• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI Y.A.I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI Y.A.I "

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuk 8 faktor yang mempengaruhi kualitas kinerja Audit Jarak Jauh berdasarkan. Menunjukkan reliabilitas yang sangat tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh pernyataan alat penelitian ini dapat diandalkan dan dapat dipertanggungjawabkan untuk analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit jarak jauh pada periode Pandmeik C19. 2 LING01 Mayoritas klien kami memiliki volume transaksi akuntansi yang tinggi, pemeriksaan audit jarak jauh memudahkan penanganannya.

3 LING03 Perusahaan kita akan mengalami kerugian kompetitif jika proses audit jarak jauh tidak dilakukan selama pandemi ini. 6 POU04 Proses audit online akan mengurangi tingkat kesalahan dalam proses audit 7 POU05 Penerapan audit jarak jauh akan meningkatkan produktivitas perusahaan audit. 8 POU06 Mengadopsi audit jarak jauh memungkinkan saya mengelola operasi perencanaan audit dengan cara yang efisien.

1 ORG07 Karyawan kami memiliki pengetahuan yang cukup untuk melakukan prosedur analitis sebagai proses dalam audit jarak jauh. 2 ORG08 Karyawan kami memiliki keterampilan teknis, manajerial, dan lainnya yang diperlukan untuk melakukan proses audit jarak jauh. 1 KS01 Menurut saya keberadaan CAATT meningkatkan kapasitas pemrosesan data dalam melakukan audit jarak jauh, terutama di masa pandemi ini.

4 KS04 Audit eksternal pada CAATT memenuhi kebutuhan saya dalam mengelola kertas kerja, terutama di masa pandemi ini. 5 KS07 Proses audit jarak jauh yang ada memenuhi kebutuhan pengolahan data yang diperlukan untuk menyajikan informasi pada tingkat yang lebih lengkap. 7 KI07 Proses audit jarak jauh tidak menghalangi penyediaan informasi baru selama proses peninjauan bukti.

8 ORG02 Manajemen senior memberikan dukungan kuat untuk melakukan audit jarak jauh terhadap operasional perusahaan, terutama selama pandemi ini. 6 IND05 Persetujuan audit jarak jauh mengharuskan auditor untuk sigap dan bertanggung jawab dalam menangani permasalahan secara profesional. 1 KI03 Informasi hasil proses audit jarak jauh dapat dipahami dengan baik oleh pengguna sehingga dapat diungkapkan dengan jelas kepada klien.

2 KI04 Remote Audit menyajikan informasi berdasarkan kebutuhan dalam bentuk yang mudah dipahami pengguna. 3 Vendor LING02 CAATT memberikan pelatihan yang memadai kepada staf kantor akuntan untuk menerapkan proses audit jarak jauh selama pandemi ini. Komponen ini memiliki nilai eigenvalue terkecil yaitu 1,055 dan hanya memuat variabel manifes KI01. Informasi yang dihasilkan dari proses audit jarak jauh bersifat detail dan tidak menyimpang. Oleh karena itu, bagian 8 ini dapat disebut sebagai aspek Kualitas Informasi.

Apakah Modal Intelektual berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan?

Sektor manufaktur merupakan sektor yang mempunyai kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, antara lain meningkatkan nilai produksi dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, dan perolehan devisa dari kegiatan ekspor. Naik turunnya nilai indeks perusahaan manufaktur di WEF tidak hanya pada aspek tersebut saja, nilai perusahaan juga mempengaruhi naik turunnya indeks perusahaan manufaktur di WEF. Nilai perusahaan sendiri tidak hanya diperoleh dari informasi keuangan yang disampaikan kepada pengguna laporan keuangan atau dari sumber lain. Nilai perusahaan saat ini tidak hanya berasal dari aset berwujud yang diukur dengan harga biaya historis, harga penggantian dan nilai pasar saat ini, tetapi juga berasal dari nilai aset tidak berwujud sebagai modal intelektual (Annisa Hilmy Rositha, Nila Firdausi, 2019).

