• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI SATRIANA NIM. 16.2100.012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI SATRIANA NIM. 16.2100.012"

Copied!
108
0
0

Teks penuh

Tingkat permintaan masyarakat terhadap riasan ini semakin tinggi seiring dengan perkembangan yang dilakukan oleh waria Indo Botting. 9 Tuti Bahfiarti, “Konsep Tata Rias Warna Dalam Pernikahan Adat Bugis (Ilmu Komunikasi Nonverbal)” (Skripsi Sarjana: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Makassar, 2010), hlm.7-8.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Sumiani, membahas tentang simbol dan makna Rias Pengatin Bugis Makassar, konsep kavitalisme dalam belaian dan konstruksi tubuh manusia. 17 Tuti Bahfiarti, “Konsep Warna Rias Dalam Pernikahan Adat Bugis (Ilmu Komunikasi Non Verbal)” (Skripsi: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Makassar, 2010), hal.

Tinjauan Teoritis

Teori Adat Mahslahah Mursalah

Yang dianggap akal sehat adalah mashlahah yang hakiki dan sejalan dengan tujuan syariat yang ada, baik berupa nash dari Al-Qur’an dan Sunnah, maupun ijmak para ulama terdahulu. Yang dianggap akal sehat adalah mashlahah yang benar dan sejalan dengan tujuan syariat yang ada, baik berupa teks Al-Qur’an dan Sunnah, maupun ijmak ulama terdahulu.

Adat atau Urf

Urf Aam, adalah 'urf yang disepakati oleh masyarakat di seluruh negeri, seperti mandi di kolam, dimana sebagian orang terkadang melihat aurat temannya dan akad istishna' (kerja). URF tipikal, yaitu „urf yang diketahui berlaku di negara, wilayah, atau kelompok tertentu, misalnya „urf yang berkaitan dengan perdagangan, pertanian dan sebagainya28.

Tinjauan Konseptual

Pergeseran nilai adalah suatu perubahan nilai yang terjadi dalam masyarakat yang menyebabkan adanya penyimpangan sosial yang semula dianggap buruk menjadi dianggap baik karena adanya pergeseran nilai tersebut. Sedangkan tradisi adalah adat istiadat yang terus menerus dilakukan dan diwariskan secara turun temurun, mulai dari zaman dahulu hingga saat ini. Tradisi adalah adat istiadat yang telah dilakukan sejak lama dan terus-menerus serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat mana pun hingga saat ini.

Tradisi biasanya dilakukan oleh negara, agama, waktu, budaya dan lain sebagainya, tradisi menjadi sesuatu yang diwariskan dari masa lalu hingga saat ini dan dapat juga diartikan bahwa tradisi merupakan warisan sosial yang mampu bertahan. bertahan hingga saat ini. Masyarakat Bugis atau dengan nama lain Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan, Masyarakat Bugis merupakan sekelompok masyarakat yang tergabung dalam suku Bugis di berbagai kerajaan klasik Bugis seperti Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng dan Rappang , Suku Bugis juga tersebar di beberapa kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai dan Barru. Perspektif Hukum Islam Terhadap Pergeseran Nilai Dadasa Pada Masyarakat Bugis Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang”, judul penelitian ini akan mengupas makna dan simbol yang terkandung dalam penggunaan dadasa yang merepresentasikan pergeseran nilai-nilai dadasa. dadasa yang dialami masyarakat Bugis modern, serta pandangan hukum Islam mengenai pergeseran nilai makna penggunaan dadasa pada masyarakat Bugis khususnya di kecamatan Lanrisang.

Bagan Kerangka Pikir

Istilah modern ini terutama ditujukan pada perubahan sistem kehidupan (dalam konteks yang lebih luas: peradaban), yaitu peradaban yang telah lama tercipta menjadi peradaban baru. MAKNA SIMBOLIS PENGGUNAAN DADASA DALAM MATA PERNIKAHAN TRADISIONAL MASYARAKAT BUGIS WILAYAH LANRISANG.

Jenis Penelitian

Metode deskriptif adalah suatu metode untuk menyelidiki keadaan sekelompok orang, suatu benda, sekumpulan kondisi, suatu sistem pemikiran atau suatu golongan peristiwa pada masa sekarang. Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk menciptakan tesis, gambaran atau lukisan yang faktual dan akurat mengenai fakta, ciri-ciri dan hubungan antar fenomena secara keseluruhan.

