• Tidak ada hasil yang ditemukan

SriWindaWindiarti 43219110144KonsepBasisDataRelasional

N/A
N/A
Khairani Ahza Gunawan

Academic year: 2024

Membagikan "SriWindaWindiarti 43219110144KonsepBasisDataRelasional"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KONSEP BASIS DATA RELASIONAL

Dosen Pengampu : Yananto Mihadi Putra, SE, M.Si

DISUSUN OLEH :

SRI WINDA WINDIARTI (43219110144)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MERCU BUANA

2021

(2)

ABSTRAK

Dengan adanya sistem informasi maka suatu organisasi akan berusaha untuk lebih kompetitif dan efesien yang pada akhirnya menambah nilai untuk mendapatkan, mengubah dan mendistribusikan informasi dengan tujuan meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan kinerja organisasi dalam mencapai tujuan organisasinya.

Sebuah sistem informasi yang efektif menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan bagi penggunanya sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

Dalam pengambilan keputusan, dalam operasional sehari – hari, maupun dalam perencanaan strategis ke masa depan. Proses pengambilan keputusan harus dilandasi oleh data dan informasi yang tepat waktu dan tepat isi agar keputusan yang diambil tepat sasaran. Informasi diperoleh dari pengolahan data, dan pengolahan data dilaksanakan oleh sistem informasi dengan dukungan teknologi informasi.

Basis Data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diaorganisasikan sesuai struktur tertentu dan disimpan dengan baik. Untuk mendapatkan informasi yang berguna dari kumpulan data maka diperlukan suatu perangkat lunak (software) untuk memanipulasi data sehingga mendapatkan informasi yang berguna. Data Base Manajement System (DBMS) merupakan software yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumlah besar. Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan. Data Base Management System (DBMS) Seluruh peralatan komputer.

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang

Database relasional mendasari sebagian besar Sistem Informasi Akuntansi modern terintegrasi dalam kaitannya mengenai cara untuk berpartisipasi dalam mendesai dan mengimplementasikan database. Ada dua alat yang digunakan untuk mendesai database yakni diagram hubungan entitas dan pemodelan data REA serta menunjukkan bagaimana cara menggunakannya untu membangun model data.

Untuk meningkatkan kekuatan database, penting untuk memahami bagaimana data disimpan dalam sistem computer. Seperangkat koordinasi beberapa file data terpusat yang saling berhubungan yang disimpan dengan sedikit mungkin kelebihan data merupakan sebuah database. Database menggabungkan catatan yang sebelumnya disimpan dalam beberapa file terpisah ke dalam kelompok umum yang melayani berbagai pengguna dan aplikasi pengolahan data.

Sistem database memiliki potensi untuk mengganti pelaporan secara eksternal.

Waktu dan usaha yang dapat dipertimbangkan baru- baru ini diinvestasikan dalam mendefinisikan bagaimana perusahaan dapat meringkas dan melaporkan informasi akuntansi ke pengguna eksternal. Di masa depan, perusahaan dapat membuat salinan database keuangan perusahaan yang tersedia untuk pengguna eksternal laporan keuangan tradisional. Pengguna akan bebas untuk menganalisis data mentah kapanpun mereka cocok.

II. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan basis data?

2. Apa saja ciri serta sifat basis data?

3. Apa saja istilah dalam basis data?

4. Apa saja komponen dalam basis data?

5. Bagaimana model basis data?

(4)

III. Tujuan Penulisan

1. Memahami maksud basis data.

2. Mengetahui ciri dan sifat basis data.

3. Mengetahui istilah dalam basis data.

4. Mengetahui komponen dalam basis data.

5. Mengetahui berbagai model basis data.

(5)

BAB II

LITERATUR TEORI

Dr. E.F. Codd pada tahun 1970 telah memperkenalkan model relasional sistem database yang merupakan dasar untuk Relational Database Management System (RDBMS). Sebelum konsep database relasional telah digunakan dua model database yaitu Network dan Hierarchical Database. RDMBS memiliki kemudahan dalam penggunaannya dan memiliki fleksibilitas dalam struktur, sehingga sangat cepat populer ditambah dengan beberapa vendor yang inovatif dalam membantu mengembangkan aplikasi-aplikasi yang powerfulserta produk-produk yang menawarkan solusi.

