Sistem yang andal akan memberikan solusi lengkap atas sejumlah permasalahan utama dalam pengelolaan BMD di pemerintah daerah. Semoga buku ini dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam penyelenggaraan SIMBADA 2020 khususnya dan sistem pengelolaan BMD pada umumnya.
READING
COPY READING
COPY
PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH
Pembukuan
Inventarisasi
Pelaporan
Format peta/buku/dokumen/laporan lengkap mengenai pengelolaan BMD dapat dilihat langsung di SIMBADA atau di Bab III Struktur Sistem buku ini. Pembiayaan pengelolaan BMD harus direncanakan dan diajukan setiap tahun oleh APBD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI PEMERINTAH DAERAH
- Arsitektur Web
- Server Web IIS (Internet Information Service)
- Penjelajah Web (Web Browser)
- CGI (Common Gateway Interface)
- HTML, XML, XHTML dan CSS
- ASP (Active Server Pages)
- AJAX (Asynchronous Javascript and XML)
Sesuai dengan penjelasan singkat di atas, sistem teknologi informasi yang cocok dan dipilih untuk terminologi web pemerintah daerah adalah dengan platform Windows Server (Gambar 2.1) dan database server MySQL. Windows Server adalah sistem operasi server yang dibuat oleh Microsoft Corporation yang mendukung manajemen tingkat perusahaan, penyimpanan data, aplikasi, dan komunikasi.
STRUKTUR SISTEM
Pendaftaran Grup B Pendaftaran Grup B - Penghapusan Peralatan dan Mesin Grup B Penghapusan Grup B - Peralatan dan Mesin Pendaftaran Grup C Pendaftaran Grup C - Penghapusan Gedung dan Gedung Grup C Penghapusan Grup C - Gedung dan. Pendaftaran Kelas E Pendaftaran Kelas E - Penyusutan Aset Tetap Lainnya Kelas E Penghapusan Grup E - Aset Tetap Lainnya Pendaftaran Kelas F Pendaftaran Kelas F - Konstruksi dalam. Pendaftaran untuk Grup G Pendaftaran untuk Grup G - Penyusutan Aset Lainnya untuk Grup G Penghentian Pengakuan untuk Grup G - Akuntansi Pemeliharaan Aset Lainnya Akuntansi Pemeliharaan.
Kartu Inventaris KIB B – Peralatan dan Mesin Kartu Inventaris KIB C – Gedung dan Bangunan Kartu Inventaris KIB D – Jalan, Irigasi dan.
ASPEK
Selama ini sistem selalu dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan, namun kali ini sistem dikembangkan karena urgensi jadwal pelaksanaan Permendagri No. 19 Tahun 2016 dan Permendagri No. 108 Tahun 2016 yang dianggap perlu. dan penting dimana hampir semua aspek diperbarui, kecuali sistematika aplikasi yang dipertahankan seperti aplikasi versi sebelumnya berdasarkan Permendagra nomor 17 tahun 2007. Pengembangan sistem pertama yang akan diperbarui adalah antarmuka, sehingga lebih ramah pengguna (user-friendly). dan tablet-friendly, sementara interaktivitas tetap terjaga, area antarmuka lebih fleksibel, tata letak proporsional, tampilan lebih konsisten, pemilihan warna komponen antarmuka juga dianggap terlihat cantik atau enak dipandang.
PENGEMBANGAN BARU
- Formulir/Register
- Sistem Menu
- Dokumen
- Antarmuka Inventarisasi
Tata letak menu bilah atas bervariasi tergantung pada jenis dokumen, sedangkan cara menampilkan dokumen juga bervariasi, ada yang di pop window (Gambar 4.3) dan ada yang di tabbed window (Gambar 4.4). Dengan memisahkan kartu aset secara khusus, hal ini memastikan bahwa daftar aset (Gambar 4.6) lebar, sehingga dapat diterapkan teks yang cukup besar, sehingga lebih mudah dibuka di tablet, dan jarak antar kartu aset juga lebih optimal. bahwa itu dapat dengan benar mewakili beberapa titik koordinat aset, seperti tanah, bangunan, jalan, dan sebagainya. Foto aset juga bisa diupload (Gambar 4.8) sehingga pada gambar aset placemark kita bisa melihat foto aset (Gambar 4.8) dengan keterangan nama aset, alamat, kode lokasi, kode barang dan sebagainya.
Metode yang digunakan untuk mempercepat loading halaman dengan XML adalah memfilter data dengan menambahkan variabel tahun buku (periode) dan kode lokasi subunit kerja (goods user authority) sehingga data dalam XML hanya relevan dengan pengguna yang relevan (Gambar 4.15).
