• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - IAIN Repository - IAIN Metro Lampung

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - IAIN Repository - IAIN Metro Lampung"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat

Oleh:

ENDANG RETNO ASIH NPM. 1502100175

Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

1441 H / 2020 M

(2)

ii

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi (SE)

Oleh:

ENDANG RETNO ASIH NPM. 1502100175

Pembimbing I : Siti Zulaikha, S.Ag.,MH Pembimbing II : M. Hanafi Zuardi, M.S.I

Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

1441 H / 2020 M

(3)

iii

HALAMAN PERSETUJUAN

Judul Skripsi :

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat

Nama : ENDANG RETNO ASIH

NPM : 1502100175

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan : S1 Perbankan Syariah

MENYETUJUI

Untuk dimunaqosahkan dalam sidang munaqosah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro.

Metro, Juli 2020

Pembimbing I Pembimbing II

Siti Zulaikha, S.Ag.,MH NIP. 19720611 199803 2 001

M. Hanafi Zuardi, M.S.I NIP. 19800718 200801 1012

(4)

iv NOTA DINAS

Nomor :

Lampiran : 1 (satu) berkas

Hal : Pengajuan untuk Dimunaqosahkan saudara Endang Retno Asih

Kepada Yth

Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN)

Metro Di-

Tempat Assalammu’alaikum Wr. Wb

Setelah Kami mengadakan pemeriksaan, bimbingan dan perbaikan seperlunya maka skripsi saudara :

Nama : ENDANG RETNO ASIH

NPM : 1502100175

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan : S1 Perbankan Syariah

Judul Skripsi : FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat Sudah dapat kami setujui dan dapat diajukan ke Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institus Agama Islam Negeri (IAIN) Metro untuk dimunaqosyahkan.

Demikian harapan kami atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalammu’alaikum Wr. Wb

Metro, Juli 2020

Pembimbing I Pembimbing II

Siti Zulaikha, S.Ag.,MH NIP. 19720611 199803 2 001

M. Hanafi Zuardi, M.S.I NIP. 19800718 200801 1012

(5)

v

PENGESAHAN SKRIPSI

Nomor : ...

Skripsi dengan judul: FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat, disusun oleh ENDANG RETNO ASIH, NPM. 1502100175, Jurusan S1 Perbankan Syariah, telah diujikan dalam sidang Munaqosah Fakultas : Ekonomi Dan Bisnis Islam pada hari/tanggal: Selasa, 21 Juli 2020.

TIM PENGUJI MUNAQOSAH

Ketua/Moderator : Hj.Siti Zulaikha, S.Ag.,MH (...) Penguji I : Drs. H. M. Saleh, M.A (...) Penguji II : M.Hanafi Zuardi, M.S.I (...) Sekretaris : Alva Yenica Nandavita, M.E.Sy(...)

Mengetahui,

Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

Dr. Widhiya Ninsiana, M.Hum NIP. 19720923 200003 2 002

(6)

vi

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat

ABSTRAK

Oleh :

Endang Retno Asih

Bank syariah sebagai lembaga keuangan yang berbasis syariah tentu memiliki berbagai macam golongan nasabah, seperti berbagai golongan usia dan juga berbagai macam golongan pekerjaan atau profesi. Pada BPR Syariah Kotabumi kantor Pusat terdapat banyak nasabah Pegawai Negeri Sipil di bandingkan nasabah non Pegawai Negeri Sipil yaitu lebih dari 50% Selain itu banyak nasabah pegawai negeri sipil yang menjadi nasabah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi kantor Pusat mempunyai buku tabungan di bank konvensional.

Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Data hasil temuan digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berfikir induktif.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam memilih bank syariah pada BPR Syariah Kotabumi dipengaruhi oleh Faktor internal dan eksternal. faktor yang dominan dalam mempengaruhi nasabah PNS memilih transaksi di BPR Syariah Kotabumi adalah place (lokasi) karena. lokasi strategis, kantor yang mudah dijangkau dengan berbagai kendaraan umum, dekat dengan berbagai instansi serta lahan parkir yang luas dan nyaman.

Kata kunci : Faktor, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

(7)

vii

ORISINALITAS PENELITIAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Endang Retno Asih Npm : 1502100175

Jurusan : S1 Perbankan Syariah Fakultas : Ekonomi Dan Bisnis Islam

Menyatakan bahwa skripsi ini secara keseluruhan adalah hasil penelitian saya kecuali bagian- bagian tertentu yang dirujuk dari sumbernya dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Metro, Juli 2020 Yang menyatakan,

Endang Retno Asih

(8)

viii MOTTO

...

Artinya: ‘‘...Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”

(Q.S Al-Ahzab ayat 71)1

1 Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: CV.Diponegoro, 2005

...

(9)

ix

HALAMAN PERSEMBAHAN

Tiada kata yang pantas diucapkan selain bersyukur kepada ALLAH SWT dan ucapan Alhamdulillahirobbil’alamiin. Penulis persembahkan skripsi ini sebagai ungkapan rasa hormat dan cinta kasih yang tulus kepada :

1. Kedua Orang Tua Tercinta Bapak Suparjiman (Alm) Dan Ibu Sridadi. Doa tulus dan terima kasih selalu ku persembahkan atas jasa, pengorbanan, mendidik dan membesarkanku dengan penuh rasa sayang serta senantiasa mendoakan, memberikan motivasi dan dukungan sehingga peneliti dapat menyelesaikan pendidikan di IAIN Metro.

2. Kakak Ku Yang Tersayang Deni Kurniawan Dan Adik Ku Yang Tersayang Ririn Tri Widiastuti yang ikut memberikan motivasi dan senantiasa mendoakan sehingga peneliti dapat menyelesaikan pendidikan di IAIN Metro.

3. Seluruh sahabat – sahabat seperjuangan S1 Perbankan Syariah angkatan 2015 khususnya kelas A yang selalu menjadi sahabat yang menghibur dalam suka dan duka.

4. Almamaterku tercinta IAIN Metro.

(10)

x

KATA PENGANTAR

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, atas taufik hidayah dan inayah-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian skripsi ini.

Penelitian skripsi ini adalah salah sebagai salah satu bagian dari persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (SE).

Dalam upaya penyelesaian skripsi ini, peneliti telah menerima banyak bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karenanya peneliti mengucapkan terima kasih kepada:

1. Ibu Prof. Dr. Hj. Enizar, M.Ag, selaku Rektor IAIN Metro,

2. Ibu Dr. Widhiya Ninsiana, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

3. Ibu Reonika Puspita Sari SE.Sy, ME.Sy selaku Ketua Jurusan S1 Perbankan Syariah IAIN Metro

4. Ibu Siti Zulaikha, S.Ag.,MH selaku pembimbing I, yang telah memberikan bimbingan yang sangat berhaarga kepada peneliti.

5. Bapak M. Hanafi Zuardi, M.S.I selaku pembimbing II, yang telah memberikan bimbingan yang sangat berhaarga kepada peneliti.

6. Direktur serta seluruh karyawan BPRS Kotabumi Lampung Utara (kantor pusat ) yang telah memberikan izin dan fasilitas kepada peneliti sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

(11)

xi

7. Bapak dan ibu dosen serta karyawan IAIN Metro yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan sarana prasarana selama peneliti menempuh pendidikan.

Kritik dan saran demi perbaikan skripsi ini sangat diharapkan dan akan dierima dengan kelapangan dada. Dan akhirnya semoga skripsi ini kiranya dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu Perbankan Syariah.

