultasi dengan mentor untuk hasil kegiatan dengan menjunjung nilai etika publik yaitu menjunjung etika luhur kepada atasan.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan II Kegiatan Nomor 7
- Agenda Tahapan III
Menyusun dan mencetak laporan sebagai acuan berikutnya, sehingga kepatuhan petugas tidak hanya saat ini akan tetapi untuk selanjutnya kegiatan ini akan melibatkan tim PPI dari Puskesmas Krebet yang mengandung nilai Komitimen mutu: efektivitas, efisien dan inovasi sehingga berkurangnya infeksi di lingkungan Puskesmas Krebet.
Foto Pelaksanaa Agenda Tahapan III Kegiatan Nomor 7
4.2. Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi
Tabel 4.2.1. Matrik Pelaksanaan Aktualisasi dan Kedudukan Peran CPNS N
O KEGIATAN TEMPAT STAKEHOLDER WAKTU
PELAKSANAAN PELAKSANAAN OUTPUT
(LAMPIRAN)
1 2 3 4 5 6 7
1 Penyampaian ide atau gagasan kepada kepala ruang dan mentor tentang check list Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas (Mentor), dan Kepala Ruang
31 September s/d 1 Oktober 2019
1. Menyampaikan draf check list PPI
2. Mendiskusikan 6 draft check list PPI
3. Menentukan skala prioritas check list
Foto kegiatan konsultasi dengan mentor dan kepala ruang (terlampir) 2 Penyusunan 6 check
list sebagai bentuk monitoring dari
pelaksanaan SOP PPI.
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas
(Mentor), Kepala
Ruang, dan
Ketua PPI
2 Oktober 2019 1. Membuat rancangan 6 check list monitoring pelaksanaan SOP PPI: check list cuci tangan , check list pengunaan APD, check list etika batuk, check list pembuangan sampah medis, check list pencucian alat medis dan check list penyuntikan 2. Mencetak check list yang sesuai 3. Mengumpulkan check list yang
sudah dicetak sesuai kebutuhan ruangan
Foto
penyusunan check list (terlampir)
3 Pelaksanaankoordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas (Mentor), dan Kepala Ruang
3 Oktober 2019 1. Meminta check list yang sudah dicetak untuk di setujui dan ditandatangani mentor dan kepala ruangan
2. Mengumpulkan check list yang sudah ditandatangani
Foto koordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala ruangan hasil ceck list yang
3. Mendistribusikan check list sudah tercetak (terlampir) 4 Pelaksanaan sosialisasi
check list kepada petugas
Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas (Mentor), Kepala Ruang dan Ketua PPI
4 Oktober 2019 1. Mensosialisasikan check list monitoring terha
dap pelaksaan SOP PPI
2. Menjelaskan tujuan dan manfaat pengisian check list
3. Menjelaskan waktu pengisian check list
Foto
dokumentasi terlampir
5 Pelaksanaan atau penerapan kegiatan.
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala ruangan dan petugas
5 s/d 21 Oktober 2019 1. Menentukan jadwal monitoring 2. Melakukan monitoring pengisian
check list setiap hari 3. Mencatat hasil monitoring
Foto
dokumentasi dan dokumen monitoring terlampir 6 Pelaksanaan evaluasi
pengisian check list terhadap petugas
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas (Mentor), Kepala Ruang dan Ketua PPI
14 Oktober 2019 21 Oktober 2019
1. Menyelesaikan laporan hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi 2. Menyampaikan laporan dari
kegiatan yang di evaluasi
3. Menyusun rencana tindak lanjut evaluas
Foto
dokumentasi dan dokumen monitoring terlampir 7 Penyusunan laporan
akhir aktualisasi
Puskesmas Krebet Kabupaten Madiun
Penulis, Kepala Puskesmas (Mentor)
21 s/d 28 Oktober 2019
1. Mengumpulkan bukti – bukti laporan hasil kegiatan
2. Konsultasi dengan mentor 3. Menyusun dan mencetak
Laporan
Foto
dokumentasi dan dokumen terlampir
Tabel 4.2.2. Matrik Analisa Teknik Aktualisasi, Hambatan, dan Manfaat N
O
KEGIATAN URIAN TEKNIS PELAKSANAAN DAN NILAI DASAR ASN
HAMBATAN MANFAAT
1 2 3 4 5
1 Penyampaian ide atau gagasan
kepada kepala ruang dan mentor tentang check list
Pencegahan dan Pengendaliian Infeksi
Tahapan pertama menyampaikan draf check list Pencegahan dan Pengendalian infeksi sesuai Pedoman di Puskesmas kepada kepala ruang rawat jalan dan kepala ruang rawat inap serta metor,dilakukan dengan menjujunjung nilai etika public yaitu hormat, sopan, menghargai komunikasi agar mengurangi terjadinya infeksi nosocomial di Puskesmas
Tahapan kedua mendiskusikan draf check list PPI yang menjadi skala prioritas terdahulu agar permasalahan dan gagasan pemecahan isu segera teratasi. Kegiatan ini mengandung nilai Komitmen Mutu jika ditinjau dari aspek bagaimana penulis mampu mencari gagasan pemecahan masalah
Tahapan ketiga menentukan skala prioritas untuk ke-6 draf check list Pencegahan dan Pengendalian (PPI), diruangan yang sering terpapar infeksi nosokomial. Disini di dapat kan
Tidak ada hambatan yang berarti dalam
penyampaian ide
namun saat koordinasi dilakukan banyaknya SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi sehingga perlunya dilakukan skala prioritas.
