Teknik Menyusun Laporan Pemberdayaan
Pengantar
Barangkali sering kita melihat, atau kita sendiri mengalami, ada orang yang minta sumbangan kepada kita. Peruntukannya macam-macam. Ada yang untuk membangun pesantren, masjid, bahkan ada yang peruntukkannya malah tidak jelas.
Tentu saja setelah kita memberikan bantuan umumnya tidak ada laporan. Kita tidak pernah tau untuk apa semua bantuan yang terkumpul itu digunakan. Dampaknya adalah kita dan para donatur tentunya enggan untuk membantu lagi. Bahkan dalam beberapa hal kemudian
menjadi curiga pada orang-orang yang meminta-minta dan mengumpulkan bantuan itu.
Nah, di sinilah perlunya ada laporan. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa dana yang kita dapatkan bukan h
anya dari kita sendiri, tapi kita kumpulkan dari banyak orang yang turut berkontribusi. Oleh karenanya kita mempunya tanggungjawab untuk melaporkan dana-dana tersebut sehingga para donatur mengetahui bahwa dana yang mereka berikan benar-benar kita berikan kepada yang berhak.
Dampak positif dari adanya laporan tersebut juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga nantinya ada program berkelanjutan. Laporan tersebut tentunya terutama akan kita berikan kepada para donatur yang telah turut berkontribusi. Selain itu, dalam konteks perkulihan kemuhammadiyahan laporan ini juga harus diberikan dan di arsipkan ke fakultas.
Jenis dan Sistematika Laporan
Inti dari laporan adalah menceritakan proses pengumpulan dan pendistribusian bantuan, termasuk yang paling penting adalah transparansi mengenai total perolehan bantuan dan untuk apa saja digunakan dan kepada siapa saja didistribusikan. Bentuk laporan juga bisa bermacam-macam. Namun demikian pada pembahasan ini akan dijelaskan beberapa bentuk laporan, terutama yang secara khusus diminta dalam tugas perkuliahan kemuhammadiyahan.
Berikut beberapa laporan yang harus dibuat:
1. Laporan berita.
2. Laporan feature.
3. Laporan video.
4. Laporan caption.
5. Laporan lengkap.
Mari kita bahas satu per satu.
Pertama, laporan dalam bentuk tulisan berita. Berita adalah tulisan yang dimaksudkan untuk mengabarkan atau menceritakan suatu kejadian atau peristiwa tertentu. Tujuan utama berita adalah agar suatu kejadian atau persitiwa tersebut diketahui oleh orang lain. Selanjutnya tentang pengertian berita dan bagaimana cara menulis berita beserta contohnya klik DI SINI.
Untuk penjelasan bagaimana cara menulis berita melalui video klik DI SINI.
Kriteria untuk laporan berita adalah:
1. Satu kelompok 1 tulisan berita.
2. Tulisan disertai dengan 1 foto yang relevan.
3. Panjang tulisan kurang lebih 1 halaman (spasi 1).
4. Di dalam tulisan tersebut menyebutkan nama fakultas dan mencantumkan link ke website fakultas.
5. Tulisan berita diposting di media masa (online atau off line), untuk online misalnya kumparan.com, koranmu.com, kuliahaika.com, kompasiana.com, dan lain-lain.
Kedua, laporan dalam bentuk tulisan feature. Feature adalah tulisan yang dimaksudkan untuk mengabarkan atau menceritakan suatu kejadian atau peristiwa tertentu.
Tulisan feature ditujukan tidak hanya sekedar sebagai informasi, tapi juga dimaksudkan untuk menghibur, menginspirasi atau menyentuh kesadaran pembaca. Selanjutnya tentang pengertian feature dan bagaimana cara menulis feature beserta contohnya klik DI SINI.
Untuk penjelasan bagaimana cara menulis feature melalui video klik DI SINI.
Kriteria untuk laporan feature adalah:
1. Satu orang 1 tulisan feature.
2. Tulisan disertai dengan 1 foto yang relevan.
3. Panjang tulisan kurang lebih 1-2 halaman (spasi 1).
4. Di dalam tulisan tersebut menyebutkan nama fakultas dan mencantumkan link ke website fakultas.
5. Tulisan diposting di media masa (online atau off line), untuk online misalnya kumparan.com, koranmu.com, kuliahaika.com, kompasiana.com, dan lain-lain.
Ketiga, laporan dalam bentuk video.
Kriteria untuk laporan feature adalah:
1. Satu kelompik 1 video
2. Video terdiri dari 3 bagian (opening, isi, dan penutup).
3. Durasi video 5-10 menit
4. Video dilengkapi logo fakultas dan tulisan yang transparan
5. Video dilengkapi dengan penjelasan (bisa oral/narator atau subtitle.
6. Laporan diunggah ke youtube dengan mencantumkan link website fakultas pada deskripsi.
Trik dan cara membuat video dapat dilihat DI SINI.
Keempat, laporan dalam bentuk caption media sosial.
Kriteria untuk laporan caption adalah:
1. Satu orang 1 caption/postingan
2. Caption di posting di media sosial masing-masing seperti facebook, instagram, dan lain-lain.
3. Content tidak melanggar moral/etika 4. Mencantumkan 1 foto yang relevan.
5. Mencantumkan tagar fakultas misalnya: #febuhamka, #febpedulicovid,
@kampusswastaterbaik, @kampusislamterbaik, atau link ke website fakultas dan jenis optimasi lain sesui jenis medsos masing-masing yang bernilai promosi.
Kelima, tulisan untuk jurnal. Tulisan ini merupakan laporan lengkap yang disesuaikan dengan format tulisan jurnal. Tulisan ini nantinya, untuk kepentingan tertentu, dapat dikirim ke jurnal pengabdian kepada masyarakat.
Kriteria untuk laporan jurnal adalah:
• Satu kelompok 1 tulisan.
• Format tulisan mengikuti template jurnal SYUKUR.
• Tulisan berupa laporan lengkap pelaksanaan PKM yang terdiri dari: Abstrak, kata kunci, latar belakang masalah, metode pelaksanaan, hasil pelaksanaan, kesimpulan, referensi).
• Laporan dilengkapi foto kegiatan.
Keenam, laporan lengkap. Laporan lengkap adalah laporan resmi yang akan diserahkan ke fakultas, atau donatur yang relevan/membutuhkan. Stuktur laporan lengkap adalah sebagai berikut:
▪ Cover
▪ Latar belakang
▪ Profil dhuafa
▪ Masalah utama
▪ Sasaran dan target
▪ Program
▪ Metode
▪ Pelaksanaan
▪ Daftar pustaka
▪ Lampiran
o Laporan keuangan.
o Tulisan jurnal.
o Tulisan berita beserta link-nya.
o Kumpulan tulisan feature beserta link-nya.
o Kumpulan caption.
Contoh laporan klik DI SINI