• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi Dimas Bayu Erlangga - IBS Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Skripsi Dimas Bayu Erlangga - IBS Repository"

Copied!
110
0
0

Teks penuh

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA PERUSAHAAN BERBEDA SEKTOR INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE. Apakah terdapat pengaruh persentase saham publik terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah terdapat pengaruh umur perusahaan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

Untuk menguji pengaruh profitabilitas terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk menguji pengaruh persentase saham publik terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh umur perusahaan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

PENDAHULUAN

Masalah Penelitian

  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Perumusan Masalah

Data untuk penelitian ini diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam berbagai industri yang terdaftar di BEI. Aneka sektor industri dipilih sebagai objek penelitian, mengingat berbagai sektor industri mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan semakin meningkatnya kebutuhan manusia, sehingga akan cenderung meningkatkan konsumsi terhadap barang-barang yang diinginkan, misalnya saja barang-barang kebutuhan manusia. transportasi (sepeda motor dan mobil), kebutuhan sandang (tekstil dan garmen) dan kebutuhan barang elektronik. Apakah terdapat pengaruh secara simultan ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, persentase saham publik dan umur perusahaan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

Apakah ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah leverage berpengaruh terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Apakah terdapat pengaruh profitabilitas terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai sektor industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia?

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Daftar item informasi sukarela yang terdapat dalam laporan tahunan digunakan untuk mengukur sejauh mana informasi sukarela. Ho : Sedangkan ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, persentase saham publik dan umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap penerbitan laporan tahunan secara sukarela. Ha : Ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, persentase saham publik dan umur perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap penerbitan laporan tahunan secara sukarela.

4.3.2.2.1 Uji T pengaruh ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai perusahaan industri yang terdaftar di BEI. 4.3.2.2.2 Uji T pengaruh leverage terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan perusahaan real estate dan real estate yang terdaftar di BEI. Dari hasil data uji t pada Tabel 4.9 diperoleh pengaruh variabel leverage terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di BEI.

4.3.2.2.3 Uji T pengaruh profitabilitas terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai perusahaan industri yang terdaftar di BEI. 4.3.2.2.4 Uji T pengaruh persentase saham publik terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai industri yang terdaftar di BEI. 4.3.2.2.5 Uji T pengaruh umur perusahaan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan pada berbagai perusahaan industri yang terdaftar di BEI.

H0 : Sedangkan ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, persentase saham publik dan umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap publikasi laporan tahunan secara sukarela. Faktor ukuran tidak berpengaruh signifikan terhadap publikasi sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Faktor leverage berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Faktor profitabilitas mempengaruhi pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Persentase faktor ekuitas publik tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Faktor umur perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan sukarela laporan tahunan berbagai perusahaan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tabel 2.1 Pengukuran Varibel Yang Diteliti
Tabel 2.1 Pengukuran Varibel Yang Diteliti

Sistematika Penulisan

LANDASAN PEMIKIRAN TEORITIS

Pengertian Laporan Keuangan dan Tahunan

Pihak-Pihak Pengguna Laporan Keuangan

Dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap luasnya pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan perusahaan berbagai industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tingkat kepercayaan 95%.

Pengungkapan Sukarela Laporan Tahunan

Penelitian Terdahulu

Pengukuran indeks pengungkapan sukarela menggunakan metode tidak tertimbang dengan daftar item pengungkapan sukarela yang dikembangkan. Hasil uji F membuktikan bahwa model regresi tidak dapat digunakan untuk memprediksi indeks skor pengungkapan, dan hasil uji t menjelaskan bahwa besarnya pengungkapan sukarela tidak dipengaruhi oleh size, leverage, likuiditas, basis perusahaan, aktivitas penerbitan saham, dan kelompok industri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan penerbitan surat berharga pada tahun berikutnya berhubungan positif dan signifikan terhadap kualitas pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan.

