• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sejarah Perkembangan Hotel Di Indonesia

N/A
N/A
Koor Sie Acara @Ni Ketut Nita Adnyani

Academic year: 2024

Membagikan "Sejarah Perkembangan Hotel Di Indonesia "

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

C. Sejarah Perkembangan Hotel Di Indonesia

1. Hotel Savoy Homan di Bandung dibangun tahun 1888, kemudian direnovasi tahun 1937 dan selesai tahun 1939.

2. Hotel Preanger dibangun tahun 1897, kemudian baru pada tahun 1928 menjadi hotel yang lebih terkonsep.

3. Hotel Mij De Boer, hotel yang paling megah di Medan, didirikan tahun 1898 oleh Aeint Herman De Boer (Belanda), yang diperuntukkan bagi penguasa perkebunan dan pejabat pemerintah Belanda. Dalam rangka nasionalisasi pada tanggal 14 Desember 1957 diambil alih Indonesia dan berganti nama menjadi Hotel Dharma Bhakti, kemudian diubah lagi menjadi Hotel Dharma Deli.

4. Grand Hotel de Djokya, hotel lama di Malioboro - Yogyakarta didirikan tahun 1908 dan beroperasi tahun 1911, kemudian setelah renovasi diganti menjadi Hotel Garuda.

D. JENIS PENGGOLONGAN ATAU KLASIFIKASI HOTEL

Klasifikasi atau penggolongan hotel adalah suatu sistem pengelompokan hotel kedalam berbagai kelas atau tingkatan, dan berdasarkan ukuran penilaian tertentu. Hotel dapat dikelompokan kedalam berbagai kriteria menurut kebutuhanya, namun ada beberapa kriteria yang dianggap paling lazim digunakan. Pengelompokan atau pengklasifikasi hotel didunia berlainan antara negara satu dengan negara lain.

1. Negara Tiongkok menggunakan klasifikasi: Tourist class, standart & super class.

2. Negara Bulgaria, Kolombo, Equador, Syria, Kuwait menggunakan klasifikasi hotel kelas A, B, C, D dan E.

3. Indonesia pada tahun 1977, dengan keputusan Menparpostel No. PM.10/PW.301/Pdb-77 tentang usaha dan klasifikasi hotel yang direvisi terakhir dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No.PM.53/HM001/MPEK/2013, tentang Standar Usaha Hotel.

Hotel bintang dikelompokan kedalam 5 (lima) kelas hotel bintang, yaitu: bintang satu, bintang dua, bintang tiga, bintang empat, dan bintang lima. Hotel nonbintang dapat disebut hotel melati. Standar usaha hotel merupakan rumusan kualifikasi atau penggolongan usaha hotel yang mencakup: aspek produk, aspek pelayanan, dan aspek pengelolaan hotel.

Penilaian standart usaha hotel digunakan untuk melakukan penggolongan kelas hotel bintang dan nonbintang berdasarkan persyaratan dasar, kriteria mutlak dan kriteria tidak mutlak.

(2)

Kriteria mutlak dan tidak mutlak ditetapkan oleh menteri dan penilaian dapat dilakukan secara mandiri dan Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) Bidang Pariwisata.

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No.PM.53/HM.001/MPEK/2013, menetapkan kriteria mutlak hotel bintang, meliputi:

1. Aspek produk, yang terdiri dari 12 unsur dan 15 sub unsur 2. Aspek pelayanan, meliputi 5 unsur dan 5 sub unsur

3. Aspek pengelolaan, meliputi 3 unsur dan 5 sub unsur Sedangkan kriteria tidak mutlak hotel bintang meliputi:

1. Aspek produk, yang terdiri dari 32 unsur dan 147 sub unsur 2. Aspek pelayanan, meliputi 14 unsur dan 40 sub unsur 3. Aspek pengelolaan, meliputi 6 unsur dan 21 sub unsur

Tujuan klasifikasi atau penggolongan hotel secara umum adalah:

1. Menjamin kualitas produk, pelayanan dan pengelolaan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan kepuasan tamu.

