• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN KEP AMATIR RADIO1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "RANCANGAN KEP AMATIR RADIO1"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Kegiatan amatir radio adalah kegiatan pendidikan mandiri, komunikasi timbal balik, dan penelitian teknik radio yang diselenggarakan oleh amatir radio; Stasiun radio amatir adalah stasiun radio yang dibuat secara mandiri dengan menggabungkan atau merakit peralatan radio amatir yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan radio amatir; Lisensi radio amatir (IAR) adalah hak untuk mendirikan, memiliki, mengoperasikan stasiun radio amatir, dan menggunakan frekuensi radio amatir.

Usulan: Penambahan awalan 7A dan 8A serta pemberian awalan YH bagi orang asing yang melakukan kegiatan radio amatir di Indonesia. Jika tingkatan awal dihilangkan, maka awalan YH dapat digunakan untuk orang asing yang melakukan kegiatan amatir radio di Indonesia (lihat juga Pasal 12 ayat (2)). Permohonan Lisensi Radio Amatir dapat diajukan oleh setiap orang yang berumur sekurang-kurangnya 12 (dua belas) tahun.

Kegiatan Amatir Radio Bagi Warga Negara Asing Pasal 12 1) Warga negara asing boleh melakukan kegiatan amatir radio di Indonesia asalkan telah memperoleh izin amatir radio dari negara asalnya. Melaksanakan kegiatan radio amatir dengan menggunakan stasiun radio amatir Indonesia, dengan terlebih dahulu melapor ke ORARI setempat;

Kondisi perekonomian yang sulit menyebabkan tidak semua amatir radio dapat memperpanjang izin tepat pada waktunya

Apabila pemberian/penolakan rekomendasi tidak diterbitkan oleh ORARI Daerah dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a, maka permohonan rekomendasi dianggap disetujui dan Kepala Dinas Provinsi dapat menerbitkan IAR Rehabilitasi. Kondisi ekonomi yang sulit menyebabkan tidak semua amatir radio dapat memperbarui izinnya tepat waktu.

Kemudahan bila ybs. kemudian melakukan rehabilitasi IAR masih berkesempatan menggunakan callsign lamanya

Dalam wilayah 1 (satu) Provinsi, permohonan perubahan alamat diajukan secara tertulis kepada Kepala Dinas Provinsi dalam bentuk AR-5 sebagaimana tercantum dalam Lampiran VI Keputusan ini, dengan lampiran. Antar wilayah provinsi, permohonan perpindahan alamat diajukan secara tertulis kepada Kepala Dinas Provinsi dalam formulir AR-5 sebagaimana tercantum dalam Lampiran VI Keputusan ini, oleh ORARI Daerah di lokasi baru dengan lampiran. Stasiun radio amatir untuk percobaan khusus, yaitu stasiun radio amatir yang memerlukan daya transmisi sangat tinggi, bersifat jangka pendek dan hasilnya harus dilaporkan kepada Direktur Jenderal dalam bentuk AR-11 sebagaimana tercantum dalam Lampiran, dll.

Eksperimen khusus tidak hanya melibatkan kekuatan transmisi yang sangat tinggi, tetapi dalam banyak kasus juga melibatkan, misalnya, pengujian transmisi radio yang benar-benar baru dan belum memiliki kelas emisi. Stasiun Radio Amatir Eksperimen Khusus, yaitu stasiun radio amatir untuk keperluan eksperimen yang beroperasi di luar ketentuan, berdurasi pendek dan hasilnya harus dilaporkan kepada Direktur Jenderal dalam bentuk AR-11 sebagaimana tercantum dalam Lampiran XII keputusan ini, yang meliputi antara lain: antena, peralatan, reproduksi, dll.

Stasiun organisasi (Lokal atau Daerah) diberikan setingkat Penggalang

Nama, alamat, nama panggilan dan nomor IAR penanggung jawab yang ditunjuk, pada tingkat paling bawah Penggalang; Yang diperlukan untuk fasilitas komunikasi dan pelatihan antara ORARI dengan anggota di 1 (satu) provinsi, haknya setara dengan izin stasiun yang diberikan di tingkat Penggalang.

Selain Club Station, seringkali stasiun Organisasi Lokal ikut check-in dalam nusantara net, atau kontes-kontes nasional lainnya

Mereka yang diperlukan untuk fasilitas komunikasi dan pelatihan dalam komunikasi jarak jauh internasional mempunyai hak yang sama dengan izin stasiun yang diberikan pada tingkat penegakan hukum. Level Alert, Raiser, dan Enforcer dapat menerima dan mengirimkan Kode Morse Internasional dengan tarif yang ditentukan untuk setiap level. mengetahui peraturan radio, khususnya pasal-pasal yang mengatur tentang penyelenggaraan kegiatan amatir radio;

Memiliki pengetahuan tentang penggunaan dan rincian spektrum frekuensi radio yang dialokasikan untuk kegiatan amatir radio dan pengetahuan teknik elektronika radio. Mengetahui peraturan radio, khususnya pasal-pasal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan amatir radio; Memiliki pengetahuan tentang penggunaan dan rincian spektrum frekuensi radio yang dialokasikan untuk kegiatan amatir radio dan pengetahuan teknik elektronika radio;

Peraturan Radio tahun 2003 menghapus kewajiban penguasaan kode Morse bagi amatir radio yang beroperasi di pita HF.

