• Tidak ada hasil yang ditemukan

simakip - laporan penelitian

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "simakip - laporan penelitian"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan islami yang tercantum dalam buku PHI-WM oleh siswa di sekolah tersebut,. Apakah ICS-GD dapat menjadi media untuk meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami di sekolah.

Tujuan Penelitian

Urgensi Penelitian

KAJIAN PUSTAKA

ICS-GD merupakan inovasi pengembangan dari bimbingan kelompok yang merupakan salah satu jenis layanan yang tertuang dalam “BK Pattern 17 Plus”. Agar dinamika kelompok dapat terlaksana dalam kondisi yang permisif, maka jumlah anggota dalam layanan konseling kelompok tidak boleh terlalu banyak. Dengan ICS-GD diharapkan mampu mengembangkan pemikiran mahasiswa tentang nilai-nilai kehidupan Islami yang terdapat di Muhammadiyah.

ICS-GD mengadopsi nilai-nilai kehidupan Islami dalam buku PHI WM untuk dihubungkan dengan kehidupan dan permasalahan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari individu di masyarakat. Kemudian mahasiswa diharapkan mampu menilai permasalahan yang muncul dalam kehidupannya dengan melihat dari sudut pandang nilai-nilai kehidupan islami yang tercantum dalam PHI WM. Tujuan umum layanan ICS-GD adalah untuk mengembangkan keterampilan sosialisasi anggota kelompok untuk menanggapi isu-isu yang berkaitan dengan Islam.

Hal ini terkait dengan pendapat Slameto (1988:6) yang berpendapat bahwa tujuan layanan konseling kelompok adalah membantu individu untuk menilai dirinya sendiri untuk memperoleh pemahaman diri, memiliki pandangan yang luas tentang diri sendiri dalam hubungannya dengan orang lain, pandangan yang luas faktor sosial yang mempengaruhi perkembangan kepribadian. Sedangkan fungsi ICS-GD memungkinkan sejumlah pendidik untuk bersama-sama mendapatkan berbagai materi dari ketua kelompok yang berguna untuk kehidupan sehari-hari dan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam menghadapi kepribadian siswa sehari-hari. Menurut Dewa Ketut Sukardi, layanan bimbingan kelompok memiliki tiga fungsi (1) fungsi informasi, (2) fungsi pengembangan.

Kedua fungsi tersebut misalnya bimbingan kelompok dilakukan melalui kegiatan Home Room, sedangkan (3) fungsi preventif dan kreatif digunakan untuk keperluan terapi masalah psikologis seperti psikodrama, atau sosiodrama untuk keperluan penanganan masalah atau konflik sosial. Kesukarelawanan berkelanjutan dipupuk oleh upaya Pemimpin Kelompok (PK) untuk mengembangkan persyaratan kelompok yang efektif dan penataan layanan ICS-GD. Kesukarelaan setiap anggota kelompok akan mampu mewujudkan peran aktif masing-masing untuk mencapai tujuan lainnya.

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah mengikat seluruh warga, pimpinan, dan lembaga di lingkungan organisasi Muhammadiyah sebagai suatu program. Pimpinan Daerah, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Ranting dan Pimpinan Ranting di bawah arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertanggung jawab untuk melaksanakan, mengelola dan mengevaluasi pelaksanaan program khusus Pedoman Hidup Islami bagi warga Muhammadiyah di masing-masing daerah. Pelaksanaan/operasionalisasi Pedoman Hidup Islam bagi warga Muhammadiyah di semua tingkatan harus dikoordinasikan dan melibatkan semua majelis dalam koordinasi pelaksanaan yang terintegrasi, efektif dan efisien untuk keberhasilan dalam mencapai tujuan.

METODE PENELITIAN

Sampel

Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur yang berjumlah 11 orang, Subyek ditentukan berdasarkan hasil AUM UMUM. Hasil AUM UMUM menunjukkan bahwa dari 30 item soal siswa, siswa yang bermasalah pada bidang Agama, Nilai dan Moral (ANM) siswa rata-rata memiliki 25 item soal secara keseluruhan, hal ini dilakukan dengan melihat pada semua item masalah dari siswa bidang agama, nilai dan moral, jika siswa memiliki masalah utama dalam bidang agama, nilai dan moral, maka siswa tersebut dapat dijadikan sebagai subjek dalam penelitian ini. Alternatif Respon Mengukur Implikasi Layanan ICS-GD dalam Peningkatan Pemahaman dan Sikap Siswa terhadap Nilai-Nilai Islam di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur yang terdiri dari lima skala.

Pelaksanaan Eksperimen

Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai Islam setelah mendapatkan layanan ICS-GD. Gambaran pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai Islam secara menyeluruh sebelum dan sesudah menerima layanan ICS-GD. Pelaksanaan pre-test berguna untuk mengetahui gambaran pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami.

Review pemahaman dan sikap mahasiswa terhadap nilai-nilai kehidupan islami secara utuh sebelum diberikan layanan ICS-GD. 24 kategori pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan islami secara utuh sebelum menerima layanan ICS-GD berada pada kategori rendah. Survei pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai Islam secara keseluruhan setelah menyelesaikan layanan ICS-GD.

Dari sebaran data tersebut terlihat bahwa kategori pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami secara utuh sebelum menerima layanan ICS-GD masuk dalam kategori Tinggi. Berdasarkan data pre-test dan post-test yang ditunjukkan pada Tabel 1 dan Tabel 2, diketahui adanya peningkatan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami responden setelah mendapatkan layanan ICS-GD. . Meningkatkan pemahaman dan sikap mahasiswa tentang nilai-nilai kehidupan islami secara utuh sebelum dan sesudah menerima layanan ICS-GD.

