• Tidak ada hasil yang ditemukan

(QEC) PADA PEKERJA PENCETAKAN GERABAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "(QEC) PADA PEKERJA PENCETAKAN GERABAH "

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

i

ANALISIS POSTUR KERJA DAN REDESIGN PERALATAN KERJA DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECK

(QEC) PADA PEKERJA PENCETAKAN GERABAH

(Studi Kasus : Sentra Industri Gerabah, Sei Selincah)

TUGAS AKHIR

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Pada Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik

Universitas Tridinanti Palembang

Disusun Oleh : M Agustiansyah

1602240007

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG PALEMBANG

2021

(2)

ii

HALAMAN PENGESAHAN

UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI

PALEMBANG TUGAS AKHIR

ANALISIS POSTUR KERJA DAN REDESIGN PERALATAN KERJA DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECK

(QEC) PADA PEKERJA PENCETAKAN GERABAH (Studi Kasus di Sentra Industri Gerabah, Sei Selincah)

Disusun Oleh : M Agustiansyah

1602240007

Diperiksa dan disetujui oleh, Ketua Program Studi Pembimbing I,

Teknik Industri

Faizah Suryani, S.T., M.T. Mahmud Basuki, S.T.,M.T.

Pembimbing II,

Ir. Hermanto Emzed, M.M.

Disahkan

Dekan Fakultas Teknik

Ir. Zulkarnain Fatoni, M.T., M.M.

(3)

iii

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS

Yang bertanda tangan dibawah ini saya :

Nama : M Agustiansyah

NPM : 1602240007

Program Studi : Teknik Industri

Fakultas : Teknik

Judul Tugas Akhir : Analisis Postur Kerja dan Redesign Peralatan Kerja Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) Pada Pekerja Pencetakan Gerabah

Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa :

1. Tugas Akhir dengan judul tersebut di atas adalah murni hasil karya saya sendiri, bukan hasil plagiat, kecuali yang tertulis di kutip dalam naskah Tugas Akhir dan disebutkan sebagai referensi serta dimasukkan dalam daftar pustaka

2. Apabila dikemudian hari penulisan Tugas Akhir ini terbukti merupakan hasil plagiat atau jiplakan dari Tugas Akhir karya orang lain, maka saya bersedia mempertanggung jawabkan serta bersedia menerima sanksi hukum berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang “Sistem Pendidikan Nasional” Pasal 70 yang berbunyi : Lulusan yang karya ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan gelar akademik profesi atau vokasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 25 ayar 2 (dua) terbukti merupakan jiplakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah).

Dengan surat pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tidak ada paksaan dari pihak siapapun.

Palembang, April 2021 Penulis

M Agustiansyah

(4)

iv

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan kuasa-Nya saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik.

Shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang senantiasa mendoakan umatnya ke jalan kebaikan dan keselamatan.

Tujuan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik Industri pada Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Tridinanti Palembang dengan judul ” Analisis Postur Kerja dan Redesign Peralatan Kerja Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) Pada Pekerja Pencetakan Gerabah”.

Selama saya menyusun skripsi ini banyak sekali kendala yang dihadapi untuk menyelesaikannya. Untuk itu saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung selama saya menyelesaikan Tugas Akhir ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Bapak Ir. Zulkarnain Fatoni, M.T.,M.M. Selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Tridinanti Palembang.

2. Ibu Faizah Suryani, S.T., M.T Selaku Ketua Program Studi Teknik Industri Universitas Tridinanti Palembang.

3. Bapak Mahmud Basuki, S.T., M.T Selaku Dosen Pembimbing I Dalam Penulisan Tugas Akhir Program Studi Teknik Industri Universitas Tridinanti Palembang.

(5)

v

4. Bapak Ir. Hermanto Emzed, M.M Selaku Dosen Pembimbing II Dalam Penulisan Tugas Akhir dan Dosen Pembimbing Akademik Program Studi Teknik Industri Universitas Tridinanti Palembang.

