PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
22 Hal ini dibuktikan dengan kebijakan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogi guru agar hasil ujian siswa memuaskan dan meningkat setiap tahunnya. Selain itu juga diperkuat dengan hasil dokumentasi peneliti. Diketahui Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dengan kebijakan kepala madrasah untuk meningkatkan kompetensi pedagogi guru mampu meluluskan seluruh siswanya dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Bertemu. Kebijakan kepala madrasah memungkinkan guru menyusun rencana pembelajaran dan memberikan bimbingan berkelanjutan lainnya yang dilaksanakan oleh kepala madrasah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru.
Dengan melihat fakta terkait kompetensi pedagogik guru di atas kemudian menilai urgensi kebijakan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Kebijakan Kepala Madrasah dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogis Guru Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo".
Fokus Penelitian
Selain itu, kepala madrasah juga mengadakan lokakarya, pertemuan, mengawasi kunjungan kelas, memberikan bimbingan dalam menyusun RPP, bertanya, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Ada banyak kebijakan utama sekolah mengenai kompetensi yang harus dimiliki guru, antara lain kompetensi personal, profesional, pedagogik, dan sosial. Untuk menghindari kebingungan dalam penelitian mengenai empat kompetensi yang harus dimiliki guru, peneliti mengidentifikasi kebijakan kepala madrasah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru sebagai fokus penelitian.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Kebijakan Pokok Madrasah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Mendeskripsikan dan menganalisis implikasi kebijakan kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo.
Manfaat Penelitian
Dalam penelitian ini peneliti mencoba mendeskripsikan kebijakan kepala Madrasah dalam meningkatkan keterampilan mengajar para guru di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Hal inilah yang menjadi perhatian utama pimpinan madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Bentuk kebijakan madrasah induk dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo.
Selanjutnya untuk mengukur pemahaman siswa terhadap mata pelajaran tersebut, kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN PUSTAKA
Kajian Teori
- Kebijakan Pendidikan
- Kepala Madrasah
- Kompetensi Guru
- Kebijakan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan
- Implikasi Kebijakan Kepala Madrasah dalam
Kepala madrasah yang baik adalah kepala madrasah yang mampu mengelola sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, kepala madrasah harus mempunyai beberapa kewenangan, sebagai berikut: 56. Kepala madrasah sebagai manajer sangat bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kebijakan pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kepala Madrasah hendaknya memberikan petunjuk kepada guru mengenai pembuatan soal sebagai tolak ukur untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Pertama, penelitian yang dilakukan Jemingan dengan judul Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Peningkatan Kualitas Kompetensi Guru (Studi Kasus di MIN Bangunrejo Sukorejo Ponorogo). Sedangkan perbedaannya adalah penelitian-penelitian terdahulu lebih fokus pada peningkatan profesionalisme guru, sedangkan penelitian-penelitian saat ini lebih fokus pada kebijakan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru.120.
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Data dan Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Pengecekan Keabsahan Data
- Tahap Penelitian
Metode ini peneliti gunakan untuk memperoleh data mengenai kebijakan pimpinan madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Peneliti menggunakan teknik wawancara untuk mengumpulkan data mengenai kebijakan pengelola madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Bentuk Kebijakan Kepemimpinan Madrasah Untuk Peningkatan Kompetensi Pedagogis Pada Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Pedagogi Pada Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak.
Implementasi kebijakan utama Madrasah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Kompetensi pedagogik guru di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo. Disebutkannya, saat merancang pendidikan, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo menyuruh para guru mengumpulkan RPP di awal semester. Saat merancang pendidikan, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo menyuruh para guru mengumpulkan RPP di awal semester.
Untuk meningkatkan pemahaman guru tentang dasar-dasar pendidikan, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda, Mayak Tonatan. Setiap tahunnya Kepala Madresah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo mengundang para guru untuk mengikuti kegiatan PKG, proses pelaksanaannya dilakukan selama 1 tahun. Selain itu, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo mengajak para guru untuk mengikuti kompetisi guru berprestasi yang dianggap layak untuk didaftarkan.
Terkait dengan desain pembelajaran, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo menginstruksikan para guru untuk mengumpulkan RPP pada awal semester. Evaluasi hasil belajar kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo umumnya menggunakan metode evaluasi tes dan non tes.
TEMUAN PENELITIAN
Deskripsi Data Umum
- Sejarah MA Darul Huda Mayak
- Letak Geografis MA Darul Huda Mayak
- Visi dan Misi MA Darul Huda Mayak
- Target dan Tujuan MA Darul Huda Mayak
- Struktur Organisasi MA Darul Huda Mayak
- Keadaaan Guru dan Siswa MA Darul Huda Mayak
- Sarana dan Prasarana MA Darul Huda Mayak
Pondok Pesantren Darul Huda Mayak merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di wilayah provinsi Ponorogo. Madrasah Aliyah Darul Huda merupakan salah satu dari sekian banyak Madrasah Aliyah swasta di Ponorog yang berdiri pada tanggal 29 September 1989. Madrasah Aliyah Darul Huda juga mempunyai sistem Computer Aided Testing (CBT) untuk pelaksanaan ulangan harian, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. ujian. ., dan ujian madrasah setempat.
Selain itu, Madrasah Aliyah Darul Huda menjaga hubungan baik dengan berbagai organisasi eksternal, karena guru yang berpengalaman dapat dengan mudah mensosialisasikan hasil kerja madrasah tersebut. Madrasah Aliyah Darul Huda mempunyai lokasi yang sangat strategis karena terletak di tengah kota Ponorogo. Visi dan Misi Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan PonorogoVisi dan misi Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo adalah sebagai berikut: 3.