Metro, Juli 2020 Peneliti,

Endang Retno Asih NPM. 1502100175

(12)

xii DAFTAR ISI

Halaman Sampul ... i

Halaman Judul ... ii

Halaman Persetujuan ...iii

Nota Dinas ... iv

Halaman Pengesahan ... v

Abstrak ... vi

Orisinalisasi Penelitian ... vii

Motto ... vii

Halaman Persembahan ...viii

Kata Pengantar... ix

Daftar Isi ... xi

Daftar Gambar ... xii

Daftar Tabel ... xiv

Daftar Lampiran ... xvi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Petanyaan Penelitian ... 6

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 7

D. Penelitian Relevan ... 8

BAB II LANDASAN TEORI A. Minat ... 11

1. Pengertian Minat ... 11

2. Indikator – Indikator Minat Nasabah ... 12

B. Nasabah (Konsumen) ... 12

1. Pengertian Nasabah ... 12

2. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Nasabah ... 13

C. Segmentasi Pasar ... 19

(13)

xiii BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis dan Sifat Penelitian ... 22

B. Sumber Data ... 23

C. Teknik Pengumpulan Data ... 24

D. Teknik Analisis Data ... 26

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Profil Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi ... 27

1. Sejarah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi ... 27

2. Visi dan Misi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi ... 30

3. Struktur Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi ... 31

4. Prestasi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPR Syariah Kotabumi) ... 32

B. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pegawai Negeri Sipil Menjadi Nasabah Bank Syariah ... 32

C. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pegawai Negeri Sipil Menjadi Nasabah Bank Syariah ... 41

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 45

B. Penutup ... 46

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP

(14)

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1 Struktur Organisasi BPR Syariah Kotabumi ... 29

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Profil PT. BPR Syariah Kotabumi ... 30 Tabel 4.2 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pegawai Negeri Sipil

Menjadi Nasabah Bank Syariah ... 40

(16)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat Bimbingan Skripsi 2. Alat Pengumpul Data (APD) 3. Outline

4. Surat Keterangan Bebas Pustaka 5. Surat Izin Reseach

6. Surat Persetujuan Izin Penelitian 7. Dokumentasi

8. Kartu Konsultasi Bimbingan Skripsi 9. Riwayat Hidup

(17)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perekonomian di Dunia mulai menunjukan perkembangan yang signifikan, kemajuan perekonomian yang signifikan dimulai dengan adanya usaha jasamaupun perbankan.Perbankan adalah salah satu lembaga keuangan yang memberikan jasa layanan keuangan dan berfungsi menjadi mediator antara masyarakat yang kelebihan dana dan masyarakat yang kekurangan dana. Dalam fungsinya sebagai mediator, bank bertugas mengelola dana yang dititipkan oleh masyarakat untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan pendanaan.

Perbankan di Indonsia dibagi menjadi dua yaitu bank konvensional dan bank syariah. Perbankan Syariah adalah segala sesuatu segala sesuatu yang menyangkut tentang bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.2 Salah satu tujuan dari Bank Syariah adalah Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk ber-muamalat secara Islam, agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha/perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan), karena akan menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat.

2 Ismail, Perbankan Syariah, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014), 32

(18)

Perbankan Syariah di Indonesia sampai dengan bulan November 2018, industri perbankan syariah telah mempunyai jaringan sebanyak 14 Bank Umum Syariah (BUS), 20 Unit Usaha Syariah (UUS), dan 168 BPRS, dengan total jaringan kantor mencapai 2.672 kantor yang tersebar di hampir seluruh penjuru nusantara.3 Banyaknya Perbankan Syariah yang ada di Indonesia memberikan kesempatan yang lebih luas bagi konsumen untuk memilih lembaga perbankan syariah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.

Berkembangnya lembaga keuangan syariah di masyarakat maka memudahkan masyarakat untuk menggunakan jasa-jasa dari lembaga keuangan syariah di berbagai daerah. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPR Syariah) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya berdasaarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran4. Kegiatan operasional Bank Pembiayaan Rakyat Syariah adalah menerima simpanan dalam bentuk tabungan atau deposito serta memberikan pembiayaan.

Bank syariah sebagai lembaga keuangan yang berbasis syariah tentu memiliki berbagai macam golongan nasabah, seperti berbagai golongan usia dan juga berbagai macam golongan pekerjaan atau profesi. Dari berbagai golongan usia seperti anak muda dan orang tua dan golongan profesi atau

3https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-

perbankansyariah/Pages/Statistik-Perbankan-Syariah-Januari-2018.aspx diunduh pada Februari 2019

4 Muhammad, Bank Syariah Problem Dan Prospek Perkembangan Di Indonesia, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2005), 34

(19)

3

pekerjaan seperti masyarakat biasa dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan nasabah yang ada di bank syariah.

Pegawai Negeri Sipil adalah pegawai yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri, atau diserahi tugas Negara lainnya, dan diigaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari tingkat pendapatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah golongan masyarakat yang bisa dikategorikan berada di kelas menengah sedangkan untuk segi pendidikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah kategori masyarakat yang cukup.

Pada daerah Kotabumi, Lampung Utara terdapat beberapa bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah yaitu Bank Syariah Mandiri KCP Kotabumi, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPR Syariah) Kotabumi, Bank Muamalat, Btpn Syariah. Nasabah yang ada di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi terdiri dari berbagai kalangan seperti nasabah PNS, wiraswasta, masyarakat biasa yang menjadi nasabah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi. Hal tersebut diwujudkan dengan terus bertambahnya jumlah nasabah dan perluasan jaringan dengan menambah beberapa kantor cabang.

Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat terdapat berbagai produk dan jasa yang dapat digunakan oleh setiap nasabah. Namun, nasabah yang ada di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah itu di dominasi oleh nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan profesi Guru bersertifikasi.

(20)

Per Desember 2018 jumlah nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi kantor Pusat sebanyak 3.012 nasabah. Dari jumlah nasabah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi terdapat lebih banyak nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi nasabah di BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat lebih dari 50%

yaitu sebesar 60% dari jumlah nasabah yang ada dan 40% nasabah bukan Pegawai Negeri Sipil. Jadi nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 1.807 nasabah dan non Pegawai Negeri Sipil sebesar 1.205 nasabah5. Dari data yang di tuliskan dapat dilihat bahwa nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu lebih banyak dibandingkan dengan nasabah masyarakat biasa atau non Pegawai Negeri Sipil.

Selain dari lebih banyaknya nasabah Pegawai Negeri Sipil di bandingkan nasabah non Pegawai Negeri Sipil yang ada di BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat. Hampir semua nasabah pegawai negeri sipil yang menjadi nasabah di BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat mempunyai tabungan di bank konvensional. Walaupun mereka mempunyai tabungan di bank konvensional.Tapi mereka lebih memilih bank syariah untuk melakukan pembiayaan dan juga menabung untuk jangka panjang.

Di Lampung utara banyaknya Pegawai Negeri Sipil tahun 2017 yaitu 3.623 laki-laki dan 5.263 wanita dengan total 8.886 .6

5Hasil Wawancara dengan Bapak Tommy Ardiansyah selaku Manajer Marketing Bank BPRS Kotabumi pada tanggal 25 Februari 2019.

6 Badan Pusat Statistik Lampung Utara, https: //www.coursehero.com/file/35446193/

Kabupaten-Lampung-Utara-Dalam-Angka-2018pdf/diakses pada Februari 2019

(21)

5

Peneliti melakukan wawancara kepada Manajer Marketing Bank Syariah bahwasannya Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi memberikan kualitas yang sangat baik dan mempermudah para nasabah yang akan melakukan investasi pada BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat. BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat memiliki ragam produk sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai prinsip syariah serta proses yang mudah bagi nasabah pegawai negeri sipil yang akan melakukan pembiayaan.7 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi menjangkau semua lapisan masyarakat dan mampu bersaing dengan bank-bank lainnya. Selain dari berbagai macam produk yang sesuai kebutuhan, lokasi bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi mudah dijangkau dengan berbagai kendaraan umum serta lokasi parkir yang luas.