Radio Regulation 2003 telah menghilangkan kewajiban menguasai kode morse bagi amatir radio yang bekerja di band HF

Semangat deregulasi di bidang keamatirradioan yang terjadi di banyak negara

Mengetahui kegunaan dan rincian spektrum frekuensi radio yang dialokasikan untuk kegiatan radio amatir dan pengetahuan teknik elektronika.

Umumnya saat ini orang baru tertarik belajar morse justru setelah menjadi amatir radio tingkat siaga

Uji kode morse di tingkat siaga lebih dimaksudkan sebagai pengenalan

Dapat mengirim dan menerima kode Morse internasional dengan kecepatan 12 (dua belas) kata dalam 1 (satu) menit; Pelaksana: 1) Ketua/Anggota: Kepala Dinas Pos dan Telekomunikasi atau Pejabat Dinas Provinsi yang membidangi telekomunikasi. Menetapkan hasil pengujian dan melaporkan pelaksanaan pengujian kepada kepala dinas provinsi dengan tembusan kepada direktur jenderal.

Melaksanakan kegiatan komunikasi nasional, menggunakan gelombang dan kelas emisi yang diperbolehkan menurut kadarnya, mencatatnya dalam Diary, mengirimkan kartu QSL dan menerima kartu QSL dari stasiun lawan; Saran : berumur 12 (dua belas) tahun. 2) Anggota ORARI yang pernah menyelenggarakan atau melakukan kegiatan di tingkat Penggalang dapat mengajukan permohonan ujian kenaikan pangkat di tingkat yang lebih tinggi paling lambat 1 (satu) tahun setelah menerima IAR terakhir dan yang bersangkutan telah tersertifikasi berpotensi untuk dipromosikan. sesuai dengan kriteria berikut. Melaksanakan kegiatan pemantauan sebagai SWL (short wave pendengar) pemantauan komunikasi radio amatir (nasional/internasional) yang mencatatnya dalam Logbook, mengirimkan kartu SWL dan menerima konfirmasi dari kartu QSL;

Melaksanakan kegiatan komunikasi dengan stasiun-stasiun radio amatir nasional dan internasional dengan menggunakan gelombang emisi yang diizinkan dan kelas-kelas sesuai dengan tingkatannya, mencatatnya dalam logbook, mengirimkan kartu QSL dan menerima konfirmasi kartu QSL dari stasiun lawan; Jumlah kartu QSL yang akan dikumpulkan sebanyak 50 (lima puluh) lembar yang mencakup minimal 15 (lima belas) negara dari 3 (tiga) benua termasuk Indonesia.

Yang menjadi urusan pemerintah adalah pada ujiannya, dan bukan pada persyaratan praseleksi

Ketentuan mengenai praseleksi tingkat organisasi untuk kenaikan pangkat lebih baik diatur dalam Keputusan Ketua Umum ORARI.

Ada kecenderungan persyaratan praseleksi menjadi lebih utama dibanding ujiannya

Mata pelajaran ujian dan materi ujian sebagaimana dimaksud dalam § 32 disesuaikan dengan kebutuhan pada setiap tingkat amatir radio. Pertimbangan: Jangan sampai amatir radio darurat menjadi pelanggar hukum hanya karena menggunakan peralatan radio amatir standar yang umum tersedia di pasaran. Angka 3) menunjukkan bahwa pita frekuensi ini dipakai bersama dengan dinas radio lainnya, dimana dinas radio amatir tersebut mempunyai status sekunder terhadap dinas radio lainnya, artinya merupakan stasiun radio amatir.

Berkomunikasi dengan stasiun radio lain yang tidak mempunyai izin dan dengan stasiun lain yang bukan stasiun radio amatir; Amatir radio Indonesia dilarang menjalin hubungan radio dengan amatir radio dari negara yang tidak menjaga hubungan baik atau bermusuhan dengan negara Indonesia. Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa Indonesia dan/atau bahasa Inggris sesuai dengan tata cara komunikasi yang berlaku bagi amatir radio baik nasional maupun internasional.

