PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
LANDASAN TEORI
Penelitian yang Relevan
Membagi peran orang tua menjadi tiga bagian yaitu orang tua yang mempunyai peran rendah, subjek salah satu orang tua mempunyai peran yang tinggi dalam memotivasi siswa untuk belajar, subjek juga mempunyai motivasi. Subjek ketiga peran orang tua yang berperan sedang dalam memotivasi belajar, subjek mempunyai motivasi.
Kerangka Berpikir
METODOLOGI PENELITIAN
Lokasi dan Waktu Penelitian
Subjek dan Informan
Teknik Pengumpulan Data
Teknik wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, artinya wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan secara sistematis, dan pertanyaan yang diajukan telah disiapkan. Tujuan wawancara yang dilakukan peneliti adalah untuk mengetahui strategi orang tua dalam mendukung proses pembelajaran selama belajar dari rumah di masa pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini peneliti terlebih dahulu melakukan wawancara langsung kepada kepala desa, wawancara kepada kepala desa guna meminta ijin penelitian mengenai strategi orang tua dalam memantau proses pembelajaran daring dan juga untuk mendapatkan informasi mengenai profil kepala desa. desa yaitu geografi wilayah, gambaran sosio-demografis, sejarah pembentukannya, desa, jumlah penduduk dan jenis tenaga kerja lokal.
Observasi merupakan upaya dasar pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan prosedur baku. 5 Data yang akan diperiksa dengan teknik ini adalah sebagai berikut. 5Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, Yogyakarta 1991: Rienika Cipta, hal. 5.. e) Bagaimana cara orang tua membagi waktu untuk membantu proses pembelajaran online. Observasi dilakukan peneliti untuk mengumpulkan data yang sesuai dengan sifat penelitian karena melakukan observasi langsung atau disebut observasi terlibat dimana peneliti juga berperan sebagai informan.
Instrumen atau alat dalam penelitian sehingga peneliti harus mencari datanya sendiri melalui penelitian atau observasi langsung dan langsung ke berbagai informan yang ditentukan sebagai sumber data. Dalam metode observasi ini peneliti memilih jenis observasi partisipatif, yaitu observasi yang juga melibatkan diri sendiri sebagai orang dalam dalam suatu situasi tertentu. Dokumen dalam bentuk tertulis, misalnya catatan harian, sejarah hidup, cerita, biografi, peraturan, kebijakan.
Dokumen yang berbentuk karya, misalnya karya seni, dapat berupa lukisan, patung, film, dan lain-lain. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan buku, artikel dan majalah yang memuat gambaran geografis, demografi, jumlah kepala rumah tangga, jumlah penduduk dan lain-lain. Dokumen yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah dokumen resmi dari lembaga sebagai bukti fisik dari kegiatan yang dilakukan peneliti.
Peneliti juga telah mempelajari sejumlah buku yang berkaitan dengan informasi dan data permasalahan yang diangkat peneliti. Dokumentasi dalam hal ini adalah catatan terhadap objek-objek tertentu seperti: peristiwa, tempat, individu, foto pada saat proses pendampingan mengajar online, peta wilayah desa dan hal-hal lain yang berkaitan dengan informasi dan data mengenai permasalahan yang diangkat peneliti.
Sumber Data
Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh atau dicatat oleh orang lain). Data sekunder berupa bukti-bukti, catatan atau catatan sejarah yang dikumpulkan dalam bentuk arsip atau data dokumenter. Data sekunder ini penulis peroleh dengan meminta izin untuk meminjam bukti-bukti transaksi di Woodshouse dan buku-buku yang digunakan untuk mencatat transaksi sehari-hari.
Moleong dikemukakan oleh Suharsimi Arikunto dengan judul Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis, bahwa sumber data kualitatif merupakan representasi berupa kata-kata lisan atau tulisan yang diamati peneliti, dan objek yang diamati secara rinci, sehingga makna yang tersampaikan tersirat dalam dokumen tersebut. atau benda. Sumber datanya harus asli, namun jika sulit diperoleh, fotokopi atau tiruan tidak menjadi masalah asal bisa diperoleh bukti validasi yang kuat.20 Menurut Lofland seperti dikutip Moleong, data yang paling penting adalah Sumber dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan sebagainya. Orang : Orang merupakan sumber data yang dapat memberikan data melalui wawancara berupa jawaban lisan.
Bergerak disini menggambarkan aktivitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar selama di Madrasah Tsanawiyah Al-Ma'arif Tulung Agung. Disini peneliti menggunakannya untuk melihat kreativitas guru dalam kegiatan penggunaan metode pembelajaran di kelas, bagaimana guru Fiqih mengeluarkan kreativitasnya kemudian disesuaikan dengan situasi dan kondisi kelas serta siswanya. Selain itu peneliti menggunakannya untuk melihat keadaan siswa dalam proses pembelajaran ketika guru menggunakan kreativitas dalam pembelajaran di kelas.
