• Tidak ada hasil yang ditemukan

studi pemenuhan kebutuhan warga kota - Admin Digital Library

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "studi pemenuhan kebutuhan warga kota - Admin Digital Library"

Copied!
83
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Banyak masyarakat yang lebih memilih jasa ojek online karena proses pemesanan ojek yang sederhana, perhitungan biaya yang lebih transparan dan pelayanan yang cepat. Saat ini ojek online hanya menjangkau kota-kota besar di Indonesia seperti Jabo de Tabek, Bali, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan Makassar dan lain-lain. Dengan adanya pembatasan tersebut, Ojek Online mempunyai kemampuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya selama pandemi dan nantinya ketika pandemi berlalu.

Permasalahannya adalah kesiapan Ojek Online dalam mengantisipasi hal tersebut dan masyarakat sendiri dapat memenuhi kebutuhannya sesuai dengan layanan yang ditawarkan Ojek Online. Berdasarkan fenomena tersebut, menarik untuk dilakukan penelitian mengenai penggunaan jasa transportasi ojek online oleh masyarakat khususnya dalam situasi pandemi Covid-19, dengan judul: “Menelisik Pemenuhan Kebutuhan Warga Kota Makassar Melalui Online Pelayanan Taksi Sepeda Motor di masa Covid-19 – pandemi”.

Tabel 1.1 Jumlah Penduduk Kota Makassar   Menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan
Tabel 1.1 Jumlah Penduduk Kota Makassar Menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi ojek online, sebagai masukan untuk menganalisis kepuasan konsumen terhadap pelayanan pemenuhan kebutuhan warga Kota Makassar di masa pandemi Covid-19 melalui pemanfaatan layanan ojek online. Bagi peneliti dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai kajian pemenuhan kebutuhan warga Kota Makassar melalui layanan ojek online di masa pandemi Covid-19. Bagi para pembaca sebagai acuan, perbandingan dan bahan referensi untuk penelitian selanjutnya serta dapat menambah pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi analisis layanan ojek online untuk memenuhi konsumsi dan kebutuhan transportasi masyarakat kota Makassar pada masa pandemi Covid-19.

Bagi pengguna transportasi online dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam memilih wahana transportasi online Gojek yang tepat.

TINJAUAN PUSTAKA

Konsep Teori

  • Kebutuhan
  • Jasa
  • Transportasi Online

Menurut Gonrooss (dalam Hariati, 2017), jasa adalah kegiatan dengan esensi tidak berwujud yang berinteraksi antara konsumen dengan penyedia jasa dan/atau sumber daya fisik atau barang dan sistem yang memberikan jasa, memberikan solusi terhadap permasalahan konsumen. Menurut Dharmesta (dalam Yuliana, 2012), jasa diartikan sebagai kegiatan berwujud atau tidak berwujud yang dilakukan dalam jasa konsumen. Berdasarkan uraian di atas, pelayanan merupakan suatu kegiatan tidak berwujud yang berkaitan dengan dialog dengan konsumen atau pelanggan.

Layanan transportasi online atau ride sharing adalah layanan transportasi pribadi yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan melalui aplikasi seluler dan pengemudi merespons pesanan melalui aplikasi. Ojek online umumnya memiliki fungsi yang sama dengan ojek tradisional, hanya saja sistem pemesanan dan pembayarannya dilakukan melalui gadget/perangkat seluler yang canggih. Kemudahan yang ditawarkan ojek online diyakini akan mendisrupsi transportasi tradisional yang sudah ada sejak lama.

Ojek online hanya bisa dipesan melalui telepon seluler. Daripada keluar rumah, tunggu saja dan ojek online siap mengantar Anda. Menurut Andri, dkk (2018), salah satu hal yang membuat masyarakat terpesona dengan ojek online adalah harganya yang lebih murah dibandingkan layanan yang sama dengan angkutan mobil. Harga biasanya ditentukan berdasarkan negosiasi antara penumpang dan tukang ojek, sedangkan tarif ojek online ditentukan berdasarkan jarak dan jam sibuk.