2. Memberikan perlindungan kepada tamu, pengusaha hotel, tenaga kerja, dan masyarakat, baik untuk keselamatan, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan kemudahan dan pelestarian lingkungan hidup.

3. Sebagai pedoman teknis bagi calon investor untuk memilih investasinya dibidang usaha perhotelan apakah pada hotel berbintang atau melati.

4. Agar tercipta suatu persaingan yang sehat antara pengusaha hotel.

5. Supaya tercipta keseimbangan antara permintaan (supply) dan penawaran (demand) dalam usaha perhotelan.

United State Lodging Industry membagi hotel menjadi beberapa jenis berdasarkan lamanya tamu menginap, yaitu:

1. Transient hotel

Hotel ini biasanya berlokasi di tengah kota. Kepentingan tamu menginap sebagian besar adalah untuk urusan bisnis dan turis.

2. Residential hotel

Hotel ini pada dasarnya merupakan rumah-rumah berbentuk. apartemen dengan kamar- kamarnya, dan disewakan secara bulanan atau tahunan. Hotel ini menyediakan

(3)

kemudahan- kemudahan seperti restoran, layanan makanan diantar ke kamar, dan pelayanan kebersihan kamar.

Dilihat dari lokasi hotel, maka hotel dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu:

1. Resort hotel

Hotel ini pada umumnya berlokasi di tempat-tempat wisata, dan menyediakan tempat- tempat rekreasi dan juga ruang serta fasilitas konferensi untuk tamu-tamunya.

2. City Hotel

Hotel ini pada umumnya berlokasi ditengah kota, dan ruang serta fasilitas konferensi untuk tamu-tamunya.

Dilihat dari jaringan pemasaranya, hotel dapat di kelompokan menjadi beberapa kelompok hotel:

1. Jaringan Hotel Internasional (International Hotel Chains)

Hotel ini pengelolaanya dibawah hotel jaringan internasional sehingga pemasaran dan fasilitas antara jaringan hotel dalam satu group sama.

2. Jaringan Hotel Nasional (National Hotel Chains)

Hotel ini pengelolaanya dibawah hotel jaringan nasional sehingga pemasaran dan fasilitas antara jaringan di satu group akan sama

3. Hotel yang Dikelola Secara Independen

Hotel yang dimiliki secara personal sehingga dari segi pemasaran dan pengelolaannya tergantung dari pemiliknya.

Dilihat dari tipe harga kamar (plan) yaitu penetapan harga kamar yang dikaitkan dengan penyediaan makanan dan minuman bagi tamu, maka hotel dikelompokan menjadi:

1. European Plan (EP)

European Plan adalah sistem penetuan harga sewa kamar belum termasuk harga makanan. Jika ada tamu ingin makan, dan minum maka tamu dapat menggunakan fasilitas restaurant di hotel. Harga makanan dan minuman dibebankan tersendiri diluar harga sewa kamar.

2. American Plan (AP)

American Plan adalah penetuan harga sewa kamar sudah termasuk harga makanan sebanyak dua atau tiga kali yang disajikan kepada tamu, tanpa memperhatikan apakah tamu tersebut makan atau tidak. Sistem american plan dapat dibedakan menjadi dua:

(4)

a. Full American Plan adalah harga sewa kamar hotel sudah termasuk harga sewa kamar ditambah harga tiga kali makan, yaitu: breakfast, lunch dan dinner.

b. Modified American Plan adalah harga sewa kamar hotel sudah termasuk harga sewa kamar ditambah harga makan dua kali, yaitu: breakfast dengan lunch atau breakfast dengan dinner.

3. Continental Plan (CP)

Adalah harga sewa hotel sudah termasuk sewa kamar ditambah harga makan satu kali, yaitu breakfast. Jenis makanan breakfast yang disediakan adalah makanan continental.

4. Bermuda Plan (BP)

Adalah harga sewa kamr hotel sudah termasuk harga kamar ditambah harga makan satu kali.

Dilihat dari kepemilikan dan manajemenya, hotel dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Propretary Ownership

Adalah hotel yang tidak mempunyai hubungan kepemilikan atau pengelolaanya, dan tidak berinduk pada perusahaan yang lain.

