• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

N/A
N/A
Andini Mei

Academic year: 2023

Membagikan "Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia "

Copied!
41
0
0

Teks penuh

Merek dagang GS Premium Kit, nomor registrasi IDM000000455 tanggal 11 Februari 2003, untuk melindungi jenis barang yang termasuk dalam kelas 9, khususnya baterai. Merk GS Premium, nomor registrasi IDM000000456 tanggal 11 Februari 2003, untuk melindungi jenis barang yang termasuk golongan 9 khususnya baterai. Merek dagang GS Maintenance Free, nomor registrasi IDM000000457 tanggal 11 Februari 2003, untuk melindungi jenis barang yang termasuk dalam kelas 9, khususnya baterai.

Tanda GS Hybrid, nomor registrasi IDM000000458 tanggal 11 Februari 2003, untuk melindungi jenis barang yang termasuk golongan 9, khususnya baterai. Merek GS telah didaftarkan dengan nomor 99890 sejak tanggal 27 Desember 1979 dan diperpanjang sampai dengan tanggal 27 Desember 2009 untuk melindungi jenis barang yang termasuk dalam golongan 9;. Merek GS telah didaftarkan dengan nomor 1487155 sejak tanggal 15 September 1979 dan diperpanjang sampai dengan tanggal 7 September 2008 untuk melindungi jenis barang golongan 9;.

Merek GS telah didaftarkan dengan nomor 00094118 sejak tanggal 21 Februari 1995 untuk melindungi jenis barang yang termasuk dalam golongan 9;. Merek GS milik penggugat didaftarkan untuk melindungi jenis barang golongan 9, khususnya baterai. Menyatakan merek GISI terdaftar nomor IDM000342727 golongan 09 atas nama tergugat (nomor asli 300236 golongan 09 dengan nomor perpanjangan 529899 atas nama Jusuf Susanto) pada pokoknya sesuai dengan merek GS milik penggugat;

Menyatakan pendaftaran merek dagang nomor GISI IDM000342727 golongan 09 atas nama tergugat (nomor asli 300236 golongan 09 dengan nomor perpanjangan 529899 atas nama Jusuf Susanto) dengan segala akibat hukumnya;

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Untuk sahnya surat kuasa yang dibuat di luar negeri ditambah syarat tambahan yaitu legalisasi oleh kedutaan Indonesia. Hakim pertama sama sekali tidak mempertimbangkannya dan terkesan bias terhadap pemohon kasasi/mantan penggugat, mengingat perbaikan dan/atau perubahan surat kuasa tertanggal 11 Oktober 2012 dan sidang baru diajukan pada tanggal 30 Januari setelah pukul 00: 00. Pemohon kasasi/. Perkara termohon kasasi/mantan penggugat harus ditolak dan/atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima oleh majelis hakim yang menyelidiki dan menangani perkara a quo, karena surat kuasa dari pemberi kuasa kepada pemberi kuasa bertanggal 11 Oktober 2012 bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Bahwa terdapat perbedaan antara surat kuasa termohon kasasi/mantan penggugat dengan tindakan tergugat kasasi/mantan penggugat, dimana terlihat bahwa dalam surat kuasa nomor 631/ASP/12 yang tidak dicantumkan tanggal pembuatannya, PT Gramitrama Battery Indonesia dimasukkan sebagai tergugat dan Pemerintah Republik Indonesia Cq. Direktorat Merek selaku penggugat Kasasi/mantan ikut tergugat, namun terlihat bahwa surat kuasa tidak menyebutkan kedudukan atau identitas penggugat Kasasi/mantan ikut tergugat sebagai pihak dalam gugatan; Selain itu, dalam surat kuasa termohon kasasi/penggugat tertanggal 11 Oktober 2012, sama sekali tidak disebutkan kewenangan pengadilan mana, atau dengan kata lain tidak disebutkan.