Pendekatan Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian .1 Lokasi Penelitian

Berdasarkan sejarahnya, Lanrisang dulunya merupakan sebuah pelabuhan (pelabuhan) yang cukup terkenal pada masanya, bahkan sering dikunjungi oleh para pedagang dari berbagai suku yang mencari rempah-rempah di Indonesia bagian timur. Pada masa pemerintahan Pawelloi yang bergelar datu Lanrisang (awal tahun 1700 M), dibangun lagi masjid di Kampong Lerang dekat Kandawarie, dengan menantunya Paamassangi (Petta Toa) yang juga sebagai penggagasnya. nama Saoraj yang terletak di sekitar Masjid Attaqwa. Sebuah Batu Mallepa (Lanrasang) diletakkan di depan Masjid Attaqwa lama yang digunakan sebagai tempat pelantikan dan pelantikan raja secara turun temurun menurut tata cara yang ditetapkan oleh penguasa adat yaitu pemberian payung, besi, arajang dan segala perlengkapannya, termasuk dayang-dayang, dayang-dayang, dan undangan dari kerajaan lain pada pembukaan.

Pada masa Fatimah yang bergelar Petta Lerang Arung Jampue berkuasa, As Syeck Muhammad Ali Afandi yang lebih dikenal dengan Puang Janggo, putra Syeck Muhammad Ali Bin Abdullah Afandi, menjadi Qadi (hakim agama Islam), meninggal di Jampue sekitar tahun 1815. Kepala Dinas Kebudayaan dan Seniman Pinrang Arham Razak baru-baru ini mengatakan di ruang kerjanya, batu mallepa itu masih ada di depan Masjid Attaqwa. 34; Pejabat terakhir yang dilantik di Batu Mallepa adalah Hamdan Latief BA pada tahun diangkat menjadi camat, ujarnya.

Fokus Penelitian

Jarak ibu kota Kecamatan Lanrisang dengan ibu kota Kabupaten Pinrang adalah 12 km melalui jalur darat dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat dalam waktu 20 menit. Kecamatan Lanrisang hanya berjarak 176,0 km dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan melalui jalur darat, dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan waktu tempuh 3,40 menit. Peneliti akan melakukan penelitian dalam waktu satu bulan, yang kegiatannya meliputi: pengajuan proposal penelitian, pengumpulan data, pengolahan data dan penyusunan hasil penelitian.

Jenis dan Sumber Data yang digunakan

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara merupakan suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi verbal melalui tatap muka, ngobrol dengan orang-orang yang dapat memberikan informasi mengenai permasalahan yang diteliti. Dalam penelitian yang akan dilakukan, data pokok sebenarnya akan diperoleh dari wawancara yang dilakukan kepada sumber data, mengingat urgensinya maka perlu diperhatikan agar data yang diperoleh benar-benar mewakili data yang diperlukan, tanpa menyita terlalu banyak data. banyak ruang waktu, peluang atau pertanyaan yang tidak menyentuh isi fokus penelitian. Wawancara adalah pengumpulan informasi dengan cara bertemu langsung dan melakukan tanya jawab antara penanya dan informan.

Informan adalah orang yang diyakini mempunyai dan memahami data, informasi atau fakta dari suatu objek penelitian42. Terkadang peneliti menggunakan wawancara disertai observasi untuk memperkuat keabsahan data yang diperoleh melalui informan (tokoh masyarakat, tokoh budaya, boting Indonesia dan tokoh agama) guna memperoleh informasi yang bermanfaat. Metode Dokumentasi yaitu pengumpulan data berupa dokumen untuk gambaran gaun pengantin adat di kota Parepare.

Teknik Analisis Data

Tata rias pengantin Bugis-Makassar ini berasal dari Kerajaan Luwu bagian utara, yang bermula dari bekas Kerajaan Gowa di bagian selatan. Suku Makassar mendiami wilayah Kabupaten Goa dan suku Bugis mendiami wilayah Kabupaten Wajo. Keunikan tata rias pengantin Bugis-Makassar terletak pada hiasan hitam di dahi yang disebut dadasa dan ini merupakan salah satu adat tata rias suku bugis. Dadasa adalah makna atau lambang tata rias pengantin Bugis dan Bugis Makassar yang berasal dari kerajaan Luwuk di utara yang berasal dari bekas kerajaan Gowa di selatan dari suku Makassar yang berada di wilayah kerajaan Gowa.