Peneliti melakukan wawancara nasabah Bank Syariah bahwasannya nasabah tertarik dalam memilih perbankan syariah dikarenakan terdapat beberapa produk yang ada pada BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat sesuai dengan kebutuhan masyarakat seperti Ijarah Multijasa, dalam ijarah multijasa menyewakan jasa yang bersifat konsumsi seperti untuk keperluan biaya pendidikan, biaya kesehatan, dan lain-lain, tidak ada unsur riba serta proses untuk nasabah bersertifikasi juga sangat mudah serta lokasi kantor bank tersebut mudah dijangkau.8

7Hasil Wawancara dengan Bapak Tommy Ardiansyah selaku Manajer Marketing Bank BPRS Kotabumi pada tanggal 25 Februari 2019.

8 Hasil Wawancara dengan nasabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Pada 25 Februari 2019

(22)

Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dapat dipahami bahwa masyarakat mempunyai ketertarikan kepada perbankan syariah khususnya Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi ini dikarenakan terdapat berbagai produk yang ditawarkan oleh pihak Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi sesuai dengan kebutuhan, tidak ada unsur riba dan transaksinya sesuai dengan prinsip perbankan syariah serta lokasi yang strategis sehingga masyarakat tertarik untuk menjadi nasabah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat.

Berdasarkan uraian hasil wawancara dapat diketahui bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi masyarakat menjadi nasabah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi adalah produk yang ada sesuai kebutuhan masyarakat serta lokasi dan kemudahan dalam transaksinya.

Berdasarkan pemaparan pemaparan yang telah diuraikan di atas maka topik ini menarik untuk dibahas. Demikian maka penulis akan membahasnya lebih lanjut dalam skripsi yang berjudul “Faktor yang Mempengaruhi Nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Memilih Bank Syariah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat”.

B. Pertanyaan Penelitian

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka pertanyaan penelitiannya adalah faktor faktor apakah yang mempengaruhi nasabah Pegawai Negeri Sispil (PNS) dalam memilih bank syariah.

(23)

7

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi nasabah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam memilih Bank Syariah pada Kantor Pusat PT. BPRS Syariah Kotabumi.

2. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Bagi Peneliti, penelitian ini mampu memberikan pengetahuan tentang faktor apa saja yang mempengaruhi nasabah PNS dalam memilih bank syariah.

b. Bagi Akademis, hasilpenelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan perbandingan untuk menambah pengetahuan khususnya bagi pihak-pihak yang tertarik pada masalah yang dibahas untuk diteliti lebih lanjut.

c. Bagi Bank Syariah (PT. BPR Syariah Kotabumi), sebagai sarana informasi untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi nasabah PNS dalam memilih bank syariah.

d. Bagi pembaca, sebagai sarana informasi untuk menambah pengetahuan khususnya pengetahuan mengenai Bank Syariah.

(24)

D. Penelitian Relevan

Penelitian relevan merupakan penjelasan singkat mengenai penelitian terdahulu (prior research) yang berisi tentang uraian persoalan yang akan dikaji. Adapun setelah melakukan pengkajian pustaka, penulis menemukan beberapa penelitian yang hampir sama dan relevan diantaranya:

1. Skripsi yang berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Nasabah Memilih Bank Syariah Di Kecamatan Ciputat”yang di tullis oleh Yeyen Fitriyani NIM 1110015000039 Universitas Islam Negeri (Uin) Syarif Hidayatullah Jakarta, skripsi ini membahas mengenai analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah memilih bank syariah.

Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berisi tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Nasabah Memilih Bank Syariah Di Kecamatan Ciputat adal faktor pribadi dan psikologi. Merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan nasabah memilih bank syariah dengan eigenvalue sebesar 36,254 %. Faktor ini terdiri dari faktor usia, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadiandan konsep diri, motivasi, persepsi, proses belajar, keyakinan dan sikap. Faktor kedua yaitu faktor budaya dan sosial dengan eigenvalue sebesar 14,037%. Faktor ini terdiri dari budaya, sub budaya, kelas sosial, kelompok acuan, keluarga, peran dan status. Faktor ketiga yaitu factor pemasaran dengan eigenvalue sebesar 11,872%. Faktor ini terdiri dari

(25)

9

produk bank, promosi, pemasaran yang dilakukan pihak bank, dan perhitungan bagi hasil yang jelas.

Hasil dari penelitian ini adalah faktor pribadi dan psikologi. Merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan nasabah memilih bank syariah.9

2. Skripsi yang berjudul “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Nasabah Menabung Di Bank Syariah (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar” yang di tulis oleh Uniyanti NIM 90100114037 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang memengaruhi minat nasabah menabung di bank syariah.

Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berisi tentang Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Nasabah Menabung Di Bank Syariah (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. faktor-faktor yang memengaruhi minat nasabah menabung di bank syariah adalah religiusitas, pendapatan/uang, informasi produk bank syariah.

hasil dari penelitian ini adalah pendapatan/uang saku dan informasi produk bank syariah dan yang paling besar pengaruhnya terhadap minat menabung di bank syariah adalah pendapatan/uang saku.10

9Yeyen Fitriyani, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Nasabah Memilih Bank Syariah Di Kecamatan Ciputat”, Skripsi, (Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri (Uin) Syarif Hidayatullah Jakarta), 2016.

(26)

1. Skripsi yang berjudul “Analisis Faktor Faktor Yang Memengaruhi Masyarakat Menjadi Nasabah Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada Bank Syariah Metro Madani)” yang ditulis oleh Neti Tunggal Dwi Lestari NPM.1288664 Insisus Agama Islam Negeri Metro (IAIN METRO), skripsi ini membahas mengenai analisis faktor faktor yang memengaruhi masyarakat menjadi nasabah pada bank syariah.

Penelitian ini berisi tentang Faktor Faktor Yang Memengaruhi Masyarakat Menjadi Nasabah Pada Bank Syariah. bank syariah metro madani mempunyai berbagai macam produk yang dibutuhkan oleh masyarakat berbagai kalangan kota metro dan sekitarnya, lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Hasil dari penelitian ini adalah produk yang di tawarkan sesuai kebutuhan dan pelayanan yang diberikan cukup baik serta tempat yang strategis membuat masyarakat tertarik untuk menjadi nasabah bank Syariah.11

Berdasarkan ketiga penelitian relevan di atas, peneliti dapat memberikan penjelasan terkait dengan perbedaannya dengan permasalahan yang diteliti saat ini. Beberapa hal yang membedakan penelitian ini yaitu studi kasus, pokok bahasan, serta lebih spesifik terhadap nasabah PNS yang ada di bank syariah tersebut.

10Uniyanti. “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Nasabah Menabung Di Bank Syariah”, Skripsi, (Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar) 2018

11Neti Tunggal Dewi Lestari, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Menjadi Nasabah Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada Bank Syariah Metro Madani)”, Skripsi, (Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Syari’ah Dan Ekonomi Islam Iain Metro) 2017.