Dalam database relasional, data disimpan dalam bentuk relasi atau tabel dua dimensi, dan antartabel satu dengan tabel yang lainnya terdapat hubungan atau relationship. Komponen-komponen model ralasional meliputi : Kumpulan objek yang memiliki keterkaitan atau relasional antar penyimpan data, Set operator yang dapat melakukan relasi untuk membuat relasi yang lainnya, dan Integritas datauntuk akurasidan konsistensi. Untuk membuat struktur tabel, mengisi data ke tabel, mengubah data dan menghapus data dari tabel diperlukan software RDBMS, sedangkan perintah yang digunakan disebut Structure Query Language (SQL) sehingga setiap software RDBMS dapat digunakan untuk menjalankan perintah SQL.

(6)

BAB III PEMBAHASAN

Pengertian Basis Data

Pengertian Database atau basis data adalah kumpulan berbagai data dan informasi yang tersimpan dan tersusun di dalam komputer secara sistematik yang dapat diperiksa, diolah atau dimanipulasi dengan menggunakan program komputer untuk mendapatkan informasi dari basis data tersebut.

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query ) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah database sendiri mengacu pada koleksi data-data yang saling terkait satu sama lain dimana tujuan database adalah dapat digunakan untuk mengelola data dengan lebih efektif dan efisien.

Basis data atau database, berasal dari kata basis dan data, adapun pengertian dari kedua pengertian tersebut adalah sebagai berikut :

 Basis : dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul.

 Data : representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

Dari kedua pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian dari basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Database berfungsi untuk menampung atau menyimpan data-data, dimana masing-masing data yang ada pada table atau file tersebut saling berhubungan dengan satu sama lainnya. Basis data telah digunakan pada hampir seluruh area dimana komputer digunakan, termasuk bisnis, teknik, kesehatan, hukum, pendidikan dan sebagainya.

(7)

Basis data (database) adalah suatu kumpulan data yang disusun dalam bentuk tabel-tabel yang saling berkaitan maupun berdiri sendiri dan disimpan secara bersama-sama pada suatu media. Basis data dapat digunakan oleh satu atau lebih program aplikasi secara optimal, data disimpan tanpa mengalami ketergantungan pada program yang akan menggunakannya.

Terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi pada file basis data agar dapat memenuhi kriteria sebagai suatu basis data, yaitu :

1. Kerangkapan data, yaitu munculnya data – data yang sama secara berulang- ulang pada file basis data.

2. Inkonsistensi data, yaitu munculnya data yang tidak konsisten pada file yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama.

3. Data terisolasi, disebabkan oleh pemakaian beberapa file basis data. Program aplikasi tidak dapat mengakses file tertentu dalam sistem basis data tersebut, kecuali program aplikasi dirubah atau ditambah sehingga seolah-olah ada file yang terpisah atau terisolasi terhadap file yang lain.

4. Keamanan data, berhubungan dengan masalah keamanan data dalam sistem basis data. Pada prinsipnya file basis data hanya boleh digunakan oleh pemakai tertentu yang mempunya wewenang untuk mengakses.

5. Integrasi data, berhubungan dengan unjuk kerja sistem agar dapat melakukan kendali atau kontrol pada semua bagian sistem sehingga sistem selalu beroperasi dalam pengendalian penuh.

Ciri dan Sifat Basis Data

Terdapat ciri-ciri dari basis data yaitu sebagai berikut :

1. Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau harddisk.

2. Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.