Oleh karena identitas para pihak tidak dicantumkan secara jelas dan tegas dalam surat kuasa tergugat kasasi/mantan penggugat, sehingga menjadikan surat kuasa tertanggal 11 Oktober 2012 cacat, maka sangat tepat jika tuntutan tergugat kasasi/ mantan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima; Bahwa majelis hakim yang memeriksa dan memutus perkara a quo harus menolak dan/atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan tergugat kasasi/penggugat sebelumnya tidak dapat diterima karena adanya surat kuasa (padahal yang bersangkutan adalah warga negara asing dan perusahaannya berkedudukan di Jepang. dan tunduk pada peraturan perundang-undangan Jepang) kepada penerimanya, surat kuasa tertanggal 11 Oktober 2012 tidak pernah dilegalisir di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang; Oleh karena itu sudah selayaknya surat kuasa tergugat/mantan penggugat kasasi dinyatakan cacat hukum;

Maka sangatlah wajar jika pemohon kasasi/mantan tergugat kemudian dalam melaksanakan haknya untuk mengajukan eksepsi dan jawaban mengajukan eksepsi kepada kewenangan tergugat kasasi/mantan penggugat, maka akan sangat aneh jika. Bahwa gugatan termohon kasasi/mantan penggugat harus ditolak dan/atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima oleh majelis hakim yang menyelidiki dan mengadili perkara a quo, karena surat kuasanya (padahal yang bersangkutan adalah warga negara asing dan yang bersangkutan). perusahaan berkedudukan di Jepang dan tunduk pada hukum Jepang) kepada penerima surat kuasa tertanggal 11 Oktober 2012 tidak pernah dilegalisir di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang; Surat kuasa tergugat kasasi tertanggal 11 Oktober 2012 yang telah dibaca dan dilihat dengan jelas oleh pemohon kasasi.

Pertimbangan hakim pertama, isi surat kuasa termohon kasasi tertanggal 11 Oktober 2012 sama dengan isi surat kuasa termohon kasasi tertanggal 23 Januari 2013. Menimbang, setelah Majelis membaca dan memperhatikan surat kuasa tersebut. surat kuasa tertanggal 11 Oktober 2012 (bukan 1 Oktober 2012), tampak jelas identitasnya. Jelas terdapat perbedaan dimana dalam surat kuasa yang belum diperbaiki sama sekali tidak disebutkan identitas Turut Termohon Kasasi/mantan Turut Tergugat.

Merek yang diajukan Pemohon Kasasi/mantan Tergugat tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, kesusilaan, agama, dan ketertiban umum; Merek yang diajukan oleh Pemohon Kasasi/mantan Tergugat tidak sesuai secara pokok/keseluruhan dengan merek terdaftar untuk barang/jasa sejenis; Merek yang diajukan oleh pemohon Kasasi/mantan Tergugat pada hakekatnya tidak sesuai dengan merek terkenal;

Bahwa sangat tepat dalam perkara ini gugatan pembatalan merek yang diajukan oleh Termohon Kasasi/mantan Penggugat kini ditolak oleh majelis hakim yang mengadili perkara a quo;

Referensi

Dokumen terkait

- Dan gugatan Penggugat I dan Penggugat II Konvensi / Tergugat I dan Tergugat II Rekonvensi point 6 telah menguraikan oleh Tergugat I sekarang (Penggugat I waktu

Menimbang bahwa Penggugat dalam surat gugatannya mendalilkan bahwa kurang lebih sejak bulan November 2018 keadaan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai goyah

Menimbang, bahwa berdasarkan dalil Penggugat dalam hal Tergugat telah pergi meninggalkan Penggugat dan tidak lagi memberi nafkah Penggugat serta tidak lagi memperdulikan

Menimbang, bahwa oleh karena Penggugat I sebagai pembeli dari Penggugat II dan SHM Nomor : 682 telah menjadi atas nama Penggugat I maka Penggugat I hendak menguasai

Bahwa sesuai fakta sidang Para Penggugat/Pembanding/Termohon Kasasi adalah ninik mamak dalam kaumnya masing-masing, Penggugat 1 bukan mamak kepala waris dari Penggugat 2 dan

Menimbang, bahwa keterangan saksi 1 dan 2 Penggugat mengenai keadaan rumah tangga Penggugat dan Tergugat yang sering terjadi pertengkaran bahkan akibat

Menimbang, bahwa pada prinsipnya siapa saja yang akan digugat oleh Penggugat adalah hak dari Penggugat dan tidak ada kewajiban hukum bagi Penggugat untuk

Bahwa pertimbangan hukum putusan Judex Facti dengan mengabulkan gugatan Penggugat dapat dibenarkan, karena ternyata Penggugat telah berhasil membuktikan kebenaran