5. Kepada seluruh dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Tridinanti Palembang.

6. Home Industry Gerabah Mang Ujang yang telah membantu dan memberikan izin kepada saya untuk melakukan penelitian.

7. Khususnya Untuk Ibu Tercinta Yang Telah Memberikan Doa Dan Memberikan Dukungan Berbentuk Moril Maupun Materil.

8. Ibu Nina, Teman, Keluarga, dan yang tidak dapat saya sebut satu persatu, yang banyak memberikan bantuan baik langsung maupun tidak langsung.

Penulisan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna, saya mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun dengan tujuan agar saya mengevaluasi menjadi lebih baik. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua orang.

Palembang, Maret 2021 Penulis,

M Agustiansyah

(6)

vi ABSTRAK

Gerabah Mang Ujang adalah salah satu Home Industry gerabah di Palembang. Alat pencetakan gerabah yang masih tradisional membuat pekerja sering mengalami pegal-pegal dan sakit pada tubuh bagian atas karena alat kerja yang digunakan tidak sesuai dengan aspek ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur tubuh pekerja terutama dibagian pencetakan kemudian merancang ulang alat pencetakan gerabah yang sesuai dengan aspek ergonomi.

Berdasarkan hasil analisis data menggunakan metode Quick Exposure Check dan Nordic Body Map, postur tubuh pekerja pencetakan gerabah berada pada kondisi Action Level 3 dengan Exposure Level 72,2 % pada pekerja 1 dan 64,8% pada pekerja 2. Berdasarkan hasil pengukuran data Antropometri, dilakukan perancangan alat yang sesuai aspek ergonomi dengan menambahkan bearing pada putaran bawah dan sandaran kursi yang bisa disesuaikan maju dan mundur.

Kata Kunci : Antropometri, Ergonomi, Home Industry, Nordic Body Map, Quick Exposure Check

(7)

vii ABSTRACT

Mang Ujang pottery is one of the pottery home industries in Palembang.

Pottery printing tool which is still traditional making workers often experience aches and pains in their upper body because the work tools used are not in accordance with ergonomic aspects. This study aims to analyze the body posture of workers, especially in the printing section, then redesign the pottery printing tool according to ergonomic aspects. Based on the results of data analysis using the Quick Exposure Check and Nordic Body Map methods, the body posture of the pottery printing worker is in Action Level 3 with Exposure Level 72,2% for worker 1 and 64,8% for worker 2. Based on the results of measurement of anthropometric data, design tools according to ergonomic aspects by adding bearing to the lower rotation and chair backs that can be adjusted back and forth.

Key words : Antropometric, Ergonomics, Home Industry, Nordic Body Map, Quick Exposure Check

(8)

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ...viii

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Perumusan Masalah ... 3

1.4 Tujuan Penelitian ... 3

1.5 Manfaat Penelitian ... 3

1.6 Ruang Lingkup Penelitian ... 4

1.7 Metode Penelitian ... 4

(9)

ix

1.8 Sistematika Pendahuluan ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ergonomi ... 6

2.2 Quick Exposure Check (QEC) ... 7

2.3 Nordic Body Map (NBM) ... 10

2.4 Antropometri dan Aplikasinya dalam Redesign Peralatan Kerja ... 11

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian ... 13

3.2 Jenis Data ... 14

3.2.1 Data Primer ... 14

3.2.2 Data Sekunder ... 14

3.3 Metode Pengumpulan Data ... 14

3.4 Langkah-Langkah Penelitian ... 15

3.5 Diagram Alir Penelitian ... 17

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Home Industri ... 18

4.2 Analisis ... 19

4.3 Pengolahan Data ... 23

4.3.1 Metode Quick Exposure Check (QEC) ... 23

(10)

x

4.3.2 Metode Nordic Body Map (NBM) ... 27

4.3.3 Pengukuran Data Antropometri ... 29

4.3.4 Gambar Rancangan ... 32

BAB V KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan ... 35

5.2 Saran ... 36

DAFTAR PUSTAKA ... 37

LAMPIRAN ... 39

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Skor Hasil Quick Exposure Check ... 9