(27)

BAB II

LANDASAN TEORI

A. Minat

1. Pengertian Minat

Minat adalah suatu kecenderungan seseorang untuk memberikan perhatian dan bertindak terhadap orang lain, aktivitas atau situasi yang menjadi objek dari minat tersebut dengan disertai perasaan senang. Dalam batasam tersebut terkandung suatu pengertian bahwa di dalam minat adalah pemusatan perhatian suatu subjek, ada usaha (untuk mendekati/

mengetahui/ memiliki/ menguasai/ berhubungan) dari subjek yang dilakukan dengan perasaan senang ada daya penarik dari objek.1

Menurut Wijaya, minat adalah mediator pengaruh berbagai faktor- faktor motivasional yang berdampak pada suatu perilaku yang juga menunjukan seberapa keras seseorang berani mencoba, seberapa besar upaya yang direncanakan oleh seseorang untuk dilakukannya, dan paling dekat dengan perilaku selanjutnya.2

Dari pengertian di atas dapat peneliti simpulkan bahwa minat adalah dorongan yang berasal dari dalam diri seseorang yang menyebabkan perasaan suka atau tertarik terhadap sesuatu.

1Abdul RahmaShaleh dan Muhbib abdul Wahab, Psikologi Suatu Pengantar ( Dalam Perspektif Islam), (Jakarta: Kencana, 2004), 262-263.

2Yenny Pratiwi dan I Made Wardana, ”E-jurnal Manajemen Unud”, Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Minat Berwirausaha MahasiswaFakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, (Bali: Fakultas Ekonomin dan Bisnis Unud), Vol.5, 224.

(28)

2. Indikator-Indikator Minat Nasabah

Indikator-indikator minat nasabah (konsumen) adalah sebagai berikut:3

a. Minat transaksional, Yaitu kecenderungan konsumen atau nasabah untuk menggunakan produk atau jasa.

b. Minat referensial, Merupakan kecenderungan konsumen atau nasabah mereferensikan atau menginformasikan produk atau jasa kepada orang lain.

c. Minat Prefensial, Yaitu minat yang menggambarkan perilaku konsumen atau nasabah yang memiliki minat utama pada produk atau jasa tersebut.

d. Minat eksploratif, Yaitu minat yang menggambarkan perilaku konsumen yang selalu mencari informasi lain mengenai produk dan jasa yang diminati sehingga tahu sifat-sifat yang terdapat dalam produk atau jasa tersebut.

B. Nasabah (Konsumen) 1. Pengertian Nasabah

Arti nasabah pada lembaga perbankan sangat penting, karena itu Bank harus dapat menarik nasabah sebanyak-banyaknya agar dana yang terkumpul dari nasabah tersebut dapat diputar oleh Bank yang nantinya disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan Bank.

3 Yuliana Siti Chotifah, “Peningkatan Minat Menabung Di Bank Syariah Melalui Program Office Channeling”, (PT. Nugraha Sentosa Surakarta), Jurnal Of Finance And Islamic Banking, - Volume. 1, Nomor. 1, 2018, 67-68

(29)

13

Nasabah adalah setiap orang yang datang ke bank untuk bertrnsaksi, setiap orang yang menelpon ke bank yang mendapatkan informasi dan setiap orang (teman sejawat) yang ada di kantor (satu bagian, bagian lain, atau cabang lain). Pepatah pemasaran mengatakan nasabah adalah raja, maka ia wajib dilayani dengan tulus dan ikhlas.4

Dari sumber di atas dapat penulis simpulkan bahwa Nasabah adalah orang atau masyarakat yang memakai hasil produk yang disediakan oleh perusahaan jasa seperti Bank dan memiliki rekening tabungan yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk melakukan transaksi penyaluran simpan pinjam atau penyaluran dan penghimpunan dana kepada lembaga keuangan atau biasa disebut Bank.

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Nasabah

Perilaku konsumen sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang ada baik yang ada di luar diri manusia dan faktor-faktor yang ada dalam manusia (internal).

a. Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor faktor yang berasal dari lingkungan eksternal (luar) individu.

1) Faktor Sosial

Faktor sosial adalah suatu faktor yang memiliki pengaruh terhadap perubahan selera dan kebutuhan masyarakat. Faktor sosial ini terdiri dari kelompok referensi, keluarga, peran dan status.

4Muhammad, Manajemen Bank Syariah, (Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2005), 225

(30)

Kelompok referensi adalah kelompok yang memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku konsumen tersebut.5

2) Pelayanan

Telah kita ketahui bahwa dalam memberikan pelayanan seorang pegawai bank atau lembaga keuangan lainnya dengan nasabah diperlukan etika yang baik, sehingga kedua belah pihak baik nasabah maupun pegawai dapat saling menghargai. Hasil yang diperoleh bank atau lembaga keuangan lainnya atas pelayanan jasa bank syariah yaitu berupa fee dan komisi.6

Apabila pelayanan yang diberikan kepada nasabah baik maka akan membuat banyak nasabah akan menjadi tertarik untuk menggunakan jasa jasa dari lembaga keuangan tersebut.

3) Product (Produk)

Produk adalah suatu kumpulan atribut fisik, psikis, jasa, dan simbolik yang dibuat untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan.Sebuah produk terdiri atas atribu-atribut baik yang berwujud (Tangible), maupun tidak berwujud (Intangible), termasuk kemasan, warna, harga, kualitas, dan merek ditambah jasa layanan dari penjual dan reputasi.Dengan

5Ibid, 11

6Ismail, Perbankan Syariah, ( Jakarta: Prenada Media Group, 2005), 53

(31)

15

demikian, sebuah produk dapat berbentuk barang, tempat, orang, atau gagasan.7

Keputusan-keputusan tentang produk ini mencakup penentuan bentuk penawaran produk secara fisik bagi produk barang, merek yang akan ditawarkan atau ditempelkan pada produk tersebut, fitur yang ditawarkan di dalam produk tersebut, pembungkus, garansi, dan servis sesudah penjualan (after sales service). Pengembangan produk dapat dilakukan setelah menganalisa kebutuhan dari keinginan pasarnya yang di dapat setelah menganalisa kebutuhan dari keinginan pasarnya yang didapat salah satunya engan riset pasar.

4) Price (Harga)

Pada setiap produk atau jasa yang ditawarkan, bagian pemasaran dapat menentukan harga pokok dan harga jual suatu produk. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam suatu penetapan harga antara lain biaya, keuntungan, harga yang ditetapkan oleh pesaing dan perubahan keinginan pasar.

Kebijaksanaan harga ini menyangkut mark-up (berapa tingkat persentase kenaikan harga atau tingkat keuntungan yang diinginkan), mark-down (bebrapa tingkat persentase penurunan harga), potongan harga termasuk berbagai macam bentuk dan besaran persentasenya, bundling (penjualan produk secara

7Ari Setyaningrum, Jusuf Udaya & Efendi, Prinsp-prinsip Pemasaran, (Yogyakarta:

Andi Offset, 2015), 87

(32)

paket), harga pada waktu-waktu tertentu, komisi yang diterima marketing, dan metode penetapan harga lainnya yang diinginkan oleh perusahaan terkait dengan kebijaksanaan strategi pemasaran.8

5) Promotions (Promosi)

Promosi merupakan komponen yang dipakai untuk memberi tahukan dan mempengaruhi pasar bagi produk perusahaan, sehingga pasar dapat mengetahui tentang produk yang diproduksi oleh perusaan tersebut.Adapun kegiatan yang termasuk dalam aktivitas promosi adalah periklanan, personal selling, promosi penjualan, dan publisitas.Tujuan yang diharapkan dari promosi adalah konsumen dapat menegtahui tentang produk tersebut dan pada akhirnya memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan tersebut.