Untuk semakin memberikan kenyamanan kepada konsumen, layanan transportasi online saat ini tidak hanya melayani antar jemput penumpang saja. Berdasarkan uraian sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa layanan transportasi online merupakan salah satu inovasi layanan terkini dalam dunia e-commerce. Layanan transportasi online, atau layanan ridesharing, adalah layanan transportasi individual yang memungkinkan pelanggan memesan tumpangan. mobil, sepeda motor, dll) Melalui aplikasi mobile, pengemudi dapat merespon pesanan melalui aplikasi.Salah satu hal yang menarik dari ojek online adalah harganya yang lebih murah dibandingkan layanan yang sama dengan angkutan mobil.

Tinjauan Empiris

Hasil tersebut sesuai dengan hipotesis bahwa tarif berpengaruh positif terhadap permintaan jasa ojek online dan diasumsikan tidak signifikan. Hal ini sesuai dengan hipotesis yang menyatakan bahwa permintaan ojek online berpengaruh positif dan kecil terhadap permintaan jasa transportasi online. Faktor Penentu Permintaan Layanan Transportasi Gojek Online (Go-Ride Services) (Studi Kasus di Pemerintah Kota Jakarta Pusat).

Variabel pendapatan, tarif/biaya moda transportasi lain (Angkot), kepuasan pelayanan, dan jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan GoJek di Jakarta Pusat. Variabel tarif/biaya Go-Jek dan kepemilikan kendaraan roda dua dan empat berpengaruh negatif signifikan terhadap permintaan GoJek di Jakarta Pusat. Hasil tersebut sesuai dengan hipotesis yang menyatakan bahwa tarif diyakini berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan jasa ojek online.

Jarak berpengaruh positif terhadap permintaan jasa ojek online. Hal ini sesuai dengan hipotesis awal yang menyatakan bahwa jarak diperkirakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan jasa ojek online di perkotaan. Jadi dapat dikatakan jarak tidak serta merta mempengaruhi permintaan konsumen terhadap pengguna jasa transportasi ojek online. Dalam penelitian ini kepemilikan mobil pribadi sesuai dengan hipotesis penelitian dan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan jasa ojek online.

Oleh karena itu, kepemilikan mobil pribadi tidak mempengaruhi permintaan konsumen pengguna ojek online di kota Makassar. Artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara permintaan ojek online di Surabaya (Y) dengan variabel umum 76,8. Karena diterima 0,05 Ha dan Ho diterima maka variabel diskon dan tarif secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap permintaan ojek online di Surabaya (Y).

Kerangka Konsep

METODE PENELITIAN

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Waktu Penelitian
  • Populasi dan Sampel
  • Jenis dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis

Berdasarkan tabel 4.4, kecenderungan penggunaan jasa ojek online berada pada kategori “cukup sering” yaitu sebanyak 44 pengguna atau 43,14 persen. Berdasarkan Tabel 4.5, terdapat 41 pengguna jasa ojek online yang cenderung menyatakan penggunaan jasa ojek online “efektif” dengan persentase sebesar 40,20 persen. Berdasarkan Tabel 4.6 terdapat 45 pengguna jasa ojek online yang menyatakan cenderung memilih kategori “cukup efisien”.

Berdasarkan Tabel 4.7 terdapat 47 pengguna jasa ojek online yang biasanya “sangat sering” memenuhi kebutuhannya dengan jasa ojek online dengan persentase sebesar 46,08. Berdasarkan Tabel 4.8, terdapat 55 pengguna jasa ojek online yang menyatakan “aman” dalam memenuhi kebutuhannya menggunakan jasa ojek online dengan persentase tertinggi yaitu 53,14 persen. Berdasarkan Tabel 4.9 diketahui bahwa 49 pengguna jasa ojek online cenderung menyatakan “sering” akurat dalam memenuhi kebutuhannya dengan menggunakan jasa ojek online, dengan persentase sebesar 48,04 persen.