3. Data terpisah dari program.

Terdapat sifat dari basis data yaitu sebagai berikut :

1. Internal : Kesatuan (integritas) dari file-file yang terlibat.

(8)

2. Terbagi/share : Elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara sendiri-sendiri maupun secara serentak dan pada waktu yang sama (Concurrent sharing).

Istilah-Istilah Dalam Basis Data

Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

1. DBMS (Database Management System)

DBMS adalah Perangkat Lunak yang menangani semua pengaksesan ke basis data. DBMS ini adalahsoftware pengelola dari kita membuat sebuah basis data.

perhatikan gambar dibawah ini : Fungsi DBMS :

– Definisi data dan hubungannya – Memanipulasi data

– Keamanan dan integritas data – Security dan integritas data

– Recovery/perbaikan dan concurency data – Data dictionary

– Unjuk kerja / performance 2. Enterprise

Enterprise yaitu Suatu bentuk organisasi atau lembaga sebuah perusahaan contohnya yaitubank, universitas, rumah sakit, dll.

Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise. Contoh data operasional : data keuangan, data mahasiswa, data pasien

(9)

3. Entitas

Entitas yaitu Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Tentu saja, entitas ini biasanya mempunyai sebuah atribut. Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas (exp. Semua Mahasiswa).

Contoh Entitas dalam lingkungan universitasyaitu : Mahasiswa, mata kuliah 4. Atribut (Elemen Data).

Atribut yaitu Karakteristik dari suatu entitas atau sebuah komponen bagian dari Entitas.

Contoh : Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.

5. Nilai Data (Data Value)

Nilai data yaitu Isi data / informasi yang tercakup dalam setiap elemen data.

Contoh Atribut dari entitas Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : agus, arif, dina, susi.

6. Kunci Elemen Data (Key Data Element)

Kunci Elemen Data / Primary key yaitu Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Pada dasarnya, Primarykey ini haruslah unik, dan nilai data dari primarykey ini tidak boleh sama dengan nilai data dengan yang lainnya.

Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.

7. Record Data

Record Data yaitu Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan.

Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : “10200123″, “Sulaeman”, “Jl. Sirsak 28 Jakarta”, “8 Maret 1983″.

Komponen-Komponen Dalam Basis Data

Komponen Sistem Basis Data terdiri dari beberapa komponen, yaitu :

1. Perangkat Keras (Hardware). Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.

(10)

Perangkat keras merupakan pendukung operasi pengolahan data. Kebutuhan perangkat keras dalam sistem basis data diantaranya adalah :

 Kornputer (satu untuk sistem yang stand-alone atau lebih dari satu untuk sistem jaringan).

 Memori sekunder yang on-line (Harddisk).

 Memori sekunder yang off-line (Removable Disk) untuk keperluan backup data.

 Media atau perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan).

2. Perangkat Lunak (Software). Software merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.

Terdapat tiga jenis perangkat lunak yang diperlukan dalam suatu sistem basis data yaitu :

Database Management System (DBMS), yaitu perangkat lunak untuk mengelola basis data. Perangkat lunak ini yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dan sebagainya. Contohnya adalah dBase III+, dBase IV, FoxBase, Rbase, MS-Access dan Borland-Paradox (untuk kelas sederhana) atau Borland- Interbase, MS-SQLServer, MySQL, CA-Open Ingres, Oracle, Informix dan Sybase (untuk kelas kompleks/berat).

 Sistem Operasi, yaitu merupakan program yang mengaktifkan atau memfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya ( resource) dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer (operasi I/O, pengelolaan file, dan lain-lain). Program pengelola basis data (DBMS) hanya dapat aktif (running) jika Sistem Operasi yang dikehendakinya atau sesuai dengan spesifikasinya telah aktif.

 CASE Tools, yaitu perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan basis data untuk membuat pemodelan data. Perangkat lunak ini menggunakan diagram untuk menggambarkan entitas, atribut, relasi, serta tipe data yang digunakan. Contoh CASE Tools adalah Power Designer, DB Designer, Visible Analyst, dan sebagainya.