INSTALASI DAN
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, SIMBADA.2020 dan SIMBADA versi sebelumnya dirancang dan dikembangkan dengan mengimplementasikan teknologi web secara bersama (dengan arsitektur 3-tier), platform Windows Server (dengan IIS Web Server dan ASP Server Script) dan sistem manajemen database MySQL. lebih konkrit dalam implementasi sistem ini, konfigurasi instalasi tentu memiliki banyak kemungkinan, namun pada Bab 5 hanya akan dijelaskan mengenai instalasi dan konfigurasi sistem, yang umum diterapkan di pemerintah daerah dan paling ideal untuk diterapkan . di pemerintah daerah.
PENGAKSESAN SISTEM
Akses Internet
Akses internet ini diperoleh dari Internet Service Provider (ISP) dan untuk menjamin kehandalan trafik data yang harus cukup cepat dan stabil, disarankan untuk menggunakan layanan Icon+ Internet Corporate atau Telkom Astinet dengan bandwidth minimal 3 MBPS yang dijelaskan secara rinci di bawah ini. . Telkom Astinet adalah layanan internet dari TELKOM INDONESIA Layanan ini menyediakan akses internet dedicated ke internet global dengan menggunakan teknologi fiber optic. Telkom Astinet cocok untuk institusi atau perusahaan yang mengandalkan koneksi internet, Telkom Astinet menyediakan internet cepat dan premium untuk kebutuhan institusi dan bisnis.
Jenis instalasi dan konfigurasi yang kedua adalah topologi server two-tier (2-tier), dimana seperti pada topologi sebelumnya, tier-1 (komputer klien, tablet atau smartphone), sedangkan tier-2 memiliki sejumlah Server web dan level 3 merupakan data center yang dilengkapi dengan DRC (Disaster Recovery Center).
Pendaftaran Pengguna
Semua fungsi dalam modul administrasi berguna untuk menyiapkan dan memelihara data master dan mengelola data pengguna, yang dijelaskan secara rinci di bawah ini. Modul manajemen pengguna dalam sistem ini merupakan modul yang digunakan untuk mengelola aktivitas pengguna mulai dari proses pendaftaran, aktivasi, pemberian hak akses, log pengguna dan pengumuman terkait sistem dan pengelolaan BMD. Modul ini hanya dapat digunakan oleh administrator sistem dan pengguna dengan status administratif (admin) biasanya ditugaskan untuk mengelola sistem secara keseluruhan.
MODUL KHUSUS ADMIN
- Penggunaan Log Pengguna
- Pengaktifan dan Pengaturan Hak Akses Pengguna
- Pengumuman
- Pendaftaran
Isi data pengguna pada formulir pendaftaran pengguna, lalu klik tombol Simpan, dan setelah data terkirim ke server, Anda dapat langsung menghubungi administrator untuk proses aktivasi dan pengaturan hak akses. Setelah aktivasi dan hak akses ditetapkan oleh administrator, pengguna dapat langsung mengakses sistem melalui halaman login. Pengguna yang telah terdaftar akan diverifikasi oleh administrator, dan jika memenuhi persyaratan pengguna akan diaktifkan oleh administrator dan diberikan hak akses sesuai dengan tugas dan fungsinya (Gambar 6.4).
Pemberian hak akses ini menentukan fitur mana yang dapat diakses oleh pengguna dan bila perlu administrator dapat menambah atau mengurangi fitur yang dapat diakses (Gambar 6.5).
PENGOPERASIAN MODUL PEMBUKUAN
Penghapusan
Proses penyusutan aset terjadi jika aset tersebut memenuhi beberapa syarat, yaitu aset tersebut dipindahkan ke OPD lain atau ke lembaga lain, barang tersebut dalam kondisi rusak berat, atau barang tersebut mengalami rehabilitasi sedang atau berat dan ada reklasifikasi antara aset kelas. Langkah pertama penghapusan ini hampir sama dengan langkah pendaftaran aset, perbedaannya hanya pada link yang dipilih, contoh yang akan diberikan adalah penghapusan kelas B (peralatan dan mesin).
Langkah 1
Langkah 2
Modul ini digunakan untuk mencatat transaksi penyusutan aset tetap beserta penyesuaian yang merupakan koreksi seperti kekurangan/. Penyusutan ini dihitung berdasarkan nilai manfaat dari setiap aset dan nilai manfaatnya ditentukan melalui kebijakan akuntansi. Modul ini terdiri dari akuntansi penyusutan, yang berisi kebijakan akuntansi untuk nilai manfaat aset tetap dan penyesuaiannya jika diperlukan.
