• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKENARIO ANTARA TENAGA PERAWAT GIGI DENGAN PASIEN DENGAN KASUS PULPITIS DAN KALKULUS PADA GIGI ribka(1)

N/A
N/A
Kris Wang

Academic year: 2024

Membagikan " SKENARIO ANTARA TENAGA PERAWAT GIGI DENGAN PASIEN DENGAN KASUS PULPITIS DAN KALKULUS PADA GIGI ribka(1)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

SKENARIO ANTARA TENAGA PERAWAT GIGI DENGAN PASIEN DENGAN KASUS PULPITIS DAN KALKULUS PADA GIGI

Perawat Gigi : Assalamualaikum warakhmatullahiwabarakatuh, silahkan masuk bapak, masuk (dengan ekspresi wajah tersenyum sembari mempersilahkan untuk masuk) Pasien : Waalaikumussalam warakhmatullahiwabarakatuh (pasien membalas senyuman kemudian masuk)

Peraawat Gigi : (mempersilahkan duduk) Silahkan duduk dulu pak Pasien: (mempersiapkan diri untuk duduk)#setelah pasien duduk#

Perawat Gigi : (tersenyum) maaf pak sekarang saya mau mendata identitas bapak dulu ya.

nama bapak siapa?

Pasien : Tedy bu

Perawat Gigi : Tempat tanggal lahir sama alamatnya dimana Pak?

Pasien : sampit, 25 April 1980, Perawat Gigi : Pekerjaanya pak?

Pasien : Saya wiraswasta

Perawat gigi :Sama golongan darahnya apa klo boleh tau?

Pasien : golongan darah saya A

Perawat Gigi : Maaf pak keluhan apa yang bapa rasakan?

Pasien : Gigi saya yang sebelah kanan kalo dipake makan apalgi kemasukan sakit sekali buk?

Kira kira kenapa ya bu ? (sambil menunjukkan bagian Gigi yang sakit, (Gigi geraham kanan Rahang bawah)

Perawat Gigi : Oh biar saya periksa dulu ya pak, tapi sebelum saya periksa bapak sebaiknya duduk dulu di kursi Gigi, silahkan pak (menunjuk ke arah dental unit)

Pasien : (duduk dikursi)

Perawat Gigi : (memakaikan slaber set ke pasien)# setelah pasien dipakaikan sleber set dan perawat Gigi memakai perlindungan diri (masker dan hanscoon)

Perawat Gigi : silahkan kumur-kumur dulu pak sebelum saya priksa

Pasien berkumur kumur kemudian membuka mulut dan dilakukan pemeriksaan oleh perawat gigi

(2)

Perawat Gigi : Teh punten ini kacanya kalau mau lihat Giginya (memberikan kaca kepada pasien dan mulai memeriksa kondisi Gigi pasien) oh yang ini ya teh, yang warnanya agak ke ateh - atehan? (menunjukkan Gigi 44 menggunakan tangan)Pasien : (melihat ke kaca dan kemudian mengangguk) Oh iya the

Perawat Gigi : Oh pantesan pak dibagian gigi yang sebelah kanan bagian mahkota giginya ada lubang setelah dilakukan pemeriksaan lubangnya sudah dalam dan mengenai syaraf giginya makanya kalo bapak makan,apalgi kemasukan makanan rasanya sakit sekali,

sebentar ya pak saya mau periksa lebih lanjut lagi (mengambil sonde dan mulai memberikan perlakuan terhadap Gigi psien yang dituju ) pak saya mau mengecek rangsang sakitnya nanti kalo sakit bilang ya pak? (perawat Gigi mulai menusuk nusukan sonde kedalam karies) sakit enggk pak ?

Pasien : sakit sekali( sambil memegang pipi kanannya) Perawat Gigi : hasil pemeriksaan menggunakan sonde positif#

Perawat Gigi : Sekarang saya akan melakukan pengecekan tahap selanjutnya teh (perawat Gigi mulai melakukan pemeriksaan dengan menyemprotkan cloretyl pada kapas dan

diletakan pada gigi yang berlubang,dan perkusi dengan mengetuk ketukkan ujung sonde yang bulat ke Gigi pasien) pak kalau boleh tau apa yang bapak rasakan ?

Pasien : di taro yang dingin tadi sakit sekali bu?

