• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi Pendidikan Islam di IAIN Jember 2017/2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Skripsi Pendidikan Islam di IAIN Jember 2017/2018"

Copied!
134
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar.4. Dengan adanya kewajiban bercadar pada saat proses pembelajaran, bagaimana dengan interaksi edukatif yang terjadi antara siswi bercadar dengan pendidik dan siswa lainnya, tentunya dalam berinteraksi dengan orang lain, siswi bercadar sedikit berbeda dengan siswa perempuan. siswi yang tidak bercadar.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan untuk memperkaya referensi dan literatur terkait dengan dunia pendidikan dan juga dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya untuk mengembangkan kajian interaksi pendidikan siswi berjilbab. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang interaksi pendidikan siswi bercadar di MTs Al-Ishlah Jenggawah-Jember, dan semoga bermanfaat untuk wawasan keilmuan dalam dunia pendidikan Islam.

Definisi Istilah

Warga madrasah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bersekolah dengan tujuan tertentu. Jadi yang dimaksud dengan interaksi pedagogi antara siswi bercadar dengan warga madrasah adalah interaksi antara guru dan siswa yang memakai penutup mata atau sebagian wajahnya sehingga hanya matanya yang terlihat dan interaksi antara siswa dengan siswa lain dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk mencapai tujuan. tujuan pedagogis.

Sistematika Pembahasan

17 Syaiful Bahri Djamarah Guru dan siswa dalam interaksi pedagogi (Jakarta: PT. 2) Interaksi pembelajaran antara siswa dengan siswa lainnya. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa interaksi pedagogi adalah hubungan antara guru dan siswa dalam pembelajaran.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Persamaannya adalah Ani Zakiyah menyelidiki pola interaksi antara guru dan siswa dan salah satu fokus penelitian yang akan dilakukan adalah menyelidiki interaksi pendidikan antara guru dan siswa. Bedanya, Sakinah Alkaf H.F hanya menyelidiki interaksi pendidikan yang dilakukan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam, sedangkan penelitian yang akan peneliti lakukan menyelidiki interaksi pendidikan dalam kegiatan belajar mengajar.

Kajian Teori

“Interaksi edukatif adalah hubungan antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dimana guru menjelaskan materi pelajaran dan siswa menerima bahan pelajaran.”67. Dalam hal interaksi pendidikan, ada interaksi antara guru dengan siswa dan interaksi antara siswa dengan siswa lainnya. Guru dan siswa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pendidikan, khususnya dalam suatu proses belajar mengajar.

Ketika siswa memahami materi yang dijelaskan, maka pada saat belajar mengajar pasti akan bertanya-tanya. “Ketika siswa memahami materi yang dijelaskan, maka dalam belajar mengajar pasti akan bertanya-tanya.” Selain itu terkadang guru juga memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum materi pelajaran agar siswa dapat memahaminya.

Guru dan siswa merupakan dua sosok manusia yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan.

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, menurut Bogdan dan Taylor dalam buku Lexy Moleong, kualitatif adalah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, gambar dan bukan angka-angka, dimana data diperoleh dari orang-orang dan keluarganya. perilaku dapat diamati.47 Data yang berasal dari naskah, wawancara, catatan, kerja lapangan, dokumentasi dideskripsikan sehingga dapat memberikan kejelasan mengenai situasi atau kenyataan. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan sifat sesuatu yang terjadi pada saat penelitian itu dilakukan dan menyelidiki sebab-sebab gejala tertentu.48.

Lokasi Penelitian

Dalam menentukan informan dalam penelitian ini digunakan cara yang bersifat purposive, yaitu mengambil informan dengan pertimbangan tertentu, sehingga dipilihlah orang-orang yang dianggap paling mengetahui data penelitian yang diinginkan.50 Tujuan penggunaan teknik purposive adalah untuk memperoleh informasi dari lebih banyak responden yang terkait dengan permasalahan tersebut. menginvestigasi. Subyek penelitian ini adalah orang-orang yang dianggap dapat membantu dalam mengumpulkan informasi dan lebih memahami keadaan pada saat penelitian, dan yang menjadi informan adalah: Teknik pengumpulan data merupakan langkah paling strategis dalam penelitian, karena langkah utama dalam penelitian ini adalah: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data, tanpa mengetahui teknik pengumpulan data maka tidak akan diperoleh data yang sesuai dengan standar data yang telah ditetapkan.

Dokumentasi adalah cara mencari data yang diperlukan melalui data variabel berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, agenda, dan lain-lain.53 Sukmadinata menjelaskan bahwa dokumentasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan menganalisis dokumen, baik dokumen tertulis. . ,. Gambar interaksi pedagogik guru dengan siswi bercadar dan interaksi pedagogi siswi bercadar dengan lawan jenis di MTs Al-Ishlah Jenggawah-Jember.