6) Place (Tempat/lokasi)

Place (tempat) sebagai elemen dalam marketing mix dapat diartikan sebagai distribusi dan tempat usaha yang menentukan keberhasilan strategi pemasaran secara efektif.9 Yang harus diperhatikan dalam keputusan mengenai tempat

8 Nur Rianto Al Arif, Dasar-Dasar Pemasaran Perbankan Syariah, (Bandung: Alfabeta, 2012), 15

9 Nur Asnawi, Pemasaran Syariah: Teori, Filosofi, dan Isu-isu Kontemporer, (Depok:

Rajawali Press, 2017), 166

(33)

17

yaitu:10 Sistem transportasi perusahaan, Sistem penyimpanan dan Pemilihan saluran distribusi.

Termasuk dalam sistem transportasi antara lain keputusan tentang pemilihan alat transporatasi, penentuan jadwal pengiriman, rute yang harus ditempuh dan seterusnya.

Dalam sistem penyimapanan, harus menentukan letak gedung baik untuk penyimpanan bahan baku maupun lokasi untuk penyimapanan barang jadi, jenis perlatan yang digunakan untuk mengenai material maupun peralatan lainnya.

Bagi Perbankan pemilihan lokasi atau tempat sangat penting, dalam menentukan lokasi pembukaan kantor cabang atau kantor kas termasuk peletakan mesin ATM, bank harus mengidentifikasi sasaran pasar yang dituju berikut yang sesuai dengan core business dari perusahaan.

b. Faktor Internal

Faktor internal dalam menentukan memilih bank syariah dipengaruhi oleh faktor internal yaitu faktor psikologi yang memberikan pengaruh terhadap setiap individu atau nasabah dalam memberikan keputusan.

1) Motivasi

Setiap manusia pasti memiliki motivasi dalam hidup mereka.

Menurut Schiffman-Kanuk,Motivasi adalah dorongan dalam diri

10 Nur Rianto Al Arif, Dasar-dasar Pemasaran Perbankan Syariah, (Bandung: Alfabeta, 2012), 16

(34)

individu yang memaksa mereka untuk bertindak, yang timbul akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi.Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan.11

Motivasi ini menjadi alasan berprilaku, dimana seseorang membeli sesuatu produk karena untuk memenuhi kebutuhan.

2) Keyakinan dan Sikap

Melalui beertindak belajar, orang mendapatkan keyakinan dan sikap.Keduanya mempengaruhi pembeli.Keyakianan dapat membentuk citra produk dan merek.Konsumen yang merasa suka dan bersikap positif terhadap produk cenderung memiliki keinginan yang kuat untuk memilih dan membeli produk yang disukainya. Sebaliknya jika konsumen bersikap negatife terhadap suatu produk akan memperhitungkan produk tersebut sebagai pilihan pembelian, bahkan tidak jarang akan menyampaikan ketidaksukaan kepada kerabat,teman dan bahkan tetangga.12

3) Kepribadian

Kepribadian adalah perbedaan seseorang dengan orang lain, sikap seseorang yang berkelanjutan dan kepribadian yang dimiliki seseorang bisa berubah. Kepribadian dapat digunakan untuk

11Mulyadi Nitisusatro, Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Kewirausaahaan, (Bandung: CV.Alfabeta, 2013), 70

12Vinna Sri Yuniarti, Perilaku Konsumen Teori dan Praktik, (Bandung: Pustaka Setia, 2015), 217

(35)

19

menganalisis perilaku konsumen untuk produk dan pemilihan jasa tertentu.13

4) Pembelajaran

Pembelajaran meliputi perubahan perilaku konsumen yang timbul dari pengalaman. Pembelajaran dihasilkan melalui perpaduan antara pendorong (drives), rangsangan, isyarat bertindak, tanggapan, dan penguatan.14

Menurut Schiffman-Kanuk, Pembelajaran adalah sebuah proses untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman. Dengan hasil pengetahuan dan pengalaman ini akan memberikan bekal untuk bertindak dimasa datang jika menghadapi situasi yang sama.15

C. Manajemen Pemasaran Perbankan Syariah

Dalam melakukan suatu pemasaran itu sangat erat kaitannya dengan target pencapaian kinerja yang akan dicapai oleh sebuah perusahaan jasa atau perdagangan.16 Untuk mencapai target pemasaran yang optimal maka harus menentukan terlebih dahulu konsep-konsep pemasaran. Inti dari konsep pemasaran yaitu:

13Philip Kotler dan Gary Amstrong, Prinsip-prinsip Pemasaran, Bob Sabran (Jakarta:

Erlangga, 2008), h.171.

14Donni Juni Priansa, Perilaku Konsumen Dalam Persaingan Bisnis Kontemporer, (Bandung: Alfabeta, 2017), 82.

15Mulyadi Nitisusatro, Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Kewirausaahaan, (CV.Alfabeta: Bamdung, 2013), 70

16Nilam Sari, “Manajemen Marketting (Pemasaran) Produk Jasa Keuangan Perbankan Dalam Perspektif Islam”, (Banda Aceh: Fakultas Syariah), Vol. XIV No.2, 2012, 208

(36)

1. Segmentasi

Segmentasi pasar adalah konsep pokok yang mendasari strategi pemasaran perusahaan dan alokasi sumber daya yang harus dilakukan dalam rangka mengimplementasikan proses pemasaran. Tujuan dari segmentasi pasar adalah untuk menghemat usaha-usaha pemasaran dengan menitik beratkan kepada pembeli yang berminat tinggi untuk membeli.Selain itu segmentasi dilakukan untuk menghubungkan antara kebutuhan dengan tindakan.

Segmentasi pasar pada intinya membagi potensi pasar menjadi bagian bagian tertentu.

a) Faktor Demografis, seperti: berdasarkan kelas ekonomi dan pendidikan serta pekerjaan ser.

b) Faktor geografis, seperti: daerah sejuk, pantai, kota atau desa.

2. Targeting

Targeting adalah kegiatan memilah dan menilai satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Tujuan adanya targeting dalam proses pemasaran untuk mengenali potensi nasabah dan keinginan nasabah secara tepat agar mereka dapat menerima produk perbankan syariah serta memberikan kepuasan pada nasbah (Konsumen).

Terdapat beberapa kriteria dari segmen yang akan menjadi target pasar perusahaan. Yakni, size, growth.Kalau dilihat dari size, apakah pasar sasaran yang telah dipilih itu cukup besar dan menguntungkan bagi

(37)

21

perusahaan ataukah tidak, Jika dilihat dari growth, apakah pasar sasaran yang diplih merupakan pasar yang tumbuh ataukah tidak.

3. Positioning

Positioning adalah tindakan merancang produk dan citra perusahaan supaya tercipta kesan atau tempat khusus dan unik dalam sasaran pasar yang dituju sehingga di persepsikan lebih unggul dari para pesaingnya. Selain itu, positioning juga bertujuan untuk menempatkan merek dalam pikiran konsumen untuk memaksimalkan manfaat potensial bagi perusahaan.Seperti dalam produk-produk perbankan syariah yang memiliki keunikan sendiriuntuk dapat dijual dan diterima oleh masyarakat, salah satunya proses bagi hasil ketika nasabah menempatkan dananya di perbankan syariah.

Pada perusahaan syariah, membangun positioning yang kuat dan positif sangatlah penting, karena dalam membangun positioning berarti membangun kepercayaan konsumen.Membangun kepercayaan konsumen berarti menunjukkan komitmen bahwa perusahaan syariah itu menawarkan sesuatu yang lebih jika dibandingkan dengan perusahaan non-syariah.17

17 Aprilia Kinasih Putri Ramadhani ” Penerapan Strategic Marketing Pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Jemur Handayani Surabaya” (Departemen Ekonomi Syariah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis ) juenal JESTT Vol. 1 No. 12 Desember 2014, 866

(38)

A. Jenis dan Sifat Penelitian 1. Jenis Penelitian

Jenis dari penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan disuatu tempat yang dipilih sebagai lokasi dan objek penelitian.1 Penelitian ini dilakukan di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat, Lampung Utara.

2. Sifat Penelitian

Sifat penelitian yang ada adalah deskriptif kualitatif menurut Sumadi Suryabrata menyatakan bahwa penelitian deskriptif merupakansuatu penelitian yang bermaksud mengadakan pemeriksaan dan pengukuran-pengukuran terhadap gejala tertentu.2 Berdasarkan penjelasan di atas, penelitian deskriptif kualitatif dalam penulisan skripsi ini adalah mendeskripsikan atau mengggambarkan fenomena mengenai faktor yang mempengaruhi nasabah Pegawai Negeri Sipil dalam memilih bank syariah.

1 Abdurrahmat Fathoni, Metodologi Penelitian Dan Teknik Penyusunan Skripsi, (Jakarta:

PT Rineka Cipta, 2006), 96

2Ibid., 97

(39)

23

B. Sumber Data

Menurut Suharsimi Arikunto, yang dimaksud dengan sumber data dalam penelituan adalah subyek dari mana data diperoleh.3Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua sumber data, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.

1. Sumber Data Primer

Sumber data primer adalah sumber yang diperoleh peneliti dari sumber asli.4 Sumber data ini merupakan sumber pertama dimana sebuah data yang dihasilkan dari wawancara antara penyusun dan orang-orang yang meliputi subjek penelitian.Sumber data primer dalam penelitian ini adalah bapak Tommy Kurniawan selaku Manager Marketing dan 7 orang nasabah Pegawai Negeri Sipil yang ada di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat.

Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel oleh peneliti adalah Snowball Sampling.Penggunaan teknik snowball sampling dikarenakan jumlah nasabah pegawai negeri sipil sebanyak 1.856 nasabah, Snowball Sampling atau sampling bola salju merupakan teknik pengambilan sampel sumber data, yang pada awalnya jumlah sedikit, lama lama menjadi besar. Hal ini dilakukan karena dari jumlah sumber data yang sedikit belum mampu memberikan data yang lengkap dan pasti, maka mencari orang lain lagi yang dapat digunakan sebagai sumber data.

3 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), 129

4 Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam Pendekatan Kuantitatif, (Jakarta:

Rajawali Pers, 2008), 103

(40)

Dengan demikian jumlah sampel sumber data akan menjadi semakin lebih besar, seperti bola saju yang mennggelinding, lama-lama menjadi besar.5 2. Sumber Data Sekunder

Sumber data sekunder digunakan untuk melengkapi data primer.Sumber data sekunder adalah sumber data yang diperoleh melalui buku-buku pustaka, dokumen-dikumen yang merupakan hasil penelitian dan hasil laporan.6Peneliti menggunakan sumber data sekunder dengan merujuk pada buku-buku dan jurnal yang berkaitan dengan nasabah, faktor yang mempengaruhi nasabah (Konsumen) yaitu buku dari Mulyadi Nitisusastro dengan judul Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Kewirausahaan, Donni Juni Priansa dengan judul Perilaku Konsumen Dalam Persaingan Bisnis Kontemporer dan buku Bank Syariah seperti buku Bank Syariah Teori, Praktik Dan Kritik dari Ahmad Dahlan, dan lain-lain juga sumber informasi lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini.

C. Teknik Pengumpulan Data

Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi.

1. Wawancara

Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu.

Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara

5 Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis, (Bandung: Alfabeta, 2012), 392

6 Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian, (Bandung: CV.Pustaka Setia, 2008), 93

(41)

25

(interviewer) yang mengajukanpertanyaan dan terwawancara (interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.7

Wawancara yang peneliti gunakan adalah wawancara bebas terpimpin. Wawancara bebas terpimpin, wawancara bebas terpimpin dilaksanakan secara bebas, tapi kebebasan ini tidak terlepas dari pokok permasalahan yang akan ditanyakan kepada responden dan telah disiapkan sebelumnya oleh pewawancara.8 Adapun responden yang akan diwawancarai dalam penelitian ini adalah bapak Tommy Kurniawan selaku Manajer Marketing serta 7 orang Nasabah yang ada di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat Di Kabupaten Lampung Utara.

2. Dokumentasi

Dokumentasi yaitu mencari data yang tersedia dalam bentuk surat- surat, catatan harian, kenangan-kenangan, laporan dan sebagainya.9 Sumber informasi dokumentasi pada dasarnya adalah segala macam bentuk sumber informasi yang berhubungan dengan objek dalam penelitian. Metode dokumentasi yang digunakan berupa foto-foto objek yang ada serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan faktor yang mempengaruhi minat nasabah Pegawai Negeri Sipil dalam memilih Bank Syariah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat.

7 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013), 186

8Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Social Dan Ekonomi, (Jakarta: Kencana Persada Media Group, 2013), 133

9Ibid.,154.

(42)

D. Teknis Analisis Data

Teknik analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah untuk dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain.10

Peneliti merumuskan kesimpulan akhir dengan menggunakan metode berfikir induktif, yaitu suatu cara berfikir yang berangkat dari fakta-fakta yang khusus, menuju kesimpulan yang bersifat umum, tetapi dari data atau fakta khusus didasarkan pengamatan dilapangan atau pengalaman empiris di susun, diolah, dan dikaji, kemudian ditarik maknanya dalam bentuk penyatan atau kesimpulan yang berifat umum.11 Dari teknik analisist tersebut, penulis mencoba menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah dalam memilih bank syariah. Kemudian diambil kesimpulan umum tentang apa faktor yang mempengaruhi nasabah dalam memiilih bank syariah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Kantor Pusat.

10 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta 2014), h.244

11 Nana Sudjana, Tuntunn Penyusunan Karya Ilmiiah, (Bandung: Sinar Biru, 2011), 7.

(43)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Profil Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPR Syariah Kotabumi)

1. Sejarah Berdirinya Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPR Syariah Kotabumi)

PT. BPR Syariah Kotabumi merupakan bentuk Investasi penanaman modal oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam Bentuk Badan Usaha Milik Daerah dibidang jasa perbankan. BUMD ini mulai beroperasi pada tanggal 29 Juli 2008 diresmikan oleh Gubernur Lampung yang pada saat itu dijabat oleh Drs. Syamsurya Ryacudu dengan modal sebesar Rp. 15.000.000.000,- (Lima belas milyar rupiah) dari jumlah modal dasar tersebut, modal yang sudah disetor kepada PT. BPR Syariah Kotabumi per desember 2017 adalah sebesar Rp. 10.525.000.000,- (Sepuluh milyar lima ratus dua puluh lima juta rupiah) berdasarkan persentase kepemilikan saham tahun 2018, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara merupakan Pemilik Saham Pengendali (PSP) karena memiliki 99,76% dari total seluruh saham PT. BPR Syariah Kotabumi.

Setelah sembilan tahun beroperasi, PT. BPR Syariah Kotabumi semakin maju dan berkembang. Berdasarkan data yang ada bahwa perseroan berhasil menghimpun dana masyarakat dari berbagai kalangan masyarakat yang berada di Provinsi Lampung, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bangka Belitung. Produk yang menjadi andalan untuk

(44)

menghimpun dana adalah produk Deposito dengan bagi hasil yang sangat tinggi.40

Penandatanganan Prasasti Peresmian PT. BPR Syariah Kotabumi pada 29 Juli 2008 oleh Bapak Drs. Syamsurya Ryacudu didampingi oleh Bapak H. Hairi Fasyah dan Pemimpin Bank Indonesia Bandar Lampung, Bapak Dahlan.