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini adalah
terciptanya komunikasi yang baik antara penulis,mentor dan kepala ruangan.
N O
KEGIATAN URIAN TEKNIS PELAKSANAAN DAN NILAI DASAR ASN
HAMBATAN MANFAAT
1 2 3 4 5
ruangan yang akan mendapatkan check list tersebut yaitu Rawat jalan terdiri dari loket, poli khusus, poli umum, poli gigi, mtbs, poli kia, apotek, laborat, sedangkan Rawat inap terdiri dari poned dan UGD kegiatan ini mengandung nilai akuntabilitas yaitu konsisten
2 Penyusunan 6 check list sebagai bentuk monitoring dari pelaksanaan SOP PPI
Tahapan pertama membuat rancangan 6 check list monitoring pelaksanaan SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang terdiri dari:
check list mencuci tangan, check list pengunaan APD, check list etika batuk, check list pembuanagn sampah medis, check list pencucian alat medis, check list penyuntikan aman. Pembuatan rancangan ini mengandung nilai akuntabilitas, dimana dilakukan dengan penuh rasa disiplin dan tanggung jawab.
Tahapan kedua mencetak check list yang sesuai kebutuhan peruangan, dimana rawat jalan terdapat: ruangan pendaftaran, poli khusus, poli
Pada dasarnya tidak ditemukan hambatan berarti dalam kegiatan ini karena pada tahap sebelumnya sudah dilakukan skala prioritas check list yang akan
dibuat dan
menyesuaikan
kebutuhan ruangan masing-masing
Manfaat yang diperoleh yaitu terbentuknya
instrument untuk mengukur kepatuhan petugas dalam PPI
N O
KEGIATAN URIAN TEKNIS PELAKSANAAN DAN NILAI DASAR ASN
HAMBATAN MANFAAT
1 2 3 4 5
umum, poli gigi, poli gizi, poli mtbs, poli kia sedangkan rawat inap terdiri dari UGD dan PONED. Pencetakan checklist ini sesuai nilai komitmen mutu yaitu efektif, efisien, dan berorentasi mutu, tidak smua ruangan dicetakkan ke-6 check list tersebut.
Tahap ketiga Mengumpulkan check list yang sudah dicetak sesuai kebutuhan tiap ruangan, tidak semua ruangan di rawat inap dan dirawat jalan mendapatkan ke-6 check list tersebut. Kegiatan ini mengandung nilai etika public yaitu cermat dalam menentukan kebutuhan-kebutuhan tiap ruangan sesuai kejadian yang ditemui di ruangan tersebut.
3 Pelaksanaan koordinasi dan konsultasi kepada mentor dan kepala
Tahap pertama meminta check list yang sudah dicetak untuk di setujui dan ditanda tangani oleh Mentor, kepala ruangan berdasar nilai akuntabilitas yaitu bertangung jawab dan konsiten
Tidak ditemukan
hambatan yang berarti karena sebelum tahap ini sudah di lakukan
Manfaat yang diperoleh yaitu terbentuknya instrument yang sudah disahkan untuk mengukur
N O
KEGIATAN URIAN TEKNIS PELAKSANAAN DAN NILAI DASAR ASN
HAMBATAN MANFAAT
1 2 3 4 5
ruangan hasil ceck list yang sudah tercetak
serta nilai Nasionalisme yaitu musyawarah dan mufakat.
Tahap kedua mengumpulkan check list yang sudah ditanda tangani sesuai kebutuahan tiap ruangan, kegiatan ini berdasar nilai akutabilitas yaitu tanggung jawab dan konsisten
Tahap ketiga mendistribusikan check list yang sudah di tanda tangani sesuai kebutuhan tiap ruangan berdasarkan skala prioritas dengan berdasar nilai antikorupsi yaitu jujur dan adil.
koordinasi dengan mentor dan kepala ruangan.
kepatuhan petugas dalam PPI
4 Pelaksanaan
sosialisasi check list kepada petugas
Tahap pertama Mensosialisasikan semua check list monitoring terhadap pelaksaan SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) kepada semua petugas di Puskesmas Krebet berdasar nilai akuntabilitas yaitu tanggung jawab, kejelasan dalam pengisiannya dan konsisten sesuai yang ada.
Tahap kedua menjelaskan tujuan dan manfaat pengisian check list,