Sasaran dan tujuan Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo adalah sebagai berikut: 4. Guru Madrasah Aliyah Darul Huda mempunyai kualitas yang baik dengan standar kualifikasi yang telah menyelesaikan pendidikan setara Pendidikan D4/SI. Tak hanya itu, Madrasah Aliyah Darul Huda Duru berlatar belakang lulusan residen Islam Salaf di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta mengajar sesuai mata pelajaran yang diampunya, sehingga dapat dinilai memiliki kompetensi pedagogik yang cukup.
Di Madrasah Aliyah Darul Huda jumlah guru yang berijazah S1 sebanyak 102 orang, berijazah S2 sebanyak 14 orang dan belum bersertifikat sebanyak 13 orang. Jumlah sumber daya manusia tenaga pendidik Madrasah Aliyah Darul Huda sebanyak 128 orang, terdiri dari 121 orang tenaga pengajar yang mempunyai tugas sesuai kompetensi dan keahliannya serta 8 orang sebagai tenaga pengajar.6 b.
Deskripsi Data Khusus
- Bentuk Kebijakan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan
- Pelaksanaan Kebijakan Kepala Madrasah dalam
- Implikasi Kebijakan Kepala Madrasah dalam
Untuk memahami siswa, kepala madrasah mengundang guru untuk mengikuti workshop, pertemuan dan hiburan. Dapat disimpulkan bahwa Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dalam memahami siswanya telah menetapkan kebijakan yaitu melibatkan guru dalam workshop, rapat dan seminar, serta mengajukan pertanyaan dengan tujuan mendidik guru agar memahami apa yang dimaksud dengan siswa. diperlukan. siswa untuk memahaminya. Selain itu, pembelajaran audiovisual memastikan siswa lebih fokus pada materi pembelajaran yang ditawarkan.
Pemasangan LCD proyektor menjadikan pembelajaran lebih kondusif karena perhatian siswa lebih terfokus. Evaluasi hasil belajar siswa dilakukan dalam dua bentuk, yaitu tes dan non tes. Betul gan, di Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo ada dua bentuk penilaian hasil belajar siswa yaitu berupa tes dan non tes.
Keberhasilan Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dalam mencetak siswa berprestasi dibuktikan dengan meraih Juara 1 Lomba Kaligrafi, Juara 1 Lomba Tenis Meja, Juara 1 Lomba Catur, Juara 2 Lomba Bulu Tangkis dan masih banyak lagi. Untuk memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki siswa dapat dilakukan dengan mengikuti kegiatan EKSMADHA. Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo telah menetapkan agar setiap siswa menyalurkan bakat dan minatnya melalui kegiatan EKSMADHA yang berlangsung setiap hari Sabtu mulai pukul 10.00 s/d.
Mengingat Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo merupakan salah satu madrasah yang menampung siswa terbanyak, sehingga jika ingin mendapatkan siswa unggul akan mudah membandingkannya dengan madrasah lain. Dapat disimpulkan bahwa kebijakan Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo adalah dengan melibatkan berbagai potensi yang dimiliki siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler berupa kegiatan EKSMADHA yang diselenggarakan setiap hari Sabtu mulai pukul 10.00 hingga pukul 10.00, hingga pukul 10.00. direalisasikan. 12.00. Harapannya, siswa dapat mengatur waktunya dengan baik antara mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran yang berlangsung di kelas.
Berdasarkan data yang tersaji di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dilakukan dengan berbagai kegiatan agar guru belajar dari siswa untuk mampu. kelola dengan baik.
Pembahasan
Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Zainal Abidin dan Sutrisno mengenai bentuk kebijakan kepala sekolah dari sudut pandang mikro berupa PKG, bahwa kepala sekolah harus melibatkan guru dalam mengikuti PKG. 78 Untuk bentuk kebijakan berupa PPG, menurut yang disampaikan Hanifa Zulfitra, kepala madrasah harus melibatkan guru dalam mengikuti PPG79. 84 Bentuk kebijakan berupa bertanya ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Fahrunrosa bahwa pimpinan madrasah hendaknya memberikan bimbingan kepada guru dalam mengajukan pertanyaan.
85 Bentuk kebijakan berupa kegiatan kompetisi guru berprestasi ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh R. R Aliyyah dan kawan-kawan bahwa kepala madrasah sebaiknya mengikutsertakan guru untuk mengikuti kompetisi guru berprestasi. 88 Bentuk kebijakan berupa penilaian pembelajaran sesuai dengan apa yang disampaikan Syamsul Kurniawan bahwa kepala madrasah melakukan pengawasan terhadap guru yang melakukan penilaian pembelajaran. Ketua Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo, sebelum mengambil dan melaksanakan kebijakan selalu berkoordinasi dengan bawahannya terlebih dahulu untuk mencapai kesepakatan bersama.
Sesuai dengan yang disampaikan Suparlan bahwa kebijakan tahunan berdasarkan RKTM (Rencana Kerja Tahunan Madrasah) bahwa kepala madrasah harus menyusun program dan jadwal apa yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Joko Pramono bahwa kepala madrasah mengadakan pertemuan secara berkala dan santai. Untuk mengembangkan kurikulum/silabus, Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo membuat rencana kerja tahunan, bulanan, semester, mingguan, dan harian.
Untuk rencana kerja semester, kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponrogo meliputi persiapan/pelaksanaan ujian umum semester, perbaikan fasilitas. Untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, Kepala Medresah Aliyah Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo untuk menunjang proses pembelajaran menyediakan LCD proyektor di setiap ruang kelas.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran