• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Repository IAIN Bengkulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - Repository IAIN Bengkulu"

Copied!
165
0
0

Teks penuh

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal dan meningkatkan pendapatan panti asuhan. Budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan perkebunan panti asuhan dan pendapatan anak panti asuhan3. Oleh karena itu, pengajaran budidaya ikan lele kepada anak-anak di Panti Asuhan Global Zaam-Zaam merupakan salah satu bentuk pemberdayaan siswa untuk mengenal dan mampu mempraktekkan budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam terpal.

Kelima kegiatan ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan program optimalisasi lahan guna meningkatkan pendapatan panti asuhan dengan membudidayakan ikan lele menggunakan kolam terpal di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global yang berlokasi di Jl. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah lahan dengan perkebunan yang belum optimal serta motivasi dan minat anak panti asuhan untuk belajar berwirausaha dengan beternak ikan lele menggunakan kolam kain.

Table d.1.1 Budidaya Ikan lele
Table d.1.1 Budidaya Ikan lele

PENDAHULUAN

  • Rumusan Masalah
  • Tujuan kegiatan
  • Luaran Yang Dicapai
  • Manfaat Penelitian
  • Sistematika Penulisan

Bagian pendahuluan memuat halaman sampul, halaman judul, halaman persetujuan pembimbing, halaman persetujuan, halaman motto dan pengabdian, halaman kata pengantar, halaman daftar isi, halaman daftar tabel, halaman daftar gambar, halaman lampiran dan daftar abstrak.

KAJIAN TEORI

Peningkatan Pendapatan

Panti Asuhan merupakan lembaga pendidikan untuk membentuk tumbuh kembang anak-anak yang tidak mempunyai keluarga atau tidak tinggal bersama keluarganya. Pada tahap ini diketahui masih banyak panti asuhan yang mempunyai kendala terkait biaya operasional dalam pemberian pengasuhan anak yatim, hal ini mungkin disebabkan karena masih sedikitnya panti asuhan yang mempunyai sumber pendapatan sendiri. Budidaya ikan lele menjadi salah satu solusi alternatif bagi anak-anak panti asuhan untuk menunjang penghasilannya secara mandiri. Selain budidayanya yang cukup mudah, kebutuhan ikan lele akan meningkat signifikan dari 22,5 kg per tahun pada tahun 2004 menjadi 28,28 kg per kapita pada tahun 2008 (BPS data, 2009).

Panti Asuhan Global Zaam-zaam merupakan salah satu panti asuhan yang memiliki lahan perkebunan cukup luas yang dapat dioptimalkan untuk pembuatan kolam lele terpal. Berbagai teknik budidaya ikan lele untuk mencapai hasil panen yang memuaskan yaitu budidaya kolam terpal.

Budidaya Ikan Lele

Jenis ikan lele lokal yang paling banyak ditemukan dan dibudidayakan adalah Clarias batrachus. Ikan lele sangkuriang (clarias gariepinus var. . sangkuriang) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Ciri khas ikan lele sangkuriang adalah mempunyai empat pasang duri yang terletak di sekitar mulutnya.

Benih ikan lele diangkut menggunakan plastik dan dimasukkan ke dalam karton atau peti agar tidak mudah pecah. Hindari pemberian pakan di bawah terik matahari, karena suhu yang tinggi dapat menurunkan nafsu makan ikan lele.

Media Kolam Terpal

Kolam terpal pada umumnya digunakan oleh para pembudi daya ikan hias, namun untuk pembudi daya ikan komersil sangat jarang digunakan, suhu pada kolam misalnya kolam terpal mudah dibuat, suhu pada kolam terpal lebih stabil dibandingkan dengan kolam semen (Trubus, September 2009). Dalam membuat kolam terpal, kita perlu mewaspadai jenis ikan yang hanya bisa hidup di air, dibandingkan dengan belut yang membutuhkan lumpur tebal dan bahan organik. 10 Diana Rachmawati dkk., “Manajemen Kualitas Air Media Budidaya Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus) Menggunakan Teknik Probiotik Pada Kolam Terpal di SMK Reksosari Kecamatan Suruh, Pakan Tambahan Buatan Juga Dapat Memaksimalkan Intensifikasi,” 12, Tanpa Perairan.

Kolam di atas tanah adalah kolam yang dibangun di atas permukaan tanah tanpa menggali atau membuat lubang pada permukaan tanah. Observasi awal, pada tahap ini kami melakukan wawancara kepada pengurus Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Jl.

