• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NOBEL INDONESIA "

Copied!
97
0
0

Teks penuh

Efektivitas sistem pengawasan internal kredit modal kerja pada PT Bank Perkreditan Rakyat Sulawesi Mandiri Makassar. Skripsi ini berjudul “Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Kredit Modal Kerja Pada PT Bank Perkreditan Rakyat Sulawesi Mandiri Makassar”.

Latar Belakang

Dengan diterapkannya pengendalian intern yang memadai di bidang perkreditan berarti berhati-hati dalam memberikan perkreditan. Melihat betapa pentingnya efektivitas sistem pengendalian intern khususnya dalam pemberian pinjaman modal kerja, dimana penelitian ini difokuskan pada kegiatan pemantauan, penilaian risiko dan pengendalian, maka permasalahan tersebut dirangkum dalam.

Rumusan Masalah

Di sini cukup beragam fasilitas pinjaman dari bank itu sendiri, mulai dari pinjaman pendidikan, liburan, pinjaman rumah dan pinjaman untuk usaha besar dan kecil dalam bentuk pinjaman modal untuk mengembangkan usahanya. Berdasarkan fakta yang ada, setiap bank selalu berusaha untuk lebih meningkatkan sistem pengendalian intern dalam pemberian kredit ini dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Pengertian Kredit

Menurut Mac Leod, kredit adalah reputasi yang dimiliki seseorang yang memungkinkannya memperoleh uang, barang, atau tenaga kerja dengan menukarnya dengan janji untuk membayarnya di masa mendatang. Amir Rajab Batubara, kredit adalah pemberian kinerja dimana imbalan atas kinerja (kinerja timbal balik) akan terjadi pada suatu saat di masa yang akan datang.

Unsur Kredit

Perjanjian kredit dituangkan dalam suatu perjanjian kredit yang ditandatangani oleh kedua belah pihak yaitu bank dan nasabah. Term, setiap kredit yang diberikan harus memiliki jangka waktu tertentu, jangka waktu tersebut termasuk jangka waktu pengembalian kredit yang telah disepakati.

Jenis-Jenis Kredit

Kredit jangka panjang adalah kredit dengan jangka waktu pengembalian paling lama yaitu lebih dari 3 tahun atau 5 tahun. Kredit pendidikan, adalah kredit yang diberikan untuk membangun sarana dan prasarana pendidikan atau dapat juga berupa kredit untuk siswa yang sedang belajar.

Fungsi Kredit

Dalam hal ini, jika ada kebutuhan untuk memperbanyak jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka salah satu caranya adalah dengan mempermudah dan murahnya penyediaan kredit bank kepada masyarakat. Ingat bahwa menurut persamaan Fisher (MV = PT), jumlah uang beredar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga.

Kredit Modal Kerja

KMK Revolving merupakan pinjaman modal kerja yang diberikan kepada pelaku UMKM dan korporasi untuk membiayai aset lancar dalam waktu satu tahun dan dapat diperpanjang. Jika debitur wanprestasi atau NPL (kolektibilitas buruk) saat konsesi nol, maka KMK Max.

Jaminan Kredit Modal Kerja

Hal terpenting dalam penjaminan pinjaman adalah kewajiban nasabah untuk segera melunasi utangnya, nasabah akan diwajibkan oleh bank, mengingat jaminan pinjaman akan disita oleh bank apabila nasabah tidak mampu membayar. Di negara maju seringkali jaminan pinjaman diberikan bukan dalam bentuk barang atau surat berharga, biasanya pinjaman ini diberikan karena kehandalan perusahaan yang dapat dipercaya.

Prinsip Pemberian Modal Kerja

Yakni, jaminan yang diberikan seseorang atau perusahaan kepada bank atas pinjaman yang diberikan. Oleh karena itu, bank harus memperhatikan prinsip-prinsip penyaluran kredit yang baik saat menyalurkan kredit. Ada beberapa prinsip credit scoring yang sering dilakukan yaitu analisis 5C, analisis 7P dan studi kelayakan.

