• Tidak ada hasil yang ditemukan

Resensi XI IPA 5 Karina Maheswari (14)

N/A
N/A
Teman Haechan

Academic year: 2023

Membagikan "Resensi XI IPA 5 Karina Maheswari (14)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

RESENSI FILM

Judul Film : Encanto

Sutradara : Byron Howard, Jared Bush Produser : Yvett Merino, Clark Spencer

Penulis Skenario : Charise Castro Smith, Jared Bush

Penulis Cerita : Jared Bush, Byron Howard, Charise Castro Smith, Jason Hand, Nancy Kruse, Lin-Manuel Miranda

Pemain Film : Stephanie Beatriz, María Cecilia Botero, John Leguizamo, Mauro Castillo, Jessica Darrow, Angie Cepeda, Carolina Gaitán, Diane Guerrero, Wilmer Valderrama

Produksi : Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios Durasi : 1 jam 49 menit

Tanggal Rilis : 3 November 2021 (El Capitan Theatre), 24 November 2021 (Amerika Serikat)

Sinopsis

Bercerita tentang sebuah keluarga ajaib yang diberkati oleh lilin ajaib. Keluarga ini disebut The Madrigals. Lilin yang tidak pernah padam itu, selalu memberikan karunia baru di setiap Keluarga Madrigal di usia tertentu. Sang Nenek adalah pemimpin keluarga ini.

Nenek memiliki tiga orang anak yang masing-masing memiliki kekuatan. Pepa yang suasana hatinya mempengaruhi cuaca, Bruno yang bisa melihat masa depan, dan Julieta yang bisa menyembuhkan setiap penyakit hanya dengan makanan. Pepa dan Julieta masing-masing menemukan kekasih hatinya dan menikah, sementara orang-orang memilih untuk tidak membicarakan Bruno.

Pepa dikaruniai tiga orang anak. Dolores yang bisa mendengar jarak jauh, Camilo yang bisa merubah bentuk dan wajahnya, serta Antonio kecil yang bisa berbicara dengan hewan. Julieta juga memiliki tiga orang anak. Isabela si sempurna bisa menumbuhkan bunga-bunga indah, Luisa si besar yang bisa mengangkat barang-barang berat serta Mirabel. Mirabel adalah satu-satunya keluarga Madrigal tanpa kekuatan super.

Selama hidupnya, Mirabel hanya menunggu kekuatan apa yang sebenarnya diberikan untuknya.

Hingga suatu saat Mirabel menyadari bahwa keajaiban keluarganya akan hilang. Justru dialah satu- satunya harapan terakhir keluarga. Harapan untuk bisa menyelamatkan keajaiban keluarga Madrigal.

(2)

Ulasan

Keputusan Disney untuk merilis Encanto jelang penutupan 2021 terbilang tepat. Film ini memberikan apa yang dibutuhkan banyak orang usai menjalani pandemi dua tahun terakhir:

keceriaan dan tawa.

Encanto juga terbilang cara yang tepat untuk mengajak orang kembali ke bioskop. Penonton di dalam teater dimanjakan dengan visual film ini yang penuh warna khas Kolombia yang menjadi tema Encanto. Budaya Kolombia yang diangkat bukan hanya sekedar hiasan atau pelengkap semata. Melainkan ada di hampir semua elemen dalam film ini.

Dalam film Encanto, semua anggota keluarga Madrigal dan masyarakat Encanto menggunakan kostum khas Kolombia yang penuh detail unik dan penuh berwarna. Tak hanya itu, Disney bahkan membuat setiap detailnya didesain mengikuti identitas masing-masing karakter.

Ambil contoh Isabela. Anggota tercantik dalam keluarga Madrigal ini diketahui memiliki kemampuan bisa menumbuhkan bunga dan tumbuh-tumbuhan hanya dengan menggerakkan tangan. Tak hanya itu, bunga-bunga juga muncul dari kibasan roknya ketika ia berjalan atau sedang menari.

Selain pakaian, sutradara Byron Howard dan Jared Bush juga menampilkan aksen Kolombia lain seperti flora-fauna, makanan, hingga musik latar yang dikerjakan oleh Lin-Manuel Miranda.

Pemenang penghargaan Emmy, GRAMMY dan Tony Award itu membuat delapan soundtrack Encanto dengan sentuhan budaya Kolombia yang dibawakan oleh para pemerannya. Di antaranya, Lagu The Family Madrigal yang muncul di awal film dinyanyikan oleh Stephanie Beatriz. Dia juga menyanyikan lagu Waiting on a Miracle. Lalu, lagu Surface Pressure dinyanyikan oleh pemeran Luisa, Jessica Darrow. Saya yang bukan pendengar musik Amerika Latin, terlebih Kolombia, mampu larut menikmati lagu-lagu tersebut.

Budaya khas Kolombia dalam film ini juga semakin terasa berkat kemampuan akting para pemeran yang didukung deretan aktor dan aktris berdarah negara itu. Tak hanya sekedar menyulih suara, para pemain juga sangat piawai mengekspresikan emosi masing-masing karakter. Saya bahkan menganggap mereka sudah menyatu dengan karakter yang dibawakan. Alhasil, tindak-tanduk, dialog hingga lelucon dalam film ini mengalir sangat natural.

Kesimpulan

Film Encanto adalah tontonan yang cocok untuk segala umur, mulai dari permainan warna yang dibuat amat meriah serta cocok dengan emosi-emosi yang dimasukkan dalam film tersebut sehingga anak kecil pasti terpana pada setiap adegannya. Juga pesan-pesan moral yang berkenaan dengan kehidupan remaja maupun penonton yang sudah dewasa.

(3)

Referensi

Dokumen terkait