Tabel A 1.1 Roodmap Pengabdian Masyarakat  No  Isi  Roodmap  (Peta
Tabel A 1.1 Roodmap Pengabdian Masyarakat No Isi Roodmap (Peta

Gambaran Obyek Penelitian

  • Identitas kelembagaan Panti
  • Sejarah Panti
  • Visi Misi Panti
  • Maksud dan Tujuan Panti
  • Program Pelayanan Panti
  • Sumber Pendanaan Panti
  • Fasilitas Panti
  • Kondisi Geografis
  • Struktur Panti

Mendidik anak bangsa yang kekurangan sumber daya dengan memberikan keterampilan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan iman dan Taqwa (Imtaq) serta pemberdayaan dengan menciptakan peluang usaha bagi orang tua anak asuh. Yayasan Abi Umii Dunia Indonesia International merupakan wadah pengembangan dan pelibatan masyarakat dalam membangun kesejahteraan sosial yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat di bidang sosial dan pendidikan. International World Sweet Potato Foundation didirikan secara kekeluargaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan banyak orang.

Sebagai wadah pemberian bantuan kepada fakir miskin, dhuafa, yatim piatu, yatim piatu dan anak terlantar yang dibentuk dalam pati pengasuhan. Hasil penelitian dan pembahasan mengenai pelayanan di panti asuhan difokuskan pada kebutuhan dasar, kebutuhan sosial spiritual, kebutuhan berprestasi dan kemandirian finansial. Ketersediaan sumber daya finansial tentunya menjadi faktor penentu keberlangsungan pelayanan di Panti Asuhan Global Zaam-Zam Kota Bengkulu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa panti asuhan pada umumnya hanya mempunyai sumber pendanaan dari sumbangan masyarakat dan sumber pendanaan melalui usaha seperti perkebunan kelapa sawit, budidaya ikan lele dan budidaya jamur tiram. Panti asuhan harus menyediakan fasilitas yang lengkap, memadai, sehat dan aman bagi anak asuh untuk menunjangnya. pelaksanaan perawatan. Jarak yang dapat ditempuh dari panti asuhan utama menuju panti asuhan perkebunan membutuhkan waktu sekitar 5 menit.

Gambar I.1.1 Lksa-Psaa Zaam-Zaam Global (sumber: struktur panti
Gambar I.1.1 Lksa-Psaa Zaam-Zaam Global (sumber: struktur panti

Temuan Hasil Kegiatan

Tujuan pemberian materi adalah agar anak-anak di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global dapat memantapkan pemahamannya terhadap materi budidaya ikan lele. Dalam sosialisasi terlihat anak-anak panti asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu sangat serius mengikuti kegiatan sosialisasi tentang budidaya ikan lele. Kendala yang ditemui pada saat proses kegiatan sosialisasi budidaya ikan lele adalah pada tahap sosialisasi kurang tertib sehingga anak-anak panti asuhan sulit untuk dikontrol.

Setelah melakukan proses konsultasi materi budidaya ikan lele, tahap selanjutnya adalah tahap praktek langsung di lapangan/area perkebunan Panti Asuhan Global Zaam-Zam di Bengkulu. Tujuan dari tahap pembuatan kolam ini adalah agar siswa lebih memahami cara membuat kolam ikan lele. Kegiatan pemantauan ini lebih terfokus pada pemeliharaan kolam yang diperlukan untuk kelangsungan budidaya ikan lele.

Mokolensang dan Lusia Manu, “Budidaya Ikan Lele (Clarias Gariepinus) dengan Sistem Bioflok Skala Rumah Tangga,” E-Jurnal Budidaya Perairan 9, no. Budidaya Ikan Lele (Clarias SP) Sistem Kolam Bioflok di Tanah Berongga Pokdakan-Sido Urep,” Jurnal Pengabdian Kepada Anda NegeRI 4, no. Tahapan budidaya ikan lele khususnya hingga mencapai ukuran konsumsi biasanya memerlukan waktu sekitar 2,5 bulan dengan pemberian pakan teratur .

Jalur pemasaran ikan lele sangat sederhana, dimana pembeli yang ingin membeli ikan lele secara retail dapat menuju ke lokasi kolam lele yaitu Panti Asuhan Global Zaam-Zam Lele di Bengkulu. Ikan lele tidak hanya dijual saja, namun juga menjadi makanan pokok anak-anak panti asuhan. Estimasi pendapatan dari penjualan ikan lele di tempat penjualan ikan lele tersebut sebesar 22.000/kg, pada tahap eksploitasi.

Pembahasan

Setelah melihat permasalahan di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Bengkulu Jl. Membantu budidaya jamur tiram putih untuk mendorong kewirausahaan di panti asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu. Bagaimana lahan tersebut dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan panti asuhan dengan beternak ikan lele menggunakan kolam terpal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di Panti Asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu.