Stasiun radio amatir, dengan persetujuan pemiliknya, dapat digunakan oleh stasiun radio amatir lainnya dengan tunduk pada ketentuan yang berlaku sesuai dengan IAR-nya. Tersambung pada jaringan dan/atau jasa telekomunikasi, kecuali untuk keperluan komunikasi antar amatir radio sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) dan (4), dengan tidak melanggar ketentuan mengenai pihak ketiga sebagaimana dimaksud pada huruf g. (2) Tanda panggil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disiarkan paling sedikit setiap 3 (tiga) menit sekali, dengan ejaan huruf dan angka yang berstandar internasional. Setiap stasiun radio amatir yang beroperasi di lokasi selain lokasi stasiun radio tetap pada saat menyiarkan nama panggilannya wajib menambahkan informasi yang menunjukkan di mana atau dalam kegiatan apa stasiun itu beroperasi, sebagai berikut: a.

BAB VII PENGAWASAN

Kesesuaian identitas untuk stasiun radio amatir tetap, bergerak dan portabel (HT); 2) Apabila terjadi pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat pertama, Kepala Dinas Provinsi dapat mengenakan pembatasan operasional kepada pemilik IAR, antara lain dengan membatasi jam operasional, penggunaan pita frekuensi radio, dan daya pancar sebagai tindakan sementara. Pengawasan terhadap isi berita sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat 1 huruf d dan Pasal 48 ayat 1 dilaksanakan oleh Dinas Provinsi, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, UPT dan ORARI. Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dan/atau ORARI dapat melaporkan pelanggaran dan mengusulkan tindakan pencabutan izin kepada kepala dinas provinsi apabila terbukti pemegang izin tidak mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. hukum. Undang undang Undang.

BAB VIII

Barangsiapa menyelenggarakan kegiatan amatir radio tanpa izin sesuai dengan ketentuan ini, akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Dinas Provinsi wajib menyampaikan laporan bulanan kepada Gubernur dengan tembusan kepada Direktur Jenderal, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis setempat Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dalam bentuk AR -14 dan 15 sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVI dan XXVII Keputusan ini. Dengan berlakunya Keputusan ini, semua peraturan perundang-undangan di bawah keputusan ini yang mengatur kegiatan amatir radio dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau tidak diganti dengan yang baru berdasarkan keputusan ini.

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 49 TAHUN 2002

IAR (IZIN AMATIR RADIO) TINGKAT PEMULA

Warna dasar Surat Izin Tingkat Pemula : Putih

Dihalaman depan diberi logo garuda, lambang negara

IAR (IZIN AMATIR RADIO) TINGKAT SIAGA

Warna dasar Surat Izin Tingkat Siaga : Kuning

Dihalaman belakang di cetak : Band frekuensi dan kelas emisi yang diizinkan bagi Tingkat Siaga

Dihalaman depan diberi logo garuda, lambang negara

IAR (IZIN AMATIR RADIO) TINGKAT PENGGALANG

Warna dasar Surat Izin Tingkat Penggalang : Merah

Dihalaman belakang di cetak : Band frekuensi dan kelas emisi yang diizinkan bagi Tingkat Penggalang

IAR (IZIN AMATIR RADIO) TINGKAT PENEGAK

Warna dasar Surat Izin Tingkat Penegak : Biru

Dihalaman belakang di cetak : Band frekuensi dan kelas emisi yang diizinkan bagi Tingkat Penegak

PREFFIX, KODE WILAYAH AMATIR RADIO DAN SUFFIX NAMA PANGGILAN AMATIR RADIO UNTUK TIAP PROPINSI

surat keterangan tanpa keberatan orang tua/wali bagi yang belum berumur 17 (tujuh belas) tahun; Sertifikat Kemahiran Amatir Tanggal: Lisensi Radio/Radio Amatir/Nama Panggilan Amatir: Radio Elektronik dan Operator Radio.

DINAS PERHUBUNGAN Nomor

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN

Dirjen Postel

ORARI Daerah Setempat 3. Arsip

CARA PENGISIAN BENTUK AR – 7

Kolom - 3

DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

PERMOHONAN IZIN PENGUASAAN PERANGKAT RADIO AMATIR (BERLAKU HANYA 1 (SATU) PERANGKAT RADIO AMARTIR

Keterangan Perangkat Radio Amatir

Pertimbangan Dinas (diisi oleh : Setuju/tidak setuju # Pejabat Perhubungan ) karena

Kolom – 1 Cukup jelas

Kolom – 2 Coret yang tidak perlu

Kolom – 3 Merk, Type, Nomor sendiri selengkapnya (Apabila buatan sendiri isi buatan sendiri )

Kolom – 4 Keterangan Perangkat Radio Amatir

Kolom – 5 Apabila digunakan beberapa menara antena harap sebutkan jumlah dan tinggi masing-masing

Kolom – 6 diisi oleh pejabat Dinas Perhubungan

IPPRA (IZIN PENGUASAAN PERANGKAT RADIO AMATIR)

