• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rhamdina Ulfa 1906374433 Kelompok 9 Pengamatan Fungi

N/A
N/A
Rhamdina Ulfa

Academic year: 2024

Membagikan "Rhamdina Ulfa 1906374433 Kelompok 9 Pengamatan Fungi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR KERJA : MORFOLOGI KAPANG DAN KHAMIR HARI/TANGGAL : Selasa, 5 Maret 2024

NAMA : Rhamdina Ulfa

NPM : 1906374433

A. HASIL PENGAMATAN

1.PENGAMATAN KAPANG 1: Rhizopus oryzae

Pengamatan Makroskopik

Isilah setiap kolom karakter dalam tabel di bawah ini!

Tekstur Warna

koloni Sebalik koloni (reverse of

colony)

Radial furrow (ada/tidak)

Lingkaran konsentris (ada/tidak)

Exudate drops (ada/tidak) Rhizopus

oryzae

Wooly Smooky / abu-abu

Colorless ada Ada Tidak

Pengamatan Mikroskopik

Hasil Pengamatan pada perbesaran:

40 X

Tunjuk struktur kapang

1. Sporangiofor 2. Sporangiospora 3. Collumella 4. Sporangium 5. Stolon

6 7

2 3

4 1

(2)

2. PENGAMATAN KAPANG 2: Aspergillus niger

Pengamatan Makroskopik Isilah

Tekstur Warna koloni

Sebalik koloni (reverse of colony)

Radial furrow (ada/tidak)

Lingkaran konsentris (ada/tidak)

Exudate drops (ada/tidak) Aspergillus

niger

Granular Hitam - kuning

Colorless Ada Ada Tidak

Pengamatan Mikroskopik

5

4

3 2

1

Hasil Pengamatan pada perbesaran

40 x

Tunjuk bagian khamir:

1. Konidia 2. Vesicle

3. Stipe / Konidiofor 4. Metula

5. Philiades

(3)

3. PENGAMATAN KAPANG 3 : Penicillium

Pengamatan Makroskopik Isilah

Tekstur Warna koloni

Sebalik koloni (reverse of colony)

Radial furrow (ada/tidak)

Lingkaran konsentris (ada/tidak)

Exudate drops (ada/tidak) Penicillium Velvety Hijau

gelap

Colorless Ada Ada Ada

Pengamatan Mikroskopik

Hasil Pengamatan Pada Perbesaran :

40 X

Tunjuk struktur kapang :

1. Konidia 2. Branches 3. Stipe

5 1

2

(4)

PENGAMATAN KHAMIR : Candida albicans

Pengamatan makroskopik:

Tekstur Warna Pseudohifa

(ada/tidak) Candida albicans Creamy buttery Putih ada

Pengamatan mikroskopik

Hasil Pengamatan pada perbesaran 40 x

Tunjuk bagian khamir:

1. Chlamydosphore 2. Pseudohypha

3. Blastspore 4. Germ Tube

4

1 3

2

3

(5)

B. DISKUSI:

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

Soal 1

a. Di antara kedua kapang Rhizopus dan Aspergillus, kapang apa yang digolongkan ke dalam kapang tingkat rendah (lower fungi) dan kapang tingkat tinggi (higher fungi)? Jelaskan 2 ciri utama yang membedakan kapang tingkat rendah dan kapang tingkat tinggi!

Jawab

Rhizopus termasuk kedalam fungi tingkat rendah sedangkan Aspergillus termasuk kedalam fungi tingkat tinggi. Ciri – ciri yang membedakan kapang tingkat tinggi dan tingkat rendah, yaitu hifa dan fase motilnya. Terdapat dua hifa, yaitu hifa yang bersepta dan hifa tidak bersepta atau hifa senositik. Septa akan membatas hifa yang satu dengan hifa yang lainnya dan memiliki pori besar sehingga dapat dilalui oleh komponen sel yang mengalir dari satu satu sel ke sel lainnya. Sementara itu, hifa senositik atau tidak bersepta terbentuk dari proses pembelahan inti sel yang tidak diikuti oleh pembelahan sitoplasma.

Hifa senositik ini bercabang – cabang yang terdiri dari sitoplasma dengan inti banyak.

Fungi tingkat tinggi atau Eumycetes memiliki hifa yang bersepta sedangkan fungi tingkat rendah atau Phycomycetes memiliki hifa senositik atau tidak bersepta. Selain itu, jamur tingkat tinggi tidak memiliki fase motil sedangkan jamur tingkat rendah memiliki fase motil (Suryani 2022: 10 ; Anggriawan 2014: 147)

b. Pada pengamatan Rhizopus oryzae stuktur reproduksi yang dihasilkan disebut sporangiospora karena dihasilkan dalam kantong yang disebut sporangium .

c. Pada pengamatan Aspergillus niger, struktur reproduksi yang dihasilkan disebut konidia karena dihasilkan oleh fialid. Apakah yang saudara amati merupakan A. niger yang uniseriate atau biseriate? Jelaskan jawaban saudara?

Jawab

A.niger yang diamati merupakan biseriate karena fialid muncul pada metula yang menempel pada vesikel sehingga terlihat seperti 2 baris. Sementara itu, A. niger

(6)

Soal 2

Khamir Candida albicans diketahui memiliki sifat dimorfik. Apakah yang dimaksud dengan sifat dimorfik? Apakah saudara mengamati sifat tersebut pada preparat saudara?

Jawab

Candida albicans dikatakan bersifat dimorfik dikarenakan dapat bertumbuh dalam dua bentuk, yaitu dengan membentuk sel tunas yang akan berkembang menjadi blastospora dan menghasilkan germ tube yang akan membentuk pseudohifa. Candida albicans memiliki dua wujud dan bentuk secara simultan , yaitu yeast-like state ( non-invasif dan sugar fermenting organism) dan fungal form memproduksi root-like structure yang sangat panjang/ rhizoids. Perbedaan bentuk tersebut disebabkan oleh pengaruh faktor eksternal seperti suhu, sumber energi, dan pH. Pada hasil pengamatan yang saya lakukan ditemukan sifat dimorfik pada Candida albicans dimana terlihat bagian germ tube dan blastspore (Mutiawati 2016: 54).

Referensi

Anggriawan, I., Periadnadi, & Nurmiati. 2014. Inventarisasi Jamur Tingkat Tinggi

(Basidiomycetes) di Gunung Singgalang Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas 3(2): 147 – 153

Mutiawati, V.K. 2016. Pemeriksaan Mikrobiologi Pada Candida Albicans. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala 16(1): 53 – 63

Suryani, Y. & Tri, C. 2022. Pengantar Jamur Makroskopis. Bandung, Gunung Djati Publishing : iii + 132 hlm

Referensi

Dokumen terkait