• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siklus Batuan dan Pembentukan Batuan Beku

N/A
N/A
Arif Ramdani

Academic year: 2025

Membagikan "Siklus Batuan dan Pembentukan Batuan Beku"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas 4 1.siklus batuan

Siklus batuan adalah suatu proses yang menggambarkan perubahan dari magma yang membeku akibat pengaruh cuaca hingga menjadi batuan beku, lalu sedimen, batuan sedimen dan batuan metamorphic dan akhirnya berubah menjadi magma kembali. Mekanisme siklus batuan yaitu magma mengalami proses siklus pendinginan, terjadi kristalisasi membentuk batuan beku pada siklus ini, Ketika batu didorong jauh di bawah permukaan bumi, maka batuan dapat melebur menjadi magma. Selanjutnya batuan beku tersebut mengalami pelapukan.

tererosi, terangkut dalam bentuk larutan ataupun tidak larut, diendapkan, sedimentasi membentuk batuan sedimen. Ada pula yang langsung mengalami peubahan bentuk menjadi metamorf saat siklus berlangsung. Selanjutnya pada siklus ini, batuan sedimen dapat mengalami perubahan baik secara kontak, dynamo dan hidrotermik akan mengalami perubahan bentuk dan menjadi metamorf. Siklus berikutnya, batuan metamorf yang mencapai lapisan bumi yang suhunya tinggi mungkin berubah lagi menjadi magma lewat proses magmatisasi.Setelah mengalami siklus mulai dari magma tadi, batuan akan berubah bentuk dan jenisnya menjadi batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf kemudian menjadi magma kembali jika terdorong ke dalam bumi dan meleleh.

2.batuan baku

Batuan beku merupakan batuan di mana berasal dari cairan magma yang mengalami proses pembekuan seperti yang telah diuraikan pada siklus diatas. Berdasarkan tempat pembekuannya saat siklus berlangsung, tempat siklus batuan beku dibedakan menjadi tiga;

 Batuan Beku Dalam ( plutonik atau intrusive), merupakan batuan beku di mana saat siklus berlangsung tempat pembekuannya berada jauh di dalam permukaan bumi.

Proses siklus pembekuannya sangat lambat.

 Batuan Beku Korok, merupakan batuan beku di mana pada proses berlangsungnya siklus tempat pembekuannya berada dekat dengan lapisan kerak bumi.

 Batuan Beku Luar ( Vulkanik atau Ekstrusif ), merupakan batuan beku di mana dihasilkan siklus pada tempat pembekuannya berada di permukaan bumi. Siklus proses nya sangat cepat, sehingga dapat terbentuk Kristal.

3.batuan sedimen

Batuan Sedimen merupakan batuan beku di mana saat terjadinya siklus mengalami pelapukan, pengikisan, dan pengendapan karena pengaruh cuaca kemudian diangkut oleh tenaga alam seperti air, angin, atau gletser dan diendapkan di tempat yang lain yang lebih rendah (perhatikan kembali gambar siklus di atas). Menurut proses siklus nya, batuan sedimen ini dibagi menjadi tiga;

 Batuan Sedimen Klastik. Batuannya hanya mengalami proses siklus mekanik tanpa mengalami proses siklus kimiawi dikarenakan tempat pengendapannya masih sama susunan kimiawinya.

 Batuan Sedimen Kimiawi di mana batuan ini terbentuk mengalami proses siklus kimiawi. Jadi, batuannya hanya mengalami perubahan susunan kimiawinya. Proses siklus kimiawi yang terjadi adalah: CaCO3 + H2O + CO2 Ca (HCO3)2

 Batuan Sedimen Organik di mana batuan ini pada proses siklus pengendapannya, mendapat pengaruh dari organisme lain seperti tumbuhan atau bisa dikatakan terjadi pengaruh organisme pada siklus pembentukaannya.

