PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Lulusan yang berkualitas pada suatu lembaga pendidikan akan menjadi tolak ukur calon peserta didik untuk mendaftar pada lembaga atau sekolah tersebut. SMK sendiri merupakan sekolah menengah kejuruan yang setiap siswanya dibina menjadi pribadi yang mandiri dan mampu bersaing dalam dunia kerja. Dalam upaya memajukan atau mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja, SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) menyediakan fasilitas seperti Praktik (Praktik Kerja Industri), dimana kegiatan ini melatih siswa untuk bekerja sesuai dengan bidangnya.
Saat ini SMK Negeri 9 Pinrang masih membutuhkan ruang kelas baru, mengingat saat ini SMK Negeri 9 Pinrang masih kekurangan ruang kelas. SMK Negeri 9 Pinrang terletak di Desa Lembang Kabupaten Pinrang dan merupakan sekolah yang bisa dikatakan cukup baru karena SMK Negeri 9 Pinrang baru beroperasi sejak tahun 2014 dan mempunyai empat cabang yaitu Multimedia, Administrasi Perkantoran, Akomodasi Perhotelan, dan Perikanan . Maka dengan hal tersebut peneliti memfokuskan penelitiannya pada lulusan profesi multimedia di SMK Negeri 9 Pinrang dalam dua tahun terakhir.
Oleh karena itu peneliti mengangkat topik ini karena peneliti ingin mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan kepala SMK Negeri 9 Pinrang dalam meningkatkan daya saing lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Selain itu kita ingin mengetahui profil lulusan SMK Negeri 9 Pinrang apakah sudah bekerja sesuai dengan bidangnya atau belum.
Rumusan Masalah
Apa saja kendala yang dihadapi kepala SMK Negeri 9 Pinrang dalam upaya meningkatkan kualitas guru multimedia untuk mencapai kompetitif siswa multimedia di SMK Negeri 9 Pinrang.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Sebagai rujukan atau bahan referensi mengenai upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru multimedia untuk mencapai siswa multimedia yang kompetitif di SMK Negeri 9 Pinrang. Memberikan kesempatan kepada peneliti lain untuk memperdalam penelitian mengenai upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru multimedia guna mencapai siswa multimedia yang berdaya saing di SMK Negeri 9 Pinrang. Sebagai bahan informasi bagaimana meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru multimedia untuk mencapai siswa multimedia yang kompetitif di SMK Negeri 9 Pinrang.
TINJAUAN PUSTAKA
- Tinjauan Penelitian Terdahulu
- TinjauanTeoritis
- Upaya
- Kepala Sekolah
- Daya Saing
- Tinjauan Konseptual
- Bagan Kerangka Pikir
Penelitian yang dilakukan Dimas Ayu Khrisnamurti berfokus pada peran kepala sekolah dalam meningkatkan standar guru dan tenaga pengajar di SMA 6 Samarinda. Upaya kepala sekolah untuk meningkatkan daya saing sekolah, termasuk peningkatan kualitas guru. 6 Dimas Ayu Khrisnamurti, “Strategi kepala sekolah untuk meningkatkan standar guru dan tenaga pengajar di SMA Negeri 6 Samarinda h.
Upaya sendiri dapat dikatakan sebagai usaha, cara atau strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk mencapai apa yang diinginkannya. 14 Kholid Mu’min, skripsi, “Kebijakan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Siswa di SMK Ma’arif NU 1 Ajibarang”, (Purwokerto: IAIN Purwokerto, 2015), h.15 Muhammad Ma’Lufi, skripsi: “Upaya kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Desa Jatimerta Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon Tahun Pelajaran h.
Berdasarkan kerangka pemikiran di atas, peneliti mencoba mendeskripsikan bagaimana upaya kepala sekolah SMK Negeri 9 Pinrang dalam upaya meningkatkan daya saing multimedia siswa di SMK Negeri 9 Pinrang. Peneliti menggali informasi terkait upaya kepala SMK Negeri 9 Pinrang dalam meningkatkan kualitas guru dan siswa multimedia dengan memfokuskan penelitiannya pada pimpinan sekolah.
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Lokasi dan Waktu Penelitian
Fokus Penelitian
Jenis dan Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Metode Keabsahan Data
Teknik Analisis Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi lebih spesifik mengenai fasilitas yang ada di SMK Negeri 9 Pinrang. Selanjutnya peneliti mencoba mendapatkan informasi dari para alumni tentang fasilitas yang ada di SMK Negeri 9 Pinrang. Selanjutnya peneliti mewawancarai Arpin, alumni multimedia SMK Negeri 9 Pinrang tahun 2020.
Dilihat dari fasilitas jurusan multimedia di SMK Negeri 9 Pinrang menurut saya sudah memenuhi standar pendidikan.” Fasilitas rekreasi di SMK Negeri 9 Pinrang menurut saya sudah sangat baik dan memenuhi kebutuhan siswa. melakukan wawancara dengan Harmi salah satu alumni angkatan 2020 jurusan multimedia SMK Negeri 9 Pinrang.
Pada tahun 2020, peneliti juga mewawancarai Arpin, salah satu alumni multimedia SMK Negeri 9 Pinrang. Fasilitas ekstrakurikuler di SMK Negeri 9 Pinrang menurut saya sudah sangat baik dan memenuhi kebutuhan siswa.
Pembahasan
Faktor penghambat apa yang pernah anda alami saat menjadi kepala sekolah di SMK Negeri 9 Pinrang dalam upaya meningkatkan daya saing lulusan multimedia di SMK Negeri 9 Pinrang. Sebab fasilitas yang memadai juga menjadi daya tarik bagi calon siswa yang akan mendaftar di SMK Negeri 9 Pinrang. Faktor penghambat apa yang pernah anda alami selama menjadi kepala sekolah SMK Negeri 9 Pinrang dalam upaya meningkatkan daya saing lulusan SMK Negeri 9 Pinrang.
Apa yang anda lakukan dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana sekolah di SMK Negeri 9 Pinrang. Apakah jumlah siswa yang mendaftar di SMK Negeri 9 Pinrang meningkat setiap tahunnya? Instansi apa saja yang pernah bekerjasama dengan SMK Negeri 9 Pinrang dalam kegiatan PKL (Praktik Kerja Industri)?
Peralatan multimedia agar semakin lengkap, jurusan multimedia di SMK Negeri 9 Pinrang semakin berkembang hingga mempunyai banyak lulusan yang produktif. Tugas multimedia apa yang biasa kamu lakukan semasa menjadi siswa di SMK Negeri 9 Pinrang?
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Juita Mndasari, Alumni SMK Multimedia SMK Negeri 9 Pinrang, Wawancara melalui media elektronik mobile, 10 Februari 2022. Syarat apa saja yang perlu diperhatikan dalam menerima atau menugaskan guru sesuai bidangnya. Alasan saya memutuskan untuk bersekolah di SMK Negeri 9 Pinrang karena ingin merasakan dunia PKL (praktek kerja lapangan) dan ingin mempersiapkan diri untuk siap bekerja.