Dadasa merupakan lambang tata rias pengantin suku Bugis yang dikenakan oleh calon pengantin pada saat upacara dan dilanjutkan dengan resepsi serta penggunaan dadasa di Kecamatan Lanrisang masih diterapkan hingga saat ini, rata-rata calon pengantin masih memakainya karena kita sebagai orang Bugis. Suku tersebut khususnya masyarakat distrik Lanrisang mempercayai bentuk dadasa. Fungsi dari bunga teratai adalah melambangkan kesucian dan kaya akan manfaat, sehingga fungsi dari warna hitam adalah untuk menjadikan calon pengantin yang memakainya terlihat anggun dan menawan dari lekuk dada di kening, menambah aura. kecantikan, pengantin wanita. Artinya ciri khas kita sebagai orang Bugis ada pada tata rias pengantinnya yaitu dadasa, sanggul dan mahkota. Pak mengatakan hal yang sama. Madi, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Lanrisang yang mengetahui sedikit tentang tata rias versi Bugis dalam wawancara dengan Pak. Madi.

Dahulu tata rias pengantin masih sangat sederhana, setidaknya jika dilihat dari masa sekarang, karena pada masa itu alat dan bahan untuk tata rias belum dikenal seperti sekarang. Selain menambah kesan feminitas, bulu mata juga sangat penting khususnya untuk riasan pengantin, karena menambah keanggunan pada mata.

لقاذا

Mengenai adat istiadat yang dianggap ma'ruf, Ibnu Muqaffa sebagaimana dikutip oleh Muhammad Quraish Shihab menjelaskan dalam tafsirnya, yaitu:

رعمراطركنملاَعاشاذاواركنمَرَاصَفوَرعملا

اف

Pertama, Urf sahih merupakan adat istiadat yang diamalkan dalam masyarakat dan tidak bertentangan dengan prinsip hukum Islam yang terdapat dalam teks Al-Qur'an dan Sunnah. Kedua, Urf fasid, yaitu adat istiadat yang berlaku di masyarakat, namun adat istiadat tersebut bertentangan dengan ajaran syariat pada umumnya.60 Oleh karena itu, sepanjang adat istiadat masyarakat tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam, maka boleh digunakan. sebagai dasar peninjauan kembali keputusan hukum. Sederhananya, syariat tetap memberikan batasan terhadap nalar masyarakat sepanjang tidak bertentangan dengan syariat (ma lam yakhalif syar'an).

Jika Urf Fasid merupakan adat yang melanggar syariat, maka utf shahih merupakan adat yang tidak melanggar syariat sehingga masih digunakan dalam Islam. Urf otentik inilah yang memperkaya hukum Islam di seluruh dunia dengan kearifan lokalnya yang khas. Dengan cara ini adat tetap memperhatikan teks-teks Al-Qur'an dan Al-Hadits, sebaiknya tidak merusak seluruh aspek substansial dari teks tersebut. Karena masih ada sebagian naskah yang tidak dibatalkan, maka hal ini tidak disebut bertentangan dengan naskah tersebut karena masih ada sebagian yang tidak dibatalkan. Yakni berupa adat-istiadat yang shahih yang tidak bertentangan dengan usulan tekstual baik Al-Quran maupun Al-Hadits.62.

Kedudukan penggunaan dada dalam tata rias pengantin Bugis tidak bertentangan dengan syariat Islam, karena penggunaan dada dalam tata rias pengantin Bugis hanyalah sekedar hiasan yang menandakan kesucian, apalagi bahan yang digunakan untuk membuat dada terbuat dari bahan alami. dan cara pembuatannya juga dengan proses tradisional yaitu dibakar hingga hangus, kemudian ditumbuk hingga halus. Jadi dari bahannya sendiri menunjukkan tidak bertentangan dengan syariat Islam, apalagi di era modern ini, pengantin Bugis yang ingin berpenampilan dadasa bisa berhijab.

Gambar

Tabel 1 Luas wilayah Menurut Penggunanya

Referensi

Dokumen terkait

ﺛﺄﺗ ﯿ ﺮ ﻻﺎﺑ تﺪﺷ ﺎﺑ ﯽﺑوﺎﻨﺗ ﻦﯾﺮﻤﺗ دﺎﺣ HIIT نﺎﯿﺑ ﺮﺑ نژ ﺎﻫ ي FNDC5 و PGC-1α ﮥﻠﻀﻋ ﯽﻠﻌﻧ تر ﺎﻫ ي .ﺖﺳا ﯽﺘﺑﺎﯾد ﺮﻧ ﻖﯿﻘﺤﺗ شور ﺲﭘ حﺮﻃ ﺎﺑ ﯽﺑﺮﺠﺗ عﻮﻧ زا ﺮﺿﺎﺣ ﻖﯿﻘﺤﺗ شور .دﻮﺑ لﺮﺘﻨﮐ هوﺮﮔ ﺎﺑ