Perawat Gigi : Ooh berarti giginya masih vital pak makanya bapak merasakan rangsangan sakit sekali !!menghentikan pemeriksaan perkusi)

Pasien : sakit sekali!!

berdasarkan pemeriksaan sederhana yang lakukan tadi, saya marik kesimpilan bahwa Gigi bapak sudah mengenai syarf dan harus dilakukan perawatan,jadi sekarang saya akan lakukan penambalan sementara dimana isinya saya kasi obat untuk dimatikan syarafnya,jadi setelah saya tambal mungkin ada merasakan sakit,itu cara kerja obat utuk mematikan syaraf gigi yang sakit,nanti sayanjuga akan berikan bapak obat minum utuk mengurangi rasa sakitnya : Perawat Gigi : tadi pas saya periksa Gigi bapak itu terdapat lubang di dalam yang sudah mengenai syaraf giginya. menjalar ke bagian dalamnya sehingga mengenai pulpa atau lapisan ketiga pada Gigi, nah di dalam pulpa itu teh ada pembuluh darah sama saraf yang berfungsi menerima rangsangan. Terus pada Gigi bapak sarafnya sudah terkene sehingga bapak merasakan sakit sekali apalagi ketika saya tusuk tusuk sama ketuk ketuk pakai alat dan hal terssebut mengakibatkan Gigi bapak sakit.

.Pasien : Tapi bu kalo saya makan atau minum yang panas tuh suka sakit

Perawat Gigi : Oh itu mah karena makan atau minum yang panas dapat menyebabkan pemuaian gas dalam rongga pulpa terseteht kemudian menekan ujung saraf akar Gigi. Jadi terasa sakit

Pasien : Oh begitu ya bu terus harus digimanain ?

(3)

Perawat Gigi : Seharusnya gigi bapak kita lakukan perawatan saluran akar ,hari ini kita tambal sementara dulu dengan isian obat didalam tambalannya untuk mematikan syaraf gigi bapak yang sakit,jadi nanti bapak kemungkinan dating ke kelinik bolak balik tiap minggu untuk dilakukan perawatan

keindahan senyuman teh Gigi

Pasien : kenapa ngk di cabut aja ini bu biar sakAh gak usah di rotgen teh teh langsung cabut ajaPerawat Gigi : Tetapi disana pelayanannya lebih memuaskanloh teh, kalau ada masalah lanjutan sama Gigi teh, nanti bisa dilakukan perawatan lanjutanPasien : Udahlah dicabutnya sama teteh ajaPerawat Gigi : Ya sudah bila teh inginnya seperti itu, tapi teh harus

menandatangani surat persetujuan teh untuk di cabut Giginya sama sayaPasien : Iya tehPerawat Gigi : (menyerahkan informent consen) Teh pas tadi saya periksa juga saya menemukan beberapa karang Gigi yang merupakan penyebab Gigi teh bisa terdapat lubang terus mengalami kematianPasien : (menanda tangani infoment concent) Kok bisa ada karang Gigi sih teh?Perawat Gigi : Karang Gigi itu tuh jadi kotoran sisa - sisa makanan atau air ludah yang menempel di Gigi terus tidak terbersihkan jadinya mengeras nah mungkin pas menggosok Gigi ada yang kotoran yang tersisa, kalau untuk membersihkannya mah bisa dengan scallingPasien : Scalling itu prosesnya digimanain ya teh?Paerawat Gigi : Nanti Giginya dibersihin teh kotorannya itu di cungkit cungkil biar lepas dari permukaan Gigi terus Gigi teh jadi bersih, bagaimana teh apakah mau sekalian dibersihkan karang Giginya atau tidak?Pasien :Enggak ah teh nanti aja sekarang mah cuma mau di cabut ajaPerwat Gigi : Oh ya sudah tunggu sebentar yah teh (mempersiapkan alat suntik dan alat pencabutan) Teh saya mau menyuntik Gigi teh dulu ya biar baalPasien : Jangan sakit sakit ya tehPerawat Gigi : Semoga tidak ya tehPerawat Gigi : Bismillahirrahmanirrahim (mulai menyuntik Gigi, melakukan aspirasi kemudian menyuntik, melakukan aspirasi lagi kemudian menyuntik lagi dan kemudian perawat Gigi melakukannya lagi pada bagian tehkal)Pasien: Kok pipi saya rasanya kaya kesemutan ya teh enggak enakan, terus nanti bakalan balik lagi enggak teh?