Analisis Data

Jumlah data yang diperoleh dari lapangan cukup banyak sehingga harus dicatat secara cermat dan rinci. Untuk itu perlu dilakukan analisis data secara langsung melalui reduksi data.Reduksi data artinya merangkum, memilih pokok-pokok, memusatkan perhatian pada hal-hal yang penting, mencari tema dan pola serta membuang data yang sudah tidak diperlukan lagi. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat berupa uraian singkat, grafik, hubungan antar kategori dan sejenisnya.

Menurut Miles dan Huberman, metode penyajian data yang paling umum digunakan dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif. Miles dan Huberman mencatat bahwa kesimpulan awal masih tentatif dan akan berubah kecuali ditemukan bukti kuat yang mendukungnya nanti.

Keabsahan Data

Temuan dapat berupa gambaran atau gambaran suatu benda yang sebelumnya redup atau gelap, sehingga menjadi jelas setelah diperiksa. Untuk menguji kredibilitas data, dilakukan dengan cara mengecek data yang diperoleh dari berbagai sumber.61 Misalnya untuk memperoleh data interaksi pendidikan siswi bercadar, peneliti melakukan wawancara dengan guru dan mengeceknya dengan hasil wawancara. dengan direktur sekolah dan siswa. Kemudian ketiga data tersebut dideskripsikan dan dikategorikan, mana pandangan yang sama, mana pandangan yang berbeda.

Triangulasi teknis dilakukan dengan cara memeriksa data dari sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Data yang diperoleh melalui wawancara kemudian dicek ulang dengan observasi dan dokumentasi.62 Misalnya data interaksi pendidikan diuji melalui wawancara kemudian dicek ulang dengan observasi dan dokumentasi.

Tahap-tahap Penelitian

Selanjutnya peneliti akan mendeskripsikan interaksi pedagogik antara siswi bercadar di MTs Al-Ishlah Jenggawah-Jember tahun pelajaran 2017/2018. Selain itu guru terkadang juga memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum materi pelajaran agar siswa memahaminya.” 68. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan kelompok dibentuk oleh guru, karena jika siswa memilih sendiri, mereka hanya akan memilih teman yang pintar.

Selain itu terkadang guru juga memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum materi pelajaran agar siswa dapat memahaminya.” 80. Interaksi pendidikan siswi bercadar dengan lawan jenis di MTs Al-Ishlah Jenggawah Jember Tahun Pelajaran 2017/2018.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA

Gambaran Obyek Penelitian

Dalam proses belajar mengajar terkadang guru tidak hanya sekedar menjelaskan saja, namun terdapat diskusi dimana siswa membentuk kelompok kemudian mempresentasikan hasil diskusi kelompok tersebut di depan kelas. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa di MTs Al-Ishlah terdapat siswa laki-laki dan perempuan. Tanya jawab memungkinkan terjadinya komunikasi atau interaksi secara langsung, karena terjadi dialog antara siswa dengan siswa lain dalam waktu yang bersamaan.

Pembentukan kelompok belajar dimaksudkan untuk mengaktifkan siswa, dan dalam kelompok belajar tersebut juga terjadi interaksi edukatif antara siswa dengan siswa lainnya. Biasanya di kelas ada siswa yang mengantuk atau berbicara sendiri, sebenarnya faktor apa yang menyebabkan hal tersebut.

Gambar  diatas  memperlihatkan  bahwasannya  dalam  proses pembelajaran  juga  perlu  menggunakan  media  yang  lain  dengan  tujuan  agar
Gambar diatas memperlihatkan bahwasannya dalam proses pembelajaran juga perlu menggunakan media yang lain dengan tujuan agar

Penyajian Data dan Analisis Data

Pembahasan Temuan

Berdasarkan data yang diperoleh, temuan dalam diskusi ini akan mengungkap interaksi pendidikan siswi bercadar di MTs Al-Ishlah Jenggawah – Jember tahun ajaran 2017/2018. Penataan kelas merupakan suatu hal penting yang harus dilakukan oleh seorang guru dengan tujuan agar suasana kelas kondusif dan siswa siap menerima pelajaran dengan tujuan agar memahami dan memahami materi yang disampaikan siswa dapat menjadi tujuan pendidikan. bisa menjadi. tercapai.89. Menjadi guru berdasarkan tuntutan pekerjaan adalah suatu perbuatan yang mudah, namun menjadi guru berdasarkan panggilan jiwa atau bimbingan hati nurani tidaklah mudah karena pengabdian kepada peserta didik menjadi lebih diperlukan karena adanya tuntutan pekerjaan. dan orientasi material.90.