Sumber data dapat berupa sumber data umum yang berupa teori dan sumber data khusus berupa buku-buku pendukung majalah, surat kabar dan literatur lainnya yang biasanya berupa dokumen tertulis. Setelah menjelaskan berbagai sumber data di atas, kami berharap peneliti dapat mendeskripsikan kreativitas guru Fiqih dalam menggunakan metode pengajaran untuk meningkatkan aspek kognitif siswa di Madrasah Tsanawiyah Al-Ma'arif Tulung Agung.
Keabsahan Data
Untuk menguji keabsahan data, penulis berpedoman pada pendapat Moleong dalam buku metodologi penelitian kualitatif yang disebutkan demikian. Triangulasi adalah suatu teknik pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data itu untuk keperluan pemeriksaan atau sebagai pembanding data untuk keperluan pemeriksaan atau sebagai pembanding data.” Adapun teknis pelaksanaannya menurut versi Patton saya kutip dari Moleong, konon hal ini bisa dicapai dengan.
Teknik Analisis Data
Pendampingan orang tua dalam proses pembelajaran daring di Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, peneliti menemukan beberapa temuan mengenai data yang peneliti perlukan, pada bagian ini peneliti dapat menyajikan analisis data dari wawancara sumber atau informasi penelitian tentang strategi pembelajaran orang tua. proses masa pandemi COVID-19 pada tingkat sekolah menengah/MTS pada mata pelajaran IPS di Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Berikut hasil wawancara dengan beberapa orang tua siswa mengenai proses membantu orang tua dalam proses pembelajaran daring di masa pandemi ini.
Hal ini berbeda dengan pendapat Pak. Jhoni Asri, orang tua siswa bernama Chelsie Oktavia di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Maka kita sebagai orang tua hendaknya selalu memotivasi anak kita agar mereka semangat belajar dan menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Bagaimana kesulitan orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran siswa dari rumah pada masa COVID-19 pada mata pelajaran IPS di desa Peraduan Binjai kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, peneliti menemukan beberapa temuan mengenai data yang peneliti butuhkan, pada bagian ini peneliti dapat menganalisis data hasil wawancara dengan narasumber atau informasi penelitian mengenai strategi orang tua untuk membantu pembelajaran. , hadiah. proses masa pandemi COVID-19 tingkat SMP/MTS pada mata pelajaran IPS di Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten. Hal senada juga disampaikan Sairul Adwan selaku orang tua siswa Dola Anta Reji di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Kesulitan orang tua dalam mengawasi dan mendampingi anak dalam proses pembelajaran di masa pandemi COVID-19 di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, juga banyak dialami oleh orang tua lain di daerah lain, khususnya orang tua siswa setempat.
Solusi kesulitan orang tua dalam mendampingi proses belajar dari rumah pada masa COVID-19 pada mata pelajaran IPS di Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Dalam proses belajar dari rumah peran orang tua sangatlah penting, orang tua harus mampu menjadi guru bagi anaknya. Namun banyak orang tua yang kesulitan dalam membantu anaknya, hal ini terlihat dari beberapa hasil penelitian para peneliti.
32Eva Luthfi Fakhru Ahsani, Strategi Orang Tua Dalam Mengajari dan Mendidik Anak Belajar di Rumah Saat Pandemi Covid-19 (STAINU Purworejo: Jurnalal_Athfal Vol. Orang tua diharapkan mengetahui dan memahami gaya belajar anaknya, sehingga lebih mudah dalam membimbing belajar anaknya gaya 34Eva Luthfi Fakhru Ahsani, Strategi Orang Tua dalam Mengajar dan Melatih Anak Homeschooling Pada Masa Pandemi Covid-19 (STAINU Purworejo: Jurnalal_Athfal Vol.
Meski anak sudah bersekolah, bukan berarti peran orang tua dalam membesarkan anak hilang. Padahal, cara orang tua mendidik anaknya erat kaitannya dengan prestasi akademik siswa. AhsaniFakhruLuthfiEva, Strategi Orang Tua dalam Mengajari dan Mendidik Anak Belajar di Rumah Saat Pandemi Covid-19 (STAINU Purworejo: Jurnalal_Athfal Vol.
Muthmainnah, 2012. Peran orang tua dalam menumbuhkan kepribadian anak berkelamin dua melalui kegiatan bermain. Jurnal Pendidikan Anak.