Amalia (2005) menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi luasnya pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Model perhitungan indeks pengungkapan sukarela menggunakan dua model, yaitu model I – indeks pengungkapan dengan bobot dan model II – indeks pengungkapan tanpa bobot. Hasil uji t model I membuktikan bahwa ukuran dan struktur kepemilikan publik berpengaruh signifikan terhadap luasnya pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan, sedangkan leverage, basis perusahaan, umur perusahaan, PROE dan PBV tidak mempunyai pengaruh. pengaruh signifikan tidak. sedangkan uji t model II membuktikan hal yang sama dengan model I walaupun perhitungan indeks pengungkapan yang digunakan berbeda.

Hasil uji F membuktikan bahwa variabel independen ukuran perusahaan, rasio likuiditas, rasio leverage, basis bisnis dan penerbitan surat berharga pada tahun berikutnya secara simultan dapat mempengaruhi kualitas pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan. Rahayu (2007) mengukur tingkat pengungkapan sukarela perusahaan manufaktur pada tahun 2005 dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan terdiri dari 49 item dan metode pengukurannya menggunakan metode tertimbang dan tidak tertimbang. Hasil penelitian ini tidak dapat membuktikan pengaruh tingkat kepatuhan pengungkapan wajib dan tingkat pengungkapan sukarela secara bersama-sama terhadap kualitas laba yang diukur dengan ERC.

Widianingsih (2007) menguji likuiditas, leverage, profitabilitas, saham publik dan umur perusahaan sebagai faktor yang mempengaruhi pengungkapan sukarela pada seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ sampai tahun 2003. Pengukuran indeks pengungkapan sukarela menggunakan metode tidak tertimbang yang dikembangkan oleh Marwata (2001), dan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel likuiditas, profitabilitas, jumlah saham publik dan umur perusahaan berpengaruh signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela, sedangkan leverage keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap luas pengungkapan sukarela. Selain itu, terdapat hasil penelitian bahwa kelima faktor tersebut mempunyai pengaruh sebesar 38,9% terhadap publikasi laporan tahunan secara sukarela, sedangkan faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian mempunyai pengaruh sebesar 61,1%.

Adriany (2009) meneliti likuiditas, leverage, profitabilitas, saham publik dan umur perusahaan sebagai faktor yang mempengaruhi pengungkapan sukarela seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ pada tahun 2007, sebanyak 30 contoh perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia .dicatat. untuk periode tahun 2007. Uji t menunjukkan bahwa dari lima faktor yang diajukan dalam model penelitian ini, hanya faktor ukuran perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap luas wilayah.

Rerangka Pemikiran

  • Variabel Independen
  • Variabel dependen

Sumadi (2009) meneliti laporan tahunan 34 perusahaan barang konsumsi pada tahun 2007 dan menemukan bahwa pengungkapan sukarela laporan tahunan dapat dijelaskan oleh variabel ukuran, profitabilitas, leverage keuangan dan jenis kepemilikan perusahaan dengan persentase sebesar 23,7%, sisanya sebesar 76,3% diinterpretasikan oleh variabel lain. Perusahaan besar lebih cenderung mempekerjakan karyawan dengan keterampilan tinggi yang diperlukan untuk menerapkan sistem pelaporan manajemen canggih yang dapat mengungkapkan informasi lebih luas. Semua alasan ini menunjukkan bahwa perusahaan besar mempunyai insentif untuk memberikan pengungkapan sukarela yang lebih luas.

Variabel ukuran perusahaan diukur melalui logaritma total aset perusahaan sampel pada tahun Sudarmadji dan Sularto, 2007; Almilia dan Retrinasari, 2007). Penggunaan total aset dalam penelitian ini dikarenakan berdasarkan penelitian Sudarmadji dan Sularto (2007), nilai aset relatif lebih stabil dibandingkan kapitalisasi pasar dan nilai penjualan dalam mengukur ukuran perusahaan. Teori keagenan memperkirakan bahwa perusahaan dengan rasio leverage yang lebih tinggi akan mengungkapkan lebih banyak informasi karena biaya keagenan perusahaan dengan struktur modal seperti itu lebih tinggi (Hendriksen, 1997) dalam Almilia dan Retrinasari (2007).