Logo Departemen Perhubungan : Biru

DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

IZIN KHUSUS AMATIR RADIO

DATA STASIUN AMATIR RADIO KHUSUS

NAMA PANGGILAN : ALAMAT STASIUN

BAND FREKUENSI

DATA PENANGGUNG JAWAB

NAMA PENGGILAN

TEMPAT TANGGAL LAHIR

SKEMA PERANGKAT

SKEMA ANTENA

DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

SURAT KETERANGAN KECAKAPAN AMATIR RADIO

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI …

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

TENTANG

PEMBENTUKAN PANITIA UJIAN AMATIR RADIO DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Amatir Radio

TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA UJIAN AMATIR RADIO

  • Menyusun tata tertib ujuan;
  • Mengumumkan syarat-syarat peserta ujian, materi dan jenis tingkatan ujian, waktu dan tempat pendaftaran serta
  • Melakukan pendaftaran peserta ujian;
  • Menyusun naskah ujian;
  • Mempersiapkan sarana ujian;
  • Menyelenggarakan ujian pada tanggal dan waktu yang telah ditetapkan;
  • Memeriksa lembar jawaban ujian dan menetapkan nilai jawaban ujian;
  • Menetapkan hasil ujian dan melaporkan pelaksanaan ujian kepada Kepala Dinas Departemen
  • Dirjen Postel;
  • Ketua ORARI
  • Tingkat Pemula Siaga Penggalang Penegak Peserta Ujian

KETIGA: Ketua Pentadbir Ujian diberi hak untuk melantik Penolong Ahli Pelaksana selagi difikirkan perlu dan bersesuaian dengan bajet yang ada.

PANITIA UJIAN AMATIR RADIO DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

TINGKAT : PEMULA/SIAGA/PENGGALANG/PENEGAK NO

URUT

JUMLAH

Kepada semua peserta yang lulus telah diberikan Surat Keterangan Kecakapan Amatir Radio

Demikian terlampir Daftar hasil ujian Amatir Radio KEPALA DINAS PERHUBUNGAN

Irjen Dephub;

Dirjen Postel

KELAS EMISI

  • pada kolom catatan ditambahkan, sbb
  • agar dilampirkan penjelasan angka “2)” dan “3)” pada kolom catatan

BAND-BAND FREKUENSI KEGIATAN AMATIR RADIO DI WILAYAH 3 (TIGA) BERDASARKAN PERATURAN RADIO ( RADIO REGULATION )

  • Abjad terdiri dari
  • Angka, terdiri dari
  • Huruf balok berdiri
  • Warna dasar coklat tulisan putih
  • Ditempatkan sedemikian rupa sehingga mudah dilihat dari luar/jalan

Primer : Berarti penggunaan stasiun radio amatir pada pita yang dimaksud merupakan penggunaan utama di samping layanan radio primer lainnya yang tercantum pada kolom (4). Tidak ada perlindungan terhadap kemungkinan interferensi yang disebabkan oleh stasiun radio yang tercantum pada kolom (4). RR 537 dan RR 543: Ketentuan No. 537 dan 543 dalam Peraturan Radio, 1982 menetapkan bahwa penggunaan pita-pita yang dimaksudkan untuk dinas satelit amatir hanya dapat dilakukan setelah pengalihan penuh dinas-dinas tetap dan bergerak yang beroperasi pada pita-pita ini sesuai dengan Keputusan nomor 8 yaitu setelah tanggal 1 Juli 1989.

STASIUN RADIO AMATIR

STASIUN AMATIR RADIO BERGERAK / JINJING Sticker dengan ketentuan

  • Bentuk empat persegi panjang 2. Ukuran 15 x 6Cm
  • Ditempatkan sedemikian rupa sehingga mudah dilihat

STASIUN RADIO AMATIR (Nama Panggilan Pemilik IAR)

DINAS PERHUBUNGAN

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

Ketua ORARI (setempat)

KEPUTUSAN DINAS PERHUBUNGAN PROPINSI

PENCABUTAN IZIN KEGIATAN AMATIR RADIO

TENTANG PENCABUTAN IZIN KEGIATAN AMATIR RADIO

Dirjen Postel 2. Ketua ORARI

LAPORAN BULANAN IZIN AMATIR RADIO TINGKAT

PETUNJUK PENGISIAN BENTUK AR – B LAPORAN BULANAN IZIN AMATIR RADIO

Kolom – 6 Naik Tingkat ( cukup jelas ) 7 Kolom – 7 Pembaharuan izin

PENERBITAN IZIN AMATIR RADIO BULAN

REKAPITULASI AMATIR RADIO

Kolom – 4 : Naik Tingkat

Kolom – 5 : Pembaharuan Izin

Keterangan : Untuk mencatan hal-hal yang penting

Referensi

Dokumen terkait