• Tidak ada hasil yang ditemukan

Seperti konflik antara Rusia dan Ukraina

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Seperti konflik antara Rusia dan Ukraina"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN PBB SEBAGAI ORGANISASI INTERNASIONAL UNTUK MENGATASI KONFLIK BERSENJATA UKRAINA-RUSIA

Elfina Yosepha Hukum/Ilmu Hukum Dr. J.M Atik Krustiyati, SH., M.S.

Muhammad Insan Tarigan, SH., M.H

ABSTRAK

Pada Desember 1991, setelah melalui pergolakan politik yang panjang, Uni Soviet yang merupakan entitas berbentuk Negara besar runtuh dan terpecah menjadi negara-negara yang lebih kecil yakni Rusia, Estonia Latvia, Lituania, Belarus, Moldova, Ukraina, Armenia, Azerbaijam, Georgia, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Selama menjalin hubungan diplomatik tentu saja dalam interaksi antar negara tersebut tidak terlepas dari konflik. Seperti konflik antara Rusia dan Ukraina. Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dengan memberikan kajian yang lebih mendalam tentang peran yang dapat ditempuh PBB selaku Organisasi Internasional dalam mengatasi konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perang antara Rusia dan Ukraina yang mengganggu perdamaian dan keamanan Internasional. Penggunaan agresi militer oleh Rusia dan Ukraina bertentangan dengan Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB. Peran PBB dalam mengatasi Konflik Senjata antara Rusia dan Ukraina adalah membuat Resolusi, penyelesaian secara damai, memberikan sanksi, penggunaan kekuatan oleh negara anggota, serta mengadili negara yang bersengketa. PBB selaku Organisasi Internasional yang bertugas dalam memelihara Perdamaian dan keamanan Internasional belum dapat melakukan fungsinya secara optimal, karena apa yang telah terjadi bertentangan dengan tujuan dibentuknya PBB sebagaimana diatur dalam Piagam PBB. Terlebih lagi berakibat dikeluarkannya Resolusi Dewan Keamanan namun tidak ditindaklanjuti.

Kata kunci: Konflik Bersenjata, PBB, Rusia, Ukraina

(2)

THE ROLE OF THE UN AS AN INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR OVERCOME THE UKRAINE-RUSSIA ARMED CONFLICT

Elfina Yosepha Hukum/Ilmu Hukum Dr. J.M Atik Krustiyati, SH., M.S.

Muhammad Insan Tarigan, SH., M.H

ABSTRACT

In December 1991, after going through a long political upheaval, the Soviet Union which was an entity in the form of a large state collapsed and split into smaller countries namely Russia, Estonia Latvia, Lithuania, Belarus, Moldova, Ukraine, Armenia, Azerbaijan, Georgia, Kazakhstan. , Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan and Uzbekistan. During the establishment of diplomatic relations, of course, the interaction between these countries cannot be separated from conflict. Like the conflict between Russia and Ukraine. The purpose of this paper is to provide a comprehensive understanding by providing a more in-depth study of the role that the United Nations can take as an international organization in overcoming the conflict between Ukraine and Russia. The type of research used is normative juridical research. The results of the study indicate that there has been a war between Russia and Ukraine which has disrupted international peace and security. The use of military aggression by Russia and Ukraine is contrary to Article 2, paragraph 4 of the UN Charter.

The role of the United Nations in overcoming the Armed Conflict between Russia and Ukraine is to make resolutions, peaceful settlements, impose sanctions, use force by member states, and try disputing countries. The United Nations as an international organization tasked with maintaining international peace and security has not been able to perform its functions optimally, because what has happened is contrary to the purpose of the establishment of the United Nations as regulated in the United Nations Charter. Moreover, it resulted in the issuance of a Security Council Resolution but it was not followed up.

Keywords: Armed Conflict, UN, Russia, Ukraine

Referensi

Dokumen terkait

Pada Piagam PBB Pasal 3 (1) mengatakan bahwa: “Pihak-pihak yang tersangkut dalam suatu sengketa yang terus menerus yang mungkin membahayakan terpeliharanya

Dari pembahasan yang dilakukan, diperoleh penjelasan dari hasil kajian mendalam para ahli bahwa sistem informasi memiliki peran penting dalam upaya perbaikan proses bisnis

Bagi penulis, dengan adanya kajian ini dapat memberikan wawasan, memberikan pemahaman yang baik tentang penulisan karya ilmiah, dan pengembangan ilmu pengetahuan

Persatuan Guru Republik Indonesia atau disingkat PGRI merupakan wadah organisasi yang menampung semua guru di Indonesia. PGRI memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan,

Interpretasi merupakan proses pemaknaan dan penafsiran dari data yang telah dideskripsikan sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan

Selanjutnya dalam poin mengenai kasus warga negara dari non state parties melakukan kejahatan di wilayah atau territorial negara anggota Statuta Roma atau negara yang

Pada Piagam PBB Pasal 3 (1) mengatakan bahwa: “Pihak-pihak yang tersangkut dalam suatu sengketa yang terus menerus yang mungkin membahayakan terpeliharanya

untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam , dalam perkuliahan hukum bisnis ini , dilakukan kajian pustaka, benchmark pada perusahaan dan diskusi tentang hukum