Penilaian responden terhadap tingkat kerugian pengguna jasa ojek online dapat dilihat pada Tabel 4.10. Berdasarkan Tabel 4.12, terdapat 51 pengguna jasa ojek online yang terindikasi “baik” dalam merespon komunikasi dari perusahaan penyedia jasa dan pengemudi secara langsung yaitu sebesar 50,00. Berdasarkan Tabel 4.13, terdapat 59 pengguna ojek online yang menyatakan “kepuasan” atau persentase sebesar 57,84 persen.

Penilaian responden pengguna jasa ojek online ditinjau dari aspek. terbantu secara ekonomi” hasilnya dapat dilihat pada tabel berikut. Berdasarkan tabel 4.14 terdapat pernyataan 37 pengguna jasa ojek online kategori “terbantu” secara ekonomi dengan persentase terbesar yaitu 36,27 persen. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Ojek Online (Studi Kasus Go-Jek Di Kota Malang).

Gambar 3.1 Model analisis Miles dan Huberman
Gambar 3.1 Model analisis Miles dan Huberman

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Objek Penelitian

  • Litak Keadaan Geografis
  • Analisis Data

Data penelitian diperoleh dari wawancara dan pengisian kuesioner yang dilakukan terhadap 100 responden pengguna jasa ojek online. Pernyataan selebihnya berada pada kategori “sering”. menggunakan jasa ojek online dengan persentase 19,61 persen atau 20 pengguna, pernyataan “jarang” digunakan 16 orang atau 15,69 persen, kemudian disusul pernyataan kategori “sangat sering” dengan persentase 12,75 persen atau 13 responden. Berdasarkan Tabel 4.10, sebanyak 54 pengguna jasa ojek online sebagian besar menyatakan “tidak pernah” mengalami kerugian dalam memenuhi kebutuhannya dengan menggunakan jasa ojek online yaitu dengan persentase sebesar 52,94.

Penilaian informan terhadap etika pengemudi yang diperoleh pengguna jasa ojek online terfokus pada kejelasan yang digunakan oleh pengguna jasa ojek online. Berdasarkan Tabel 4.11, terdapat 59 pengguna jasa ojek online yang menyatakan merasa “baik” ketika menilai etika berkendara, yaitu 57,84 persen responden. sangat baik” dengan persentase 22,55 persen atau 23 responden. Aspek komunikasi penyedia layanan dan pengemudi Penilaian informan terhadap komunikasi penyedia layanan Penilaian informan terhadap komunikasi penyedia layanan dan pengemudi yang diperoleh pengguna jasa ojek online disajikan pada Tabel 4.12.

Saat ini program ojek online telah menjadi salah satu sarana atau model transportasi yang dapat memudahkan penggunanya untuk bepergian kemanapun. Program ojek online tersebar luas di seluruh Indonesia, khususnya di kota-kota besar, termasuk wilayah kota Makassar. Ojek online menjadi penting karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan warga kota Makassar, apalagi di masa pandemi ini yang banyak memberlakukan pembatasan pergerakan masyarakat dalam beraktivitas sesuai dengan peraturan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. .

Dapat dibuktikan bahwa ojek online memang memberikan manfaat kepada penggunanya seperti yang dijelaskan pada penjelasan berikut ini. Tarif ojek online nampaknya tidak berpengaruh terhadap permintaan transportasi online, termasuk perbedaan penggunaan variabel lain (pendapatan konsumen), alat analisis, dan lokasi penelitian. Ojek online menjadi penting karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Kota Makassar, apalagi di masa pandemi ini yang banyak memberikan pembatasan pergerakan masyarakat dalam beraktivitas sesuai dengan peraturan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Dampak keberadaan ojek online terhadap pendapatan ojek konvensional (Studi Kasus Pengemudi Becak di Bandaaceh). https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/7911/.pdf. Penulis disertasi berjudul “Studi Pemenuhan Warga Makassar Melalui Layanan Ojek Online Pada Masa Pandemi Covid-19” adalah Muhammad Yusuf Jusman.