Perawat Gigi : Tenang aja teh bakalan balik lagi kok pipinya, untuk memastikan lebih lanjutnya coba teh kumur kumur (memberikan gelas kumur yang telah berisi air)Pasien : (kumur kumur kemudian mengeluarkannya tetapi arah air yang di kuluarkan malah tidak beraturan alias muncrat kemana - mana)Perawat Gigi : Sekarang kan Gigi teh sudah baal, jadi saya mau mencabutnya teh, coba teh tehka mulutnya bissmillahirahmanirrahin (mulai

mencabut Gigi dengan memasukkan tang cabut Gigi kedalam mulut dan menggoyang goyangkan Gigi ke arah depan dan belakang kemudian merotasi Gigi) bakalan lama nih teh, tahan bentar ya teh kalau masih ada sakit sedikit dikit sih (pasien sembari diajak mengobrol perawat Gigi mencoba mencabutnya) Alkhamdulillah akhirnya tercabut jugaPasien :

(meludahkan darah)Perawat Gigi : (mengangkat Gigi yang mati dan menunjukkannya kepada pasien) Teh silahkan kumur kumur lagi, mau dibawa enggak teh Giginya?Pasien :

(menggelengkan kepala)Perawat Gigi : (meletakkan Gigi dan juga tang kemudian

menyiapkan tampon yang dicelupkan kedalam betadine) teh coba tehkamulutnya lagi saya akan meletakkan kapas ini supaya pendarahannya berhentiPasien : (memtehka

mulutnya)Perawat Gigi : (memasukkan tamponkedalammulut pasien) Punten teh diGigit kapasnyaPasien : Ini udah selesai teh?Perawat Gigi : Sudah teh (melepaskan handscoon dan masker)Pasien : Kok enggak kerasa ya teh, terus kalo membersihkan karang Giginya itu kapan ya teh? Kalao sekarang aduh sayanya masih takut tehPerawat Gigi : Oh scalling mah bisa minggu depan teh kesini lagiPasien : Berapa teh biaya pencabutannya?Perawat Gigi : Rp. 20.000 aja teh hhehe maklum BBM kan naik lagi tehPasien : (menyerahkan uang) Iya teh , nih teh uangnya. Aduh makasih banyak ya sudah mau mencabut Gigi saya, tapi gimana ya teh Gigi saya jadinya ompong alo pasang Gigi palsu bisa teh?Perawat Gigi : Oh bisa teh

(4)

(menulis kwitansi pembayaran dan alamat tempat praktik pemasangan Gigi palsu) Ini teh kwitansi pembayarannya sama alamat saya kebetulan saya tehka praktik Gigi palsu

dirumahPasien : Makasih ya, assalamualaikumPerwat Gigi : Terimakasih sudah datang teh, waalaikumsallam warakhmatulahiwabarakatuh

Referensi

Dokumen terkait

Sriyanti : Insiden Rasa Sakit Selama Perawatan Saluran Akar Pada Pasien Di Klinik Ilmu Konservasi Gigi FKG USU Medan Periode Januari Sampai Maret 2004, 2004... Sriyanti : Insiden

Pada kasus ini, gigi nekrosis dilakukan perawatan saluran akar satu kunjungan dengan instrument ProTaper rotary dengan teknik crown `down dan restorasi kelas II resin

Tujuan laporan kasus ini untuk memperlihatkan keberhasilan dari perawatan saluran akar satu kunjungan pada gigi molar ketiga nekrosis pulpa disertai restorasi resin komposit..

untuk memenuhi fluktuasi kedatangan pasien sehari-hari pada Poli Gigi RSGM Maranatha Bandung cukup membutuhkan Tenaga Kerja (Perawat) sebanyak 6 (enam) orang dalam 1

Selain itu, terdapat kondisi yang menjadi pilihan untuk dilakukan perawatan saluran akar, diantaranya pada gigi yang telah dilakukan pemasangan mahkota jaket dan butuh

Pasien perempuan berusia 27 tahun datang dengan keluhan gigi depan kanan atas yang telah dilakukan perawatan saluran akar 3 tahun yang lalu tidak

11 Pada gigi anterior pasca perawatan saluran akar dengan tepi marginal yang utuh maka dapat dilakukan restorasi direct dengan menggunakan resin komposit dan tidak

11 Pada gigi anterior pasca perawatan saluran akar dengan tepi marginal yang utuh maka dapat dilakukan restorasi direct dengan menggunakan resin komposit dan tidak