Melaksanakan Kegiatan Operasional berdasarkan surat perizinan:

1. Peraturan daerah nomor 2 tahun 2007 tentang perusahaan daerah bank perkreditan rakyat syariah (PD. BPRS) Kotabumi.

2. Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor : 10/50/KEP.GBI/DpG/2008 Tentang Pemberian Izin Usaha PD.

BPR Syariah Kotabumi.

3. Peraturan daerah No. 7 tahun 2009 tenntang perubahan peraturan daerah kabupaten lampung utara nomor 2 tahun 2007 tentang perusahaan daerah bank perkreditan rakyat syariah (PD. BPRS) Kotabumi.

4. Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor : 13/6/KEP.PBI/2011 tanggal 29 November 2011 Tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha PD. Bank Perkreditan Rakyat Syariah Kotabumi menjadi PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi.

40 Dokumentasi Pt. BPR Syariah Kotabumi, Jl. Soekarno Hatta No. 181/45 Tanjung Harapan Kotabumi Lampung Utara

(45)

29

Kantor pusat PT. BPR Syariah Kotabumi saat ini terletak di JL.

Soekarno Hatta No. 181 Kotabumi Lampung Utara. PT. BPR Syariah Kotabumi memiliki dua kantor cabang yaitu Kantor Cabang Bandar Lampung yang terletak di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No. 25D Gedong Meneng dan Kantor Cabang Panaragan yang terletak di Jl.

Brawijaya Panaragan Tulang Bawang Barat. Selain itu PT. BPR Syariah Kotabumi juga memiliki kantor kas yaitu Kantor Kas Bukit Kemuning yang terletak di Jl. Sumber Jaya Lingkungan 4 No. 33 Bukit Kemuning.

Tabel 4.1

Profil PT. BPR Syariah Kotabumi

No Indikator Keterangan

1 Nama Perusahaan PT. BPR Syariah Kotabumi 2 Mulai Berdiri 29 Juli 2008

3 Alamat Jl. Soekarno Hatta No. 181 Kotabumi Lampung Utara

4 Pemegang Saham 1. Pemerintah Kab. Lampung Utara 99,76%

2. Koperasi Serai Serumpun 0,24%

5 Dewan Komisaris 1. Zainul Arifin (KomisarisUtama) 2. Tohir Hasyim (Komisaris Anggota)

6 DPS Zainal Abidin

7 Direksi 1. Amrullah (Direktur Utama) 2. Reka Yani (Direktur)

(46)

2. Visi dan Misi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPR Syariah Kotabumi)

1. Visi

Menjadi Bank Syariah yang dapat berdaya saing serta berpartisipasi dalam membangun daerah untuk menuju kemakmuran dan kesejahteraan Umat.

2. Misi

Berpartisipasi dalam membangun daerah, memberikan pelayanan dan jasa perbankan dengan menggunakan prinsip-prinsip Syariah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

a. Mengajak seluruh masyarakat untuk menghindari praktik pelepas uang (rentenir).

b. Mengajak masyarakat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan (Ukhuwwah Islamiah) Meningkatkan taraf ekonomi serta mengajak mereka untuk bersama mengembangkan sistem ekonomi Islam untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera.

(47)

31

3. Struktur Organisasi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPRSyariah Kotabumi) Gambar 4.1

Struktur Organisasi BPR Syariah Kotabumi

Kepala Cabang

STRUKTUR ORGANISASI PT. BPR SYARIAH KOTABUMI

Manajer Marketing RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

Manajer Operasional Kepala Kantor Kas

Adm Pembiayaan

Teller

Customer Service

Acount Officer

Satpam

Penata Ruang Customer Service

Satpam

Penata Ruang Acount Officer

Legal Officer

Adm Pembiayaan

Funding Officer

DIREKSI DEWAN KOMISARIS

Dewan Pengawas Syariah

SPI/Audit Internal

Teller

Customer Service

Accounting

Pelaporan/IT Manajer Operasional

Acount Offcer

Legal Officer

Funding Officer

Remedial Manajer Umum & SDM

Sekeretariat

Satpam

Penata Ruang

Driver Teller

(48)

4. Prestasi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi (PT. BPR Syariah Kotabumi)

Setelah mulai beroperasi pada 29 Juli 2008, hingga saat ini Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi telah banyak mendapatkan sejumah prestasi ataupun penghargaan. Adapun penghargaan yang telah diraih oleh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi yaitu:

1. Penghargaan Infobank tahun 2016 2. Penghargaan Infobank tahun 2017

3. Penghargaan BPR terbaik di Indonesia tahun 2017 4. Penghargaan TOP CEO BUMD tahun 2017

5. Penghargaan TOP BUMD BPRS Kotabumi tahun 2017 6. Penghargaaan TOP Pembina BUMD tahun 2017 7. Penghargaan Infobank tahun 2018

8. Penghargaan Sales Marketing No.1 tahun 2019 9. Penghargaan TOP BUMD tahun 2019

10. Penghargaan BUMD Terbaik tahun 2019

B. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pegawai Negeri Sipil Menjadi Nasabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi

Ketertarikan seseoraang pada suatu produk, jasa ataupun suatu lembaga bahkan perbankan dipengaruhi minat dan berbagai macam faktor lainnya.

Minat merupakan dorongan kuat bagi seseorang yang timbul dari dalam diri untuk melakukan segala sesuatu untuk mewujudkan suatu pencapaian dari sebuah tujuan dan cita-cita yang menjadi keinginan.

(49)

33

Minat yang besar pada suatu hal merupakan modal yang besar untuk membangkitkan semangat untuk melakukan tindakan yang diminati. Minat adalah sebuah motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu yang yang mereka inginkan dan mereka bebas memilih. Setiap minat akan memberikan kepuasan pada kebutuhan. Minat dipengerahui oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang dimaksud seperti motivasi, kepribadian sikap dan keyakinan serta pembelajaran. Sedangkan yang dimaksud denngan faktor eksternal seperti sosial, pelayanan, produk, harga, promosi, dan lokasi.

Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah pegawai negeri sipil dalam memilih bank syariah maka peneliti melakukan wawancara kepada bapak Tomy Kurniawan selaku manager marketing dan 7 nasabah Pegawai Negeri Sipil di BPR Syariah Kotabumi.

Berdasarkan wawancara dengan Bapak Tomy Kurniawan selaku Manager Marketing dari BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat ada beberapa faktor yang mempengaruhi para Pegawai Negeri Sipil memilih BPR Syariah Kotabumi. Faktor yang pertama adalah Bank BPR Syariah Kotabumi merupakan lembaga keuangan yang menjalankan operasionalnya berdasarkan prinsip syariah.41

Selanjutnya, pelayanan yang dilakukan BPR Syariah Kotabumi cukup baik dan memuaskan yaitu dengan memberikan pelayanan kepada nasabah dengan pengetahuan dan keramahan karyawan sehingga dapat menimbulkan

41Wawancara dengan Bapak Tommy Kurniawan selaku Manajer Marketing Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Pada tanggal 14 Oktober 2019

(50)

kepercayaan dan keyakinan dari nasabah untuk menggunakan jasa dan produk yang ada.