Tabel 4.1 Luas Area, Persentase Terhadap Luas Wilayah dan Jumlah  Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Makassar Tahun 2020
Tabel 4.1 Luas Area, Persentase Terhadap Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Makassar Tahun 2020

Penyajian data

Analisis Data Penggunaan Ojek Online

  • Aspek Sering Menggunakan Ojek Online
  • Aspek Ojek Online Efektif/Memudahkan
  • Aspek Ojek Online efisien/murah/terjangkau
  • Aspek ojek mampu memenuhi kebutuhan berupa
  • Aspek keamanan ojek online
  • Aspek Ojek online tepat waktu
  • Aspek Kerugian Pengguna Jasa Ojek Online
  • Aspek Etika Driver
  • Aspek Komunikasi Pihak Perusahaan Penyedia Jasa
  • Aspek Kepuasan Pengguna Jasa Ojek Online
  • Aspek Pengguna Terbantu Secara Ekonomi

Pembahasan

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Bagi para pengemudi ojek online terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas atau kinerja pelayanannya terutama dari segi ketepatan waktu dan keramahan, karena jasa yang dijualnya merupakan sumber pendapatan yang dapat tetap. Pemasok diharapkan dapat menetapkan tarif maksimum dan minimum bagi pengemudi kepada perusahaan. Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Jasa Laundry U-DIN Kiloan Di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

New Normal dan Perencanaan Pembangunan di Indonesia, Jurnal Perencanaan Pembangunan Indonesia Volume IV No. Analisis Tarif Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (Bok) dan Kesediaan Membayar (Wtp) pada Bus Kelas Eksekutif Akap (Studi Kasus: Bus Kelas Eksekutif Rosalia Indah tujuan Solo – Jabodetabek). Faktor Penentu Permintaan Jasa Transportasi Online Gojek (Layanan GoRide) (Studi Kasus di Kota Jakarta Pusat) (Disertasi Doktor Universitas Brawijaya).

Pendidikan yang peneliti selesaikan adalah SD Inpres Tamarunang lulus tahun 2011, MTs Negeri Balang-Balang lulus tahun 2014, SMA Negeri 3 Sungguminasa lulus tahun 2017, dan mulai tahun 2017 melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan. program hingga saat ini. Penulis juga aktif di salah satu ketua pengurus Persatuan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Pikom FEB) tahun 2017-2020, serta di salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Muhammadiyah Makassar. . yaitu Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) tahun 2018-2020 dan Himpunan Jurusan Ekonomi Pembangunan (HIMAJEP) tahun 2019-2020. Dengan kegigihan dan motivasi yang tinggi untuk terus belajar, berusaha dan berdoa, penulis berhasil menyelesaikan tugas akhir disertasi ini.

Gambar

Tabel 1.1 Jumlah Penduduk Kota Makassar   Menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
Gambar 2.1 Kerangka Konsep Transportasi
Gambar 3.1 Model analisis Miles dan Huberman
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian, penjelasan dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab-bab sebelumnya, maka kesimpulan peneliti mengenai Analisis Peraturan Daerah Kota

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dari penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat

Dari uraian hasil penelitian dan pembahasan penelitian sebagaimana yang diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa lingkungan kerja

51 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil olah data dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian, maka ditarik kesimpulan yang dihasilkan adalah : 1

Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) Berdasarkan uji coba, ditemukan bahwa sistem informasi yang dibangun dalam

Berdasarkan pembahasan yang peneliti uraikan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penerjemahan teks bahasa Indonesia ke bahasa Arab dengan menggunakan layanan google

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN, pada bab ini berisi kesimpulan yang ditarik untuk menjawab tujuan penelitian dengan hasil penelitian yang telah dilakukan serta saran yang diberikan untuk

Pada tahapan ini peneliti melakukan penarikan kesimpulan berdasarkan hasil pengujian sistem yang menunjukan kelayakan sistem untuk digunakan serta kelebihan dan kekurangan sistem yang