Untuk melihat calon nasabah dalam membayar pinjaman berkaitan dengan kemampuan mengelola usaha dan kemampuan memperoleh keuntungan. Hal ini untuk mengetahui tujuan nasabah dalam memperoleh pinjaman, termasuk jenis pinjaman, termasuk jenis pinjaman yang diinginkan nasabah. Merupakan ukuran bagaimana nasabah mengembalikan pinjaman yang telah diterima atau dari mana sumber dana untuk pelunasan pinjaman yang telah diterima.

Profitabilitas diukur dari periode ke periode, apakah akan tetap atau akan meningkat, apalagi dengan tambahan kredit yang akan diperoleh dari bank.

Prosedur Pemberian Kredit

Yaitu untuk menilai bisnis pelanggan kedepannya apakah menguntungkan atau tidak atau dengan kata lain memiliki prospek atau yang lainnya. Kemudian, jika asli dan benar, bank mencoba menghitung apakah jumlah kredit yang diminta relevan dan kemampuan membayar nasabah. Tujuannya adalah untuk memperoleh keyakinan bahwa berkas-berkas tersebut benar dan lengkap sesuai keinginan bank.

Kalau mau langsung di tempat, jangan bilang ke customer, supaya yang dilihat di lapangan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Wawancara kedua ini merupakan kegiatan pemulihan file, jika ada kemungkinan kekurangan setelah dilakukan di lapangan. Demikian pula kredit yang ditolak, maka akan dikirimkan surat penolakan berdasarkan alasannya masing-masing.

Pembayaran dana kredit tunduk pada kesepakatan kedua belah pihak dan dapat dilakukan sekaligus atau bertahap.

Penyelesaian Kredit Macet

Teori Efektivitas

Sistem Pengawasan Internal .1 Pengertian Pengawasan

Jenis-Jenis Pengawasan

Kontrol aktif dan pasif Kontrol aktif (lebih dekat) adalah kontrol yang dilakukan sebagai bentuk kontrol di tempat kegiatan. Pengendalian pasif (dari jarak jauh) adalah pengendalian yang dilakukan, misalnya dengan “penelitian dan pengujian surat-surat pertanggungjawaban atau laporan-laporan, yang disertai dengan berbagai kuitansi dan kuitansi pengeluaran”. Pengawasan keteraturan formal - Pengawasan keteraturan formal adalah pengawasan yang berkenaan dengan hak (rechtatitigheid) dan pembuktian kebenaran materiil mengenai maksud dan tujuan pengeluaran (doelmatigheid).

Fungsi Pengawasan

Penelitian Terdahulu

Kerangka Pikir

Hipotesis

Diduga pengaruh variabel pemantauan (monitoring), penilaian risiko (risk assessment) dan aktivitas pengendalian (control activities) secara simultan berpengaruh terhadap alokasi pinjaman modal kerja pada PT. Diduga variabel penilaian risiko yang paling berpengaruh pada saat pemberian pinjaman modal kerja sekaligus pada PT.

Lokasi dan Waktu Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Populasi dan Sampel

Populasi

Sampel

Jenis dan Sumber Data

Jenis Data

Sumber Data

Uji Instrumen

Uji Validitas

Validitas ini merupakan alat yang mengukur sejauh mana suatu angket atau alat ukur mewakili semua aspek yang dianggap sebagai kerangka konseptual. Metode analisisnya adalah korelasi setiap nilai pada nomor soal dengan nilai total nomor soal. Menurut Sugiyon valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur.

Valid menunjukkan tingkat ketelitian antara data yang sebenarnya terjadi pada objek dengan data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan analisis item yaitu korelasi skor setiap item dengan skor total yang merupakan penjumlahan skor setiap item. Jika ada pasal yang tidak memenuhi persyaratan, maka pasal tersebut tidak akan dipertimbangkan lebih lanjut.

