• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH INDONESIA : ZAMAN BESI PDF

N/A
N/A
Adwa Alfarras

Academic year: 2024

Membagikan "SEJARAH INDONESIA : ZAMAN BESI PDF"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH INDONESIA : ZAMAN BESI

Kelompok 6 (X MIPA 5):

1. Alliyah Fatihatus Sabila 2. Beatrice Karissa Leora Abolla

3. Ezra Osvaldo Isaac Timisela 4. Farisz Mufti Hakim 5. Muhammad Adwa Alfarras

6. Nayna Zhaara Shafiq

SMAN 4 BANDUNG

(2)

AWAL KEHIDUPAN

Dalam arkeologi, Zaman Besi adalah suatu tahap

perkembangan budaya manusia di mana penggunaan besi untuk

pembuatan alat dan senjata sangat dominan. Penggunaan bahan baru ini, di dalam suatu masyarakat sering kali mencakup perubahan praktik pertanian, kepercayaan agama, dan gaya seni, walaupun hal ini tidak selalu terjadi.

Zaman Besi adalah periode utama terakhir dalam sistem tiga zaman untuk mengklasifikasi masyarakat prasejarah, yang didahului oleh Zaman Perunggu.

Waktu berlangsung dan konteks zaman ini berbeda, tergantung pada negara atau wilayah geografis. Secara klasik, Zaman Besi dianggap dimulai pada Zaman Kegelapan Yunani pada abad ke-12 SM dan Timur Tengah Kuno, abad ke-11 SM di India, dan antara abad ke-8 SM (Eropa Tengah) dan abad ke-6 SM (Eropa Utara) di Eropa. Zaman Besi dianggap berakhir dengan kebangkitan

kebudayaan Hellenisme dan Kekaisaran Romawi, atau Zaman Pertengahan Awal untuk kasus Eropa Utara.

Zaman Besi berhubungan dengan suatu tahap di mana produksi besi adalah salah satu bentuk paling rumit dari kerajinan logam. Kekerasan besi, titik lebur yang tinggi, dan sumber bijih besi yang melimpah, membuat besi lebih dipilih dan murah daripada perunggu, yang memengaruhi dipilihnya besi sebagai logam yang paling umum digunakan. Karena kerajinan besi

diperkenalkan secara langsung ke Amerika dan Australasia oleh kolonisasi Eropa, daerah-daerah tersebut tidak pernah mengalami Zaman Besi.

(3)

CIRI-CIRI

1. Tidak semua daerah mengalami perkembangan Zaman Besi Salah satu hal yang unik di zaman besi adalah zaman ini tidak dialami oleh semua wilayah. Hal itu dikarenakan masyarakat lebih sering menggunakan alat perunggu dan di sinilah zaman besi dianggap sebagai Zaman

Perunggu..Sementara wilayah-wilayah yang mengalami zaman ini dapat dilihat dari beberapa bukti ditemukannya alat besi meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.

2. Mengalami perkembangan teknik pembuatan alat

Teknik pembuatan untuk alat-alat seperti perkakas juga sudah sangat maju di zaman besi. Manusia mampu membuat alat yang lebih canggih dengan

beragam fungsi. Tidak hanya itu, alat yang dibuat tersebut juga cenderung lebih keras, kuat serta memiliki daya tahan yang lama.

3. Hampir seluruhnya menggunakan besi

Penggunaan besi di zaman ini lebih dominan, hal itu tentunya karena besi tahan lama dan memiliki kualitas produksi yang lebih tinggi. Alat dari besi dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya adalah digunakan dalam bidang pertanian. Alat ini dapat memudahkan setiap manusia untuk menyelesaikan beragam pekerjaan seperti mencangkul, melubangi tanah, dan banyak lagi.

4. Kehidupan menetap

Di zaman ini, manusia sudah mulai tinggal secara menetap di suatu kawasan (non-nomaden). Manusia telah mampu membangun rumah-rumah untuk tempat tinggalnya bahkan mereka juga mengenal pertanian dan peternakan.

5. Adanya pemimpin dan kelompok sosial.

Jika zaman sebelumnya mereka berprinsip dengan hidup dalam kelompok kecil dan yang terpenting kebutuhannya terpenuhi, di zaman besi manusia mulai hidup secara berkelompok dengan jumlah yang besar. Bahkan

mereka sudah memilih pimpinan yang disebut dengan Primus Interpares.

Dengan begitu, terdapat juga pembagian kerja dalam lingkungan masyarakat.

(4)

HASIL BUDAYA/PENINGGALAN

Hasil kebudayaan pada Zaman Besi merupakan hasil dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia saat itu.

Di antaranya adalah terbentuknya komunitas, munculnya kepercayaan, kemampuan bercocok tanam, hingga kebisaan mengolah besi menjadi peralatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebudayaan manusia pada Zaman Besi juga mewariskan sejumlah barang- barang peninggalan, khususnya yang terbuat dari atau besi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Mata Pisau

Mata pisau dari Zaman Besi terbuat dari besi dan biasanya digunakan sebagai peralatan sehari-haru ataupun sebagai alat untuk mempertahankan diri.

2. Mata Sabit

Mata sabit hampir mirip dengan mata pisau. Namun, ada perbedaan dari sisi bentuk dan kegunaannya secara khusus. Mata sabit biasanya digunakan sebagai alat bercocok tanam, atau untuk mencari rumput pakan ternak.

(5)

3. Cangkul

Cangkul sederhana yang terbuat dari paduan kayu sebagai gagang dan besi sebagai ujungnya sudah dikenal sejak Zaman Besi. Sama seperti mata sabit, cangkul juga digunakan untuk kepentingan bertani, berkebun, alias bercocok- tanam.

4. Pedang

Pedang pada Zaman Besi diciptakan sebagai alat mempertahankan diri, baik dari ancaman binatang buas maupun sebagai senjata ketika terjadi pertikaian dengan komunitas manusia lainnya.

(6)

KESIMPULAN

Pada zaman ini kehidupan sosial manusia sudah hidup menetap dan berada dalam suatu kelompok kecil.pada kelompok ini pula terdapat seseorang yag menjadi pemimpin kelompok tersebut.

Pada zaman ini, yakni telah berakhir dengan adanya sebuah kebangkitan dalam suatu budaya Helenistik dan Kekaisaran Romawi atau Abad Pertengahan awal, yang khusus untuk Eropa utara. Zaman Besi dianggap sebagai zaman yang hebat, walaupun tidak semua wilayah mengalaminya tetapi karena orang

menemukan cara memproses logam pada waktu itu.Logam yang telah diproses dapat memfasilitasi kerja manusia dan meninggalkan dengan beberapa sebuah peninggalan yang masih ada untuk digunakan sampai sekarang. Berkat dalam kreativitas kepada manusia pada waktu tersebut, era dunia saat ini telah berkembang sangat begitu pesat.

Referensi

Dokumen terkait