Selanjutnya, faktor place (lokasi) BPR Syariah Kotabumi yang strategis memberikan pengaruh kepada Pegawai Negeri Sipil untuk menjadi nasabah di bank tersebut. Lokasi kantor BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat mudah dijangkau dengan kendaraan umum, bis, angkot dan lain –lain, lalu untuk lahan parkir juga luas serta nyaman dan bersih.

Selanjutnya, jika dilihat dari faktor promosi, promosi yang dilakukan BPR Syariah Kotabumi dengan cara membuat brosur, mengiklankan lewat surat kabar, lewat radio serta media elektronik lainnya kepada masyarakat.

Menurut Bapak Tomy Kurniawan selaku Manager Marketing dari BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat, adanya produk yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan serta menguntungkan bagi para nasabah Pegawai Negeri Sipil membuat mereka tertarik menjadi nasabah.42

Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak Bank BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat untuk mempertahankan nasabah adalah memberikan pelayanan terbaik dan juga menjaga kepercayaan nasabah dengan cara memberikan apa yang para nasabah butuhkan dan menyediakan berbagai produk yang menarik.

Selain untuk mempertahankan nasabah, BPR Syariah Kotabumi juga melakukan strategi pemasaran untuk menarik minat konsumen / nasabah.

Menurut Bapak Tommy Kurniawan selaku Manajer Marketing di Bank

42Wawancara dengan Bapak Tommy Kurniawan selaku Manajer Marketing Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi Pada tanggal 14 Oktober 2019

(51)

35

Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi strategi pemasaran yang dilakukan oleh BPR Syariah Kotabumi dalam menarik dan mempertahankan nasabah adalah :

1. Untuk menarik nasabah maka lokasi BPR Syariah Kotabumi Kotabumi itu strategis dengan membuka Kantor pusat PT. BPR Syariah Kotabumi saat ini terletak di JL. Soekarno Hatta No. 181 Kotabumi Lampung Utara. PT. BPR Syariah Kotabumi memiliki dua kantor cabang dan memiliki satu kantor kas.

2. Selain itu BPR Syariah Kotabumi juga mempunyai segmentasi pasar yang di tuju yaitu dari kalangan Pegawai Negeri Sipil dan masyarakat umum. Karena bank tersebut adalah milik pemerintah daerah, maka banyak pegawai Negeri Sipil yang menjadi nasabah.

3. Di BPR Syariah Kotabumi mensosialisasikan dirinya sebagai mitra bisnis yang amanah dan maslahah, memposisikan dirinya sebagai lembaga keuangan yang tugas pokoknya mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat. Sehingga Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi merupakan solusi terbaik untuk memberikan berbagai pelayanan dan fasilitas produk dan jasa perbankan dengan menggunakan sistem bagi hasil, proses cepat dan praktis.

Pada BPR Syariah Kotabumi terdapat banyak produk yang sesuai dengan kebutuhan para PNS seperti produk tabungan, deposito dan

(52)

pembiayaan. Pembiayaan yang paling banyak digunakan oleh para PNS adalah Pembiayaan multijasa karena sesuai dengan kebutuhan para PNS.

Menurut ibu Ninik selaku Pegawai Negeri Sipil dan nasabah, umur 55 tahun masyarakat Gedung Jaya faktor yang mempengaruhi ibu N dalam memilih bank syariah karena faktor price (harga) dalam transaksi tabungan itu tidak ada potongan setiap bulannya.

Ibu Ninik mengatakan bahwa dia memilih menggunakan BPR Syariah Kotabumi karena jika menabung di Bank Syariah itu tidak ada potongan setiap bulannya.43

Selain dari faktor harga, faktor lain yang membuat ibu Ninik menjadi nasabah dari bank syariah adalah saran dari keluarga untuk menggunakan layanan produk dan jasa yang ada di bank syariah. Menurut keluarganya yaitu kakaknya yang telah jadi nasabah selama lebih dari 2 tahun di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi, jika menabung tidak ada potongan tiap bulannya jadi dapat digunakan sebagai tabungan jangka panjang.

Selain itu faktor lain yang mempengaruhi ibu Ninik dalam memilih menabung di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi adalah keinginan dari diri ibu Ninik sendiri untuk menyimpan sebagian dari penghasilannya untuk keperluan yang akan datang seperti sekolah anaknya yang hendak kuliah nantinya.

Berdasarkan wawancara dengan ibu Dewi selaku Pegawai Negeri Sipil dan nasabah, umur 34 masyarakat Trimodadi, menyatakan bahwa

43Wawancara dengan Ibu Ninik selaku Pegawai Negeri Sipil dan Nasabah Dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah pada tanggal 18 Oktober 2019

(53)

37

Ketertarikan ibu Dewi kepada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi karena rekomendasi dari tempat saya bekerja yang sudah menjalin kerja sama dengan BPR Syariah Kotabumi Kantor Pusat.44 Ibu Dewi menyatakan bahwa ibu Dewi hendak melakukan pembiayaan dan baru akan mendaftar menjadi nasabah BPR Syariah.

Menurut ibu Maratus selaku Pegawai Negeri Sipil, umur 34 masyarakat Kebon Empat yang menjadi nasabah dari Bank Syariah, Faktor yang mempengaruhi ibu Maratus menggunakan layanan dan jasa yang ada di Bank Syariah adalah faktor motivasi. Ibu Maratus termotivasi menggunakan layanan di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah kotabumi karena dalam transaksinya menggunakan prinsip-prinsip syariah sehingga tidak ada unsur riba dalam transaksi yang digunakan. Dalam wawancara ibu Mar’atus mengatakan bahwa ibu Maratus berharap jika saya menggunakan layanan yangada di bank syariah maka saya akan mendapat keberkahan karena jauh dari unsur riba45

Ibu Maratus berharap jika dia menabung atau melakukan pembiayaan maka harta tersebut akan digunakan dengan jalan yang baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Selain faktor motivasi faktor lain yang mempengaruhi ibu Maratus dalam memilih bank syariah adalah faktor lokasi.

Rumah ibu Maratus yang dekat dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah kotabumi membuat dirinya memilih bank syariah tersebut.

44Wawancara dengan Ibu Dewi Selaku Pegawai Negeri Sipil dan Nasabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi pada tanggal 21 Oktober 2019

45Wawancara dengan Ibu Mar’atus selaku Pegawai Negeri Sipil dan Nasabah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kotabumi pada tanggal 21 Oktober 2019

Gambar

FOTO PENELITIAN
Foto kantor Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kantor Pusat

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas ROA Bank BNI Syariah Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel

Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah berdasarkan penelitian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank BRI Syariah Kota Metro adalah

produk pembiayaan yang diberikan oleh pihak bank sudah jelas dan rinci sehingga dapat dipahami oleh bapak soleh dan ibu iis.70 Berdasarkan hasil dari wawancara dengan beberapa nasabah

Faktor terjadinya pembiayaan bermasalah pada produk ijarah multijasa pada BPRS Rajasa yaitu kurang cermatnya pihak bank dalam menganalisis prinsip pemberian pembiayaan calon nasabah,

Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah berdasarkan penelitian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank BRI Syariah Kota Metro adalah

Pemasaran yang telah dilakukan selama ini oleh ibu-ibu PKH desa Sidomulyo dari awal berdirinya usaha tiwul instan ini dengan cara dipromosikan pada sebuah acara-acara di desa Sidomulyo

Maka menurut Desy Purwanti implementasi Akad qard dalam rangka rahn dan ijarah pada Pembiayaan Gadai Emas di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Purwokerto tidak diperbolehkan

Setelah itu, tidak ada penyerahan bukti transaksi pembelian barang kepada bank karena langsung digunakan untuk kegiatan usaha anggota nasabah.30 Mengenai proses pembiayaan tanggung