2. Franchise

Adalah hotel yang pengelolaanya memakai cara atau pola yang diciptakan serta dikembangkan oleh perusahaan atau hotel-hotel lainnya.

3. Management Contract

adalah hotel yang pemiliknya membeli jasa pengelolaan dari perusahaan lain dengan membayar sejumlah uang sesuai dengan perjanjian awal.

Jenis-jenis kamar pada hotel dilihat dari jumlah/fasilitas tempat tidur di kamar pada dasarnya dapat dibedakan menjadi:

1. Single room

Adalah kamar untuk satu orang yang dilengkapi dengan satu buah tempat tidur berukuran single untuk satu orang

2. Twin room

Adalah kamar untuk dua orang yang dilengkapi dengan dua buah tempat tidur untuk dua orang tamu berukuran single.

3. Double room

(5)

Adalah kamar untuk satu orang yang dilengkapi dengan satu buah tempat tidur berukuran besar (double) untuk dua orang.

4. Double Double room

Adalah kamar untuk empat orang yang dilengkapi dua kamar dengan dua buah tempat tidur berukuran double untuk dua orang.

5. Triple Room

Adalah kamar yang memiliki double bed untuk dua orang ditambah dengan extra bed.

Adapun jenis kamar menurut harga atau tarif dan fasilitas yang ada dikamar dapat dibedakan menjadi: standard room, superior room, moderate room, suite room adalah kamar yang terdiri dari dua bagian, yaitu kamar tidur untuk dua orang ditambah ruang tamu, ruang makan, dan sebuah dapur kecil. Penthouse, junior suite room, adalah sebuah kamar besar yang terdiri dari ruang tidur dan ruang tamu. Excecutive/president suite room adalah kamar yang terdiri dari tiga kamar besar, yaitu kamar tidur, kamar tamu, ruang makan, dan sebuah dapur kecil. Sedangkan dilihat dari segi status, pihak pengelola hotel dapat dibagi menjadi:

1. Hotel owner adalah pihak yang berstatus sebagai pemilik hotel.

2. Hotel operator adalah pihak yang berstatus sebagai pengelola operasional kegiatan hotel.

3. Hotel franchisor adalah pihak yang berstatus sebagai pemilik waralaba pengelolaan operasional kegiatan hotel dan berhak menjualnya kepada pihak lain, dalam hal ini hotel owner.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penentuan tarif sewa kamar menurut hotel Gedong Kuning dan penentuan tarif sewa kamar menurut metode cost-plus pricing

Gambar 8 Tampilan Halaman Kamar Hotel Halaman detail kamar hotel akan menampilkan informasi lengkap kamar hotel seperti harga kamar, type kamar, dan fasilitas kamar,

Sedangkan untuk jenis kamar Deluxe Rooms, Executive Rooms, Junior Suite Rooms, Executive Suite rooms, dan Presidential Suite Rooms memberikan hasil yang lebih rendah dari

Penentuan tarif Hotel Garuda Plaza dalam menentukan harga kamar memiliki beberapa faktor yang mempengaruhi dalam menentukan besaran tarif kamar inap dengan menggunakan logika

Kekuatan yang dimiliki Hotel Pasuruan adalah: Fasilitas kamar yang memadai sehingga memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi tamu hotel; Harga kompetitif disesuaikan dengan jenis

Deluxe king dan twin ini merupakan kamar yang ditawarkan kepada konsumen dengan harga lebih mahal dibandingkan kamar superior, dengan harga publish Rp 1.683.000,- .Luas kamar

ada perbedaan seperti jenis kamar, yang terdiri dari Deluxe Room, Superior Room, Standart Room dan Ekonomy Room.66 Hotel lantasa nuansa syariah ini memberi kesempatan kepada para

Telepon : Room rates Tipe Ruangan Deluxe Room Family Room Fasilitas Ruangan AC TV Kamar Mandi Dalam Water Heater Bathup Telepon Preferences: No Smoking King-size Bed RESERVATIONS