(11)

Struktur Database

Struktur database adalah terdiri atas:

Data: Sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.

Informasi: Hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Tabel: Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.

Entititas: Orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam.

Field (kolom): Merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data.

Model Basis Data

Model data adalah kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik data dan batasan data. Macam-macam model data adalah Flat File, Hirarkis, Jaringan, Relasional, Relasi-Entitas, Berbasis Objek.

1. Model Data Flat File

Data flat-file terdiri dari satu atau lebih file yang dapat dibaca, yang secara normal berbentuk format file text. Informasi pada suatu flat-file disimpan sebagai fields, dengan fields-nya memiliki panjang konstan atau panjang bervariasi yang dipisahkan beberapa karakter (delimeter).

2. Model Data Hirarkis

Model data hirarki adalah model paling tua yang pernah diterapkan dalam suatu DBMS. Model Hirarkis biasa disebut dengan model pohon, karena bila digambarkan bentuknya meyerupai pohon yang dibalik. Model data hirarki menggunakan pola orang tua – anak dimana setiap orang tua bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M) tetapi setiap anak hanya memiliki 1 orang tua. Model ini pernah di-implementasikan oleh IBM pada sebuah DBMS yang diberi nama IMS (Information Management System) namun kemudian di-kalahkan oleh implementasi model yang lebih mutakhir seperti model Data Relasional seperti Rbase, dsb.

3. Model Data Jaringan

(12)

Model data jaringan adalah pengembangan dari model data hirarkis. Dalam model data jaringan, child-record diperkenankan memiliki lebih dari satu parent-record. Pada implementasi-nya berarti antara parent-record dan child- record diperlukan penghubung (link atau pointer) yang bisa satu arah atau dua- arah. Persoalan yang timbul adalah “terjadinya hutan pointer” akibat relasi antar record yang rumit sehingga penelusuran data menjadi sangat sulit.

4. Model Data Relasional

Model data relasional adalah Model data yang diciptakan berdasarkan teori- relasional seperti relational algebra, dan relational calculus Salah seorang pencetus awal dari basis data relasional adalah E.F.Codd yang juga telah menciptakan serangkaian operasi matematika relasional terhadap model data relasional. Menggunakan tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom untuk memberi gambaran sebuah berkas data.

Kelebihan Model Data Relasional

Kelebihan-kelebihan dari mode data ini adalah:

 Data sangat cepat diakses

 Struktur basis data mudah dilakukan perubahan

 Data direpresentasikan secara logik, user tidak membutuhkan bagaimana data disimpan.

 Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data

 Mudah untuk mengimplementasikan integritas data

 Data lebih akurat

 Mudah untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi

 Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).

Kekurangan Model Data Relasional

Kekurangan-kekurangan dari mode data ini adalah:

 Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data

 User harus familiar dengan relasi antar tabel

 User harus belajar SQL.

Model Data Relasional inilah yang saat ini masih dan paling banyak digunakan saat ini. Banyak DBMS yang menerapkan model data seperti ini.

5. Model Data Relasi Entitas

(13)

Model Relasi Entitas atau (Entity Relationship Model) pada hakekatnya perwujudan dari model relasional dalam bentuk diagram, yaitu E-R Diagram.

Domain data disebut juga sebagai himpunan entitas yang diwakili oleh diagram kotak. Field-data atau atribut diwakili oleh diagram lingkaran atau ellips, sedangkan hubungan atau relasi antar domain diwakili oleh jajaran-genjang data.

6. Model Data Berbasis Objek

Model data berbasis objek dikembangkan searah dengan perkembangan pemrograman berbasis objek. Salah satu karakteristik dari sistem berbasis objek adalah encapsulation yaitu suatu objek terpisah dari objek lain sehingga setiap objek seakan-akan berada dalam kapsulnya masing-masing. Pada setiap kapsul terdapat komponen data (attribute) dikemas bersama dengan komponen akses-nya (methods).