Cara membantu budidaya jamur tiram putih untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di Panti Asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu. Tercapainya optimalisasi lahan dan pendapatan anak-anak panti asuhan dengan beternak lele menggunakan kolam karet untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di Panti Asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu 2. Tercapainya pendampingan budidaya jamur tiram putih untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di Bengkuluzaam Global.

3 Kegiatan pengumpulan donasi buku ini dapat menambah jumlah buku yang dibaca di Perpustakaan Mini Panti Asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu. Sumber dana tentunya sangat menentukan keberlangsungan pelayanan di Panti Asuhan Global Zaam-Zam di Bengkulu. Dalam hal ini pemberian materi pra pertunjukan dimaksudkan untuk menambah wawasan anak-anak Panti Asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu.

Pengumpulan donasi buku ini dilakukan untuk menambah referensi buku Perpustakaan Mini Global Panti Asuhan Zaam-Zam. Dilaksanakan pada tanggal 25 April 2021 pukul 09.00 WIB di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Jl. Saran bagi pengurus Panti Asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu agar terus mendorong kegiatan positif.

PENUTUP

Keterbatasan

Akses jalan menuju perkebunan panti asuhan sangat buruk sehingga anak-anak panti asuhan dapat berjalan kaki kapanpun mereka mau. Jumlah anak-anak panti asuhan yang mengikuti kegiatan masih sedikit karena keterbatasan usia karena ada pula yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah.

Saran

Budidaya Lele di Kolam Terpal Panti Asuhan Nurul Ikhsan Merawang Kabupaten Bangka.” Kegiatan yang bermanfaat secara sosial adalah kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tertentu dalam beberapa kegiatan tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun, termasuk pelaksanaan program “Pengembangan Kreativitas dan Kewirausahaan di Panti Asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu18. Berdasarkan hasil observasi awal Panti Asuhan Global Zaam-Zam Bengkulu menyimpulkan terdapat lahan perkebunan yang belum dimanfaatkan dengan baik dan maksimal.

Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, mahasiswa pengabdian kami menawarkan program kegiatan yang efektif dan berkelanjutan dengan tema program “Mengembangkan Kreativitas dan Kewirausahaan di Panti Asuhan Zaam-zaam Global Bengkulu”. Program diatas bertujuan untuk menunjang suksesnya tema pengabdian “Mengembangkan Kreativitas dan Kewirausahaan di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Bengkulu”. Panti Asuhan Zaam-Zaam Global terletak di Jl. Dengan program-program yang ditawarkan, hal ini akan menjamin anak-anak panti asuhan tersebut terpelihara di kemudian hari, khususnya anak-anak Panti Asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu yang berlokasi di Jl.

Saat ini Panti Asuhan Zaam-Zam Global Bengkulu mempunyai 52 anak asuh dengan rincian 27 orang menghuni panti asuhan dan 25 orang tinggal. Di Panti Asuhan Global Zaam-Zam ini, pendanaan berasal dari sumbangan masyarakat dan sebagian kecil dari perkebunan kelapa sawit. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Bengkulu yang berlokasi di Jl. Samsul Bahrun Rt. 01 Tidak. 28 Desa Bentiring, Kecamatan. Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

Dalam pelaksanaan edukasi budidaya ikan lele tidak terdapat kendala pada saat pelaksanaan kegiatan, namun upaya merangsang rasa ingin tahu anak-anak di Panti Asuhan Zaam-Zaam Global Bengkulu menjadi tantangan tersendiri pada saat penyampaian materi. Cara pemasaran ikan lele sangat sederhana, dimana pembeli yang ingin membeli ikan lele eceran bisa mendatangi lokasi kolam ikan lele yaitu Panti Asuhan Global Zaam-Zam di Bengkulu. Ikan lele tidak hanya dijual tetapi juga menjadi makanan utama anak-anak panti asuhan.26.

Kegiatan sosial (minggu keempat bulan keempat) Kegiatan sosial dilaksanakan di Panti Asuhan Global Zaam-Zam, kegiatan sosial seperti... menjaga kebersihan lingkungan sekitar panti atau didalam panti asuhan.

Gambar

Table d.1.1 Budidaya Ikan lele
Tabel A 1.1 Roodmap Pengabdian Masyarakat  No  Isi  Roodmap  (Peta
Tabel B.1.1 Jadwal Pelaksanaan kegiatan
Tabel C.1.1 Biaya kegiatan
+3

Referensi

Dokumen terkait

For a summary of his Australian work see George Tibbits, ‘John Grainger in Australia’, in Brian Allison ed., John Harry Grainger: Architect and civil engineer, University of