Dalam mencapai kesuksesan dengan pesaing yang kompetitif, nilai perusahaan dapat ditingkatkan dengan berbagai hal, seperti inovasi produk atau jasa dan maksimalisasi seluruh sumber daya yang tentunya harus efisien, sukses dan ekonomis. Oleh karena itu, modal intelektual dapat menjadi sumber daya potensial bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan global yang semakin meningkat dan meningkatkan efisiensi dasar, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai dan kinerja perusahaan dapat meningkat. Selain modal intelektual yang menjadi pemicu peningkatan nilai perusahaan, pencapaian kinerja perusahaan yang konsisten dengan partisipasi seluruh direksi dan manajemen dalam pengambilan keputusan menjadi salah satu hal yang memicu peningkatan keberlanjutan. nilai perusahaan, tentunya dengan kekuasaan direktur atau biasa disebut dengan kekuasaan direktur eksekutif.

CEO Power mengacu pada potensi yang dimiliki CEO, dimana peran CEO yang kuat dapat menciptakan nilai perusahaan yang tinggi dengan mengambil keputusan dengan cepat merespon kondisi pasar dan mengambil keputusan yang akurat. Perusahaan yang mampu bertahan dan terus berkembang akan mempunyai nilai yang tinggi di mata investor, sehingga berdampak pada kinerja keuangannya, sehingga perusahaan dapat terus mengembangkan skala keekonomian usaha yang dicapai dalam menghasilkan keuntungan, sehingga perusahaan dapat terus berkembang. Perusahaan dapat melihat perspektif, pertumbuhan dan potensi perkembangan yang telah dicapai dalam perusahaan. Informasi kinerja keuangan sangat diperlukan untuk menilai potensi perubahan sumber daya keuangan untuk memprediksi kapasitas produksi dari sumber daya yang tersedia.

Apakah Kekuatan CEO berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan?

Apakah Kinerja Keuangan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan?

Nilai perusahaan merupakan nilai sekarang dari serangkaian arus kas masuk yang akan dihasilkan perusahaan di masa depan (Daeli, 2018). Perusahaan yang mempunyai total aset yang besar menandakan sudah mencapai tahap kedewasaan. Nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang sering dikaitkan dengan harga saham.

Pada tahun 2020, modal intelektual (IC) telah diperluas sebagai fokus strategis pada pengukuran, pengelolaan, dan pelaporan modal intelektual. Modal intelektual adalah kumpulan sumber daya tidak berwujud, pengetahuan, pengalaman dan kekayaan intelektual yang dimiliki dan digunakan oleh organisasi, komunitas, negara atau masyarakat untuk menciptakan nilai ekonomi, utilitas, sosial dan lingkungan (Dumay et al., 2020). Beberapa pengukuran modal intelektual yang menggunakan pendekatan berorientasi nilai antara lain Value Added Intellectual Coefisien (VAICTM) yang dikembangkan oleh publik pada tahun 1998.

Artinya organisasi harus memiliki modal intelektual yang baik dan terawat agar dapat memberikan efek positif (Batubara et al., 2021) CEO Power. Strategi CEO menggambarkan nilai-nilai kognitif seorang CEO karena CEO berperan penting dalam pengambilan keputusan yang dianggap efektif yaitu pengambilan keputusan yang akan dilaksanakan oleh perusahaan. Kekuasaan CEO dapat diukur dari kepemilikan saham CEO secara langsung dan tidak langsung dalam suatu perusahaan (Saidu, 2019).

Kinerja keuangan merupakan hasil dari berbagai keputusan yang diambil manajemen perusahaan dalam mengelola keuangan perusahaan untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham. Hal terpenting dalam operasional bisnis saat ini adalah memaksimalkan kekayaan pemegang saham (Robiyanto et al., 2021). Berdasarkan uraian di atas maka hipotesis dalam penelitian adalah: H1: Modal pengetahuan berpengaruh terhadap nilai perusahaan H2: Kekuasaan CEO berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Pada saat penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan November 2020, objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode 3 tahun. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kausal karena bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa variabel (variabel bebas) terhadap variabel lain (variabel terikat).