Operasional Dasar Basis Data

Basis data dianalogikan seperti lemari arsip yang memiliki aturan / cara penyusunan dan penempatan arsip – arsip didalamnya dengan tujuan jika kita ingin mencari dan mengambil kembali arsip / buku dari lemari arsip tersebut dapat dilakukan dengan mudan dan cepat.

Adapun operasi – operasi dasar yang dapat dilakukan dengan basis data adalah sebagai berikut :

1. Create Database (Pembuatan basis data baru) 2. Drop Database (Penghapusan basis data baru) 3. Create Table (File atau pembuatan table.

4. Drop Table (Penghapusan file atau tabel dari suatu basis data) 5. Insert (Penambahan / pengisian data baru sebuah file / tabel) 6. Search / Retrieve (Pengambilan data dari sebuah file / tabel) 7. Delete (Penghapusan data dari sebuah file / tabel)

8. Display, browse (Menampilkan basis data)

9. Update, Edit (Mengubah dan meng-edit data yang terdapat di dalam tabel basis data)

10.Menghapus data dari tabel basis data (delete, zap, pack) 11.Create Index (Membuat indeks untuk setiap tabel basis data)

(14)

Manfaat Dari Basis Data

Terdapat beberapa manfaat dari basis data yaitu sebagai berikut :

1. Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

2. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga informasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.

3. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).

4. Menghindari terjadinya inkonsistensi data.

5. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.

6. Menyusun format yang standar dari sebuah data.

7. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).

8. Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing – masing data.

9. Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data.

Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.

Keuntungan dari basis data :

1. Terkontrolnya kerangkapan data.

2. Terpeliharanya keselarasan (kekonsistenan) data.

3. Data dapat dipakai secara bersama.

4. Dapat diterapkan standarisasi.

5. Keamanan data terjamin.

6. Terpeliharanya Integritas data.

7. Terpeliharanya keseimbangan (keselarasan) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi.

8. Data independence (Kemandirian Data).

Kelemahan dari basis data :

(15)

1. Sistem lebih rumit, jadi memerlukan tenaga ahli dalam disain, program dan implementasi.

2. Lebih mahal.

3. Bila ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi.

4. Karena semua data di tempat terpusat, kerusakan software dan hardware dapat terjadi.

5. Proses pemeliharaan dapat memakan waktu karena ukurannya yang besar.

6. Proses back up data memakan waktu.

(16)

BAB IV PENUTUP

Kesimpulan

Istilah database sendiri mengacu pada koleksi data-data yang saling terkait satu sama lain dimana tujuan database adalah dapat digunakan untuk mengelola data dengan lebih efektif dan efisien.

Basis data atau database, berasal dari kata basis dan data, adapun pengertian dari kedua pengertian tersebut adalah sebagai berikut :

 Basis : dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul.

 Data : representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

Dari kedua pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian dari basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Database berfungsi untuk menampung atau menyimpan data-data, dimana masing-masing data yang ada pada table atau file tersebut saling berhubungan dengan satu sama lainnya. Basis data telah digunakan pada hampir seluruh area dimana komputer digunakan, termasuk bisnis, teknik, kesehatan, hukum, pendidikan dan sebagainya.

(17)

Daftar Pustaka

Putra, Y. M., (2018). Konsep Basis Data Relasional. Modul Kuliah Sistem Informasi AKuntansi. FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta.

https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/komputer/pengertian-database.html https://andriyanto220799.wordpress.com/2017/10/22/konsep-basis-data-dalam- sistem-informasi/

http://power.lecture.ub.ac.id/files/2015/03/Modul-Basis-Data-I-2-Model-Data.pdf https://www.dosenpendidikan.co.id/database-adalah/

Referensi

Dokumen terkait

Basis data ( database ) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk

Database (basis data) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program