Gambar 2.2 Dimensi Antropometri Tubuh Manusia Perancangan Produk ... 12

Gambar 3.1 Lokasi Home Industri Gerabah Mang Ujang ... 13

Gambar 3.2 Diagram Alir Penelitian ... 17

Gambar 4.1 Produk Gerabah Mang Ujang ... 19

Gambar 4.2 Hasil Rancangan Penelitian (Priyono,2011) ... 20

Gambar 4.3 Posisi Kerja Pada Pencetakan Gerabah ... 21

Gambar 4.4 Tahapan Pencetakan Gerabah ... 22

Gambar 4.5 Posisi Punggung A1 dan A2 ... 25

Gambar 4.6 Nordic Body Map (NBM) ... 28

Gambar 4.7 Rancangan Alat Pencetakan Gerabah Tampak Kiri ... 32

Gambar 4.8 Rancangan Alat Pencetakan Gerabah Tampak Kanan ... 33

Gambar 4.9 Rancangan Alat Pencetakan Gerabah Tampak Depan ... 33

Gambar 4.10 Alat Pencetakan Gerabah ... 34

(12)

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penanganan Hasil Quick Exposure Checklist ... 9

Tabel 4.1 Exposure Score Pekerja 1 Pencetakan Gerabah ... 23

Tabel 4.2 Rekapitulasi Exposure Score ... 26

Tabel 4.3 Rekapitulasi Exposure Level dan Penanganan ... 27

Tabel 4.4 Data Hasil Kuesioner Nordic Body Map ... 28

Tabel 4.5 Data Antropometri Pekerja ... 30

Tabel 4.6 Dimensi dan Ukuran Alat Pembuat Gerabah ... 31

(13)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I Kegiatan Di Lokasi Gerabah ... 39

(14)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di era globalisasi sekarang, kondisi perindustrian menjadi tumpuan suatu kemajuan ekonomi negara. Baik itu dari sektor industri skala besar seperti pabrik dan industri skala kecil seperti UMKM dan home industry. Home industry yaitu suatu unit usaha yang dikelola oleh empat orang atau kurang dengan kegiatan mengubah bahan dasar menjadi barang jadi dengan tujuan untuk ditukar dengan barang lain maupun dijual. Home industry pada umumnya merupakan unit usaha yang bersifat tradisional, dalam arti menerapkan sistem manajemen dan organisasi yang baik tetapi tidak ada pembagian kerja dan sistem pembukuan yang jelas.

Salah satu home industry yang cukup terkenal yaitu Gerabah. Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk sedemikian rupa kemudian di bakar untuk dijadikan alat-alat yang berguna membantu kehidupan manusia. Salah satu sentra industri gerabah yang ada di Palembang yaitu di Desa Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni. Produk yang dihasilkan bermacam – macam dan semuanya terbuat dari tanah liat.

. Dalam membuat gerabah seluruh pekerja hanya menggunakan fasilitas kerja yang sangat sederhana yaitu berupa meja putar dan bangku kecil. Kondisi lingkungan dan stasiun kerja yang baik dapat meningkatkan produktivitas, suasana kerja yang nyaman, dan mengurangi resiko cidera bagi pekerja.

(15)

2

Sebaliknya, jika kondisi lingkungan dan stasiun kerja tidak baik maka dapat mengurangi produktivitas dan menimbulkan resiko cidera dalam jangka waktu tertentu. Pada umumnya pekerja yang bekerja dengan pergerakan berulang-ulang secara terus menerus dengan posisi yang tidak baik dapat mengalami cidera berupa gangguan otot rangka (musculoskeletal disorder).

Industri gerabah Mang Ujang yang berada di Sei Selincah Mata Merah Palembang merupakan home industry yang memproduksi gerabah berupa pot bunga, celengan berbentuk hewan, dan guci. Saat ini proses pencetakan gerabah di industri Mang Ujang belum memiliki kondisi kerja dan alat pencetakan gerabah yang baik. Hal ini menyebabkan pegal-pegal pada leher dan punggung serta kram pada otot jari tangan yang dapat mengakibatkan cedera yang parah bahkan dapat mengubah postur tubuh pekerja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis postur kerja yang sesuai dengan aspek ergonomi kemudian merancang ulang peralatan kerja dengan metode Quick Exposure Check (QEC).

1.2 Identifikasi Masalah

Adapun permasalahan pada pekerja sebagai berikut:

1. Sebagian pekerja terutama bagian pencetakan mengeluhkan pegal pada punggung dan kram pada otot jari tangan.

2. Peralatan kerja sering dikeluhkan pekerja karena mempengaruhi produktivitas pembuatan gerabah.

(16)

3

1.3 Perumusan Masalah

Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu:

1. Bagaimana menganalisis bentuk postur tubuh pekerja pencetakan gerabah dengan metode Quick Exposure Check dan Nordic Body Map berdasarkan jenis keluhan yang dirasakan.

2. Bagaimana merancang ulang alat pencetakan gerabah agar sesuai dengan aspek ergonomi.

1.4 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Merancang ulang alat pencetakan gerabah guna mengurangi beban kerja dan risiko cidera musculoskeletal disorder para pekerja gerabah.

2. Dapat memperbaiki kebiasaan dan lingkungan kerja yang buruk yang dapat mempengaruhi kinerja pekerja gerabah.

1.5 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian yang dapat di peroleh ditunjuk bagi beberapa pihak antara lain sebagai berikut:

1. Bagi Mahasiswa

Menambah wawasan dan kemampuan dalam mengaplikasikan ilmu industri dalam memecahkan masalah nyata perindustrian.

2. Bagi Akademik

(17)

4

Dapat menghasilkan desain rancangan alat yang sesuai aspek ergonomi yang dapat meminimalkan beban kerja para pekerja gerabah serta dapat membantu dalam mengatasi resiko-resiko yang ditimbulkan terhadap postur tubuh dan lingkungan kerja yang salah.

3. Bagi Pelaku Usaha

Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam bacaan untuk menambah ilmu pengetahuan bagi para pembaca dan dapat mengaplikasikan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari.

1.6 Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian dilakukan dengan cara mengobservasi langsung ke lokasi pembuatan gerabah di desa Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang.

1.7 Metode Penelitian 1. Objek Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada Home Industry Gerabah Mang Ujang, beralamat Jalan Taqwa Mata Merah Lorong Keramik RT/RW 39/06 Kel.

Sei Selincah Kec. Kalidoni Palembang.

2. Metode Analisis Data

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kuesioner NBM (Nordic Body Map), Kuesioner QEC (Quick Exposure Check) dan merancang ulang peralatan kerja dengan data Antropometri.

(18)

5

1.8 Sistematika Pendahuluan

BAB 1 PENDAHULUAN

Bab ini terdiri dari latar belakang permasalahan, identifikasi masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi sumber-sumber referensi dan faktor-faktor yang terkait dengan permasalahan utama.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Bab ini berisi kajian metode pendekan serta langkah- langkah yang dilakukan dalam bahasan penelitian.

BAB IV ANALISIS PEMBAHASAN

Bab ini berisi pembahasan dan hasil secara menyeluruh yang berkaitan dengan rumusan masalah.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang dihasilkan dari pembahasan penelitian yang telah dilakukan.

(19)

37

DAFTAR PUSTAKA

Bongakaraeng., dan Layuk, S. (2011). Pengaruh Penggunaan Kursi Kerja Ergonomis Terhadap Kelelahan Kerja dan Produktivitas Pengrajin Gerabah Di Desa Pulutan Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa.

JIK, Vol. 5 No. 2.

Hanafi, M. (2010). Perancangan Ulang Fasilitas Kerja Alat Pembuat Gerabah Dengan Mempertimbangkan Aspek Ergonomi. Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Hanafi, M., Astuti, R. D., dan Iftadi, I. (2011). Perancangan Ulang Fasilitas Kerja Alat Pembuat Gerabah dengan Mempertimbangkan Aspek Ergonomi.

Performa, Vol. 10 No. 1, 11-18.

Ilman, A., Yuniar., dan Helianty, Y. (2013). Rancangan Perbaikan Sistem Kerja Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) Di Bengkel Sepatu X Di Cibaduyut. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, Vol. 1 No. 2.

Miftah, I. (2012). Analisis Faktor Risiko Gangguan Muskuloskeletal Dengan Metode QEC Pada Pengrajin Gerabah Di Kasongan Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 1 No. 2, 758 - 766.

(20)

38

Nur, M., Hermawan, Y., dan Widyahantari, R. (2012). Studi Ergonomi Terhadap Rancangan Ruang Kerja Kantor Pemerintah Berdasarkan Antropometri Indonesia. Jurnal Permukiman, Vol. 7 No. 3, 126-137.

Pratiwi, I. (2013). Analisis Kuisioner Lingkungan Kerja Dan Gangguan Kesehatan Pekerja Di Industri Gerabah. Simposium Nasional Teknologi Terapan. Jogjakarta.

Priyono, J. (2014). Analisis Postur Kerja Dan Redesign Peralatan Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC) Pada Operator Kerajinan Pencetakan Gerabah. Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sritomo, W. (2006). Pengantar Teknik Manajemen Industri. Surabaya: Guna Widya.

Sutalaksana, I. Z. (2006). Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung: ITB Press.

Teza, M. (2013). Perancangan Ulang Alat Pembuat Gerabah Yang Ergonomis.

Program Studi Teknik Industri. Fakultas Sains Dan Teknologi. UIN SUSKA RIAU.

Wibawa, T., dan Sadi. (2011). Pendekatan Ergonomi Antropometri Dalam Perancangan Alat Putar Di IKM Gerabah Dan Keramik Hias Untuk Menurunkan Keluhan Muskuloskeletal. Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol. 4 No. 1, 18-24.

Widyarti, Y. (2016). Analisis Risiko Postur Kerja Dengan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) dan Pendekatan Fisiologi Pada Proses Pembuatan Tahu. Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik.

Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan oleh Selvi Indah Ria (2008) Usulan Perancangan Postur Kerja Dengan Mengggunakan Pendekatan Biomekanika Dan Fisiologi Pada Aktivitas Pencetakan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara risiko postur kerja dengan risiko keluhan muskuloskeletal pada pekerja bagian pemotongan besi di

Ruang lingkup penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko dari postur kerja karyawan dalam stasiun kerja penggilingan kedelai, stasiun kerja pencetakan, dan stasiun

Rapid Entire Body Assesment (REBA) adalah metode yang dikembangkan dalam bidang ergonomi dapat digunakan secara cepat untuk menilai posisi kerja atau postur leher, punggung,

Pekerja kerajinan gerabah dalam melakukan aktivitas pekerjaannya memiliki kegiatan pekerjaan yang cukup berat, dikarenakan kondisi kerja dengan duduk yang sangat

Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah Kegiatan pada stasiun pencetakan yang mengalami kendala postur kerja pada operator yang tidak ergonomis sehingga dapat menyebabkan

Hasil penelitian Abdul Rahman (2017) tentang analisis postur kerja dan faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja

Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara masa kerja, postur kerja, dan beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders MSDs pada pekerja Sentra Industri Genteng