Selain itu, modul ini memuat Laporan Posisi BMD, Rekap Laporan Posisi BMD, Analisis Penyusutan Aset Tetap dan Analisis Depresiasi Aset Tetap Terperinci, yang semuanya merupakan output dari buku penyusutan dan penyesuaian.
PENGOPERASIAN
Klik tombol tambah untuk menambahkan daftar barang yang ingin Anda tempatkan di ruangan ini dan lengkapi informasinya (Gambar 8.5), lalu klik tombol simpan. Pilih aset inventaris, misalnya pilih gambar lokasi, jika ingin mengubah lokasi aset, maka disini pengguna dapat mengubah koordinat lokasi (Gambar 8.7), klik gambar kamera. Dengan mengklik tombol tambah, kita membuat RKBMD pengadaan baru, kemudian pilih jenis aset, misalnya komputer (Gambar 9.3) dan klik tombol simpan jika data sudah terisi lengkap.
Lakukan analisis kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan BMD, klik tautan Kelas B (Peralatan dan Mesin) (Gambar 9.5) dan klik tombol Tambah untuk menambahkan analisis baru, atau klik nama item untuk menganalisis daftar yang ada.
SISTEM LAPORAN
Pada modul dokumen hanya terdapat semua keluaran dari modul lain yang menyusun sistem pelaporan. Susunan menu dalam sistem pelaporan dikelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu: 1) inventarisasi, 2) perencanaan dan 3) lainnya. Gambaran yang jelas tentang modul ini dapat dilihat dari susunan menu modul dokumen (Gambar 10.1 dan Gambar 10.2).
Modul Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah - Barang Milik Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Barang milik daerah adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau perolehan lain yang sah. Dalam akuntansi, termasuk dalam Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang diatur dalam PP No 71 Tahun 2010, istilah barang disebut aset. Pengelola barang milik daerah adalah pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan pengelolaan barang milik daerah.
Pembantu Pengelola Barang Milik Daerah adalah pejabat yang bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan penyelenggaraan pengelolaan barang milik daerah pada satuan kerja perangkat daerah.
GLOSARIUM
Orang yang diberi kuasa pemakai barang milik daerah adalah pejabat yang diberi kuasa untuk menggunakan barang milik daerah, diberi kuasa oleh pemakai barang milik daerah. Pemilik tanah adalah pekerja yang diserahi tugas menerima, menyimpan, dan mengeluarkan barang. Sewa adalah penggunaan barang milik daerah oleh orang lain untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan uang.
Penjualan adalah pengalihan kepemilikan barang milik daerah kepada pihak lain yang mendapat penggantian berupa uang.
INDEKS
Pengoperasian Modul Inventaris vii Pengoperasian Modul Akuntansi vii, 69 Pengoperasian Modul Perencanaan vii, Penilaian Pengelolaan Aset Daerah 120103. Membantu Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri sejak 2005 hingga 2013 sebagai rekanan profesional auditor dan menduduki berbagai jabatan struktural, yaitu kepala bagian tata usaha dan tata usaha banding, kepala bagian umum, kepala bagian evaluasi laporan dan hasil pengawasan, dan terakhir sebagai pejabat eselon IIa menjadi inspektur provinsi III. Beliau juga ditugaskan di Yayasan Purna Bakti sebagai Professional Fellow dan Managing Director di PT.
Sejak tahun 2007 sampai sekarang, guru/widyaiswara tidak tetap di Badan Diklat/Pusat Kemendagri.
TENTANG PENULIS
Sejak Agustus 2013 hingga sekarang menjadi dosen tetap di IPDN dengan spesifikasi bidang keuangan, audit dan akuntansi untuk pemerintahan daerah. Implementasi SPIP PPM Pemda Jakarta 2013 4 Penyusunan Standar Prosedur Operasi Instansi Pemerintah Berdasarkan SPIP PPM Jakarta 2014 5 Hibah dan Bantuan Sosial PPM Jakarta 2014. Reformasi Fiskal (Perpajakan) di Pemda dan Tugas Administrasi Baru, Journal of Economics and Public Keuangan, IPDN.
Selain itu telah digarap integrasi sistem yang terkait langsung dengan pengelolaan keuangan daerah berbasis EKEUDA yaitu ePlanning, SIMGAJI Taspen, SIMBADA, e-Monev dan SIRUP.