0,30 maka item pertanyaan dari kuesioner tidak valid Rumus pengujian validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumus koefisien korelasi Spearman Rank yaitu.

Reliabilitas

Menurut Ety Rochaety (2007: 50), syarat minimum koefisien korelasi adalah 0,6 karena dianggap sebagai titik aman dalam menentukan reliabilitas instrumen dan banyak digunakan dalam penelitian. Tes lembar observasi menggunakan asesor reliabilitas yang dilakukan oleh 2 asesor atau pengamat kemudian dihitung dengan menggunakan rumus Cohen Kappa.

Metode Analisis Data

Pengujian Hipotesis

Uji Efektivitas

Uji t

Definis Operasional

Persiapan ujian, adalah menetapkan program kerja audit terhadap klien dalam mengumpulkan data dan informasi dari tempat pemeriksaan. Pelaksanaan penelitian, merupakan pelaksanaan langkah-langkah kerja audit terhadap pelanggan dalam hasil diskusi tanggapan pelanggan. Pelaporan hasil pemeriksaan adalah penyusunan rancangan hasil pemeriksaan berdasarkan materi dalam kertas kerja pemeriksaan yang telah ditelaah.

Tindak lanjut hasil pemeriksaan adalah pemantauan dalam pelaksanaan tindak lanjut agar rekomendasi yang tercantum dalam laporan hasil pemeriksaan mencapai tujuannya. Apakah identifikasi dan analisis risiko dalam kaitannya dengan risiko relevan dengan pencapaian tujuan entitas yang menjadi dasar bagaimana risiko harus dikelola. Pemberian kredit modal kerja adalah kredit untuk menyediakan kebutuhan modal kerja yang berpuncak pada satu siklus usaha untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun dan kebutuhan modal kerja khusus seperti untuk membiayai persediaan, piutang atau proyek.

Bukti transaksi akan digunakan sebagai bahan akhir dalam proses audit laporan keuangan.

Gambaran Umum Perusahaan

  • Sejarah Singkat Perusahaan
  • Visi dan Misi Perusahaan

Visi

Misi

Tujuan Operasional Perusahaan

Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas

Memberikan rekomendasi kepada Direktur Jenderal mengenai pejabat yang akan memimpin Gugus Tugas Khusus atau penanggung jawab pelaksanaan program APU. Bertanggung jawab atas kelancaran operasional dan realisasi tujuan pemasaran sesuai dengan strategi dan tujuan pemasaran yang telah ditetapkan. Bertanggung jawab atas konsistensi penerapan prosedur yang berlaku di departemen pemasaran dan menganalisis keefektifan prosedur tersebut.

Memberikan penjelasan kepada calon debitur mengenai syarat dan prosedur serta syarat-syarat yang akan disepakati. Bertugas dan bertanggung jawab memberikan dukungan kepada direksi dalam mensahkan hukum dalam setiap transaksi yang dilakukan dan menyimpan jaminan-jaminan penting dari debitur. Transfer atau pembayaran tunai kepada nasabah yang melakukan penarikan dari rekening tabungan, penarikan deposito dll.

Bertanggung jawab untuk mencetak laporan, peralatan bekas dan menyimpan data harian dan bulanan.

Hasil Penelitian

  • Karakteristik Responden
  • Statistik Deskriptif
  • Tanggapan Responden
    • Tanggapan Responden Mengenai Pemantauan Tabel 4.6
    • Tanggapan Responden Mengenai Penilaian Resiko
    • Tanggapan Responden Menegnai Aktivitas Pengendalian
    • Tanggapan Responden Mengenai Modal Kerja
  • Uji Instrumen Penelitian 4.2.1 Uji Validitas
  • Uji reliabilitas
  • Analisis Regresi Berganda
    • Koefisien Determinasi
    • Uji T (Parsial)
    • Uji F (Simultan)

Apakah analisis kredit efektif dalam menyediakan data transaksi kredit modal kerja yang telah terwakili secara akurat? Apakah telah ada verifikasi independen yang efektif atas kesesuaian jumlah pinjaman modal kerja yang disetujui dengan data tipikal yang diterima. Nilai konstanta sebesar 0,037 berarti jika variabel bebasnya nol maka pinjaman modal kerja yang dihasilkan sebesar 0,037.