Perbandingan puluhan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan islami sebelum (Pre-test) dan sesudah (Post-test) diberikan layanan. Pada pertemuan tanggal 19 Mei 2017 juga disampaikan materi tentang peningkatan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami. Meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami secara utuh sebelum dan sesudah menerima layanan ICS-GD.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa layanan ICS-GD dapat meningkatkan pemahaman dan sikap siswa tentang nilai-nilai kehidupan Islami yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan tersebut menandakan bahwa layanan ICS-G efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap mahasiswa tentang nilai-nilai kehidupan Islami yang terkandung dalam buku PHI-WM. Implementasi layanan ICS-GD untuk meningkatkan pemahaman dan sikap tentang nilai-nilai kehidupan Islami di SMA Muhammadiyah DKI Jakarta.

Tabel 5 : Klasifikasi Data Penelitian
Tabel 5 : Klasifikasi Data Penelitian

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

Jadwal Penelitian

Artinya siswa SMA Muhammadiyah 4 Jakarta yang menjadi responden kurang dapat memahami pemahaman dan sikap siswa tentang nilai-nilai kehidupan islami yang terkandung dalam buku PHI WM. Proses pelayanan ICS-GD dilakukan dalam 2 kali pertemuan membahas topik terkait nilai-nilai kehidupan islami sebagaimana tertuang dalam buku PHI WM. Artinya siswa SMA Muhammadiyah 4 Jakarta yang menjadi responden sudah memiliki pemahaman dan sikap siswa tentang nilai-nilai kehidupan Islami dalam buku PHI WM yang dimiliki dengan baik dan dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Tabel di atas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penggunaan nilai-nilai Islami sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) layanan ICS-GD. Pelaksanaan layanan ICS-GD untuk meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami dilaksanakan dalam dua sesi untuk pre-test dan post-test. Pelaksanaan kebaktian ICS-GD pertama dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2017 dengan pembahasan nilai-nilai keislaman oleh warga Muhammadiyah.

Kemudian dilanjutkan ke tahap kegiatan dimana diskusi pada tahap ini dilakukan oleh ketua kelompok bersama siswa terkait materi nilai-nilai kehidupan islami yang terkandung dalam buku PHI WM Muhammadiyah. Materi yang dimasukkan dalam tahap kegiatan ini adalah nilai-nilai konsep kehidupan Islam Muhammadiyah, kemudian dikenalkan kepada siswa. 27 Kasus lain yang kembali memanas adalah kasus penistaan ​​agama yang dilakukan oleh AHOK, dan kasus ini terlihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam nilai-nilai kehidupan Islami bagi warga Muhammadiyah. Setelah diberikan materi tentang nilai-nilai kehidupan Islami dan bentuk-bentuk soalnya, anggota kelompok mulai menunjukkan jawabannya.

Setelah mengikuti bimbingan kelompok, seluruh anggota kelompok memahami seperti apa nilai-nilai materi kehidupan Islami. Anggota lain seperti F, G, H dan I dapat memberikan contoh pentingnya menerapkan nilai-nilai Islam tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Melalui layanan dan kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa nantinya dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai kehidupan Islami yang terkandung dalam Buku Panduan PHI WM.

Kajian ini membuktikan bahwa pengajaran yang dilakukan oleh guru pembimbing dengan menggunakan layanan ICS-GD sangat efektif dalam mengembangkan pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami yang seharusnya menjadi pedoman mereka dalam kehidupan sehari-hari siswa. Pembelajaran dengan layanan ICS-GD memberikan dampak positif bagi perkembangan kehidupan siswa sebagai umat Islam, yaitu dengan mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan pribadi, keluarga, sosial, organisasi, bisnis dan aspek lainnya yang mengacu pada Al-Qur'an dan Hadits. . , sehingga siswa diharapkan memiliki citra yang baik, diri yang positif, mengungkapkan perasaan secara wajar dan hubungan pribadi yang baik. Pengembangan nilai-nilai kehidupan Islami dapat dikembangkan berdasarkan keimanan, pemahaman dan penghayatan Islam yang mendalam dan menyeluruh.

31 Salah satu inovasi yang dapat diwujudkan adalah program kegiatan ICS-GD yang coba peneliti bentuk dalam format kelompok dalam pengembangan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat Islami bagi mahasiswa. Tingkat pemahaman dan sikap siswa terhadap nilai-nilai kehidupan Islami sebelum dan sesudah diberikan layanan ICS-GD dapat dilihat dari hasil pre-test yang diberikan berada pada kategori rendah dan dari hasil post-test yang diberikan. yang termasuk dalam kategori sangat tinggi.

HASIL PENELITIAN

SIMPULAN DAN SARAN

Saran

Guru pembimbing, agar terus meningkatkan dan mengembangkan layanan ICS-GD, khususnya membantu mengembangkan dakwah Muhammadiyah kepada siswa dan meningkatkan frekuensi layanan dalam format kelompok agar hasil yang maksimal berkontribusi dalam peningkatan pemahaman agama Islam siswa. Dinas Pendidikan, untuk meningkatkan kinerja guru pembimbing dengan memberikan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi. Kepemimpinan Muhammadiyah untuk menjadi bahan acuan dalam pengembangan dakwah agama serta untuk meningkatkan dan mengembangkan pengenalan Muhammadiyah di kalangan siswa di sekolah sehingga menghasilkan hasil yang optimal dan komprehensif dalam berbagai tingkat kehidupan manusia.

Gambar

Tabel 5 : Klasifikasi Data Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

For there is no other way of explaining why touching an area so far away from the stump—namely, the face—should generate sensations in the phantom hand; the secret lies in the