Siswa juga sebaiknya dibagi menjadi beberapa kelompok belajar karena siswa tidak selalu belajar secara individu dalam kegiatan pembelajaran interaktif. Interaksi pendidikan siswi bercadar di MT Al-Ishlah Jenggawah-Jember Tahun Pelajaran-Jember merupakan hasil penelitian saya sendiri, kecuali bagian yang dirujuk sumbernya.

PENUTUP

Kesimpulan

Interaksi edukatif antara guru dengan siswa bercadar atau siswa bercadar dengan guru, disini adalah interaksi edukatif yang terjadi antara guru dengan siswa, menyiapkan kelas atau mengkondisikan kelas agar kondusif, menjelaskan mata pelajaran melalui ceramah. atau cerita, mengarahkan tanya jawab, dilanjutkan dengan diskusi dan kemudian memaparkan hasil diskusi. siswi bercadar menjaga etika atau tata cara berinteraksi dengan guru, karena siswi bercadar memakai jilbab agar mengikuti syariat islam tentang tata cara berinteraksi dengan guru, maka dalam hal ini mereka sangat menjaga silaturahmi. di depan guru. Interaksi edukatif siswa perempuan bercadar dengan lawan jenis, disini antara guru dengan siswa laki-laki dan siswa perempuan bercadar jarang sekali berinteraksi atau berkomunikasi karena apa yang sudah menjadi aturan guru bahwa siswa perempuan bercadar harus dipisahkan dengan siswa laki-laki di kelasnya, padahal memang begitu, mereka pernah bertemu satu kali yaitu pada hari sabtu, saat mereka sedang mendapat nasehat dari gurunya dan juga pada saat peringatan hari besar islam, namun urung.

Saran-saran

Implementasi Interaksi Pedagogis Dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Jember Tahun Pelajaran 2012/2013. Merumuskan Kembali Pola Interaksi Pedagogis antara Guru dan Siswa dalam Kitab Ta'limul Muta'allim (Inkuiri Kritis Menggunakan Pendekatan Belajar Mengajar Kontekstual). Sejauh ini, apa saja tantangan kurikulum dalam proses belajar mengajar siswi berjilbab?

Berdasarkan pengamatan guru, pelaksanaan diskusi dan tanya jawab apakah efektif jika dilakukan oleh siswi berniqab. Bagaimana tanggapan Anda terhadap pernyataan bahwa “santri yang memakai niqab memiliki kepribadian yang cenderung eksklusif (tertutup)”.

Gambar

Gambar  diatas  memperlihatkan  bahwasannya  dalam  proses pembelajaran  juga  perlu  menggunakan  media  yang  lain  dengan  tujuan  agar
Gambar diatas terlihat bahwasannya guru mengajukan pertanyaan kepada siswi bercadar dan didalam kegiatan tersebut terdapat sebuah interaksi timbal balik antara guru dan peserta didik
Gambar 4.3. proses pembentukan kelompok pada diskusi Dokumentasi Ana Alfiyah 22 Agustus 2018
Gambar 4.3 Siswa Dan Siswi Bercadar Berkumpul Menjadi Satu Tapi Tetap Dikasih Batas Atau Tirai Penghalang

Referensi

Dokumen terkait

Guru PAI disini selain sebagai pembina kegiatan keagamaan juga berperan sebagai contoh dan tauladan para peserta didiknya, untuk guru PAI yang laki-laki bertugas

Untuk membentuk karakter toleransi santriwati melalui panca jiwa yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari santriwati, dengan adanya kegiatan di pondok pesantren Baitul Arqom seperti

Manusia akan berusaha untuk menjalankan perintah agama yang dianutnya sebagai wujud dari usaha untuk memenuhi kebutuhan jiwanya, aktivitas keagamaan atau ibadah yang dimaksud adalah

Tabel 2.1 Persamaan dan perbedaan Penelitian Judul penelitian Nama Persamaan Perbedaan Mengantisipasi Radikalisme Agama Melalui Gerakan Pengajian Aswaja Di Perumahan

Ia mengatakan: “selain menggunakan metode ceramah dalam penyampaian materi kami juga memakai sistem hafalan mbak, setiap anak wajib menghafal nadhom beserta materi ilmu tajwid dalam

Dari hasil wawancara dengan Bapak Baisuni Selaku Kepala madrasah MA Mambaul Ulum Wonojati Jenggawah, adalah sebagai berikut: Rekrutmen dan seleksi dilakukan sesuai dengan yang

jika seorang karyawan itu tetap tidak baik dalam melayani, maka karyawan tersebut di keluarkan.82 Hal serupa peneliti dapat kepala sekolah yaitu bapak sugianto S,Pd Dalam pemutusan

Perumusan masalah harus disusun secara singkat, jelas, tegas, spesifik, operasional yang dituangkan dalam bentuk kalimat tanya.5 Masalah yang akan dikaji dari peneliti ini dapat