Definisi dan Operasionalisasi Variabel Definisi Variabel

Seorang CEO harus mengetahui strategi apa yang harus diambil agar perusahaan dapat mencapai visi yang telah ditetapkan sebelumnya, baik jangka pendek maupun jangka panjang (Hamidlal & Harymawan, 2021). Kinerja keuangan merupakan analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah menerapkan aturan pelaksanaan keuangan dengan baik dan benar (Robiyanto et al., 2021).

Populasi dan Sampel Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Metode Analisis

  • Statistik Deskriptif
  • Uji Asumsi Klasik
  • Uji Kelayakan Model
  • Uji Hipotesis 1. Uji T
  • Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
  • Uji Multikoleniaritas
  • Uji Heterokedastisitas
  • Uji Autokorelasi
  • Uji Kelayakan Modal
  • Uji Koefisien Determinasi (R 2 )
  • Uji F

Hal ini menunjukkan bahwa proporsi pengaruh modal intelektual, kekuasaan CEO dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan sebesar 53,9%, dan sisanya sebesar 46,1%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel independen yaitu modal intelektual, kekuasaan CEO, dan kinerja keuangan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modal intelektual tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan atau H1 ditolak karena jika dilihat tabel data variabel VAHU nilainya berkisar 2.

Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Lestari, 2017) bahwa Intellectual Capital (VAICTM) mempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan karena investor Indonesia diduga tidak merespon informasi mengenai modal intelektual sehingga investor menilai bahwa nilainya Besar kecilnya modal intelektual yang dimiliki suatu perusahaan, khususnya pada sektor manufaktur, investor meyakini bahwa nilai perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar modal intelektual. Namun hasil tersebut tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan (Adhitama & Fitria, 2017), (Anggraini et al., 2020) yang menyatakan bahwa modal intelektual berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Artinya semakin besar modal intelektual yang dialokasikan perusahaan maka dapat meningkatkan nilai perusahaan.

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kekuasaan CEO tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, atau H2 ditolak, karena jika dilihat dari data tabel maka nilai variabel Jadi variabel X2 tidak bisa. mempengaruhi nilai perusahaan, karena direktur tidak menanamkan modalnya lebih banyak pada perusahaan. Penelitian ini sejalan dengan (Puspitasari, 2019) yang menyatakan bahwa CEO power tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.

Artinya, pengalokasian aset perusahaan pada kegiatan CSR yang diperkirakan dengan membagi aset CSR dengan laba perusahaan justru memperlemah dampak kepemilikan saham CEO terhadap nilai perusahaan. Namun hasil tersebut tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Chiu et al., 2019) yang menyatakan bahwa CEO power mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, karena CEO yang kuat dapat mengambil keputusan dengan cepat dalam merespon dampak krisis keuangan. . . Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan akan lebih efektif dalam mengeksploitasi nilai perusahaan ketika CEO mempunyai kekuasaan yang lebih besar.

Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan atau H3 diterima, karena jika dilihat dari tabel data maka nilai ekuitas lebih besar dibandingkan dengan nilai laba bersih setelah pajak yang berarti ekuitas dan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan mampu menunjang perusahaan untuk meningkatkan kinerja perusahaan yang nantinya dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya. Namun hasil tersebut tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan (Lesmana et al., 2020) yang menyatakan bahwa Kinerja Keuangan (ROE) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan mengenai pengaruh Intellectual Capital, CEO Power dan Financial Performance terhadap Nilai Perusahaan yaitu sebagai berikut.

Pengaruh CEO power terhadap nilai perusahaan dengan alokasi dana perusahaan dalam kegiatan tanggung jawab sosial sebagai variabel moderasi.

Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif
Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

Gambar

Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

Referensi

Dokumen terkait

Nilai signifikansi pada variabel ini menunjukkan hasil lebih besar dari 0,05 yang berarti ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak pada