Perusahaan dengan rasio leverage yang lebih tinggi juga cenderung melakukan pengungkapan yang lebih luas atas permintaan kreditor. Kreditor yang selalu mengawasi perusahaan memerlukan informasi yang baik mengenai keuangan perusahaan untuk melihat tanggung jawab perusahaan dalam menggunakan dan membayar kembali pinjaman pada saat jatuh tempo. Widianingsih (2007) dan Adriany (2009) berpendapat bahwa margin keuntungan yang tinggi akan mendorong manajer untuk memberikan informasi yang lebih detail karena adanya leverage.

Dalam penelitian ini profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan perbandingan laba setelah pajak terhadap pendapatan penjualan bersih. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan tersebut akan mengungkapkan informasi yang mereka anggap berguna, meskipun tidak diwajibkan oleh hukum. Pengungkapan sukarela dalam survei ini adalah informasi yang bersedia diungkapkan oleh suatu perusahaan dalam laporan tahunan di luar ketentuan yang berlaku.

Menghitung indeks pengungkapan sukarela, yaitu rasio antara total skor yang diberikan kepada suatu perusahaan dan skor maksimum yang diharapkan dapat dicapai oleh perusahaan.

Hipotesis

METODE PENELITIAN

Teknik Pengumpulan Data

Variabel Penelitian dan Pengukurannya

Model dan Hipotesis Penelitian

Metode Analisis Data

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Statistik Deskriptif

Hasil Analisis dan Pembahasan

  • Uji Asumsi Klasik
    • Uji Normalitas
    • Uji Multikolinearitas
    • Uji Heteroskedastisitas
    • Uji T (Pengujian Parsial)
    • Uji F (Pengujian Simultan)
    • Luas Pengungkapan Sukarela Perusahaan Sampel

KESIMPULAN DAN SARAN

Saran

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengungkapan sukarela pada industri lain seperti industri pertambangan, industri perbankan, industri dasar dan kimia serta industri perdagangan jasa dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Angka adjust R² yang relatif rendah menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi luasnya pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan, sehingga penelitian selanjutnya diharapkan dapat memasukkan faktor-faktor lain yang akan diteliti seperti likuiditas perusahaan, kelompok industri, ROE (Return on Equity) dan penerbitan surat berharga pada tahun depan. Luasnya pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan dan hubungannya dengan koefisien respons laba saat ini (ERC).

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan sukarela pada perusahaan industri real estate dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007. Analisis pengaruh karakteristik perusahaan terhadap kelengkapan pengungkapan pada laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Pengungkapan informasi sosial dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan informasi sosial dalam laporan keuangan tahunan (studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta).

Kewajiban menyampaikan laporan tahunan bagi emiten atau perusahaan publik [Online] tersedia http;//www.bapepam.go.id. Hubungan Karakteristik Perusahaan dengan Kualitas Ekspresi Sukarela dalam Laporan Tahunan Perusahaan Publik di Indonesia. Analisis Tingkat Voluntary Disclosure Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Tahun 2005, Skripsi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2008.

Pengaruh karakteristik perusahaan terhadap kualitas pengungkapan sukarela dalam laporan tahunan pada perusahaan publik non keuangan di Bursa Efek Jakarta. Pengaruh tingkat kepatuhan pengungkapan wajib dan luas pengungkapan sukarela terhadap kualitas laba (studi pada perusahaan publik sektor manufaktur). Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage dan jenis kepemilikan perusahaan terhadap sejauh mana pengungkapan sukarela laporan tahunan pada industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI.

Lampiran 1 Ringkasan Hasil Penelitian Lampiran 2 Luas Pengungkapan Sukarela Lampiran 3 Indeks Pengungkapan Sukarela Lampiran 4 Hasil Uji SPSS.

Gambar 2.1   Kerangka Pemikiran     52  Gambar 4.1  Pergerakan Harga Saham Perusahaan sampel  67
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran 52 Gambar 4.1 Pergerakan Harga Saham Perusahaan sampel 67

Referensi

Dokumen terkait