Berdasarkan tempat endapannya, batuan ini dibedakan menjadi:

 Batuan Sedimen Marine (laut) di mana saat siklus berlangsung di endapkan dilaut

(2)

 Batuan Sedimen Fluvial (sungai) di mana saat siklus berlangsung di endapkan disungai

 Batuan Sedimen Teistrik (darat) di mana saat siklus berlangsung di endapkan didarat

 Batuan Sedimen Limnik (rawa) di mana saat siklus berlangsung di endapkan dirawa Bedasarkan tenaga siklus yang mengangkut batuan ini, dibedakan menjadi:

 Batuan Sedimen Aeris/Aeolis (tenaga angin) proses dari siklus nya dipengaruhi angin

 Batuan Sedimen Glasial (tenaga es) proses dari siklus nya dipengaruhi es

 Batuan Sedimen Aqualis (tenaga air) proses dari siklus nya dipengaruhi air

 Batuan Sedimen Marine (tenaga air laut) proses dari siklus nya dipengaruhi laut 4.batuan metamorf

Adanya penambahan suhu dan penambahan tekanan, campuran gas, yang terjadi secara bersamaan pada saat proses siklus batuan sedimen. jenis-jenis batuan metamorf ini di antaranya:

 Batuan Metamorf Kontak (Thermal). Merupakan Batuan yang terbentuk saat siklus karena adanya peningkatan suhu tinggi karena letaknya dekat dengan dapur magma.

 Batuan Metamorf Dinamo. Merupakan batuan yang terbentuk dalam siklus karena adanya tekanan tinggi.

 Batuan Metamorf Thermal-Pneumatolik. Merupakan batuan yang terbentuk saat proses siklus karena adanya peningkatan suhu dan tekanan yang tinggi.

5.mineral

Mineral adalah padatan senyawa kimia homogen, non-organik, yang memiliki bentuk teratur (sistem kristal) dan terbentuk secara alami. Istilah mineral termasuk tidak hanya bahan komposisi kimia tetapi juga struktur mineral. Mineral termasuk dalam

komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk). Ilmu yang mempelajari mineral disebut mineralogi.

6.rekayasa pemanfaatan batuan

Geologi rekayasa atau geologi teknik adalah salah satu cabang geologi yang berkaitan dengan geologi terapan.[1] Pekerjaan yang berkaitan dengan pemetaan geologi teknik dilakukan dengan mekanisme pengindraan jauh.[2] Penerapan geologi teknik ialah pada pekerjaan

konstruksi teknik yang berkaitan dengan pengembangan wilayah, permukiman, sarana dan prasarana umum, serta penanggulangan bencana.[3] Pelaporan hasil penyelidikan pada geologi teknik terbagi menjadi dua yaitu pelaporan geoteknikal dan pelaporan geoteknikal faktual.[4

Referensi

Dokumen terkait

Source rock (batuan asal) dari batuan sedimen dapat berupa batuan beku, batuan metamorf atau batuan sedimen (yang telah ada sebelumnya) dan telah mengalami rombakan sehingga

Proses terbentuk : Batuan ini terbentuk dari hasil pembekuan magma berkomposisi asam yang membeku di dalam dapur magma, sehingga batu ini merupakan jenis batu beku

Batuan beku pada daerah penelitian dengan komposisi basaltik berupa tubuh intrusi (dike) dijumpai menerobos batuan metamorf (sekis) dan batuan sedimen Eosen berupa

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari proses pembekuan magma. Magma merupakan cairan silikat kental yang panas dan pijar yang mengandung beberapa

Batuan beku atau sering disebut igneous rocks adalah batuan yang terbentuk dari satu atau beberapa mineral dan terbentuk akibat pembekuan dari magma.. Berdasarkan teksturnya

batuan hasil pembekuan magma (termasuk batuan piroklastik) gabro, granit, basalt; tuf ..  ,atuan

Batuan terdiri tersusun dari beberapa jenis batuan seperti Batuan Beku, Batuan Sedimen, Batuan Metamorf dan Batuan Piroklastik.. Batuan beku terbentuk oleh pembekuan

BAB IV BATUAN METAMORF IV.1 LEMBAR INFORMASI Batuan metamorf adalah batuan yang berasal dari batuan induk, bias berasal dari batuan beku, batuan sedimen maupun berasal dari batuan