Koefisien regresi sebesar 0,115 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 pengawasan, pemberian kredit modal kerja akan meningkat sebesar 0,115. Nilai 0,481 pada variabel peringkat risiko (X2) bertanda positif, sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi peringkat risiko maka semakin tinggi pula pemberian kredit modal kerja. Nilai 0,378 pada variabel aktivitas pengendalian (X3) bertanda positif, sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi aktivitas pengendalian maka semakin tinggi pula pemberian kredit modal kerja.

Koefisien regresi sebesar 0,378 menunjukkan bahwa setiap penambahan 1 aktivitas pengendalian akan meningkatkan penawaran kredit modal kerja sebesar 0,378.

Tabel 4.10  Uji Validitas
Tabel 4.10 Uji Validitas

Pembahasan

  • Pengaruh Pemantauan Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja
  • Pengaruh Penilaian Resiko Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja
  • Pengaruh Aktivitas Pengendalian Terhadap Pemberian Kredit Modal Kerja

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Fatimah tahun 2015 yang menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh terhadap persetujuan kredit modal kerja. Koefisien regresi sebesar 0,481 menunjukkan bahwa setiap penambahan 1 peringkat risiko akan meningkatkan pemberian kredit modal kerja sebesar 0,481. Dengan demikian berdasarkan nilai t hitung sebesar 2,044 > 1,678 dan dengan nilai probabilitas 0,04 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian penilaian risiko secara parsial berpengaruh signifikan terhadap persetujuan kredit modal kerja.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Widiantri pada tahun 2014 yang juga membuktikan bahwa risk assessment berpengaruh terhadap pemberian kredit modal kerja. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Novatiani pada tahun 2016 yang membuktikan bahwa aktivitas pengendalian berpengaruh terhadap pemberian kredit modal kerja. Aktivitas pemantauan, penilaian risiko dan pengendalian secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian kredit modal kerja.

Aktivitas monitoring, risk assessment dan control secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian kredit modal kerja.

Saran

Gambar

Tabel 4.10  Uji Validitas
Tabel 4.11  Uji Reliabilitas
Tabel 4.12  Hasil Regresi Berganda
Tabel 4.13  Koefisien Determinasi
+2

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian eksplanatori (explanatory research) yang bermaksud untuk menjelaskan hubungan variabel yang akan diteliti adalah pengaruh variabel struktur modal, ukuran

Untuk frekuensi dengan tingkat jawaban setuju S terbesar pada item 2 dengan jumlah jawaban 70 dengan presentase 70 %, dan untuk frekuensi terbesar menjawab Kurang Setuju KS sebesar 42

Untuk mengetahui variabel manakah yang paling berpengaruh dari variabel motivasi, pelatihan, dan return saham terhadap minat mahasiswa STIE Nobel Indonesia Makassar berinvestasi di

Dari hasil pengawasan ini peneliti dapat mengungkap bahwa pengawasan dilakukan oleh pengelola SPP memang cukup baik tetapi terkadang pengelola sangat lambat ketika kelompok SPP

Akuntansi Lingkungan ditinjau dari profit Perusahaan tetap harus berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomis yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang, begitupun

Agung Hery Setiawan 2009 pengaruh kinerja keuangan terhadap perubahan harga saham yang terdaftar di Bursa efek Indonesia Capital Adequacy Ratio, Return On Asset, Return on Risked

Hasil statistik uji t untuk variabel Citra Merek diperoleh nilai t hitung sebesar 13.735 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 0,001 1,988 maka penelitian ini

Menurut Husnan dan Pudjiastuti 2015:71 menyatakan bahwa “rasio likuiditas mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek.” Adapun rasio likuiditas yang